Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
Link Terkait:
https://www.suara.com/entertainment/2026/09/16/095606/viral-diduga-ibu-pejabat-dikipasi-saat-makan-di-acara-maulid-bak-zaman-firaun-netizen-sindir-telak

Viral Aksi Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan, Warganet Soroti Sikap bak Zaman Firaun

Tradisi "Makan Batalam Bakipas Pangeran" dalam peringatan Maulid Nabi di Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mendadak viral dan menuai pro-kontra warganet.

Sebagian menilai aksi mengipasi tamu sebagai bentuk feodalisme, sementara yang lain menganggapnya sebagai bentuk adab dan penghormatan.

Pemkab Tabalong memberikan klarifikasi bahwa tradisi ratusan tahun khas masyarakat Banjar ini melambangkan kebersamaan dan penghormatan kepada tamu agung, serta telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Kebudayaan RI.

Selengkapnya dalam video di atas.

#ibupejabatdikipasisaatmakan #warganetsorotisikapbakzamanfiraun

Creative/Video Editor: Icha/Rizal
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Viral aksi diduga ibu pejabat dikipasi saat makan, warganet soroti sikap bak zaman viraun.
00:07Tradisi makan bata lamba kipas pangeran yang digelar dalam peringatan maulit nabi di kecamatan Benualawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mendadak
00:18menjadi sorotan publik di media sosial.
00:20Perhatian warganet tersita oleh tayangan video yang menampilkan momen sejumlah tamu makan bersama, sementara beberapa orang lainnya bertugas mengipasi mereka
00:30menggunakan kipas tangan.
00:31Unggahan tersebut lantas memicu berbagai reaksi dan kritik tajam dari pengguna media sosial.
00:37Sebagian warganet mempertanyakan relevansi tradisi itu dan mengaitkannya dengan bentuk feudalisme yang dianggap tak lagi sesuai zaman.
00:45Tidak sedikit pula yang melemparkan sindiran kepada petugas pengipas hingga mempertanyakan mengapa panitia tidak memanfaatkan peralatan modern seperti kipas angin
00:55listrik.
00:56Meski diterpa banyak komentar negatif, beberapa warganet lain mencoba melihat ritual tersebut dari sudut pandang sosial dan norma setempat.
01:04Kelompok ini menilai bahwa prosesi mengipasi tamu sebenarnya merupakan wujud adab, tata kerama, serta bentuk penghormatan tinggi kepada orang yang
01:13lebih tua maupun tamu yang dituakan dalam acara tersebut.
01:16Menanggapi perdebatan yang kian memanas, pemerintah Kabupaten Tabalong melalui akun resmi ad prokopim underscore tabalong memberikan klarifikasi mengenai makna dibalik
01:26tradisi berumur ratusan tahun tersebut.
01:28PMK menjelaskan bahwa Makan Batalam Bakipas Pangeran merupakan warisan budaya masyarakat banjar yang melambangkan kebersamaan, silaturahmi, dan penghormatan kepada tamu
01:40agung,
01:40serta telah resmi diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Komentar

Dianjurkan