00:00Masih di Satu Menjadah Forum Mas Umam, 2027, 2008, 2009 pemilu.
00:052027 sudah mulai masuk rangkaian, umudan dan pemilu.
00:08Partai politik, Mas Emek, termasuk partai Anda pasti juga punya kepentingan
00:11dan sudah merancang strategi kira-kira untuk 2009.
00:13Nggak ada partai yang nggak mau menang, 2029.
00:16Tapi pertanyaannya kan sekarang koalisi ini, Anda punya keyakinan nggak masih solid?
00:20Pasti solid.
00:21Yang ada, dan apa, kenapa Anda mengatakan solid di tengah satu kompleksitas persoalan,
00:26tekanan geopolitik, dan sebagainya?
00:28Ya, secara general tentu ini menjadi bagian dari amanah ya.
00:32Artinya bahwa apa yang kemudian ditugaskan kepada kita per saat ini adalah
00:37menyelesaikan pemerintahan ini pada momentum 2029
00:41di mana kemudian itu menjadi milestone selanjutnya di dalam konteks continuation of government.
00:47Nah, tetapi kemudian tentu kita juga berpikir secara taktis
00:52bagaimana kemudian kita meningkatkan performance partai politik
00:56tanpa harus kemudian berbenturan satu sama lain di dalam konteks soliditas partai,
01:01di dalam konteks soliditas koalisi.
01:03Maka ini menjadi momentum yang baik,
01:06terutama ketika kemudian kita belajar kemarin,
01:09kita hindari politik pecah belah,
01:11kita solid memberikan dukungan full kepada pemerintah Pak Prabowo,
01:15supaya kita di dalam konteks timeline pemerintahan yang sudah dua tahun kemudian tiga tahun,
01:23praktis ada momentum yang harus kita isi.
01:25Nah, ada pun dalam konteks politik praktis,
01:27partai-partai politik juga sudah mulai terutama membahas terkait dengan undang-undang paket politik.
01:32Sudah dibahas di level pimpinan,
01:35kemudian diturunkan di level kita lihat nanti apakah di komisi dua atau di balek,
01:41tetapi itu menjadi bagian dari persiapan yang harus kita lakukan.
01:45Jadi secara general per saat ini kita solid,
01:49kita juga ta'vim terhadap apa yang diamanahkan kepada kita,
01:55dan kita ingin menghadirkan yang terbaik.
01:57Kenapa? Kalau kita juga memberikan yang terbaik,
02:00one day, kalau misalnya kemudian kita mendapatkan aman rakyat misalnya,
02:03juga teman-teman saling guyup satu sama lain,
02:06untuk menghadirkan kemenangan Indonesia ke depan.
02:08Kalau tadi anggota koalisi agak ragu-ragu,
02:11mungkin ketua koalisi bisa lebih meminta anggota koalisi untuk berani lebih solid
02:17dengan cara memberikan masukan selugas-selugasnya, misalnya.
02:19Enggak, enggak ada nuansa ragu-ragu.
02:22Oh, enggak ada?
02:22Oh, mantap.
02:23Kan jangan di-preming ragu-ragu lagi.
02:24Emang Gerindra imam yang baik.
02:26Oke, kalau gitu saya dengar dari Pak Gerindra.
02:28Ya, kalau apa yang kami rasakan misalnya di parlemen, di DPR,
02:31bahwa partai-partai yang berkoalisi dengan pemerintahan Pak Prabu itu
02:34memang ya sangat mesra, sangat solid,
02:37bahkan mungkin dalam sejarah perpolitikan di Indonesia.
02:41Ini paling solid, paling mesra.
02:42Bahkan even dengan PDIP sekalipun,
02:45yang kedua pemerintahan.
02:46Jadi tidak ada satu analisis yang bisa membenarkan
02:50kan seolah-olah bahwa partai koalisi itu tidak solid.
02:53Itu di parlemen.
02:54Apalagi di eksekutif misalnya.
02:57Bagaimana seluruh pimpinan-pimpinan partai politik yang ditugaskan,
03:00di eksekutif, di kementerian itu bahu-membahu,
03:02bekerja untuk katakanlah mensukseskan
03:04apa yang menjadi kebijakan dan program dari pemerintahan Pak Prabu.
03:07Tapi yang paling penting saya ingin menegaskan kembali terkait
03:10misalnya tadi 2027, 2028, 2029.
03:14Kalau di internal partai Gerindra, ini sepengetahuan saya.
03:17Karena kita juga tidak pernah absen misalnya rapat-rapat di DPP misalnya
03:21terkait dengan apa yang kita bahas sebagai sebuah partai.
03:25Pak Prabu itu kan mengatakan di Hambalang, di Kartanegara,
03:28bahwa fokus kita sebagai partai Gerindra itu adalah bagaimana
03:32mensukseskan segala kebijakan program peritos Pak Prabu.
03:36MBG itu menjadi pertaruhan bukan hanya Gerindra,
03:39tapi pertaruhan Indonesia, pertaruhan generasi ke depan Indonesia Emas.
03:43Koperasi Desa Merah Putih itu bukan hanya menjadi pertaruhan kami di Gerindra,
03:47tapi pertaruhan bangsa, suasem badapangan, ketahanan energi dan lain sebagainya.
03:51Kita membutuhkan energi yang sangat besar
03:53untuk katakanlah program ini berjalan semua.
03:56Jadi belum ada sedikit pun misalnya Pak Prabu sebagai ketua umum DPP partai Gerindra,
04:01pimpinan-pimpinan partai Gerindra lainnya membahas pemilu.
04:04Oh belum ada?
04:05Belum ada.
04:05Dan memang kebiasaan.
04:07Pasti akan datang kan?
04:08Ya nanti mungkin di 2028, karena memang momentumnya sudah dekat.
04:11Tapi yang kami rasakan sekarang, ya tidak ada pembahasan terkait itu,
04:16dan kita fokusnya untuk progres-progres trading Pak Prabu.
04:19Oke, Mas Tarya.
04:20Anda punya bacaan bahwa ini akan solid sampai 2029,
04:25tidak akan ada friksi-friksi yang kira-kira menghambat kerja,
04:28dan ujungnya akan merugikan publik karena capaianya tidak.
04:31Oke, saya kira akan dilihat oleh beberapa indikator ya, beberapa hal, aspek gitu.
04:38Satu, kepuasan ya.
04:39Kalau kepuasannya terus drop ya, dan tidak terjadi rebound,
04:43mungkin itu akan mempengaruhi bagaimana partai berrelasi dengan pemerintah, dengan eksekutif.
04:48Yang kedua, apakah partai-partai di DPR akan mengajukan hak angket.
04:51Kalau ada program-program yang dinilai gagal, atau ada kasus korupsi besar.
04:57Yang ketiga adalah apakah akan ada menteri yang mundur atau enggak.
05:00Oke.
05:01Nah itu baru kita bisa melihat apakah...
05:03Anda sudah mengintun termasuk apakah ada menteri yang mundur dari partai politik atau tidak.
05:06Dari partai politik.
05:07Itu cerminan bahwa partai politik boleh pull out.
05:09Itu akan pull out.
05:10Terus yang kedua soal reshuffle ya.
05:12Reshuffle yang sering, ya normatifnya kan tadi itu hak progresif presiden.
05:17Tapi kalau frekuensi reshuffle-nya sering, itu kan akan menjadi tanda tanya.
05:23Bagaimana dulu ketika pemerintah awal membentuk kabinet.
05:27Kira begitu.
05:28Oke.
05:29Terima kasih.
05:29Terima kasih.
Komentar