Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Nilai tukar rupiah kembali melemah. Hari ini (12/5/2026), rupiah akhirnya tembus Rp17.500 per dolar Amerika Serikat.

Ekonom bilang, pelemahan rupiah tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal yaitu perang di Iran.

Rupiah melemah seiring pertanyaan investor atas kemampuan fiskal atau APBN dalam menahan gejolak harga minyak dunia.

Ekonom bilang, selama ini pola yang terjadi adalah rupiah selalu melemah saat pemerintah memilih keputusan menahan harga BBM, tidak mengikuti mekanisme pasar dunia.

Rupiah juga tertekan menjelang pengumuman MSCI atas catatan transparansi di pasar saham Indonesia.

Ekonom melihat belum ada arahan yang jelas untuk membuat rupiah menguat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan mulai membantu Bank Indonesia untuk mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Purbaya menegaskan, upayanya dalam membantu stabilitas kurs ialah dengan memanfaatkan skema intervensi di pasar surat berharga melalui dana stabilitas obligasi.

Purbaya masih menaruh kepercayaan penuh terhadap BI dalam menjaga stabilitas kurs.

Baca Juga Rupiah Tembus 17.500 Per Dollar AS, Ini Penyebab Pelemahannya | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/668443/rupiah-tembus-17-500-per-dollar-as-ini-penyebab-pelemahannya-kompas-petang

#rupiahmelemah #purbaya #dolaras

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/668479/rupiah-tembus-rp17-500-per-dolar-as-menkeu-purbaya-kami-siap-bantu-bi-stabilkan-kurs
Transkrip
00:00Sedara nilai tukar rupiah kembali melemah hari ini 12 Mei 2026, rupiah akhirnya tembus 17.500 per dolar Amerika Serikat.
00:09Ekonomi bilang pelemahan rupiah tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal yaitu perang diran.
00:14Rupiah melemah seiring pertanyaan investor atas kemampuan fiskal atau APBN dalam menahan bejolak harga minyak dunia.
00:22Ekonomi bilang selama ini pola yang terjadi adalah rupiah selalu melemah saat pemerintah memilih keputusan menahan harga BBM tidak mengikuti
00:31mekanisme pasar dunia.
00:32Rupiah juga tertekan menjelang pengumuman MSCI atas catatan transparansi di pasar saham Indonesia.
00:41Ekonomi melihat belum ada arahan yang jelas untuk membuat rupiah menguat.
00:49Ini soal signaling kepada pasar keuangan.
00:52Pasar keuangan, kenapa depresiasi rupiahnya drastis, flow-nya belum balik?
00:57Karena merasa pasar keuangan sampai hari ini tidak diperhatikan.
01:01Itu kan merasa bahwa kita mengutamakan pertumbuhan ekonomi dan kesinambungan ekonomi dalam negeri
01:09dengan yang memberikan konsekuensi terhadap keseimbangan keuangan eksternal.
01:14Ini yang lagi kita lihat sekarang, kita cukup memberikan sinyal.
01:17Saya rasa mungkin cukup pertama naik 5-10% aja.
01:20Dikit aja mbak, nggak perlu banyak-banyak tapi kita memberikan sinyal kepada market,
01:26sinyal kepada pasar keuangan, kita ada adjustment di fiskal.
01:32Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengaku akan mulai membantu Bank Indonesia
01:38untuk mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
01:42Purbaya menegaskan upayanya dalam membantu stabilitas kursialah dengan memanfaatkan
01:47skema intervensi di pasar surat berharga melalui dana stabilitas obligasi.
01:52Purbaya masih menaruh kepercayaan penuh terhadap BI dalam menjaga stabilitas kurs.
01:59Bisa akan mulai membantu, besok mungkin akan masuk ke bond market.
02:05Bantunya gimana Pak?
02:06Itu yang dibuat sebuah bond establishment fund kan,
02:09tapi belum fund semuanya kita aktifkan di instrumen yang kita punya di sini.
02:13Bapak berapa?
02:14Besok mulai jalan.
02:15Terima kasih Pak.
Komentar

Dianjurkan