00:00Saudara nilai tukar rupiah kembali melemah hari ini 12 Mei 2026 rupiah tembus 17.500 rupiah per dolar Amerika Serikat.
00:10Ekonom bilang pelemahan rupiah tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal yaitu perang di Iran.
00:15Rupiah melemah seiring pertanyaan investor atas kemampuan fiskal atau APBN dalam menahan gejolak harga minyak dunia.
00:23Ekonom bilang selama ini pola yang terjadi adalah rupiah selalu melemah saat pemerintah memilih keputusan menahan harga BBM, tidak mengikuti
00:31mekanisme pasar dunia.
00:33Rupiah juga tertekan menjelang pengumuman MSCI atas catatan transparansi di pasar saham Indonesia.
00:41Ekonom melihat belum ada arahan yang jelas untuk membuat rupiah menguat.
00:47Soal signaling kepada pasar keuangan.
00:49Pasar keuangan, kenapa depresiasi rupiahnya drastis, flow-nya belum balik?
00:54Karena merasa pasar keuangan sampai hari ini tidak diperhatikan.
00:58Itu kan merasa bahwa kita mengutamakan pertumbuhan ekonomi dan kesinambungan ekonomi dalam negeri
01:06dengan yang memberikan konsekuensi terhadap keseimbangan keuangan eksternal.
01:11Ini yang lagi kita lihat sekarang.
01:17Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan mulai membantu Bank Indonesia
01:21untuk mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar AS.
01:26Purbaya menegaskan upayanya dalam membantu stabilitas kurs
01:29dengan memanfaatkan skema intervensi di pasar surat berharga melalui dana stabilitas obligasi.
01:35Purbaya masih menaruh kepercayaan penuh terhadap BI dalam menjaga stabilitas kurs.
01:43Kita bisa akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market.
01:50Bantunya gimana Pak?
01:51Itu yang dibuat sebuah bond establishment fund kan.
01:53Tapi belum fund semuanya kita aktifkan di instrumen yang kita punya di sini.
01:58Besok mulai jalan.
01:59Terima kasih Pak.
Komentar