Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Penipuan online makin canggih, bukan cuma dengan modus phishing di email atau layanan pesan singkat. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI), penipu sudah bisa memanipulasi konten web publik untuk memasang jebakan nomor telepon palsu yang menyamar sebagai kontak institusi resmi.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #penipuanonline #phishing

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Gaya penipuan terbaru muncul di Google, awas rekening ludes.
00:04Penipuan online makin canggih, bukan cuma dengan modus phishing di email atau layanan pesan singkat.
00:10Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, AI, penipu sudah bisa memanipulasi konten web publik
00:15untuk memasang jebakan nomor telepon palsu yang menyamar sebagai kontak institusi resmi.
00:20Hal ini diungkap penelitian terbaru yang dipublikasikan Aura Labs milik Auras Cape pada 8 Desember 2025.
00:26Disebutkan bahwa penipu online menggunakan modus yang disebut Phone Number Pisoning.
00:33Dalam aksi yang dilaca perusahaan keamanan siber, teknik ini menyasar informasi yang tertera pada sistem berbasis model LLM,
00:39termasuk eye overview milik Google dan peramban comet milik Perplexity.
00:43Lewat sistem tersebut, penipu merekomendasikan nomor telepon layanan pelanggan dan reservasi maskapai penerbangan palsu
00:49seolah-olah itu adalah detail kontak resmi dan terpercaya, dikutip dari Senet, Rabu, 10 Desember 2025.
00:57Auras Cape menyatakan bahwa alih-alih menargetkan LLM secara langsung.
01:01Teknik ini bergantung pada upaya meracuni konten yang diskrape dan diindeks oleh LLM
01:05untuk memberikan konteks dan informasi yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan pengguna.
01:10Selama ini, banyak orang sudah familiar dengan mekanisme Search Engine Optimization, SEO,
01:16yakni teknik untuk membuat konten masuk ke jejeran teratas mesin pencarian tradisional.
01:20Namun, di era AI, ada mekanisme baru yang disebut Generative Engine Optimization, GEO, dan Answer Engine Optimization, AEO.
01:30Teknik ini berfokus untuk memastikan situs atau konten online menjadi sumber yang digunakan oleh alat rangkuman berbasis AI,
01:36serta jawaban yang muncul pada sistem berbasis AI.
01:39Dalam aksi yang dilacak Auras Cape, penipu mengeksploitasi GEO dan AEO untuk mempromosikan phishing bergaya baru yang lebih canggih.
01:47Begini modusnya.
01:49Konten spam diunggah ke situs web berotoritas tinggi yang telah diretas,
01:53termasuk situs web pemerintah dan universitas, bersama dengan domain WordPress berkualitas tinggi.
01:58Layanan publik yang mengizinkan konten buatan pengguna juga disalahgunakan,
02:02termasuk YouTube dan Yelp, untuk menanam teks dan ulasan yang dioptimalkan GEO, AEO, terkadang melalui komentar bot.
02:09Jika memungkinkan, pelaku penipuan juga akan mengunggah atau menyuntikkan informasi penipuan,
02:14termasuk nomor telepon dan jawaban tanya-jawab palsu, ke dalam domain-domain ini.
02:19Informasi ini disusun sedemikian rupa sehingga memudahkan LLM untuk mengambil dan mendistribusikannya.
02:25Dengan adanya sumber informasi palsu ini,
02:28asisten berbasis LLM dan fitur peringkasan menggabungkan setiap sumber menjadi jawaban,
02:33terpercaya, yang mudah dipahami dan dapat diberikan kepada pengguna layanan AI dan peramban.
02:38Menurut tim peneliti, dalam beberapa kasus,
02:41pengguna yang tidak waspada diarahkan ke penipuan, termasuk pusat panggilan palsu.
02:46Dengan menyebarkan konten berbahaya di situs-situs pemerintah dan universitas yang telah diretas,
02:50blog WordPress populer, deskripsi YouTube, dan ulasan Yelp,
02:54mereka mengarahkan jawaban pencarian AI ke pusat panggilan palsu
02:57yang berupaya mengambil uang dan data sensitif dari para pelancong yang tidak curiga,
03:01kata para peneliti.
03:03Dengan terungkapnya modus ini,
03:05pengguna sebaiknya berhati-hati ketika menanyakan informasi kontak terhadap AI.
03:09Pasalnya, bisa jadi nomor telepon pusat pelanggan atau institusi resmi yang ditampilkan
03:14merupakan nomor palsu yang bisa menjadi pintu gerbang penipuan
03:16untuk menguras rekening dan mencuri data pribadi.
03:20Tetap waspada!
03:20Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan