- 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ahli hukum tata negara dan hukum publik Bivitri Susanti dihadirkan pihak pemohon dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempersoalkan persyaratan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden, Rabu (30/9/2026).
Bivitri menegaskan Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki kewenangan implisit (implied power) untuk menegakkan keadilan substantif dalam menjaga negara hukum dan konstitusionalitas pemilihan umum.
Baca Juga [FULL] Sidang Ijazah Gibran, Hakim MK Tanya Bivitri Susanti-Titi Anggraini soal PKPU hingga Ijazah di https://www.kompas.tv/nasional/693541/full-sidang-ijazah-gibran-hakim-mk-tanya-bivitri-susanti-titi-anggraini-soal-pkpu-hingga-ijazah
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693543/full-sidang-ijazah-gibran-di-mk-bivitri-susanti-soroti-bedanya-pemakzulan-dan-syarat-kandidat
Bivitri menegaskan Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki kewenangan implisit (implied power) untuk menegakkan keadilan substantif dalam menjaga negara hukum dan konstitusionalitas pemilihan umum.
Baca Juga [FULL] Sidang Ijazah Gibran, Hakim MK Tanya Bivitri Susanti-Titi Anggraini soal PKPU hingga Ijazah di https://www.kompas.tv/nasional/693541/full-sidang-ijazah-gibran-hakim-mk-tanya-bivitri-susanti-titi-anggraini-soal-pkpu-hingga-ijazah
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693543/full-sidang-ijazah-gibran-di-mk-bivitri-susanti-soroti-bedanya-pemakzulan-dan-syarat-kandidat
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Baik, terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam.
00:04Saya kira karena waktu yang sempit saya langsung saja.
00:08Ada powerpoint yang mungkin nanti akan ditampilkan.
00:11Tapi yang mulia, izinkan saya semacam memberikan kerangka,
00:17karena tadi rekan-rekan ahli dan saksi sudah memberikan beberapa perincian.
00:23Saya kira yang patut dijawab pada persidangan perkara ini,
00:27ada dua constitutional questions.
00:30Yang saya paham, ini sebenarnya sangat-sangat pertanyaan ini terdengar teknis,
00:37tapi sebenarnya substantif, karena terkait dengan hak konstitusional
00:40dan yang terpenting kedawatan rakyat.
00:43Constitutional questions-nya adalah,
00:45pertama, apakah perkara ini masuk ke dalam kategori pasal 7A dan 7B,
00:51Undang-Undang Dasar 1945.
00:53Dan constitutional question yang kedua adalah,
00:57apakah Mahkamah Konstitusi berunang untuk memeriksa perkara ini.
01:02Kami paham situasinya dengan segala perdebatan yang masuk ke,
01:07sempat tentu saja dibahas dalam dismissal proses,
01:09tapi saya kira kembali lagi yang kita atau yang mulia periksa pada rangkaian perkara ini sebenarnya adalah
01:19persoalan kedawatan rakyat.
01:21Pada slide berikutnya,
01:24saya ingin mengusulkan kepada majelis,
01:27mengenai alur penalaran pertama untuk menjawab,
01:31apakah perkara ini masuk ke dalam kategori impeachment atau bukan.
01:35dalam pandangan kami pasal 7A dan 7B itu mengatur pada saat Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan.
01:47Sedangkan persyaratan masuk pada situasi entitas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden sebagai kandidat.
01:54Jadi izinkan saya mencoba membuatkan klaster atau box yang penting sekali untuk menalar secara hukum.
02:00Yang pertama adalah klaster yang terkait dengan pencalonan,
02:05dan artinya persoalan diskualifikasi dan kualifikasi masuk ke sini.
02:10Tapi yang kedua memang klaster yang kita perdebatkan,
02:15saya kira tadi sudah muncul pertanyaan soal itu,
02:17tentang impeachment.
02:19Pada pasal 7A, next slide,
02:22Undang-Undang Dasar 1945,
02:23izinkan saya kira walaupun semua saya kira sudah hafal,
02:26tapi ini juga sempat ditanyakan soal bagian terakhir dari pasal 7A.
02:31Apabila terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan atau Wakil Presiden.
02:38Tidak lagi memenuhi syarat,
02:40sesungguhnya kaitannya adalah dengan pasal 6 Undang-Undang Dasar.
02:44Kita berbicara soal referensi dari suatu pasal kepada pasal di atasnya.
02:51Kemudian pada slide selanjutnya,
02:55izinkan saya mengaitkan pasal pemakzulan ini terkait dengan sistem presidensil.
03:02Jadi ada suatu pertanyaan yang muncul tentu saja,
03:06soal apakah dalam sebuah sistem presidensil,
03:10dimungkinkan seorang Presiden dan atau Wakil Presiden
03:14diturunkan tidak berdasarkan prosedur impeachment.
03:20Saya melakukan riset sedikit dan jawabannya adalah tentu saja tidak ada.
03:24Karena justru pembeda,
03:26salah satu pembeda terpenting antara sistem presidensil dengan sistem parlementer,
03:29terletak pada tidak mungkin dijatuhkannya seorang kepala pemerintahan
03:37di tengah masa jabatannya kecuali berdasarkan alasan hukum
03:40yang dalam konteks Indonesia diperiksa oleh Mahkamah Konstitusi.
03:44Kan kita sebenarnya campuran ya,
03:46antara impeachment dengan forum privilegiatum.
03:50Nah, tidak lagi memenuhi syarat,
03:52kembali ke pasal 7 tadi,
03:55pasal 7A,
03:55itu kaitannya dengan pasal 6,
03:58dengan situasi yang berubah.
04:01Kami sudah melakukan pemeriksaan,
04:05tentu saja untuk memeriksa original intentnya apa.
04:08Jadi bukan sekedar menduga-duga dari segi bahasa,
04:11tapi apa sih yang dimaksudkan pada saat pasal 7A dan 7B
04:17itu dirumuskan pada saat
04:19amendement Konstitusi 1999-2002.
04:23kenapa dimasukkan kata tidak lagi,
04:27bukan tidak memenuhi syarat,
04:29persis karena kaitannya dengan situasi yang berubah.
04:33Sementara perkara ini, yang mulia,
04:36tidak dalam konteks memeriksa situasi yang berubah,
04:38tapi mempersoalkan sebuah fakta
04:40yang ternyata luput pada saat
04:46entitas presiden dan wakil presiden
04:48pada saat itu masih sebagai kandidat.
04:50Sehingga seharusnya ia tidak lolos
04:54dalam proses pemilihan.
04:58Untuk konstitusional question yang kedua,
05:00dan sekali lagi tadi saya membukanya dengan
05:03ini kontroversial dan seterusnya.
05:05Tadi ahli Yance Arizona sudah menerangkan
05:10soal diksi tentang dalam wonang MK terkait PHPU.
05:14Jadi saya di sini ingin menambahkan soal
05:17implied power of the constitutional court.
05:20Jadi alur penalaran yang saya ajukan kepada majelis adalah
05:24ketika menjawab apakah MKRI memiliki wenang
05:27untuk memeriksa perkara ini.
05:29Pertama-tama dengan metode penafsiran
05:32otentik dan juga historis,
05:36karena itu tadi ada original intent
05:37yang kami coba untuk telusuri,
05:39dan tentu saja teleologis.
05:41Pertama ada implied power,
05:43kira-kira alur berpikirnya seperti ini.
05:45Ada implied power atau kekuasaan implisit
05:47dari MK untuk menjaga negara hukum
05:50dan menjaga konstitusionalitas pemilu.
05:53Pokok pikiran berikutnya adalah
05:55negara hukum membutuhkan keadilan substantif
05:58yang harus membuka ruang seluasnya
06:00untuk kedalatan rakyat.
06:02Pokok pikiran berikutnya
06:03dalam alur penalaran yang kami ajukan,
06:05konstitusionalitas pemilu
06:07mengacu pada asas pemilu
06:09yang berpatokan pada kedalatan rakyat,
06:12termasuk kualifikasi presiden
06:14dan wakil presiden
06:15yang merupakan pagar konstitusionalitas.
06:18Pagarnya berupa syarat.
06:20Next slide.
06:21Dari alur pemikiran itu,
06:23saya ingin masuk kepada
06:25yang dinamakan electoral justice,
06:29yang pada intinya
06:30mengatakan bahwa
06:32semua
06:34tindakan,
06:36prosedur,
06:36maupun keputusan yang diambil
06:38dalam proses pemilihan umum
06:41harus
06:41sesuai dengan
06:43peraturan perundang-undangan,
06:45konstitusi,
06:46undang-undang,
06:48dan seterusnya,
06:49supaya pada dasarnya
06:51semua
06:51warga,
06:53negara,
06:54yang menjadi beneficiary
06:55dan partisipan
06:56dari sebuah pemilihan umum,
06:58itu bisa mendapatkan
07:00keadilan.
07:01Makanya tadi dikatakan
07:02jujur dan adil,
07:04sebenarnya kan tekanannya
07:05ada di situ.
07:06Ketika kita mau
07:07mematuhi asas
07:08di dalam konstitusi
07:09tentang
07:10kejujuran dan keadilan.
07:13Next slide.
07:13Sedikit saya ambil
07:14satu bagian
07:15yang mencoba menjelaskan
07:16apa saja sebenarnya
07:18elemen dari
07:18electoral justice itu.
07:21Dan saya langsung saja
07:22menunjukkan pada kotak
07:23yang di bawah
07:24sebelah kiri.
07:26Electoral challenges.
07:28Artinya,
07:29ketika memenuhi
07:30electoral justice,
07:31seharusnya ada
07:33peluang untuk
07:33melakukan koreksi.
07:35Entah untuk
07:36annul,
07:37membatalkan,
07:39modify,
07:41mengubah
07:42atau memodifikasi,
07:45ataupun
07:45mengenali
07:47adanya sebuah
07:49kesalahan
07:51dalam penerapan
07:52hukum
07:53yang dilakukan.
07:54Nah,
07:55jadi yang mulia
07:56saya ingin
07:57disini menekankan
07:59bahwa
07:59harus ada
08:01forum hukum
08:01yang tersedia
08:02dengan konteks
08:03electoral justice.
08:05Tentu saja
08:06kita sampai
08:07pada hari ini
08:08pemeriksaan
08:09pokok perkara
08:10sudah melewati
08:11dismissal proses
08:12sehingga
08:14seakan-akan
08:14ada asumsi
08:15semuanya
08:16sudah beres
08:17tapi kita bisa
08:18melihat dari
08:18pertanyaan-pertanyaan
08:19para pihak
08:21bahwa
08:22masih ada
08:23persoalan
08:23di hal-hal
08:25yang sifatnya
08:25lebih teknis
08:26terkait dengan
08:26wenang
08:27dan lain sebagainya.
08:28Tapi saya ingin
08:30menekankan
08:31soal implied power
08:32dari
08:33Mahkamah Konstitusi
08:34yang harus digunakan
08:36karena keadilan
08:36substantif ini
08:37mesti
08:40diberikan
08:40dan belum ada
08:41forum yang tersedia
08:42untuk itu.
08:43Jangan sampai
08:44kita menemui
08:45tembok buntu
08:45semata-mata
08:47karena persoalan teknis
08:48karena kita
08:49ketika menjaga
08:50negara hukum
08:50bukan persoalan
08:51prosedural yang kita
08:52jaga
08:53tapi keadilan
08:54yang substantif.
08:55Demikian untuk
08:56presentasinya
08:56agar memberi
08:57waktu untuk
08:58pertanyaan
08:59dari pihak
08:59pemohon.
08:59Terima kasih.
09:02Saya singkat saja
09:04saudara ahli
09:05kalau ada calon
09:07yang sedari awal
09:09paham bahwa
09:11dia tidak memenuhi
09:12syarat
09:12pendidikan
09:14tapi tetap
09:16mencalonkan diri
09:17apakah itu
09:18berarti juga terkait
09:19dengan kejujuran
09:20tadi
09:21dan apakah
09:21itu memungkinkan
09:22menjadi pintu masuk
09:23diskualifikasi.
09:26Langsung ya
09:28kalau isunya
09:29mengenai
09:31konstitusionalitas
09:32pemilu
09:33apakah
09:33implied power
09:34itu bekerja
09:35dalam kondisi
09:37apapun
09:37itu satu
09:38kemudian
09:39sebagai seorang
09:40ahli yang juga
09:41pendidik
09:42saya tahu Anda
09:42pendidik juga
09:43dan pernah menjadi
09:43bagian dari
09:44manajemen satuan
09:45pendidikan
09:46kalau Anda
09:47baca surat
09:47keterangan itu
09:48apakah itu
09:49surat keterangan
09:50yang bisa dikatakan
09:51yang menyetarakan
09:52bahwa orang itu
09:53tamat SLTA
09:54saya berasumsi
09:55bahwa Anda
09:55sudah pernah
09:57kemudian
09:59soal
10:0018 ayat 3
10:01tersebut
10:02itu kan
10:02pengecualian yang
10:03sangat spesifik
10:04kira-kira
10:05kalau Anda
10:05saya tahu Anda
10:06ahli
10:07perundang-undangan
10:08kira-kira
10:08rasionalitas
10:09apa
10:09bahwa
10:11pengecualian itu
10:12bisa diberikan
10:12untuk
10:13calon tertentu
10:15dan tentu saja
10:16pasti tidak akan
10:17adil bagi calon yang lainnya
10:18atau bagi
10:19pendukung calon yang lainnya
10:20silakan
10:20sudah satu lagi
10:22pertanyaan
10:22tadi disebutkan
10:24ada 4 isu
10:25negara hukum
10:26daulat rakyat
10:28konstitusionalitas
10:29pemilu
10:30dan electoral justice
10:32nah saya
10:33mau meletakkan
10:33saya mengatakan
10:35bahwa ini adalah
10:36kasus yang
10:37high politics
10:38karena menyangkut
10:39kepemimpinan
10:40tertinggi bangsa ini
10:41nah di dalam
10:42kasus yang
10:43high politics ini
10:44kalau tidak ada
10:45mekanisme
10:46settlement disputenya
10:47kemana
10:48muara untuk
10:49menyelesaikan ini
10:50dan kalau
10:51kemudian ada
10:52indikasi kuat
10:53penggunaan
10:54instrumen-instrumen
10:55hukum
10:55yang ditujukan
10:57untuk
10:57melejitimasi
10:58kepentingan-kepentingan
10:59tertentu
10:59apakah ini bisa
11:00ditarik sebagai
11:01konstitusional
11:02apa
11:04injustice
11:04ketidakadilan
11:05konstitusional
11:06silahkan
11:07baik
11:09terima kasih
11:10yang pertama
11:11soal
11:14apabila
11:15kandidat
11:16sebenarnya
11:16paham
11:17tidak penuh
11:18syarat
11:18tapi
11:18dilanjutkan
11:19tentu saja
11:20ini
11:21sangat-sangat
11:22terkait
11:22dengan persoalan
11:23kejujuran
11:24izinkan saya
11:25supaya tidak
11:26normatif belaka
11:27mengacunya
11:29pada misalnya
11:30undang-undang
11:30tentang
11:31penyelenggaran
11:32negara yang bersih
11:33dan bebas
11:33KKN
11:34jadi kita punya
11:35frame berpikir
11:36yang tidak hanya
11:38normatif
11:38begitu ya
11:39maksud saya
11:39tidak hanya
11:40bermain-main
11:41kata-kata
11:42dalam undang-undang
11:43tentang penyelenggaran
11:44negara yang bersih
11:45dan bebas
11:46KKN itu
11:46misalnya
11:47ada persyaratan
11:48yang sangat kuat
11:49untuk
11:50semua penyelenggara
11:52dan calon penyelenggara
11:53memenuhi
11:54aspek-aspek
11:55yang sesuai
11:56dengan
11:57peraturan
11:57perundang-undangan
11:58termasuk
11:58yang sesuai
11:59dengan
11:59etika penyelenggara
12:01negara
12:01satu lagi
12:02yang bisa dijadikan
12:03referensi adalah
12:04undang-undang
12:04administrasi
12:05pemerintahan
12:05makanya kita juga
12:07mengenal
12:07asas-asas
12:08umum
12:08pemerintahan
12:09yang baik
12:09asas
12:10yang intinya
12:11ingin menekankan
12:12bahwa
12:13penyelenggaraan
12:13negara itu
12:14ataupun
12:15orang-orang
12:15yang
12:16diketahui
12:17dan kita harus
12:18mengingat
12:18pada saat itu
12:19Gibran adalah
12:20seorang
12:21wali kota
12:21artinya
12:22harusnya
12:23dia memegang
12:24kejujuran itu
12:24setidak-tidaknya
12:25menurut
12:26asas-asas
12:27yang ada
12:28dalam
12:28berbagai
12:29setidaknya
12:29dua undang-undang
12:30yang tadi saya sebutkan
12:31yang kedua adalah
12:33soal
12:34implied power
12:36tentu saja
12:38dia
12:39bekerja
12:39sangat
12:40relevan
12:41untuk
12:41diambil
12:42dalam konteks
12:43hari ini
12:43karena
12:44itulah persoalannya
12:46yang kita pahami
12:46sepanjang
12:47persidangan
12:48perkara ini
12:48dari awal
12:50kecenderungannya
12:51karena ini
12:52highly political
12:53orang-orang
12:54akan mencari
12:55justifikasi
12:56untuk mematahkan
12:57argumen ini
12:58untuk mengatakan
12:59kembali ke pasal 24
13:01tentang wewenang
13:01mahkamah konstitusi
13:02keterbatasan-keterbatasan
13:04mahkamah konstitusi
13:05makanya saya ingin
13:06membawa
13:06kembali kepada
13:08konsep dalam hukum
13:09tata negara
13:10yang intinya
13:11mengatakan bahwa
13:12ada wewenang
13:14yang barangkali
13:15tidak disebut
13:15secara eksplisit
13:16dalam konstitusi
13:17tapi
13:18dia sesungguhnya
13:19termaktub
13:20dalam
13:22kewenangan
13:23yang disebutkan
13:24dalam mahkamah konstitusi
13:25nah dalam konteks itulah
13:26kita sering membicarakan
13:27the guardian of the constitution
13:28dan seterusnya
13:29yang tadi sudah
13:29direferensikan juga
13:31oleh para ahli sebelumnya
13:32dan disitulah
13:33sebenarnya letak
13:34dimana
13:35kewenangan
13:35mahkamah konstitusi
13:37itu sangat relevan
13:38dengan perkara
13:38pada hari ini
13:39kemudian
13:40yang spesifik
13:4118
13:43pasal 18
13:44ayat 3
13:44dalam PKPU
13:46yang kita
13:46permasalahkan ini
13:48rasionalitasnya
13:49apa
13:50tentu saja
13:51tidak
13:52seharusnya
13:54tidak ada
13:55justifikasi
13:55yang bisa diberikan
13:56terhadap
13:57ketentuan
13:59sespesifik ini
14:00izinkan saya mengingatkan
14:02bahwa pada saat
14:04peraturan
14:05KPU itu
14:07diundangkan
14:08bahkan pada saat
14:09dibahas
14:09peta politik
14:11sudah terlihat
14:12dan sesungguhnya
14:13kita sudah melihat
14:14siapa saja
14:14yang akan
14:15menjadi beneficiary
14:16dari
14:17sebuah peraturan
14:19termasuk
14:19peraturan KPU
14:20dan mana saja
14:21yang
14:21yang tidak
14:23sama sekali
14:24tidak bermakna
14:25bagi siapapun
14:25nah dalam konteks
14:27inilah
14:27seharusnya
14:28pada saat
14:29pembahasan
14:29ada
14:31mekanisme
14:32yang memungkinkan
14:33masyarakat
14:34men-challenge
14:35ataupun
14:36dalam situasi
14:37tertentu
14:38seharusnya
14:39DPR
14:39kita saya
14:40dari tadi
14:40berbicara
14:41seharusnya
14:41karena saya
14:42bisa memberikan
14:43pandangan
14:44yang sifatnya
14:45normatif
14:46tapi kita tahu
14:47situasinya
14:47ternyata itu
14:48kita tahu sekarang
14:50tidak terjadi
14:51nah kemudian
14:52yang terakhir
14:53soal
14:54oh ya
14:55pertanyaan pertama
14:56kalau tidak ada
14:57settlement dispute
14:58kemana
14:59nah disinilah
15:00kembali
15:02relevansi
15:02dari implied power
15:04of the constitutional court
15:05kembali muncul
15:07karena kita
15:08tidak bisa
15:08membiarkan
15:09suatu persoalan
15:10yang sebenarnya
15:11saya ingin
15:12mengingatkan
15:13izinkan
15:13saya mengingatkan
15:14kepada
15:14semua pihak
15:16yang mengikuti
15:17persidangan ini
15:17mari kita lepaskan
15:19dulu nama itu
15:20misalnya
15:20nama Gibran Raka Buming
15:22tapi kita melihat
15:23situasi hukum
15:24Tata Negara
15:25yang tidak punya
15:26jalan keluar
15:27kita lihat situasi
15:28hukum Tata Negara
15:29yang ternyata
15:29kedauatan rakyat
15:30itu bisa dipinggirkan
15:31dan kita juga
15:33melihat
15:33apa yang terjadi
15:36selama
15:36proses pemilihan
15:38umum yang sudah
15:38berlalu itu
15:39yang ternyata
15:40banyak sekali
15:41mengandung pertanyaan
15:42nah disinilah
15:43letak
15:43implied power
15:44dari Mahkamah Konstitusi
15:46itu
15:46relevan
15:47termohon silahkan
15:55ijin yang mulai
15:57saya lanjutkan
15:58dari termohon
15:59ahli ya
16:00jika
16:02membaca
16:03konstitusi
16:05kita
16:06pasal
16:0724C
16:09itu kan
16:09sebenarnya
16:11telah
16:12membatasi
16:13dari
16:13kewenangan
16:14mahkamah
16:14salah satunya
16:16yang berkaitan
16:16dengan persoalan
16:17hasil
16:18pemilu
16:19bahkan
16:20kemudian
16:21dua undang-undang
16:23yang mengatur
16:24tentang kewenangan
16:25mahkamah itu
16:26juga di undang-undang
16:28mahkamah konstitusi
16:29undang-undang
16:30pemilu
16:30juga mengatur
16:31kaitan dengan
16:31persoalan
16:32kewenangan
16:32mahkamah
16:33nah tadi
16:34ahli
16:35menyinggung
16:36kaitan dengan
16:36persoalan
16:37keadilan
16:38substantif
16:39nah pertanyaan
16:40saya kepada
16:40ahli
16:41karena ini
16:42berkaitan juga
16:43dengan
16:44apa namanya
16:45konstitusi kita
16:46pasal
16:4822
16:49ayat 6
16:51bahwa
16:51lebih lanjut
16:52konstitusi itu
16:53mengatur
16:53undang-undang
16:54pemilu itu
16:55di undang-undang
16:57khusus
16:57kaitan dengan
16:58pemilu
16:59pertanyaan
17:00saya
17:00kaitan dengan
17:01keadilan
17:02substantif
17:03yang ahli
17:04maksud
17:04tadi itu
17:05apakah
17:06konstitusi
17:07undang-undang
17:08dasar kita
17:09undang-undang
17:09mahkamah
17:10konstitusi
17:10dan undang-undang
17:11pemilu
17:13itu bisa
17:14kemudian
17:14ditabrak
17:15ketika
17:16mendapat pendapat
17:17ahli tadi itu
17:18ada keadilan
17:19substantif
17:20walaupun
17:21sebenarnya
17:21ini sudah ada
17:22putusan-putusan
17:23sebelumnya
17:23yang berkaitan
17:24dengan
17:24persoalan
17:25hasil
17:26pemilu
17:26makasih
17:27ahli
17:30ijin yang mulia
17:31silahkan
17:32waktunya 5 menit
17:32gak perlu
17:33bintang ijin
17:34berkaitan
17:35dengan
17:35perasa
17:36apabila
17:36terbukti
17:37tidak lagi
17:37menuhi syarat
17:38sebagai calon
17:39presiden
17:40dan calon
17:40wakil
17:41presiden
17:41yang terdapat
17:42di dalam
17:43pasal
17:437a
17:44undang-undang
17:44dasar
17:451945
17:45maka kita
17:46akan
17:46berbicara
17:47pada syarat
17:47administrasi
17:48pencalonan
17:49berkenaan
17:50dengan hal
17:51tersebut
17:51saya ingin
17:52bertanya
17:53kepada
17:53saudara
17:54ahli
17:54apabila
17:55ada
17:55satu
17:56dokumen
17:56dalam hal
17:57ini
17:57produk
17:58yang
17:58diterbitkan
17:59oleh
17:59pejabat
17:59negara
18:00itu
18:00diragukan
18:01keautentikannya
18:02diragukan
18:03kepalidannya
18:04apakah
18:05memang
18:06hal ini
18:06harus ditangani
18:07oleh lembaga
18:08peradilan
18:09konstitusi
18:10dalam hal ini
18:10mahkamah
18:11konstitusi
18:11atau hal ini
18:13dilakukan
18:14di peradilan
18:15umum
18:16seperti
18:17PT UN
18:18karena ini
18:18berkaitan dengan
18:19administrasi
18:20negara
18:21mungkin itu
18:22pertanyaan saya
18:27silakan
18:28baik
18:29terima kasih
18:30yang pertama
18:31kita
18:33harus
18:34lihat dulu
18:34rumusannya
18:35pasal
18:3624C
18:37sebenarnya
18:38mengatakan
18:40ada satu
18:41kata yang spesifik
18:42tadi juga sudah
18:42di highlight
18:43sedikit oleh
18:44ahli
18:44Yance Arizona
18:45yang dikatakan
18:46adalah
18:46memutus
18:47perselisian
18:48tentang
18:48hasil
18:49pemilihan
18:49umum
18:50nah sebenarnya
18:50dari sini
18:51kita bisa
18:52menjabarkan
18:53bahwa tentang
18:54hasil pemilihan
18:55umum
18:55dalam arti
18:56yang seluasnya
18:57termasuk
18:58apa yang
19:00membuat
19:00hasil itu
19:01mencapai
19:02seperti yang
19:02kita ketahui sekarang
19:03tapi kan
19:04pertanyaan
19:05pentingnya
19:05adalah
19:05apakah
19:07berdasarkan
19:08keadilan substantif
19:09maka
19:10ketentuan yang
19:11sudah ada
19:12bisa
19:13ditabrak
19:14nah menurut saya
19:16ketentuan yang
19:17sudah ada
19:17bukan ditabrak
19:18tapi justru
19:19hari ini
19:20kita sedang mencari
19:20jalan keluar
19:21dari sebuah
19:23ketidakadilan
19:24elektoral
19:24yang kita alami
19:26dan
19:27waktu itu
19:27kita dalam kondisi
19:28belum mengetahui
19:29apa yang
19:30terjadi
19:31karena kita disibukan
19:32oleh banyak
19:32persoalan lainnya
19:33yang juga agak
19:34anomali
19:34pada 2024
19:35sehingga
19:37harus ada
19:38jalan keluar
19:38yang diberikan
19:39keadilan substantif
19:40yang saya maksud
19:41justru keadilan
19:42yang tidak hanya
19:43melihat prosedur
19:44tidak hanya
19:45melihat jangka
19:46waktu
19:46yang pada akhirnya
19:49akan
19:49menguntungkan
19:50bagi warga
19:51dalam penalaran
19:52hukum tata negara
19:53dalam pandangan saya
19:54alat ukurnya
19:55harus
19:56apakah
19:57kedaulatan rakyat
19:58apakah warga
19:59sedang
20:00dilayani
20:02hak-hak
20:02konstitusionalnya
20:03atau tidak
20:03jadi bukan
20:04persoalan
20:05termohon
20:06misalnya
20:07atau pihak terkait
20:08ataupun bawaslu
20:09dan lain sebagainya
20:09tapi
20:10warga itu
20:11haknya seperti apa
20:12soal tidak memenuhi syarat
20:13pertanyaan kedua
20:16dalam pandangan saya
20:17syarat administrasi
20:19dalam pandangan saya
20:20dalam pasal
20:227A
20:22undang-undang dasar
20:23ketika
20:24dikatakan
20:25tidak memenuhi
20:26tidak lagi
20:27memenuhi syarat
20:27sesungguhnya
20:29yang diacu
20:29adalah
20:30syarat yang ada
20:32dalam konstitusi juga
20:33yaitu pasal 6
20:34sedangkan
20:35syarat administrasi
20:37itu
20:37tidak
20:38tidak
20:40dalam
20:41konteks
20:42apa yang
20:42dimaksud oleh
20:44pasal
20:447A
20:45makanya
20:46menurut saya
20:47impeachment
20:49apa
20:49rezim impeachment
20:50itu tidak
20:51bukan
20:52bukan
20:53rezim yang kita bisa
20:54gunakan dalam
20:55perkara ini
20:55nah kalau pertanyaan
20:57apakah makanya
20:58harus MK
20:58yang melakukan
21:00yes
21:01kenapa
21:02karena memang
21:05rezim impeachment
21:06itu tidak bisa
21:07digunakan
21:07tapi kita tidak punya
21:09jalan keluar
21:09apakah tidak
21:10pengadilan biasa
21:11izinkan saya
21:12mengingatkan
21:13bahwa
21:14sebenarnya
21:15pengadilan
21:16tata usaha negara
21:17itu pernah
21:18memutuskan
21:19saya akan harus
21:19cari dulu
21:20tapi saya bisa
21:20memberikan kepada
21:21yang mulia
21:21nomor perkaranya
21:23yang sudah
21:24menyatakan
21:25sebuah perkara
21:26tidak dapat
21:26diterima
21:27bahkan mereka
21:27memberikan
21:28apa
21:30semacam
21:31koridor
21:31bahwa hal ini
21:32seharusnya diputuskan
21:33oleh mahkamah
21:34konstitusi
21:35itu ada dalam
21:37pertimbangan hukum
21:38putusan
21:38tata usaha negara
21:39yang merupakan
21:40judicial instruction
21:42sebenarnya
21:43walaupun bukan
21:44ada dalam
21:44putusan
21:46waktunya cukup
21:47biar terkait
21:49terima kasih
21:50yang mulia
21:52saudari
21:53ahli
21:54saya mungkin
21:55lebih spesifik
21:57menyangkut
21:57mengenai
21:58yang jadi
22:01barang bukti
22:02dari pihak
22:02pemohon
22:03yaitu
22:04surat
22:05keterangan
22:05apakah
22:07surat keterangan
22:08nomor
22:099149
22:10garis miring
22:10D titik
22:11D1
22:12garis miring
22:13KS
22:14garis miring
22:142019
22:15tanggal 6
22:16Agustus
22:172019
22:18yang dikeluarkan
22:20oleh Direktorat
22:21Jenderal Pendidikan
22:21Dasar dan Menengah
22:22Kementerian Pendidikan
22:24dan Kebudayaan
22:25yang menerangkan
22:27Gibran Raka
22:28Bimbraka
22:29telah menyelesaikan
22:30pendidikan
22:30grade 12
22:31di UTS
22:32Insert
22:33Sydney
22:34Australia
22:34tahun 2006
22:35yang bersangkutan
22:37dinilai
22:38memiliki
22:39pengetahuan
22:40setara
22:40tamat sekolah
22:41menengah
22:41kejuruan
22:42peminatan
22:43akutansi
22:44dan keuangan
22:44di Indonesia
22:45yang ditetapkan
22:47oleh lembaga
22:48berundang
22:49dapat
22:49diabaikan
22:50karena
22:51dugaan
22:52prasangka
22:53keyakinan
22:54pendapat
22:55KPU
22:56tanpa melalui
22:56proses
22:57pembatalan
22:57di pengadilan
22:58itu dulu
23:00baik
23:01terima kasih
23:02pertama-tama
23:03sebenarnya ini
23:04senang sekali
23:04saya ditanya ini
23:05karena tadi
23:05pertanyaan
23:06yang terakhir
23:07dari pemohon
23:08sebenarnya tidak sempat
23:09saya jawab
23:09jadi izinkan
23:11saya meletakkannya
23:11dalam konteks
23:12saya sebagai pendidik
23:13saya pernah sebagai
23:14wakil ketua
23:14satu
23:15atau bagian akademik
23:16di sekolah tinggi hukum
23:17Jentera
23:17surat keterangan
23:19seperti ini
23:19sebenarnya sangat
23:20tidak lazim
23:21dalam konteks
23:22pendidikan Indonesia
23:23dulu ya
23:23sangat tidak lazim
23:25karena surat keterangan
23:26semacam ini
23:28tidak akan diterima
23:30kira-kira
23:30kalau dalam konteks
23:31saya sebagai pendidik
23:32kalau pertanyaannya
23:35apakah ini
23:36dapat diabaikan
23:37pertanyaan hukumnya
23:38sebenarnya bukan
23:39dapat diabaikan
23:40atau tidak
23:40pertanyaan hukumnya
23:42adalah
23:42apakah
23:43sebenarnya
23:43surat ini
23:44batal
23:45demi hukum
23:46atau tidak
23:46nah dalam pandangan saya
23:48surat semacam ini
23:49sebenarnya memasuki
23:50kategori
23:51batal demi hukum
23:52karena
23:53dan ini yang sebenarnya
23:54sedang
23:55kita persoalkan
23:56pada perkara ini
23:57karena ternyata
23:58ada
24:00anomali
24:01dalam proses
24:02atau prosedur
24:03dikeluarkannya surat ini
24:04batal demi hukum
24:05yang saya referensikan
24:05tentu saja pada
24:06undang-undang
24:07administrasi
24:08pemerintahan
24:09jadi bukan diabaikan
24:11karena
24:11gosip
24:12tapi memang
24:13dalam
24:14konsep hukum
24:15itu yang bisa digunakan
24:21oke
24:22selanjutnya
24:22Ali
24:26terkait
24:28apakah
24:29makamah
24:30konstitusi
24:31dalam memutus
24:32perkara-perkara
24:33peselisaan
24:34hasil pemilu
24:35baik
24:36pemilu presiden
24:37dan wakil presiden
24:38pemilu
24:39legislatif
24:40dan pemilu
24:40kepala daerah
24:41dan wakil
24:42kepala daerah
24:42saat menggunakan
24:44baritma
24:44keadilan
24:45subtantif
24:46tersebut
24:46permohonan
24:47sekretasil
24:48pemilu tersebut
24:49diajukan oleh
24:50bukan
24:50oleh pasangan
24:52calon
24:52atau calon
24:53atau bakal
24:54pasangan calon
24:55dan bakal calon
24:56yang pertama
24:56yang kedua
24:57diajukan
24:59melewati
24:59tengah waktu
25:00atau mengajukan
25:01permohonan
25:02sesuai hukum
25:03acara
25:03makamah
25:04konstitusi
25:05yang ketiga
25:06objek yang dimongkankan
25:08adalah bukan
25:08keputusan
25:09KPU
25:10mengenai
25:10hasil
25:11penghitungan
25:12suara
25:13baik
25:14terima kasih
25:16justru disitulah
25:17letak dari
25:18keadilan substantif
25:19menurut saya
25:20ketika dia
25:21melampaui
25:22keadilan yang
25:22sifatnya
25:23prosedural
25:23izinkan saya
25:24menyampaikan
25:25apresiasi
25:25karena jangan lupa
25:26kita ada
25:28disini
25:28karena ada
25:29peraturan
25:29mahkamah
25:29konstitusi
25:30nomor 1
25:30tahun
25:312026
25:32mahkamah
25:33belum
25:34secara tegas
25:35tapi memberikan
25:36ruang di pasal 3
25:37mahkamahlah
25:38yang nanti
25:38akan memutuskan
25:39apakah
25:40memang
25:41keadilan substantif
25:43yang dikejar
25:43sehingga
25:44yang ditanyakan
25:45soal
25:45bukaan calon
25:46soal jangka waktu
25:48dan lain sebagainya
25:49itu akan
25:50dikabulkan oleh
25:51mahkamah
25:51atau tidak
25:52tapi buat saya
25:54justru disitu
25:55letak keadilan substantif
25:56ketika persoalan
25:58legal standing
25:59ketika persoalan
26:00waktu
26:00itu justru
26:02dilampaui
26:03agar
26:04mahkamah
26:04berkesempatan
26:05untuk melakukan
26:06pemeriksaan
26:06seperti ini
26:07untuk memberikan
26:08keadilan
26:08bagi masyarakat
26:10oke selanjutnya
26:11apakah saudara
26:13saudari ahli
26:14mengetahui
26:15KPU dalam
26:16menjalankan
26:17kewenangannya
26:17selain
26:18menggunakan
26:19peraturan
26:19KPU nomor 19
26:20tahun 2023
26:21tentang
26:22pencalonan
26:23peserta
26:24pemilihan umum
26:25presiden
26:25dan wakil presiden
26:26juga menggunakan
26:28keputusan
26:28KPU nomor
26:301378
26:31tahun 2023
26:33yang merupakan
26:35pedoman teknis
26:36detail
26:37dan terperinci
26:38mengenai
26:38pencalonan
26:39wakil presiden
26:43baik pertanyaannya
26:44lebih ke
26:45apakah saya tahu
26:45atau tidak
26:46ya
26:47tahu ya
26:50tahu
26:51oke selanjutnya
26:52waktunya habis
26:53Pak
26:54pertanyaannya lebih panjang
26:56daripada jawabannya
26:56kan susah juga
26:57kita
26:59oke
26:59Pak Waslu
27:01ada yang mau
27:02ditanyakan
27:02tidak
27:03oke cukup
27:04nah berarti
27:05sekarang
27:06pemohon
27:08termohon
27:09pihak terkait
27:10sudah diberi
27:10kesempatan
27:11untuk mendalami
27:12ahli
27:12sekarang tiba
27:14giliran
27:14majlis
27:15untuk mendalami
27:17ahli
27:17selamat menikmati
27:19terima kasih