00:00Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan anggaran sebesar 2 miliar rupiah
00:05untuk menebus ijazah siswa yang masih tertahan di sekolah akibat tunggakan biaya pendidikan.
00:11Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu
00:15agar tetap bisa mendapatkan hak atas dokumen pendidikan tanpa terkendala persoalan ekonomi.
00:21Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyebutkan, berdasarkan pendataan awal,
00:25terdapat sekitar 640 anak yang ijazahnya masih tertahan.
00:30Saat ini, pemerintah masih melakukan verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan.
00:37Sebagai tahap awal, Pemko Pekanbaru telah menyelesaikan penebusan ijazah milik 59 anak.
00:43Tunggakan yang dilunasi bervariasi, mulai dari 6 juta rupiah, 7 juta rupiah, hingga 15 juta rupiah persiswa.
00:51Untuk tahap pertama, ada sekitar 59 anak yang ijazahnya sudah kita selesaikan dari total sekitar 640 anak.
01:00Ada tunggakan 15 juta rupiah, 6 juta rupiah, hingga 7 juta rupiah yang kita selesaikan,
01:06kata Agung Jumat 30 Oktober 2026.
01:10Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas,
01:16serta sejumlah sekolah swasta.
01:18Beberapa sekolah bahkan bersedia memberikan potongan tunggakan pendidikan,
01:22termasuk untuk pembayaran yang telah tertunda selama 1 hingga 7 tahun.
01:27Agung mengapresiasi dukungan berbagai pihak tersebut.
01:30Menurutnya, ijazah bukan sekadar dokumen administrasi,
01:33tetapi menjadi salah satu syarat penting untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
01:38Ia berharap anak-anak yang telah menerima kembali ijazahnya
01:42semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.
01:46Mudah-mudahan anak-anak yang sudah mendapatkan ijazahnya semakin semangat sekolahnya,
01:51bisa meraih cita-citanya setinggi langit.
01:53Harapnya.
01:55Pemko Pekanbaru berkomitmen melanjutkan program penebusan ijazah ini secara bertahap.
01:59Harapannya, keterbatasan ekonomi keluarga tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak
02:05untuk mendapatkan hak atas dokumen pendidikan dan membangun masa depan yang lebih baik.