00:113 Pemain Baru Ilegal Gold Mining & Trading
00:143 Pemain Baru Ilegal Gold Mining & Trading pasca Siman Bahar Bong Kin Pin tutup usia 60 tahun di Zongzhou,
00:20China, Minggu, 5 April 2026.
00:24Meri dan Lisan Bahar, istri dan adik kandung Siman Bahar Bong Kin Pin.
00:29ATR Pemain Lama Jaringan Siman Bahar Bong Kin Pin.
00:33PT Indokarya Sukses, PT Indokarya Andalan dan PT Bumi Satu Inti dikendalikan Meri, setelah Siman Bahar Bong Kin Pin tutup
00:40usia.
00:40Lisan Bahar, mantan narapidana 4 tahun penjara, terlibat peredaran narkoba dalam Lembaga Pemasyarakatan, Jaringan Fredi Budiman.
00:49Fredi Budiman, narapidana hukuman mati, setelah 3 kali peninjauan kembali ditolak Mahkamah Agung, 29 Juli 2016.
00:58Badan Narkotika Nasional di Surabaya, Selasa, 31 Juli 2018, sebut peran Lisan Bahar mengatur mutasi uang di rekening ban.
01:07Perputaran uang peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarakatan 181 Triliun Rupiah, menurut Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta, 11 Februari 2019.
01:17Lisan Bahar, Direktur Utama PT Golden Surya Aliences, pemilik PT Purnama Cahaya Mas, PT Platinum Exchange, Valuta Asing.
01:26Lisan Bahar terlibat skandal Dodol Durian Supadio 1998, menyelundupkan emas batangan 2,1 kg di Bandara Supadio Pontianak.
01:35Penggeledahan dipimpin Kolonel, PNB, Wijayantono, Kepala Cabang PT Angkasa Pura 2 Pontianak, 20 Februari 1998.
01:44Lisan Bahar bawa emas batangan dalam bungkusan Dodol Durian, tapi dilepas setelah timbul pembelaan dari kantor bea dan cukai.
01:52Berbekalkan fotokopi dokumen pemberitahuan ekspor barang, Lisan Bahar, lolos dari semua jeratan hukum.
01:58Wiantono, Kepala Cabang PT Angkasa Pura 2 Pontianak, 1998, geram lantaran petugas tidak sejalan tegakkan supremasi hukum.
02:08Lisan Bahar kabur saat Kepolisian Risor Kota Pontianak melakukan penggerbekan di Perdana Square Pontianak, Sabtu, 3 Mei 2025.
02:16Dua laporan polisi, yaitu LP nomor 17 dan LP nomor 18.
02:21Dalam LP 17, polisi mengamankan 44 batang emas, 28.403 gram merk Simba.
02:29LP 18, 3 batang emas berat 3.163 gram, kata Kepolisian Risor Kota Pontianak, Rabu, 21 Mei 2025.
02:38Jumlah tersangka ada 4 orang berinisial DN, SR, SM dan A dan sudah ditahan.
02:45Lisan Bahar selaku pemilik, tetap bisa leluasa menghirup udara bebas sampai sekarang, tidak mampu disentuh aparat penegak hukum.
02:52ATR, jaringan Siman Bahar Bongkin Pin, pemain lama seperti Lisan Bahar, penampung hasil ilegal mining di Provinsi Kalimantan Barat.
03:00ATR terlibat manipulasi manifest di Bandara Supadio Pontianak tujuan berisi emas batangan, Jumat, 19 Mei 2023.
03:09ATR menyelundupkan belasan kilogram emas batangan lewat usaha kargo milik Mulyono, manipulasi manifest.
03:15Mulyono sengaja tidak mengirim emas batangan belasan kilogram milik ATR dari Pontianak tujuan Jakarta.
03:20Tiba di Jakarta dari Pontianak, emas batangan ATR, tidak ditemukan, dan lewat berbagai upaya, setelah beberapa hari, baru ditemukan.
03:30Pemusutan dilakukan kepolisian daerah Kalimantan Barat, gagal total, terlalu banyak tekanan eksternal.
03:37Pasca insiden pada 19 Mei 2023, ATR leluasa selundupkan emas batangan Pontianak ke Jakarta lewat pesawat, memanipulasi manifest.
03:46ATR memiliki banyak rumah, salah satunya di sekitar kawasan perhotelan, Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan.
03:54ATR memiliki reputasi moral buruk, terlibat pelecehan gender terhadap staf perempuan, ditangkap polisi, dibebaskan tanpa proses hukum.
04:02Ilegal gold mining dan trading sulit diberantas karena bukan sekadar pelanggaran hukum, merupakan persoalan struktural.
04:08Faktor kemiskinan, tingginya nilai ekonomi emas, lemahnya tata kelola, serta kuatnya jaringan ilegal.
04:16Penanganan tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi memerlukan pendekatan ekonomi, sosial, dan tata kelola terintegrasi.
04:24Praktik penambangan emas ilegal tumbuh subur di banyak wilayah karena didorong oleh kebutuhan ekonomi masyarakat.
04:30Di daerah terpencil yang minim lapangan kerja, aktivitas ini menjadi sumber penghidupan utama, kata Budi Setiawan SH.
04:37Budi Setiawan, mengamat Sosial Pontianak, Kamis, 9 April 2026, mengatakan, ketika pilihan ekonomi terbatas.
04:47Masyarakat cenderung mengabaikan aspek legalitas demi bertahan hidup.
04:51Membuat penindakan hukum seringkali berhadapan langsung dengan realitas sosial yang sensitif.
04:56Di sisi lain, tingginya harga emas di pasar global memperkuat insentif untuk terus melakukan penambangan ilegal.
05:02Emas merupakan komoditas bernilai tinggi, mudah dipindahkan, dan relatif sulit dilaca asal-usulnya, ujar Budi Setiawan.
05:10Hal ini membuka peluang besar bagi praktik perdagangan ilegal, termasuk pencampuran emas legal dan ilegal dalam rantai distribusi.
05:18Akibatnya, emas hasil tambang ilegal dapat dicuci dan masuk ke pasar resmi tanpa terdeteksi.
05:24Kelemahan dalam sistem pengawasan dan penegakan hukum juga menjadi faktor penting.
05:29Wilayah tambang ilegal umumnya berada di lokasi terpencil, seperti hutan atau daerah perbatasan, sehingga sulit dijangkau aparat.
05:37Keterbatasan sumber daya, koordinasi antar lembaga yang belum optimal, serta potensi praktik korupsi memperlemah efektivitas penindakan.
05:45Dalam beberapa kasus, oknum aparat atau pejabat justru terlibat dalam melindungi aktivitas ilegal ini.
05:51Jaringan perdagangan emas ilegal juga sering bersifat terorganisir dan lintas negara.
05:57Emas hasil tambang ilegal dapat diselundupkan melalui berbagai jalur ke pasar internasional.
06:02Memanfaatkan celah regulasi dan perbedaan standar antar negara.
06:06Keterlibatan aktor-aktor kuat, termasuk pemodal besar dan sindikat.
06:10Membuat upaya pemberantasan menjadi semakin sulit karena mereka memiliki sumber daya untuk menghindari hukum.
06:16Lemahnya regulasi atau tumpang tindih kebijakan di sektor pertambangan turut memperparas situasi.
06:22Proses perizinan yang rumit dan mahal sering mendorong pelaku usaha kecil memilih jalur ilegal.
06:27Program formalisasi tambang rakyat belum sepenuhnya efektif dalam mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
06:33Faktor budaya dan kebiasaan lokal juga berperan.
06:36Di Provinsi Kalimantan Barat, aktivitas penambangan telah berlangsung turun-temurun.
06:41Dianggap sebagai hal yang wajar, sehingga sulit diubah dalam waktu singkat.
06:46Upaya pelarangan tanpa solusi alternatif di Provinsi Kalimantan Barat justru berpotensi menimbulkan konflik sosial.
06:53Siman Bahar Bong Kin Pin tersangka tindak pidana pencucian uang Komisi Pemberantasan Korupsi,
06:58TPPU KPK, 23 Mei 2023.
07:02Siman Bahar Bong Kin Pin manipulasi data ekspor impor emas,
07:05campur adukan hasil ilegal gold mining and trading sebanyak 3,5 ton.
07:10Didasarkan temuan transaksi mencurigakan pusat pelaporan dan analisa transaksi keuangan,
07:14PPATK, 2009-2013, rugikan negara Rp189 triliun.
07:26Informasi lebih lanjut hubungi website diotv.com