Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Temuan Ombudsman Pungli Rp150 Ribu di Lapas, DPR Sebut Masalah Overcrowding Jadi Akar Masalah

Temuan Ombudsman RI terkait dugaan pungli sebesar Rp150.000 terhadap warga binaan di lembaga pemasyarakatan mendapat perhatian serius dari Komisi XIII DPR RI.

DPR menilai praktik pungli ini tidak lepas dari kondisi lapas yang sudah mengalami kelebihan kapasitas (overcrowding) secara parah. Kondisi lapas yang padat membuat pengawasan menjadi longgar dan memicu munculnya biaya-biaya tambahan tidak resmi bagi narapidana.

Anggota DPR mendorong Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya menindak oknum pelaku pungli, tetapi juga menyelesaikan masalah mendasar terkait penataan kapasitas lapas demi memutus rantai penyimpangan secara permanen.

#Ombudsman #DPR

Creative/Video Editor: Icha/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Kemudian kami menemukan masih ada pungli terhadap warga binaan sebesar 150 ribu per minggu
00:08yang di salah satu blok yang berada di area lapas.
00:13Dan itu kami peroleh dari keluarga warga binaan yang habis melakukan kunjungan.
00:20Jadi ketemu di halaman itu kami langsung melakukan wawancara.
00:23Nah ini mungkin Bapak Ibu kami gambarkan lanjut peta area yang tadi kami tunjukkan yang tidak ada pagarnya.
00:34Jadi pagar itu yang hanya putih tapi ini ada jalan yang kuning itu yang tidak berpagar tapi itu masih area
00:40lapas.
00:41Tempat pembuangan sampah yang resmi.
00:43Nah jadi pada kesempatan ini mungkin kami melalui komisi 2 untuk bisa disampaikan kepada mitra kerja kementerian IMIPAS,
00:55komisi 13 untuk bisa ini dipastikan ke depannya ada pembenahan terkait dengan keamanan lapas.
01:01Dan juga status fasilitas rumah hunian yang kami temukan yang isi dalamnya itu mungkin sudah diketahui.
01:13Jadi mungkin Kabupaten Sabtegas berisi berbagai macam fasilitas rumah yang tidak seperti wajarnya untuk perumahan
01:22tapi lebih tepatnya seperti hunian vila atau apartemen.
01:26Jadi ini beberapa hal Pak Ketua dan pimpinan Komisi 2 serta anggota Komisi 2 yang kami hormati.

Dianjurkan