Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Hakim Konstitusi Saldi Isra melontarkan candaan kepada Refly Harun dalam sidang gugatan ijazah Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (30/9/2026).

Awalnya Saldi Isra sempat meminta Bambang Widjojanto untuk sesekali memberikan kesempatan berbicara kepada Refly Harun.

"Sekali-sekali suruh Pak Refly menjawab Pak Bambang, biar kedengaran suaranya Pak Refly. Kalau enggak, nanti kita dibully terus sama Pak Refly ini," ujar Saldi Isra.

"Saya kan orang baik, Yang Mulia," balas Refly.

Baca Juga Kubu Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran di Sidang Pembuktian, Ini Jawaban Hakim Saldi di https://www.kompas.tv/nasional/693525/kubu-denny-indrayana-minta-mk-panggil-gibran-di-sidang-pembuktian-ini-jawaban-hakim-saldi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693539/canda-hakim-saldi-ke-refly-harun-di-sidang-ijazah-gibran-kita-dibully-terus
Transkrip
00:00Terima kasih, berarti Ibu Titi belum boleh keluar ya seperti saksi karena nanti akan ada sesi pendalaman dari hakim untuk
00:06Ali.
00:07Jadi setelah selesai semua, nanti giliran Ali nanya apa, nanya apa, makamah atau hakim nanya para Ali.
00:15Siapa lagi Pak Bambang, Pak Revli?
00:18Selanjutnya...
00:19Sekali-sekali suruh Pak Revli menjawab Pak Bambang, biar kedengaran suaranya Pak Revli.
00:24Kalau enggak nanti kita dibully terus sama Pak Revli ini.
00:28Saya kan orang baik, yang mulia.
00:32Siapa lagi Pak Revli?
00:35Yanche, Arizona. Kami hadirkan dari Amerika Serikat ini.
00:39Silakan Pak Yanche, 15 menit ya.
00:43Baik, terima kasih yang mulia. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:47Salam sejahtera untuk kita semua, yang saya hormati.
00:50Menjelaskan Mahkamah Konstitusi, termohon, pemohon, pihak terkait, dan juga Bawaslu.
00:58Saya akan menyampaikan keterangan ahli dengan fokus pada isu yang berkaitan dengan disqualifikasi.
01:05Saya menyiapkan satu slide powerpoint yang dipersiapkan, kalau sudah bisa ditampilkan.
01:15Dan, ya, isunya berkaitan bagaimana kita bisa menyelamatkan demokrasi melalui mengembangkan regulasi dan juga mempraktikan praktik yang berkaitan dengan disqualifikasi.
01:29Yang menjadi problem selama ini ya, di banyak negara adalah demokrasi semakin hari semakin merosot.
01:38Ada kemunduran demokrasi, demokratik, backsliding terjadi di mana-mana dan pemilunya di selenggaraka.
01:44Tetapi, yang kita lihat adalah orang yang kemudian menduduki jabatan-jabatan politik itu justru orang-orang yang tidak memiliki komitmen
01:54yang kuat terhadap nilai-nilai demokrasi,
01:56bahkan melakukan manipulasi demokrasi elektoral.
02:01Penelitian dari Stephen Witsky dan Daniel Ziblatt 2018, How Democracy is Death, menunjukkan bahwa dalam konteks kontemporer hari ini,
02:10demokrasi itu bukan lagi mati karena kudita militer, tetapi karena pemilu justru.
02:15Pemilu yang menghasilkan orang yang tidak memiliki komitmen dan juga tidak punya kualifikasi untuk merawat demokrasi.
02:24Di slide berikut, apa yang bisa dilakukan di tengah konteks global yang terjadi seperti itu?
02:31Menjadi satu perhatian penting untuk mengembangkan mekanisme diskualifikasi.
02:39Salah satu mekanisme yang perlu dikembangkan dalam kajian hukum tata negara untuk menyelamatkan demokrasi
02:45dari terpilihnya pemimpin yang memiliki komitmen yang lemah terhadap demokrasi.
02:50Salah satunya adalah dengan mengembangkan diskusi yang serius terkait dengan diskualifikasi.
02:56Itu artikel dari Aziz Haq dan juga Tom Gensbrook tahun 2024,
03:04judulnya The Comparative Constitutional of Democratic Backsliding,
03:08A Report on the State of the Field.
03:11Jadi mengembangkan diskusi tentang diskualifikasi bisa menyelamatkan demokrasi itu poin utamanya.
03:17Apa yang dimaksud dengan diskualifikasi?
03:19Diskualifikasi adalah pencabutan atau penghilangan hak seseorang untuk mengikuti,
03:25melanjutkan, atau memperoleh hasil dari suatu proses karena tidak memenuhi persyaratan
03:32atau melanggar ketentuan yang berlaku.
03:35Lebih lanjut, Tom Gensbrook dan Aziz Haq dan juga David Landa tahun 2023
03:44mengembangkan model tentang diskualifikasi.
03:47Jadi dia mengembangkan model diskualifikasi itu berdasarkan subjeknya,
03:53apakah itu ditujukan kepada kelompok atau kepada individu, itu secara subjek,
03:58lalu kepada tindakannya apakah itu terhadap tindakan yang dilakukan fokus pada kesalahan yang terjadi pada masa lalu,
04:07atau dia bersifat preventif untuk menyelamatkan demokrasi ke depan.
04:12Nah, model pertama disebut dengan lustration.
04:15Ini dipraktekan di banyak negara pasca komunisme, ditujukan kepada kelompok orang,
04:22tujuannya adalah screening politik agar aktor politik lama tidak ikut di dalam rezim pemerintahan yang baru.
04:29Jadi dia menjadi salah satu mekanisme di dalam politik transisional, transisional justice.
04:34Nah, itu model pertama yang ditujukan kepada kelompok terhadap kesalahan yang dilakukan pada masa lalu.
04:41Model yang kedua ditujukan kepada kelompok juga,
04:44tetapi diarahkan untuk mencegah supaya aktor-aktor yang tidak punya komitmen terhadap demokrasi
04:50tidak ikut dalam kontestasi elektoral.
04:52Misalkan terjadi...

Dianjurkan