00:00Viral aksi diduga ibu pejabat dikipasi saat makan, warganet soroti sikap bak zaman viraun.
00:07Tradisi makan bata lamba kipas pangeran yang digelar dalam peringatan maulit nabi di kecamatan Benualawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mendadak
00:18menjadi sorotan publik di media sosial.
00:20Perhatian warganet tersita oleh tayangan video yang menampilkan momen sejumlah tamu makan bersama, sementara beberapa orang lainnya bertugas mengipasi mereka
00:30menggunakan kipas tangan.
00:31Unggahan tersebut lantas memicu berbagai reaksi dan kritik tajam dari pengguna media sosial.
00:37Sebagian warganet mempertanyakan relevansi tradisi itu dan mengaitkannya dengan bentuk feudalisme yang dianggap tak lagi sesuai zaman.
00:45Tidak sedikit pula yang melemparkan sindiran kepada petugas pengipas hingga mempertanyakan mengapa panitia tidak memanfaatkan peralatan modern seperti kipas angin
00:55listrik.
00:56Meski diterpa banyak komentar negatif, beberapa warganet lain mencoba melihat ritual tersebut dari sudut pandang sosial dan norma setempat.
01:04Kelompok ini menilai bahwa prosesi mengipasi tamu sebenarnya merupakan wujud adab, tata kerama, serta bentuk penghormatan tinggi kepada orang yang
01:13lebih tua maupun tamu yang dituakan dalam acara tersebut.
01:16Menanggapi perdebatan yang kian memanas, pemerintah Kabupaten Tabalong melalui akun resmi ad prokopim underscore tabalong memberikan klarifikasi mengenai makna dibalik
01:26tradisi berumur ratusan tahun tersebut.
01:28PMK menjelaskan bahwa Makan Batalam Bakipas Pangeran merupakan warisan budaya masyarakat banjar yang melambangkan kebersamaan, silaturahmi, dan penghormatan kepada tamu
01:40agung,
01:40serta telah resmi diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Komentar