00:09Siman Bahar Bongkin Pin salah satu pelaku Green Financial Crime Ilegal Gold Mining dan Trading.
00:15Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan, PPATK, 2009-2025,
00:21sebut perputaran uang ilegal gold mining and trading Rp992 triliun.
00:27Faktor Siman Bahar Bongkin Pin menempatkan kalbar Papua Barat Episentrum Ilegal Gold Mining and Trading di Indonesia.
00:33Ilegal Gold Mining and Trading Rp992 triliun, sebabkan kerugian ekonomi struktural,
00:39sehingga Siman Bahar Bongkin Pin jadi tersangka TPPU KPK.
00:43Jadi tersangka tindak pidana pencucian uang komisi pemberantasan korupsi, TPPU KPK,
00:48kedua kali terhitung 23 Mei 2023.
00:52Tindak Lanjut Temuan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan, PPATK.
00:58Jerat Siman Bahar Bongkin Pin Ilegal Gold Mining and Trading Rp992 triliun,
01:03KPK Telisik Temuan PPATK, 2009-2013, senilai Rp349,87 triliun.
01:11Ditemukan kerugian negara Siman Bahar Bongkin Pin Rp189 triliun,
01:15manipulasi dan ekspor impor emas sebanyak 3,5 ton, 2009-2013.
01:22Direkturat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polisi Republik Indonesia,
01:27di Tipeksus Bareskrim Polri.
01:29Melakukan penggeledahan di Provinsi Jawa Timur, 19-20 Februari 2026 dan Kamis, 12 Maret 2026.
01:37Dari hasil penggeledahan membuktikan Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Papua Barat
01:42atau Kalbar Papua Barat Episentrum.
01:44Terhadap ilegal gold mining and trading,
01:47emas ilegal dari Kalbar dan Papua Barat dipasok ke perusahaan refinery di Provinsi Jawa Timur.
01:51Gelar perkara pada 27 Februari 2026,
01:55Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka,
01:57TW, DW dan BSW,
01:59setelah geledah tiga perusahaan refinery emas.
02:03Pertama, PT Simba Jaya Utama,
02:05refinery emas merek Simba,
02:07Jalan Berbek Industri 2 No. 31A,
02:10Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
02:13Pemilik PT Simba Jaya Utama,
02:15Deni Handoko,
02:17anak kandung Siman Bahar Bongkin Pin,
02:19produk refinery merek Simba.
02:20Kedua, PT Indah Golden Signature,
02:24Jalan Embong Gayam,
02:25Kecamatan Genteng,
02:26Surabaya,
02:28merek IGS Gold.
02:29Ketiga, PT Suka Jadi Logam,
02:32Raya Tengger Kandangan,
02:34Kecamatan Benowo,
02:35Surabaya,
02:36khusus jasa Dorebars dan Refining Service.
02:39Bareskrim Polri tindak lanjuti temuan PPATK,
02:422019-2025 senilai Rp25,8 triliun.
02:47Bareskrim Polri,
02:48sebut tiga perusahaan ini melakukan TPPU.
02:52Modus TPPU melegalkan emas ilegal jadi emas legal,
02:55sehingga bisa diperjualbelikan di pasar domestik,
02:58nasional dan internasional.
03:00Muncul nama Teddy Widjaya,
03:02rekan bisnis Siman Bahar Bongkin Pin,
03:04peroleh pasokan bahan baku dari Antonius Wandi Aliong.
03:07Antonius Wandi Aliong,
03:09mantan Arapidana di Fonis Ringan 1 tahun denda Rp10 miliar,
03:12Pengadilan Negeri Pontianak,
03:14Kamis,
03:158 Desember 2022.
03:17Kolaborasi PPATK,
03:19KPK dan Bareskrim Polri,
03:21membuktikan Siman Bahar Bongkin Pin sebagai salah satu bagian kalbar Papua Barat epicentrum.
03:26Analisa PPATK tambang Rp517,47 triliun.
03:31Transaksi 2023-2025 Rp185 triliun.
03:36Kasus lintas provinsi,
03:38Kalimantan Barat,
03:40Papua Barat dan Jawa Timur,
03:41periode 2019-2025 mencapai Rp25,8 triliun.
03:47Green Financial Crime selama 40 tahun menyebabkan kerugian ekonomi struktural,
03:51kata Budi Setiawan SH,
03:53pengamat sosial Pontianak.
03:54Kerugian ekonomi struktural,
03:56kerusakan mendalam dan permanen fondasi ekonomi negara melampaui
03:59sekadar hilangnya angka pendapatan pajak.
04:02Jika kerugian finansial bersifat langsung,
04:05devisa hilang,
04:06kerugian ekonomi struktural bersifat sistemik,
04:08kata Budi Setiawan.
04:10Karena implikasinya mengubah cara ekonomi bekerja
04:13dan melemahkan potensi pertumbuhan jangka panjang.
04:16Kerusakan ekonomi struktural,
04:18ujar Budi Setiawan,
04:19menyebabkan sistem tidak lagi berfungsi se-efisien sebelumnya.
04:23Kerugian ekonomi struktural,
04:25menyebabkan daya saing hilang,
04:27negara gagal berinvestasi di teknologi.
04:29Karena industrinya kalah efisien dibankan negara lain secara permanen.
04:34Ketimpangan melekat,
04:35ketika sistem pendidikan atau akses modal hanya berpihak kepada segelintir orang,
04:39seperti Siman Bahar Bong Kin Pin.
04:42Ekonomi kehilangan potensi produktivitas dari mayoritas rakyat.
04:47Deindustrialisasi dini,
04:48karena sektor manufruktur menyusut sebelum negara benar-benar kaya,
04:51menyebabkan ketergantungan impor.
04:53Kerugian ekonomi struktural hanya bisa disembuhkan regulasi berkeadilan,
04:58masif,
04:58tetapi membutuhkan waktu lama.
05:01Green Financial Crime,
05:02kejahatan keuangan lingkungan hidup,
05:04eksploitasi sumber daya alam atau lingkungan kepentingan pribadi dan kelompok.
05:09Green Financial Crime,
05:10titik temu kejahatan lingkungan,
05:12environmental crime,
05:13dan pencucian uang,
05:15money laundering.
05:16Pelaku Green Financial Crime,
05:18kata Budi Setiawan,
05:20kerug keuntungan pribadi semaksimal,
05:22merusak alam.
05:23Lalu mencuci uang hasil kejahatan agar terlihat sah dalam sistem perbankan.
05:28Modus TPPU pelaku Green Financial Crime,
05:30lewat Shell Companies atau perusahaan cangkang.
05:34Menggunakan perusahaan fiktif menerima pembayaran penjualan sumber daya ilegal.
05:38Pencampuran dana uang hasil kejahatan dengan pendapatan dari bisnis legal,
05:42memanipulasi faktur,
05:44trade-based money laundering.
05:46Green Financial Crime,
05:47hilangnya pendapatan negara dari sumber daya alam yang dicuri,
05:50ungkap Budi Setiawan.
05:52Menyebabkan destabilisasi ekonomi,
05:54uang ilegal yang masuk ke sistem keuangan dapat merusak kompetensi si usaha yang sehat.
05:59Dampak Green Financial Crime,
06:01biaya pemulihan harus mengeluarkan biaya besar memperbaiki kerusakan lingkungan dari para pelaku.
06:06Budi Setiawan,
06:07mengatakan,
06:08meski sudah jadi tersangka TPPU KPK,
06:11Siman Bahar Bongkin Pin dalam keadaan sakit ternyata masih kebal hukum.
06:14Siman Bahar Bongkin Pin melakukan TPPU menggunakan PT Indokarya Sukses,
06:19PT Indokarya Andalan dan PT Bhumi Satu Inti.
06:22Tiga perusahaan ini mestinya dibekukan.
06:25Sekarang dijalankan Mary,
06:26istri dan Lisan Bahar,
06:28adik,
06:29sehingga ilegal gold mining and trading jalan terus.
06:37Informasi lebih lanjut hubungi website diotv.com
06:41Terima kasih sudah menonton!
06:41đã ditemakannya dikankan Выie Firebase tam oda jalan terus.abij