Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Ditelepon Saat Rapat DPD, Purbaya Dicopot Usai Bongkar 'Geng Sri Mulyani' dan Kisruh Anggaran Rp11 Triliun

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto berakhir menjadi polemik panas yang menyita perhatian publik. Momen pemberhentian ini berlangsung amat dramatis ketika Purbaya mendadak harus keluar dari Rapat Kerja DPD RI usai menerima panggilan telepon penting dari Istana.

Di tengah isu perlawanan internal Kemenkeu akibat mutasi ratusan pejabat, publik makin dihebohkan oleh unggahan video jedag-jedugPurbaya di TikTok serta keluhan sang putra, Yudo, di Instagram Story yang menyentil isu mafia hingga menyarankan ayahnya kembali menjadi trader. Akumulasi gesekan politik, gaya komunikasi blak-blakan, dan polemik kisruh anggaran Bansos Rp11 triliun ini akhirnya menjadi pertimbangan utama Presiden untuk menyerahkan tampuk kepemimpinan fiskal kepada Suahasil Nazara.

Selengkapnya dalam video di atas!

#MenKeuPurbayaDiCopot #PencopotanPurbayaYudhiSadewa #PenggantiPurbaya

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Pencobotan Purbaya Yudi Sadewa dari Kurusi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto
00:06berubah menjadi polemik panas yang mengguncang stabilitas politik dan ekonomi nasional.
00:12Momon pemberantian tersebut berlangsung sangat dramatis.
00:16Pada Senin pagi 14 September 2026, Purbaya mengenakan kemeja batik masih beraktivitas normal
00:23dan menghadiri rapat kerja bersama Komit 4 DPDRI.
00:27Di tengah rapat, ia mendadak harus keluar ruangan untuk menerima panggilan telepon penting
00:33yang belakangan diketahui berasal langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
00:40Hanya dalam hitungan jam, tepatnya pukul 14.45 waktu Indonesia Barat,
00:44Wakil Menteri Keuangan Suhasil Nazara tiba di Istana Kepresidenan
00:49dengan mengenakan jas lengkap dan resmi dilantik menjadi mengebaru pada pukul 15.30 waktu Indonesia Barat.
00:57Kejolok publik semakin memuncak usai keputusan tersebut
01:00memicu respon unik dan tajam di media sosial.
01:04Hanya beberapa jam setelah tak lagi menjabat,
01:07Purbaya mengunggah konten jedak-jeduk di TikTok pribadinya
01:11dengan latar lagu WhatsApp Mamen dan Caption Udah Siap Belok.
01:16Tak kalah menyingat, sang putra Yudo Asila Sadewa meluapkan tanggapannya di Instastory.
01:21Yudo mengaku lega karena lepas dari status anak menteri
01:25sehingga bebas berpendapat tanpa menjaga citra birokrasi.
01:30Selain menyarankan sang ayah kembali menjadi trader dengan gaji miliaran per bulan,
01:35Yudo juga menyindir beban kerja menteri
01:38yang harus bekerja non-sop untuk negara
01:40namun dihadapkan pada bawahan yang korup
01:43hingga melempar tudingan soal mafia yang mengancam pimpinan negara.
01:49Di balik riuhnya media sosial, perombakan ini merupakan akumulasi
01:53dari gesekan politik, konflik internal, serta kisru kebijakan anggaran.
01:58Pada Kamis 10 September 2026, pekan sebelumnya,
02:02Purbaya sempat secara terbuka membantah pernyataan
02:05Menko Perekonomian Erlangga Hartarto
02:08terkait anggaran Rp11 triliun
02:10untuk pembukaan 200 juta rekening masal Bansos di BRI dan juga BSI
02:17dengan menegaskan angka tersebut belum pasti dan masih dihitung dari dana jadangan.
02:22Di hari yang sama, Purbaya merombak ratusan pejabat eselon
02:26di lingkungan Ditjen Pajak dan Beacukai.
02:29Langkah yang disebut-sebut untuk membersihkan jejak Sri Mulyani ini
02:32memicu penolakan keras dari jajaran Direktur Jenderal
02:36hingga memunculkan isu liar di media sosial
02:40yang menuding Purbaya mengumpulkan dana Rp100 miliar dari jual beli jabatan.
02:46Ditambah dengan gaya komunikasi Purbaya yang ceplas-ceplos
02:49soal hutang kereta cepat hush hingga pemangkasan dana transfer ke daerah.
02:54Akumulasi kontroversi ini akhirnya menggerus kepercayaan politik presiden.
02:59Kini, mengehusuh hasil Nazara dihadapkan pada tugas berat
03:03untuk meredam friksi internal,
03:05mengkaji ulang kebijakan mutasi pejabat kontroversial,
03:09serta memulihkan stabilitas fiskal dan kepercayaan pasar nasional.
03:14Bagaimana menurut Sobat Suara,
03:16apakah langkah perombakan ini merupakan keputusan paling tepat
03:20untuk meredakan dinamika internal di Kementerian Keuangan?
03:24Ataukah gaya komunikasi Purbaya yang lugas
03:26sebenarnya menjadi bentuk transparasi kebijakan publik?
03:30Kemudian terkait pernyataan Sang Putra, Yudo,
03:33mengenai komparasi profesi trader dan beban kerja pejabat publik.
03:37Bagaimana pandangan Sobat Suara?
03:39Sampaikan analisis dan pendapat Anda di kolom komentar.
Komentar

Dianjurkan