00:00Mohon Iji menjelaskan Bapak bahwa figura tersebut setelah kami tanya ke Kasih Kantip Bapak bahwa pada hari Selasa tanggal 22
00:09tim Kantip melakukan razia keblokunian Bapak.
00:14Lalu menemukan beberapa barang telarang Bapak dan saya ingatkan ya, siap Bapak.
00:20Jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan.
00:22Siap Bapak.
00:22Ini rakyat lihat.
00:24Siap Bapak.
00:25Maka saya tanya, sejak kapan figura itu ada? Sejak kapan kulkas itu ada? Sejak kapan sofa-sofa itu ada disitu?
00:32Siap Bapak.
00:33Ini barang gede Pak.
00:35Pertanyaan sedikit saya Pak.
00:37Di area situ ada CCTV gak Pak?
00:39Tidak ada Bapak.
00:40Kenapa tidak ada?
00:41Karena yang CCTV kami pasang hanya di blok-blok dalam.
00:44Kenapa tidak ada? Ada 3 tahun loh disana.
00:46Siap.
00:47Menurut Anda penting gak ada CCTV disitu untuk pengamanan?
00:50Penting gak Pak.
00:51Kenapa gak dipasang?
00:52Siap Bapak.
00:53Hah?
00:54Apa hanya untuk menutupi, memberi fasilitas pada warga binaan?
00:58Tidak Bapak.
00:59Dan terus kenapa gak dipasang?
01:00CCTV kami pasang di area-area tertentu Bapak, di blok hunian dan...
01:04Iya kenapa di rumah dila tidak dipasang CCTV Pak?
01:07Siap Bapak.
01:07Itu kan tempat vital juga.
01:09Siap.
01:16Masih di satu menjadi forum Bu Ida, Bu Ida percaya itu rumahnya Kak Lapas atau dibangun untuk fasilitasnya pengelolaan Lapas
01:25atau memang ada sendiri yang dibangun atas inisiatif dari sejumlah napi?
01:31Waktu kami menemukan bangunan itu, kami kan menemukan juga rumah dinas.
01:35Maaf, rumah itu berwarna khas juga putih abu-abu.
01:42Ya menurut kami sih berdasarkan ini browsing kami dari media, rumah dinas itu udah ada standarnya juga dan berdasarkan peraturan
01:49menteri kan juga ada standar untuk rumah dinas.
01:50Dan itu masuk standar rumah dinas atau enggak?
01:52Kalau yang kami temukan yang tiga abu-abu tadi itu rumah dinas, tapi yang lain itu tidak.
01:57Karena warnanya beda-beda.
01:58Pertama warnanya ada yang krem atau ketiga.
02:00Jadi saya kirakan, jadi memang ada rumah dinas satu, tapi yang dari total tiga belas itu mungkin dua belasnya adalah?
02:07Sepuluh ya, tadi kalau kata Pak Andreas kan tiga belas, dua tiga rumah dinas betul, itu satu rumah kalapas, dua
02:13rumah penjaga, rumah penjaga.
02:16Jadi ada tiga, itu sepuluh, sepuluh bangunan.
02:19Sepuluh itu beda-beda warna Mas Yogi.
02:22Jadi ada yang warna biru.
02:23Jadi kalau kayak resort itu ada kelas-kelasnya.
02:25Warna kuning, kelas.
02:26Dan kita lihat, makanya saya sebutkan waktu kami ke Opresipers, setelah kami masuk ke semua bangunan itu, memang beda-beda
02:34dia punya interior di dalam dan perlengkapannya.
02:38Luas bangunannya beda, warnanya beda, fasilitasnya pun beda?
02:41Beda.
02:41Apa kalau boleh cerita bu? Misalnya kalau yang paling mewah?
02:44Yang paling mewah itu kamarnya bagus, kemudian dia punya ruang tamu yang luas, dia punya TV yang sangat lebar.
02:52Kemudian dia punya sofa yang paling bagus, dia punya meja makan paling bagus, dapur bersih paling bagus, kulkasnya itu dua
03:00pintu yang gede banget gitu ya.
03:01Ada kamar tidur berapa di dalamnya?
03:03Kamar tidurnya satu.
03:04Satu?
03:04Tumat satu, tapi bagus, sangat bagus.
03:08Lemarinya empat lagi, waktu itu lemarinya empat.
03:10Lemarinya empat?
03:11Lemarinya empat, pintunya empat gitu.
03:11Dan dari kualitasnya kelihatan itu kualitas baik ya?
03:14Kualitas yang baik.
03:15Kalau dibandingkan dengan yang paling rendahnya?
03:17Yang paling rendah yang saya masuk pertama, kalau tadi Pak Andreas masuk kan dari pagar, ada sebelah kanan itu warna
03:22krem.
03:24Nah, itu yang paling rendah menurut saya.
03:26Itu yang mungkin kira-kira harganya 5 juta itu ya? Paling murah kan 5 juta katanya?
03:30Yang 5 juta itu di blok itu.
03:32Oh, di blok.
03:33Di blok.
03:33Berarti harusnya lebih mahal loh, minimal 10 juta ya?
03:36Itu kurang tahu.
03:37Oke, itu yang di blok, yang di dalam negara betulan gitu.
03:39Kalau ini yang di luar, yang di Ibu Sita gitu, paling murah 10 juta.
03:43Itu saya nggak bisa memastikan, Mas Yung.
03:45Karena memang kami tidak bertanya berapa, dan kami tidak berapa informasi.
03:49Karena itu menjadi penting, Bu.
03:49Yang ingin tahu apa sih perputarannya, apa yang harus diantisipasi.
03:52Yang sebenarnya bisa ditanyakan itu menurut saya, nanti mungkin dari pihak jajaran kementerian IMI PAS, dari IRJEN,
03:59mungkin bisa mengangkat, kita kan ada foto napi dan warga binaan yang kami dapat, dan dia berada di dalam rumah
04:07tersebut.
04:08Itu yang figura-figura itulah?
04:10Ya, figura satu yang kami wawancarai, yang dua warga binaan, mungkin bisa melalui mereka, ditanya berapa mereka membayar.
04:18Yang penting itu apakah ini diinisiasi resmi oleh lapasnya, membangun itu membiayai,
04:25atau lapas hanya sekadar memberikan izin, alias tidak menindak apapun, silahkan bangun, nanti kita kelola.
04:31Ibu nggak menemukan itu?
04:33Kami kan nggak bisa wawancara.
04:35Oke.
04:35Itu dia.
04:36Tapi dalam konteks mengawasi pelayanan publik, dan sebagai lembaga independen, tentunya itu akan dilakukan kan oleh?
04:43Ya, bagian yang akan kami nanti kan gini, kemarin hari Jumat kami sudah ketemu juga sama SES IRJEN,
04:51beliau berkunjung ke kantor, menanyakan langkah apa yang kami berikan kepada kementerian IMI PAS.
04:58Pertama waktu itu kami bilang, segera lakukan evaluasi menyeluruh, itu yang kami minta waktu itu,
05:05kemudian termasuk itu Pak Andreas, penonaktifan dulu supaya bisa diperiksa lebih.
05:10Bukan ini, mohon maaf, penonaktifan ini kan supaya dia jangan sempat untuk memerintahkan untuk, ya macam-macam.
05:17Lakukan, menghilangkan barang bukti, memoles, dan sebagainya.
05:19Oke, saya ke Pak Andreas.
05:20Pak Andreas, di rapat, dengan pendapat dengan Komisi 13, kasihan ya, kalah pas, kayak pasang badan gitu.
05:26Kayak dibilang berhenti di kamu ya, dia akuin semua, dia terima semua, dia talen semua, jangan berbohong.
05:34Masa CCTV aja, itu kan logika sederhana gitu.
05:38Kenapa nggak dipasang, dia seperti berhenti di dia.
05:41Padahal kan nggak mungkin lah sekelas kalah pas berani memberikan 13 tempat.
05:45Ini penting loh Pak Andreas buat Komisi 13, kalau memang mau sungguh-sungguh memperbaiki soal ini.
05:50Artinya gini, apa yang terjadi di lokasi itu adalah tanggung jawab dia gitu.
05:55Oke, kalah pas.
05:56Kalah pas, dan itu harus mulai dari dia.
05:59Ya, setuju.
05:59Harus mulai dari dia gitu.
06:01Makanya di dalam keputusan kami di rapat dengan pendapat itu, kita minta mulai dari dia ini,
06:10irjen memeriksa gitu.
06:12Kalau keseluruhan atau dengan lapas-lapas yang lain, itu ya kita juga menyampaikan supaya ini stop.
06:19Dan itu di panitia kerja di Komisi 13, kita sudah melihat itu juga sebenarnya.
06:27Cuma fakta-fakta yang seperti apa yang terjadi kemarin ini, yang ditemukan oleh teman-teman mulai dari teman-teman Ombudsman
06:37dan tadi yang kami lihat dan perhatikan itu memang ada, terjadi benar gitu.
06:42Jadi memang yang ini yang harus kita benar ini adalah sistemnya gitu.
06:48Sistem pembinaan di dalam.
06:50Di situ ada diskriminasi itu pasti.
06:52Oh iya, dan itu sangat membahayakan proses pembinaan kan.
06:55Ada diskriminasi itu pasti.
06:56Bahaya sekali, bora-bora efek jerah kan, yang ada malah memindahkan tempat dengan kenyamanan.
07:03Betul, betul. Bahwa ada bagian bahwa orang itu dibatasi kebebasan ya, tapi ada ruang kehidupan yang ya kurang lebih inilah
07:13gitu, kurang lebih tidak jauh beda dengan apa yang dia alami di rumahnya.
07:19Karena itulah kan ada standarisasi kan, dalam konteks proses pembinaan.
07:22Sudah ada.
07:23Tapi kayak misalnya di lapas ini, artinya ini pembelaan dari, bukan pembelaan tapi quote-unquote.
07:28Pak Andres jangan membela loh Pak.
07:30Maksudnya mereka menyampaikan argumenta bahwa.
07:32Sampai ada membela saya koreksi loh Pak, sebagai rakyat Indonesia.
07:36Maksudnya mereka menyampaikan bahwa di dalam lapas ini juga satu problem, itu over capacity.
07:42Oh iya, itu satu problem.
07:43Satu problem itu over capacity.
07:45Tapi kan bukan lantas kemudian membolehkan pemberian.
07:49Nah itu dia.
07:50Saya pisahkan dulu Pak konteksnya.
07:51Tapi ini adalah satu fakta juga gitu.
07:54Oh iya, iya.
07:55Fakta bahwa apa yang terjadi itu juga bahwa ada over capacity.
08:02Misalnya di lapas yang di Cibinong tadi itu kapasitasnya 800 sekian lah gitu.
08:08820 sekian.
08:09Pak kalau over capacity yang dipertontonkan publik adalah dalam satu sel itu orang desek-desek.
08:14Desek-desek kan.
08:15Nah ini kan bicara over capacity tapi yang ditontonkan ada kemewahan, klaser-klaser seperti resort gitu.
08:20Artinya itu ada.
08:21Ini yang kemudian publik marah kan.
08:23Itu juga ada gitu.
08:24Artinya di satu pihak kita ada ya hal yang kita harus perhatikan gitu.
08:30Aspek kemanusiaan.
08:31Tapi di sini juga ada aspek kemewahan yang ada.
08:33Oh iya, iya.
08:34Nah di sini kontradiktif gitu.
08:36Di sini kontradiktif.
08:38Dan ini siapa yang bisa melakukan ini?
08:40Tentu orang yang punya uang.
08:41Oke.
08:42Yang bisa mendapatkan percayaan lebih.
08:44Yang bisa mendapatkan itu.
08:45Itu yang tadi saya tanya.
08:46Apakah ini inisiatif benar-benar dari mereka, napi-napi yang saya sebut berduit.
08:50Kemudian main mata dengan petugas.
08:54Dengan kalapas.
08:55Ini tidak jadi karena mereka punya duit atau kawan-kawannya dari luar membantu.
08:58Itu artinya yang kami tahu dan dengar itu.
09:03Kawan-kawannya dari luar membantu secara.
09:05Artinya apa?
09:06Kalapas ini tidak sendirian.
09:08Dia atas perintah kan.
09:09Karena kawan-kawannya ada komunikasi.
09:12Ada komunikasi.
09:12Yang lebih tinggi di kementerian atau di dirjen pas.
09:15Nah itu yang harus.
09:16Sampailah pada perintah.
09:17Itu yang harus di ini.
09:17Karena banyak sekali logika-logika yang tidak masuk akal dari penjelasan kalapas non-aktif itu pada saat RDP dengan...
09:24Betul, betul.
09:25Tidak masuk akal.
09:25Seperti pasang badan dan seperti yang menjamin.
09:27Sudahlah kamu diem aja di situ.
09:28Itu kan bahaya sekali.
09:29Tapi itu juga tadi misalnya kawan ini.
09:32Artinya kalapas ini dengan...
09:35Dia 3 tahun loh.
09:36Dan dia ini sebelumnya juga di Cipinang kalau tidak salah.
09:40Itu...
09:40Sudah berpengalaman.
09:41Artinya sudah berpengalaman dalam hal...
09:43Yang saya khawatir berpengalaman juga dengan hal yang sama.
09:46Hal yang sama.
09:47Itu yang lebih bahaya kan karena ada aduan gitu kan.