00:01Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan sejumlah strategi untuk mengendalikan banjir,
00:05mulai dari mengaktifkan kembali waduk cipta karya,
00:08menjajaki pembangunan waduk baru,
00:10hingga memanfaatkan lahan cekungan untuk menampung air hujan.
00:14Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan,
00:17pengaktifan waduk cipta karya menjadi salah satu prioritas.
00:20Namun, waduk tersebut belum bisa difungsikan secara optimal
00:23karena pintu airnya rusak parah hingga roboh.
00:26Untuk pengaktifan waduk cipta karya,
00:28sudah masuk di anggaran perubahan untuk perencanaannya.
00:30Ini tidak bisa langsung dioperasikan karena ada pekerjaan khusus yang harus dilakukan,
00:35terutama pada pintu air yang sudah hancur dan roboh,
00:38kata Markarius selasa 27 Oktober 2026.
00:42Pemko telah menganggarkan tahap perencanaan dalam APBD perubahan 2026,
00:47sementara pelaksanaan perbaikannya direncanakan melalui APBD murni 2027.
00:52Selain itu, Pemko menjajaki pemanfaatan lahan cekungan sebagai tempat penampungan air.
00:57Salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah lahan milik UIN Sultan Syarif Kasim Riau seluas sekitar 2 hektare.
01:04Namun, lokasi tersebut belum ditetapkan.
01:06Dinas PUPR masih harus memeriksa ketinggian lahan dan kesesuaiannya untuk menampung air.
01:11Pemko juga menjajaki kerjasama dengan Universitas Riau,
01:15serta penguatan sistem pengendalian air di Kecamatan Tuwah Madani, Tenayan Raya, dan sejumlah wilayah lainnya.
01:22Melalui pengaktifan waduk, penjajakan waduk baru, dan pembenahan reinase,
01:26Pemko Pekanbaru berharap kapasitas tampung air meningkat,
01:30sehingga risiko genangan dan banjir di kawasan permukiman dapat ditekan.
01:33Terima kasih telah menonton!