00:00Dan yang kedua Pak, ini mumpung karena Pak Jaka agak sulit untuk di Dorsop.
00:05Pertanyaan kedua adalah soal kemarin Pak Suah, Pak Menku yang baru mengatakan bahwa
00:12akan melakukan evaluasi ataupun recheck terkait dengan isu perobakan Pak
00:19di jajaran Dirjen, baik itu di DCP maupun di Beacukai.
00:24Bagaimana tanggapannya Pak? Terima kasih.
00:27Baik, terima kasih. Jadi ini untuk jaringan, mungkin tadi sudah disampaikan oleh dari Baris Krim
00:37bahwa Beacukai itu kan tugasnya di perbatasan di border, sehingga ketika ada ditemukan
00:47pelanggaran-pelanggaran berkaitan dengan barang yang keluar, pasti tadi disampaikan kita akan
00:54bergerja sama untuk mengungkap kepada sumbernya.
00:58Dan Alhamdulillah dari Baris Krim sudah melakukan upaya-upaya tersebut dan sudah
01:05mulai bisa membuka jaringan-jaringan yang terlibat.
01:11Mungkin bisa dijelaskan sekali lagi Pak ini ya dari Baris Krim.
01:18Dapat kami jelaskan, untuk jaringan penyelundupan komoditi emas ke luar negeri,
01:26ini dari hasil penelusuran kami serangkaian tindakan penyelidikan maupun penyelidikan,
01:32ini berhasil terungkap ada dua jaringan, jaringan India dan jaringan China.
01:39Kalau jaringan China ini dia akan bawanya ke Hongkong, kemudian kalau jaringan India ini dia akan bawa ke Bangkok, Manila,
01:49kemudian ke Dubai.
01:51Kemudian siapa beneficial owner-nya?
01:54Mereka ini ada, mereka punya bos atau pengendali itu harga negara India yang berdomisili di Dubai.
02:05Ini untuk yang jaringan India-nya.
02:08Kemudian untuk yang jaringan China, ini memang dikendalikan langsung dari China, yang memang langsung nanti muaranya adalah ke Hongkong.
02:18Dari pengungkapan kami atas pendalaman apa yang sudah dilakukan oleh reka-rekaan Beacukai,
02:25setiap ada penindakan upaya penyelundupan emas ilegal melalui pintu bandara internasional,
02:34kami selalu mengambil langkah untuk kemudian melakukan pendalaman dan kita tarik ke hulunya.
02:40Dan Alhamdulillah kita sudah punya nama-nama ya, nama-nama jaringan China ini siapa saja dan kita sedang berkoordinasi dengan
02:47imigrasi
02:48untuk kemudian membuat profiling dan melakukan upaya pengejaran, baik itu melalui red notice dan sejenisnya.
02:59Dan tentu saja kami saat ini belum bisa mengekspos karena masih dalam kegiatan penyelidikan dan penyelidikan,
03:07tapi dapat kami pastikan bahwa jaringan China dan jaringan India ini adalah jaringan yang berbeda dan dikendalikan langsung dari luar
03:16negeri.
03:17Kita sedang melakukan identifikasi dan upaya pengejaran terhadap siapa yang kemudian mensuplai emas itu dari pertambangan ilegal yang ada di
03:26berbagai provinsi di Indonesia.
03:29Demikian.
03:38Itu di luar materi ya, itu baik saya akan upaya jelaskan.
03:46Yang pasti kami sedang menunggu apa yang akan dilakukan oleh kantor pusat Kementerian Keuangan terkait dengan personil yang pindah,
04:02baik itu dari khususnya untuk bea cukai.
04:05Itu saja yang mungkin bisa saya jelaskan.
04:07Terima kasih.
04:09Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:12Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
04:14Hadirin yang kami hormati.
04:15Demikianlah tadi konferensi pers penindakan ekspor ilegal emas oleh Direkturat Jenderal Bera Cukai.
04:21Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari Bapak dan Ibu sekalian.
04:26Terima kasih.
04:26Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:30Kami mohon untuk dapat berkenan berfoto bersama dengan barang bukti.
04:37Dan kami mohon kepada rekan-rekan untuk dapat berkenan melakukan demo pengecekan kadar emas.
04:51Terima kasih.
05:21Terima kasih.
Komentar