Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, meskipun harga minyak mentah Indonesia naik disertai nilai tukar rupiah yang melemah.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #kursrupiah #hargabbm

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlila Hadalia menyampaikan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi,
00:08seperti Pertalite dan Biosolar, meskipun harga minyak mentah Indonesia naik disertai nilai tukar rupiah yang melemah.
00:16Tidak akan naik. Insya Allah, ya, doanya, tidak akan kita naikkan.
00:21Harga BBM subsidi? Ujar Bahlil di kantor Kementerian ESDEM, Jakarta Selasa.
00:29Rata-rata ICP kita sekarang itu kurang lebih sekitar 80-81 dolar dari bulan Januari sampai sekarang.
00:38Jadi, belum sampai 100 dolar, kata Bahlil.
00:42Oleh karena itu, Bahlil kembali menekankan bahwa harga BBM bersubsidi masih aman hingga akhir tahun 2026.
00:52Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, ESDM, menetapkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price, ICP, pada
01:03April 2026 sebesar 117,31 dolar per barel.
01:09Harga tersebut melonjak 15,05 dolar dibandingkan Maret 2026 yang tercatat 102,26 dolar per barel.
01:21Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laude Sulaiman menyampaikan peningkatan harga minyak mentah pada April 2026 dipengaruhi oleh
01:32berlanjutnya eskalasi konflik geopolitik yang meningkatkan risiko gangguan suplai minyak dunia,
01:37terutama terkait kondisi di Timur Tengah dan Selat Hormuz.
01:41Selain faktor geopolitik, pertumbuhan ekonomi Cina pada triwulan 1-2026 yang mencapai 5% secara tahunan turut memberikan sentimen positif
01:52terhadap permintaan minyak dunia.
Komentar

Dianjurkan