Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Kita semua tahu gunung berapi menyemburkan lava. Tapi bagaimana kalau ada gunung yang justru mengeluarkan lumpur panas? Video ini membongkar misteri di balik fenomena mud volcano — sistem geologi yang bekerja dengan mekanisme sangat berbeda dari gunung api konvensional. Kita akan menjelajahi bagaimana tekanan cairan di bawah permukaan bisa membentuk gunung lumpur raksasa, mengapa Indonesia punya salah satu yang paling aktif di dunia, dan apa yang membuat ilmuwan terus meneliti fenomena ini. Dari Lusi di Jawa Timur hingga lapangan lumpur di Azerbaijan, temukan bagaimana tanah di bawah kita ternyata jauh lebih hidup dari yang kita bayangkan. Tonton sampai akhir untuk mengetahui satu fakta yang mengubah cara kita memahami permukaan Bumi.

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Setiap gunung berapi di buku pelajaran selalu identik dengan lava merah membara yang mengalir deras.
00:05Tapi di Sidoarjo, Jawa Timur, sejak Mei 2006, ada gunung yang justru menyemburkan lumpur panas, bukan lava,
00:12dan semburannya belum berhenti sampai hari ini, belasan tahun kemudian.
00:17Ini bukan kesalahan alam, ada proses geologi yang sama sekali berbeda bekerja di bawah sana,
00:23dan hari ini kita akan membongkar kenapa gunung bisa menghasilkan lumpur, bukan lava.
00:29Begini logika sederhananya, magma dari perut bumi panas, cair, dan merah itulah lava.
00:34Tapi lumpur? Lumpur itu campuran tanah liat dan air, dua hal yang bahkan tidak saling menyentuh dalam dunia vulkanologi konvensional.
00:43Lalu bagaimana mungkin sebuah gunung justru mengeluarkan material yang sama sekali bukan magma?
00:48Pertanyaan ini mengganggu para geolog selama puluhan tahun.
00:52Dan nanti ada satu temuan dari penelitian terbaru yang mengubah tototal pemaman kita tentang apa,
00:57apa sebenarnya yang terjadi di bawah permukaan gunung lumpur ini, tapi kita mulai dari awal dulu.
01:04Gunung lumpur, atau yang dalam istilah ilmiah disebut mutvolcano, bukan fenomena langka.
01:10Di seluruh dunia ada lebih dari seribu titik aktif yang sudah tercatat.
01:14Di Azerbaijan saja, ada sekitar 350 mutvolcano yang tersebar di sepanjang pesisir Laut Kaspia.
01:21Beberapa di antaranya bahkan menyemburkan gas metana yang kadang terbakar dan menghasilkan api biru di malam hari,
01:27pemandangan yang luar biasa aneh untuk sebuah gunung.
01:30Di Trinidad dan Tobago, ada mutvolcano yang secara rutin meletus setiap beberapa tahun dan membentuk kubah lumpur raksasa.
01:38Jadi ini bukan kejadian lokal, ini fenomena global yang terjadi di banyak benua,
01:43tapi pertanyaannya tetap sama, kenapa lumpur, bukan lava?
01:48Untuk memahami ini, kita perlu membayangkan apa yang terjadi di bawah permukaan tanah.
01:53Puluhan hingga ratusan meter di bawah kaki kita adalah lapisan batuan sedimen yang mengandung air
01:58dan partikel tanah liat dalam jumlah sangat besar.
02:02Seiring waktu, tekanan dari gas alam, terutama metana dan karbon dioksida,
02:07mulai terakumulasi di antara lapisan-lapisan batuan itu.
02:11Bayangkan seperti panci presto di dapur, gas yang terjebak di dalam terus menekan dan ia butuh jalan keluar.
02:18Ketika tekan itu cukup kuat, ia mendorong campuran air, tanah liat,
02:22dan sedimen naik ke permukaan melalui retakan atau patahan di kerak bumi.
02:26Dan saat campuran itu mencapai permukaan, keluarlah lumpur.
02:30Inilah perbedaan krusial dengan gunung api biasa.
02:34Pada gunung berapi konvensional, material yang naik adalah magma dari mantel bumi yang sangat dalam,
02:39bisa ratusan kilometer.
02:42Sedangkan pada Mood Volcano, material yang keluar berasal dari lapisan dangkal kerak bumi,
02:47biasanya hanya beberapa ratus meter sampai beberapa kilometer di bawah permukaan,
02:51suhu yang dibutuhkan jauh lebih rendah.
02:54Tidak perlu magma panas untuk membuat lumpur menyembur keluar,
02:58cukup tekanan gas dan gravitasi.
03:01Ambil contoh Lucy, singkatan dari lumpur Sidoarjo,
03:04yang meletus pertama kali pada 29 Mei 2006.
03:08Dalam seminggu pertama,
03:10semburan lumpurnya sudah mengeluarkan sekitar 50 ribu kubik lumpur per hari.
03:15Coba bayangkan volume itu setara dengan mengisi 20 kolam renang ukuran Olimpiade setiap 24 jam.
03:22Dan ini terus berlangsung selama bertahun-tahun.
03:25Lucy mengubur total lebih dari 10 desa dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi.
03:32Semburan lumpurnya bahkan terlihat dari citra satelit NASA membentuk danau buatan seluas lebih dari 700 hektare.
03:39Ada perdebatan sengit di kalangan ilmuwan tentang penyebabnya,
03:43sebagian mengaitkannya dengan aktivitas pengeburan gas di dekat lokasi,
03:46sementara yang lain berpendapat ini murni fenomena geologi alamiah yang sudah lama tertekan.
03:53Tapi yang jelas, Lucy membuktikan bahwa gunung lumpur bukan sekadar fenomena kecil,
03:58dampaknya bisa mengubah lanskap dan kehidupan ribuan orang.
04:02Di belahan dunia lain, seperti di semenanjung Kerch di Rusia dekat Laut Hitam,
04:06Mood Volcano secara berkala meletus dan menyemburkan lumpur bercampur gas hingga ketinggian beberapa meter.
04:13Bahkan di dasar laut, ribuan meter di bawah permukaan air,
04:16ada submarine Mood Volcano yang aktif, mekanismenya sama, hanya terjadi di bawah air.
04:21Lupakan gambar gunung berapi di buku sekolah yang hanya punya satu lubang.
04:26Di bawah kaki kita, ada sistem pipa raksasa yang lebih rumit dari jaringan kereta bawah tanah di Tokyo.
04:33Sekarang, soal temuan yang tadi saya janjikan.
04:36Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Mood Volcano ternyata bisa menjadi indikator cadangan energi fosil di bawah permukaan,
04:43daerah dengan aktivitas Mood Volcano yang tinggi sering kali-kali berada di atas reservoir minyak dan gas alam yang sangat
04:49besar.
04:51Azerbaijan, negara dengan 350 Mood Volcano tadi, juga salah satu produsen minyak tertua di dunia.
04:58Para geolog kini menggunakan pemetaan Mood Volcano sebagai salah satu metode eksplorasi untuk menemukan sumber energi baru.
05:06Artinya, gunung yang selama ini kita anggap aneh dan mengganggu justru menyimpan petunjuk penting tentang kekayaan bawah tanah.
05:12Dan ini yang bikin ilmuwan terus meneliti, bukan hanya untuk memahami lumpur,
05:17tapi untuk memetakan masa depan energi.
05:20Selain itu, gas metana yang menyertai semburan lumpur adalah gas rumah kakaca yang sangat kuaya pemanasannya 880 kali lebih besar
05:28dari karbon dioksida dalam jangka 20 tahun.
05:31Jadi setiap letusan Mood Volcano, sekecil apapun, berkontribusi pada komposisi atmosfer kita.
05:38Jadi, lain kali kamu mendengar kata gunung berapi, jangan langsung membayangkan lava merah dan awan panas.
05:44Di bawah permukaan tanah yang kita pijak setiap hari, ada dunia yang bekerja dengan aturan berbeda,
05:50dunia di mana tekanan gas dan campuran tanah liat bisa membentuk gunung tersendiri.
05:55Dengan kekuatan yang mampu mengubah lanskap seluas ratusan hektare.
06:00Menurutmu, apakah di Indonesia masih ada gunung lumpur lain yang belum terpetakan atau belum kita ketahui?
06:05Tulis di kolom komentar kalau kamu punya informasi atau pernah melihat fenomena serupa di daerahmu.
06:12Terima kasih sudah menonton sampai sini.
06:14Kalau video ini bermanfaat, tekan subscribe dan bagikan ke teman yang suka sains.
06:19Sampai ketemu di video berikutnya.

Dianjurkan