00:00Sehingga rupiah akan menguat. Kita akan masuk besok.
00:06Bia Cukai kan lebih besar-besar dari pajak petaranya yang pertama itu.
00:10Setelah itu juga saya pikir untuk sementara belum ada untuk Bia Cukai.
00:15Untuk sementara Bia Cukai belum ada karena sudah kita jalankan perutaran yang besar pada waktu itu.
00:21Orang-orang yang semestinya sudah saya lihat di tempat yang pas.
00:26Tinggal kita lihat dampak perbaikannya ke depan.
00:29Dan kita lihat sih akan sudah membaik terus.
00:34KSSK kemarin kan Bapak bilang mau ngasih stimulus apa aja sih Pak?
00:37KSSK Bapak bilang buat di kuartal 2.
00:39Saya?
00:41KSSK?
00:43Saya apa KSSK?
00:44Buat dorong pertemuan ekonomi Bapak bilang.
00:46Bapak mau ngasih stimulus di kuartal 2.
00:48Kan saya bukan KSSK.
00:50Iya maksudnya pas KSSK kemarin konserasi.
00:52Waktu KSSK?
00:53Nanti kita sudah bicarakan itu mobil distrik.
00:57Nanti ada gaji bulan ke-13.
01:00Mungkin nanti akan dibicarakan yang lain-lain.
01:02Tadi itu masih diskusikan dengan Enko, Perekonomian, dan Menteri Pendustrian.
01:06Yang lain-lain apa sih Pak?
01:09Nanti kita pikirkan itu sedang dihitung.
01:10Yang spesifikasi kelas menengah nggak ada Pak?
01:14Kalau mobil distrik itu kan pasti kelas menengah kan?
01:17Pak awalnya Bapak akhirnya ngizinin mobil listrik, dikasih insentif.
01:20Kenapa sih Pak? Dulu kan Bapak nggak mau tuh.
01:22Karena kita lihat harga minyak dunia kan nggak akan turun nih.
01:27Setelah saya ke Amerika, saya pelajarin cara Amerika melakukan diskusi dan mendesain term yang diberikan untuk Iran.
01:39Itu sepertinya desainnya untuk negara yang kalah perang.
01:43Dan pasti akan ditolak oleh Iran.
01:45Hitungan saya nih ya.
01:47Jadi kelihatannya okologi itu perangnya masih panjang.
01:49Artinya konsumsi BBM kita juga masih tinggi dan dengan harga yang lebih tinggi.
01:56Jadi kalau saya bisa pindahkan ke listrik, itu akan mengurangi impor kita dengan signifikan kan?
02:04Dan di samping itu juga ada listrik PLN yang tetap dibayar tapi belum nggak dipakai.
02:11yang istilahnya apa? Take or pay.
02:14Itu mungkin kefasilitas yang baru kepakai katanya sekitar 70 persen.
02:18Masih ada 30 persen listrik yang kita bayar tapi nggak dipakai.
02:22Kalau saya nggak salah ingat ya, tapi Anda mesti diskusi dengan PLN.
02:24Tapi yang jelas ada listrik yang kepakai yang kita bayar.
02:29Saya mau pakai itu supaya subsidinya di PLN mengecil, BBM juga mengecil.
02:34Itu utamanya.
02:35Jadi saya pikir kan perangnya sebentarnya selesai.
02:37Udah nggak usah pusing-pusing.
02:39Ternyata seolah saya lihat, kayaknya masih lama kalau begini mah.
02:43Kira-kira begitu.
02:44Namanya sampai kapan Pak kalau ditunggu-tungguan PM&Q?
02:50Paling jelek itu September.
02:55Paling bagus September itu berakhir.
02:58Karena di sana ada pemilihan kan di Amerika Serikat.
03:01Tapi bisa aja jalan berlanjut terus.
03:03Jadi kita akan berlanjut terus.
03:04Tapi dalam jangka beberapa bulan ke depan ini saya akan menghemat itu.
03:13Itu kan Anda mesti tanya Bank Sentral.
03:15Jangan tanya.
03:16Saya tugas Bank Sentral hanya satu kan.
03:21Menjaga stabilitas nilai tukar.
03:22Dan kita serahkan itu ke ahlinya di sana, di Bank Sentral.
03:25Saya pikir mereka akan bisa mengendalikan dengan baik.
03:27Ini kan udah jauh banget dari asumsi makro di APBN 2026.
03:35Kita bisa akan mulai membantu.
03:37Besok mungkin akan masuk ke bond market.
03:41Bantunya gimana Pak?
03:42Itu yang dipersebut bond establishment fund kan.
03:45Tapi belum fund semuanya kita aktifkan di instrumen yang kita punya di sini.
03:50Besok mulai jalan.
04:00Pada waktu kita hitung itu, kita asumsinya udah di atas APBN rupiahnya.
04:07Jadi gak sayang mungkin, tapi di atas itu gak jauh sama sekarang.
04:11Jadi APBN ini masih relatif aman.
04:13Tapi kita akan kendalikan nilai.
04:16Kita coba membantu nilai tukar.
04:19Kita membantu BI lah sedikit-sedikit.
04:22Kalau bisa.
04:22Oke, kita coba Pak.
04:23Kita menarik.
04:24Kita sudah beredar, mau ditarik lagi.
04:27Kita akan memasaknya banyak penganggur.
04:29Kita intermentsi bond market supaya yieldnya gak naik terlalu tinggi.
04:31Kalau yieldnya naik terlalu tinggi, artinya apa?
04:34Asing yang pegang bond di sini kan ada capital loss.
04:37Dia akan keluar.
04:39Jadi kita kendalikan itu supaya asing yang gak keluar.
04:42Atau masuk malah kalau yieldnya membaik.
04:44Sehingga rupiah akan menguat.
04:47Kita akan masuk besok.
04:48Mulai besok.
04:51Semacam itu.
04:52Oke, selamat.
05:01Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
05:05Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar