00:00Bos Rokok HS, Muhammad Suryo mangkir dari panggilan KPK soal korupsi cukai rokok.
00:04Komisi Pemberantasan Korupsi KPK sebut Bos Rokok HS,
00:08Muhammad Suryo mangkir dari pemanggilan dugaan korupsi cukai rokok.
00:11Juru bicara KPK, Budi Prasetyo menuturkan,
00:15Muhammad Suryo dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi pada Kamis, 2 April 2026 lalu.
00:21Belum ada konfirmasi, kata Budi, Sabtu, 4 April 2026.
00:26Budi menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi kembali kepada Muhammad Suryo agar bisa memenuhi panggilan KPK.
00:32Kami juga mengimbau kepada saudara MS ataupun saksi lainnya agar kedepan kooperatif bisa memenuhi panggilan penyidik
00:37dan memberikan keterangan yang dibutuhkan karena setiap keterangan dari saksi tentunya penting
00:41dan dibutuhkan untuk membantu mengungkap perkara ini menjadi terang-benderang, kata Budi.
00:46Sebelumnya, pada 4 Februari 2026,
00:49KPK melakukan operasi tangkap tangan OTT di lingkungan Dijen Bia Cukai Kemenkeu.
00:53Pada tanggal yang sama, KPK mengungkapkan salah seorang yang ditangkap dalam OTT adalah
00:58Kepala Kantor Wilayah Bia Cukai Sumatera bagian Barat Rizal.
01:01Pada 5 Februari 2026, KPK mengumumkan 6 dari 17 orang yang ditangkap kemudian ditetapkan
01:07sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW atau tiruan di lingkungan Bia Cukai.
01:12Mereka adalah Rizal RZL selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Bia Cukai periode 2024 sampai Januari 2026,
01:19Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bia Cukai Sispriyan Subiaksono SIS,
01:24dan Kepala Seksi Intelijen Bia Cukai Orlando Hamonangan ORL.
01:27Berikutnya pemilik Bluerai Cargo John Phil J.F.,
01:30Ketua Tim Dokumentasi Importasi Bluerai Cargo Andri End,
01:33serta Manager Operasional Bluerai Cargo Deddy Kurniawan D.K.
01:36Pada 26 Februari 2026, KPK mengumumkan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktora Penindakan dan Penyidikan Bia Cukai Budiman Bayu Prasojo BBP
01:45sebagai tersangka baru kasus tersebut.
01:47Pada 27 Februari 2026, KPK mengumumkan sedang mendalami dugaan korupsi dalam pengurusan Cukai.
01:54Pendalaman tersebut dilakukan terutama setelah penyitaan Rp5,19 miliar dalam lima koper dari rumah aman di Ciputat,
02:00Tangerang Selatan, Banten, yang diduga berasal dari kepabeanan dan Cukai.
Komentar