00:00Bayangkan sebuah air terjun raksasa dengan keceh sudut air mencapai 100 km per jam.
00:05Air ini menghantam batuan dengan tekanan yang setara dengan 200 megaton TNT.
00:10Di balik keindahannya, air terjun adalah mesin penghancur raksasa.
00:14Mesin ini secara perlahan membentuk tebing di belakangnya.
00:17Hari ini, kita akan membongkar mekanisme di balik fenomena ini.
00:22Tapi kenapa bisa begitu?
00:24Bagaimana air yang tampak lembut bisa menghancurkan batu yang paling keras sekalipun?
00:28Para ilmuwan menghabiskan dulu tahun menyusun model ini dengan teliti.
00:33Dan hasilnya, semua perhitungan itu salah.
00:36Ada satu temuan yang membuat semua teori ini berantakan, tapi kita mulai dari awal dulu.
00:43Proses ini dikenal sebagai erosi mekanis.
00:46Air terjun membawa serta pasir, kerikil, dan batu kecil yang bertindak seperti amplas raksasa.
00:51Setiap butir ini menggesek permukaan batuan dengan kekuatan luar biasa.
00:56Bayangkan kamu mengampelas kayu selama 24 jam non-stop, itulah yang terjadi pada batuan di bawah air terjun.
01:03Tapi ini baru permulaan.
01:05Air yang jatuh dari ketinggian 50 meter menghasilkan tekanan hidraulik yang sangat besar.
01:11Tekanan ini memaksa air masuk masuk ke dalam retakan kecil di batuan.
01:15Ketika air masuk, ia mengembang dan mengontraksi sesuai suhu.
01:18Ini menciptakan kekuatan yang disebut weathering visis.
01:22Setiap kali suhu berubah, batuan sedikit demi sedikit retak dari dalam.
01:27Ini seperti balon yang ditiup terus-menerus di dalam ruang sempit, lama-kelamaan dindingnya akan pecah.
01:33Di dasar air terjun terbentuk kolam dalam yang disebut plunge pool.
01:37Kolam ini bukan sekadar kumpulan air.
01:40Ia adalah pusaran raksasa yang terus-menerus mengaduk material.
01:43Batu-batu besar yang jatuh dari atas menjadi bola penghancur alami.
01:48Mereka berputar di dalam kolam, menghantam dasar dan dinding batuan.
01:53Setiap hantaman setara dengan pukulan palu godam seberat 10 ton.
01:57Dan inilah bagian yang paling mengejutkan.
02:00Air terjun tidak hanya menghancurkan batuan di bawahnya.
02:03Ia juga bergerak ke belakang.
02:05Proses ini disebut erosi regresif.
02:07Air terjun perlahan-lahan memundurkan dirinya sendiri,
02:10menciptakan ngarai di belakangnya.
02:13Air terjun Niagara, misalnya, telah bergerak mundur sejauh 11 km dalam 12.500 tahun terakhir.
02:20Kecepatannya sekitar 1 meter per tahun.
02:23Itu berarti setiap tahun,
02:24tebing di belakang air terjun sedikit demi sedikit lenyap.
02:29Dan ini yang bikin ilmuwan bingung selama puluhan tahun.
02:32Ada satu temuan yang mengubah segalanya.
02:35Ketika para peneliti mempelajari air terjun Victoria di Afrika,
02:39mereka menemukan bahwa batuan di bawah air terjun ternyata lebih keras dari yang diperkirakan.
02:45Seharusnya, batuan keras ini menahan erosi lebih lama.
02:48Tapi nyatanya, air terjun tetap memundurkan dirinya dengan kecepatan yang sama.
02:53Bagaimana ini bisa terjadi?
02:55Jawabannya ada pada gelembung udara.
02:58Ketika air terjun jatuh, ia menangkap jutaan gelembung udara.
03:01Gelembung ini terjebak di bawah tekanan air dan meledak di permukaan batuan.
03:06Ledakan ini menghasilkan gelombang kejut yang jauh lebih kuat dari gesekan biasa.
03:10Ini disebut kavitasi.
03:13Setiap gelembung yang meledak setara dengan tembakan pistol kecil,
03:17bayangkan jutaan tembakan pistol setiap detik,
03:19itulah kekuatan yang sebenarnya dibalik air terjun.
03:23Jadi, lain kali kamu melihat air terjun,
03:26coba perhatikan tebing di belakangnya.
03:28Bayangkan proses yang membentuknya bukan dalam sehari,
03:31bukan dalam setahun,
03:32tapi dalam ribuan tahun.
03:35Pertanyaan untukmu,
03:36apakah kamu pernah melihat air terjun yang sudah memundurkan dirinya cukup jauh
03:40sehingga membentuk ngarai dalam?
03:42Tulis di komentar air terjun mana yang paling mengesankan menurutmu.
03:46Makasih ya, sudah mampir dan menonton sampai habis.
03:50Kalau video ini bermanfaat,
03:52tekan like dan subscribe
03:53biar tidak ketinggalan cerita berikutnya.
03:56Sampai ketemu lagi.