00:00Di musim dingin, saat semua tanaman membeku, satu bunga kecil justru memanas.
00:04Bukan dari sinar matahari, bukan dari api, tapi dari dalam tubuhnya sendiri.
00:10Namanya teratai salju dan suhunya bisa naik hingga 20 derajat Celcius di atas udara sekitar.
00:15Ini bukan dongeng.
00:17Ini adalah fenomena nyata yang disebut termogenesis dan beberapa bunga di dunia ini benar-benar memiliki kemampuan layaknya hewan berdarah
00:25panas.
00:27Dan ini yang bikin ilmuwan bingung selama lebih dari satu abad.
00:31Tanaman kan makhluk hidup yang pasif.
00:33Mereka tidak punya otot untuk bergerak, tidak punya sistem saraf untuk merasakan sakit, dan tidak punya metabolisme tinggi seperti hewan.
00:41Tapi bagaimana bisa sekuntum bunga menghasilkan panas seperti tubuh manusia?
00:46Dan yang lebih aneh lagi kenapa mereka melakukannya?
00:49Butuh energi besar untuk menaikan suhu tubuh dan energi itu tidak murah di dunia tumbuhan.
00:55Jadi apa untungnya bagi bunga untuk menghangatkan diri sendiri?
00:59Nanti ada satu temuan yang membuat semua teori ini berantakan, tapi kita mulai dari awal dulu.
01:06Dunia tumbuhan punya setidaknya tiga bintang utama dalam fenomena termogenesis ini.
01:11Yang pertama, teratai salju.
01:13Bunga ini mekar tepat di akhir musim dingin saat salju masih menutupi tanah.
01:18Suhu di dalam bunganya bisa mencapai 35 derajat Celcius, padahal suhu udara di sekitarnya bisa minus 15.
01:25Bayangkan itu, sekuntum bunga kecil di tengah salju menghangatkan diri seperti kantung air panas.
01:32Kemudian ada bunga lili voodoo, yang suhu tubuhnya naik sekitar 14 derajat Celcius dalam waktu singkat.
01:38Dan yang paling terkenal, bunga bangkai raksasa, bunga terbesar di dunia, yang panasnya bisa membuat bunganya sendiri terasa hangat saat
01:46disentuh.
01:47Jadi bagaimana cara kerjanya?
01:49Dalam sel tumbuhan, ada organel kecil bernama mitokondria.
01:53Mitokondria ini seperti pabrik energi, tugas utamanya mengubah gula menjadi energi yang bisa dipakai sel.
01:59Di hampir semua tumbuhan, proses ini sangat efisien.
02:02Hampir semua energi tersimpan.
02:05Tapi pada bunga yang mengalami termogenesis, ada satu protein khusus yang disebut alternatif oksidase atau AOX.
02:12Protein ini bekerja seperti katup buang pada mesin mobil.
02:16Ketika AOX aktif, ia melepaskan energi berlebih sebagai panas, bukan menyimpannya.
02:21Ini seperti membuka jendela mobil saat asem menyala, energi terbuang, tapi hasilnya adalah panas.
02:27Dan pada bunga teratai salju, proses ini sangat aktif,
02:31sehingga bunga tersebut bisa mempertahankan suhu konstan selama berhari-hari, bahkan saat suhu diluar jatuh di bawah nol.
02:38Sekarang pertanyaan besarnya, untuk apa?
02:41Jawabannya ada dua, dan keduanya sama-sama cerdas.
02:44Pertama, untuk menarik penyerbuk.
02:47Kumbang dan lala tertarik pada sumber panas,
02:49karena bagi mereka, panas berarti ada makanan atau tempat bertelur yang aman.
02:54Bunga yang hangat meniru suhu tubuh bangkai atau bahan organik yang sedang membusuk.
02:59Bagi kumbang, ini seperti lampu neon di malam hari, mereka tidak bisa mengabaikannya.
03:04Jadi bunga menghangatkan diri, menyebarkan aroma khas yang terbawa oleh panas, dan menunggu serangga datang.
03:11Strategi ini sangat efektif sehingga beberapa bunga,
03:13bahkan bisa mempertahankan suhu konstan di malam hari saat penyerbuk paling aktif.
03:18Kedua, untuk melindungi diri dari dingin, teratai salju mekar di akhir musim dingin,
03:23dan panas yang ia hasilkan mencegah sel-sel bunga rusak akibat es.
03:28Ini seperti memiliki pemanas ruangan portabel di dalam kelopak.
03:32Dan inilah bagian yang paling mengejutkan,
03:35panas dari bunga ini bukan sekadar alat penarik serangga.
03:38Penelitian terbaru menunjukkan bahwa termogenesis juga berfungsi sebagai pengatur waktu biologis.
03:45Pada bunga Lilifodo, kenaikan suhu yang cepat memicu pelepasan senyawa kimia tertentu yang hanya efektif pada suhu spesifik.
03:52Jadi bunga tidak hanya menghangatkan diri, ia mengatur jadwal kimia tubuhnya sendiri.
03:58Suhu naik pada waktu yang tepat, senyawa keluar pada waktu yang tepat, dan serangga datang pada waktu yang tepat.
04:04Ini seperti memiliki jam alarm internal yang sangat presisi, jauh lebih canggih dari apa yang pernah kita bayangkan tentang tumbuhan.
04:11Dan yang bikin ilmuwan terkesan, beberapa spesies bahkan mengatur suhunya berbeda di siang dan malam,
04:18menunjukkan bahwa mereka punya ritme biologis yang komplek.
04:22Fakta bonus sebelum kita tutup.
04:24Bunga bangkai raksasa yang menghasilkan panas juga mengeluarkan aroma busuk yang sangat kuat.
04:29Bau ini terasa hingga radius 1 km.
04:33Aroma itu membawa senyawa kimia yang meniru bau daging membusuk,
04:36dan bagi lalat tertentu, ini adalah undangan yang tidak bisa mereka tolak.
04:41Kalau cerita ini membuatmu penasaran tentang fenomena alam lain yang jarang terlihat,
04:45tulis di komentar topik apa yang ingin kamu tonton selanjutnya.
04:50Bagikan video ini ke teman yang suka sains.
04:53Dan jangan lupa subscribe supaya episode berikutnya langsung muncul di brandamu.
04:57Terima kasih sudah menonton, dan sampai jumpa lagi.
05:01Terima kasih sudah menonton!