Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
ASAP kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Karena itu, masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak perlu melakukan langkah perlindungan diri untuk mengurangi risiko paparan asap.

Dokter spesialis paru dan pernapasan (pulmonolog) yang aktif berpraktik di Kalimantan Tengah, dr. Itna Warnida, Sp.P, FISRD, dalam acara Morning Zone yang tayang di Youtube Okezone mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap asap karhutla sekadar gangguan yang membuat napas terasa tidak nyaman. Asap tersebut mengandung partikel dan zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #bahayakabutasap #karhutla

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutlah bukan sekadar mengganggu pernapasan.
00:07Partikel berbahaya di dalamnya juga dapat mengancam kesehatan.
00:10Dokter spesialis paru, Dr. Itna Warnida, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan risiko paparan asap.
00:17Ada empat langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan.
00:21Pertama, gunakan masker yang tepat.
00:23Respirator seperti N95 atau KN95 dapat membantu menyaring partikel halus jika terpasang dengan rapat.
00:31Namun, perlindungannya tidak mencapai 100%.
00:34Batasi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat dan pantau informasi kualitas udara.
00:39Kedua, cukupi kebutuhan cairan.
00:42Minum air secara teratur membantu menjaga fungsi normal tubuh, termasuk mekanisme pertahanan saluran pernapasan.
00:48Meski begitu, air putih tidak dapat menetralkan zat berbahaya dalam asap.
00:52Ketiga, konsumsi makanan bergizi.
00:56Pastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi melalui makanan beragam,
00:59mulai dari sayuran, buah-buahan, hingga sumber protein untuk mendukung daya tahan tubuh.
01:05Keempat, penuhi kebutuhan vitamin dari makanan alami.
01:08Buah dan sayuran mengandung vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh.
01:12Suplomen bukan pengganti pola makan seimbang,
01:14dan tidak secara langsung melindungi paru-paru dari paparan asap.
01:18Dr. Itna mengingatkan, masyarakat tidak boleh menganggap asap karutlah
01:22hanya sebagai gangguan yang membuat napas terasa tidak nyaman.
01:25Selama kabut asap masih berlangsung,
01:27lindungi saluran pernapasan dan kurangi paparan semaksimal mungkin.

Dianjurkan