Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Para kiai yang tergabung dalam Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jawa Tengah menegaskan tersangka dugaan pencabulan puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Ashari, bukanlah seorang kiai melainkan "dukun cabul". Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah, Sukirman, usai kegiatan Muspinwil DPW PKB Jateng di Semarang, Minggu (10/5), petang.

Sukirman menyebut Ashari merupakan dukun yang mengatasnamakan tokoh agama atau kiai. Menurutnya, sosok kiai memiliki ukuran akhlak, keilmuan, dan budi pekerti yang jelas sehingga tindakan seperti yang dilakukan tersangka tidak mencerminkan karakter seorang kiai.

Para kiai di lingkungan Dewan Syuro PKB Jawa Tengah juga sepakat memperketat pengawasan di pondok pesantren masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada oknum yang menyusup dan melakukan tindakan negatif dengan mengatasnamakan tokoh agama.

Selain itu, pengawasan terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai kiai di daerah masing-masing juga akan ditingkatkan. Sukirman menegaskan langkah tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi untuk menjaga martabat pesantren dan kepercayaan masyarakat.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668094/sekretaris-dpw-pkb-jateng-pelaku-pencabulan-pati-bukan-kiai-tapi-dukun-cabul
Transkrip
00:00Enggak, bukan itu dukun mengatasnamakan Kiai.
00:03Kalau Kiai, karakter dan ahlaknya dan seterusnya tidak akan seperti itu.
00:40Terima kasih telah menonton!
01:14Terima kasih telah menonton!
01:30Jadi, Kiai-Kiai bersepakat untuk kemudian mengawal pondoknya masing-masing supaya tidak terinfiltrasi oknum-oknum yang melakukan upaya-upaya demikian.
01:46Yang kedua, tentu saja ikut melakukan pengawasan yang mengatasnamakan Kiai dari sebuah pondok pesantren di daerahnya masing-masing.
01:57Sebagai bagian tugas dari Ketua Umum DPPP.
02:00Yang dipati itu apakah Kiai atau bukan, Pak?
02:03Enggak, bukan. Itu dukun mengatasnamakan Kiai.
02:06Kalau Kiai, karakter dan ahlaknya dan seterusnya tidak akan seperti itu.
02:11Pak, karena kasus yang dipati ini kan citra Kiai itu atau citra kalangan terutama itu kan tercoreng.
02:16Itu kalau dari PKB sendiri bagaimana, Pak?
02:18Ya, makanya kita pastikan bahwa itu bukan Kiai.
02:21Kiai tetap ada ukuran-ukuran ahlaknya.
02:26Lalu kemudian keilmuannya jelas.
02:30Budi pekertinya jelas.
02:32Lalu kemudian juga dalam menjaga anak-anak sandrinya juga jelas.
02:36Dengan sedangkan yang demikian, ini adalah tentu saja mengatasnamakan Kiai.
02:45Melihat fakta secara utuh, menelusuri yang tak terlihat.
02:49Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mendalam.
02:52Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV, channel 11, di televisi anda.
02:56Terima kasih sudah menonton!
Komentar

Dianjurkan