00:00Satu tetes air jatuh ke batu granit.
00:02Tidak terjadi apa-apa, tapi satu triliun tetes air yang jatuh di tempat yang sama selama 10.000 tahun,
00:09batu granit itu akan terbelah dua.
00:11Di Arizona, ada ngarai sedalam 1.800 meter yang terbentuk dari proses ini, namanya Grand Canyon.
00:18Dan yang mengejutkan, semua itu dikerjakan oleh sungai Colorado yang airnya bahkan tidak sekeras air keran di rumahmu.
00:26Jadi pertanyaannya, bagaimana sesuatu yang selembut air bisa membelah batuan sekeras baja?
00:31Kita akan bongkar semuanya.
00:34Para geolog selama bertahun-tahun memperdebatkan kecepatan erosi sungai.
00:38Ada yang bilang proses ini terjadi sangat lambat, ada yang bilang cukup cepat untuk mengubah lanskap dalam hitungan dekade.
00:45Faktanya, kedua kubu itu benar.
00:48Kecepatan erosi tergantung pada jenis batuan, volume air, dan kemiringan lereng.
00:52Sungai Amazon, misalnya, mengangkut sekitar 1,2 miliar ton sedimen setiap tahun ke samudera Atlantik.
00:59Itu setara dengan berat 200 piramida Giza yang diangkut setiap tahun.
01:04Dan nanti ada satu temuan yang membuat semua teori ini berantakan, tapi kita mulai dari awal dulu.
01:11Proses erosi dimulai dari hal yang sangat sederhana, gesekan.
01:15Ketika air mengalir di atas batuan, partikel-partikel kecil di dalam air mulai mengikis permukaan batu.
01:22Ini seperti amplas yang digosokkan ke kayu, tapi dengan kecepatan yang sangat lambat.
01:27Dalam satu tahun, sebuah sungai mungkin hanya mengikis batuan setebal 0,1 mm.
01:32Itu kurang dari ketebalan sehelai rambut.
01:35Tapi dalam seribu tahun, itu sudah 10 cm.
01:39Dan dalam satu juta tahun, sudah 100 meter.
01:42Bayangkan, setiap kali kamu melewati sungai, kamu sedang menyaksikan proses yang sama yang membentuk Grand Canyon.
01:50Sungai menggunakan tiga cara utama untuk mengubah daratan.
01:53Yang pertama adalah erosi vertikal, di mana air mengikis dasar sungai secara terus-menerus, membuat sungai semakin dalam.
02:00Yang kedua adalah erosi lateral, di mana air mengikis tepi sungai, membuatnya semakin lebar.
02:06Dan yang ketiga adalah erosi regresif, di mana sungai mundur ke hulu seperti seekor ular yang merayap ke belakang.
02:13Semua proses ini terjadi secara bersamaan, setiap detik, setiap hari, tanpa henti.
02:19Dan yang bikin ilmuwan bingung selama puluhan tahun adalah bagaimana tiga proses ini bisa bekerja secara sinkron untuk membentuk lembah
02:26yang begitu simetris.
02:28Setiap tahun, sungai-sungai di seluruh dunia mengangkut sekitar 24 miliar ton sedimen ke laut.
02:35Itu setara dengan berat seluruh populasi manusia di bumi dikalikan tiga.
02:39Sedimen ini bukan sekadar kotoran yang dibuang sungai.
02:43Di tempat-tempat tertentu, sedimen ini terakumulasi membentuk dataran banjir yang subur.
02:48Di tempat lain, ia membentuk delta sungai yang luas, seperti delta Nil di Mesir yang luasnya mencapai 24.000 km
02:55persegi.
02:57Tanpa erosi sungai, kita tidak akan punya tanah pertanian yang subur di sepanjang aliran sungai.
03:02Jadi erosi ini sebenarnya memberi kita sesuatu yang sangat berharga.
03:08Sungai Mississippi di Amerika Serikat telah mengubah bentuk daratan selama 70 juta tahun.
03:13Sungai ini telah memindahkan jalurnya berkali-kali, meninggalkan jejak berupa lapisan sedimen setebal ribuan meter di bawah permukaan tanah.
03:21Di China, sungai kuning mengangkut sekitar 1,6 miliar ton sedimen setiap tahun, menjadikannya sungai paling berlumpur di dunia.
03:31Lumpur ini terakumulasi membentuk dataran tinggi Loes yang luasnya mencapai 640.000 km persegi hampir seluas negara Perancis.
03:40Semua daratan ini terbentuk dari proses yang sama, air yang mengalir, mengikis, mengangkut, dan mengendapkan material selama jutaan tahun.
03:50Sekarang, temuan yang kita janjikan tadi.
03:52Pada tahun 2019, penelitian dari Universitas Princeton mengungkapkan bahwa erosi sungai bisa terjadi 10 kali lebih cepat dari yang diperkirakan
04:01sebelumnya.
04:02Alasannya, perubahan iklim.
04:05Curah hujan yang semakin intensif akibat pemanasan global mempercepat erosi secara dramatis.
04:11Sungai yang dulunya mengikis batuan 0,1 mm per tahun, sekarang bisa mengikis 1 mm per tahun.
04:17Dalam skala waktu geologi, ini seperti mempercepat waktu 10 kali lipat.
04:23Artinya, bentuk daratan yang kita lihat sekarang bisa berubah secara signifikan dalam waktu yang jauh lebih singkat dari yang kita
04:29bayangkan.
04:31Tapi sungai tidak hanya bekerja di permukaan, di bawah kaki kita ada sistem sungai bawah tanah yang sama aktifnya.
04:38Di Meksiko, ada sistem gua sungai bawah tanah terpanjang di dunia dengan panjang mencapai 340 km.
04:46Sungai bawah tanah ini mengikis batuan kapur selama jutaan tahun, membentuk gua-gua raksasa dengan stalaktit dan stalagmit yang indah.
04:54Proses yang sama juga terjadi di banyak tempat di dunia, termasuk di Indonesia.
04:59Jadi, setiap kali kamu melihat gua dengan formasi batuan yang unik, kamu sedang melihat hasil kerja air yang bergerak di
05:06kegelapan selama ribuan tahun.
05:09Sekarang, tantangan untukmu.
05:11Lain kali saat kamu berjalan di tepi sungai, coba perhatikan tepiannya.
05:15Lihat apakah ada lapisan batuan yang terlihat seperti lapisan kue dengan warna dan tekstur yang berbeda-beda.
05:21Itu adalah catatan waktu yang disimpan oleh sungai selama ribuan tahun.
05:26Kalau kamu menemukannya, foto dan ceritakan di komentar bagian mana yang paling menarik perhatianmu.
05:32Terima kasih sudah menonton sampai sini.
05:35Kalau video ini bermanfaat, tekan like dan bagikan ke teman-temanmu yang suka sains.
05:40Dan jangan lupa subscribe supaya tidak ketinggalan cerita berikutnya.
05:44Sampai ketemu lagi.
05:46Terima kasih sudah menonton!