Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Masyarakat dapat memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS untuk memulai perjalanan menabung atau investasi berbasis valuta asing (valas). Perencana keuangan sekaligus Founder Finante.id, Rista Zwestika mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak panik ataupun buru-buru mengambil keputusan ekstrem saat dollar AS naik. "Fokus utama tetap pada tujuan keuangan dan kebutuhan masing-masing," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2026). Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini ditutup pada level 15.595 per dollar AS.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #rupiahanjlok #investasi

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Rupiah anjlok, apa yang sebaiknya dilakukan masyarakat dengan tabungannya?
00:04Pelemahan rupiah terhadap dolar AS, AS, dinilai bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mulai melakukan diversifikasi aset, termasuk investasi berbasis valuta asing,
00:13falas.
00:14Perencana keuangan sekaligus founder Finante.id, Rista Zuestica mengingatkan masyarakat agar tidak panik saat kurs dolar naik.
00:22Fokus utama tetap pada tujuan keuangan dan kebutuhan masing-masing, kata Rista.
00:26Rista menyarankan investasi berbasis dolar AS dilakukan secara bertahap dengan metode dolar cost averaging, DCA, bukan membeli sekaligus dalam jumlah
00:35besar karena berharap kurs akan terus naik, ujarnya.
00:42Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panik buing, menukar seluruh tabungan rupiah ke dolar tanpa perencanaan, atau menggunakan dana
00:49kebutuhan harian dan dana darurat untuk spekulasi kurs.
00:52Sehingga keputusan finansial sebaiknya tetap berbasis tujuan jangka panjang.
00:57Tegasnya, menurut Rista, pembelian aset dolar saat rupiah melemah tetap memiliki risiko.
01:02Sebagai contoh, pembelian dolar pada level 16.500 rupiah lalu rupiah menguat ke 15.800 rupiah dapat memicu potensi kerugian
01:10sekitar 4%.
01:12Karena itu, biasanya lebih baik membeli bertahap atau dolar cost averaging dan tidak menaruh seluruh dana di dolar as, ucapnya.
01:18Rista juga menilai tabungan valuta asing dapat menjadi salah satu alternatif penyimpanan dana di tengah pelemahan rupiah.
01:25Selain berfungsi seperti tabungan biasa, produk ini dinilai memiliki potensi imbal hasil dari pergerakan nilai tukar mata uang asing.
01:31Di sisi lain, analis mata uang Ibrahim Aswaibi menyebut pelemahan rupiah dipicu faktor internal dan eksternal.
01:38Dari dalam negeri, muncul perdebatan terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal pertama tahun 2026 yang tercatat sebesar 5,61% dan
01:46berada di luar perkiraan banyak pihak.
01:48Nah dari segi internal ya, kita tahu bahwa ada perdebatan tentang data pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama yang diluar ekspektasi
01:54pemerintah, ban Indonesia maupun para ekonom atau analis, ujar Ibrahim.
01:59Ia menambahkan, tekanan global juga meningkat akibat lonjakan harga minyak serta ketegangan di Timur Tengah, terutama di kawasan Selat Hormuz
02:06yang mendorong penguatan dolar AS.
02:08Saya melihat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan melemah karena menguatnya dolar AS pada perdagangan hari ini, kata Ibrahim.
Komentar

Dianjurkan