00:00Di ruangan yang gelap total, tanpa secercah cahaya pun, seekor tikus kecil bergerak hati-hati di atas dedaunan kering, dia
00:07tidak bisa melihat apa-apa.
00:08Tapi predator yang mengincarnya, predator itu bisa melihat setiap detak jantungnya, bukan lewat mata.
00:15Dan ilmuwan baru benar-benar memahami caranya dalam beberapa dekade terakhir.
00:20Hari ini, kita akan menguji kejelianmu terhadap satu organ misterius yang membuat ular menjadi pemburu paling efisien di kegelapan.
00:28Perhatikan wajah ular pit viper.
00:31Di antara mata dan lubang hidungnya, ada sepasang lubang kecil yang tampak seperti lubang jarum.
00:36Lubang ini bukan indera penciuman.
00:38Lubang ini bukan bagian dari sistem pernapasan.
00:42Dan yang paling membingungkan, lubang ini ternyata bisa mendeteksi perbedaan suhu sekecil 0,003 derajat Celcius.
00:50Itu lebih sensitif dari termometer digital yang kamu punya di rumah.
00:54Bagaimana mungkin?
00:55Para peneliti di Universitas California, San Francisco, dan tim dari Jepang sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun mencoba memecahkan misteri ini.
01:04Mereka tahu lubang itu bernama pit organ atau lubang termosensor.
01:09Mereka tahu organ ini mendeteksi radiasi inframerah, yaitu panas yang dipancarkan oleh benda hidup.
01:14Tapi bagaimana cara sinyal panas itu diubah oleh tubuh ular menjadi gambar yang bisa diproses otak.
01:20Itu yang bikin ilmuwan bingung selama puluhan tahun.
01:23Dan nanti, ada satu temuan yang membuat semua teori lama tentang mekanisme ini berantakan.
01:29Tapi kita mulai dari awal dulu.
01:32Pit organ pada ular pit viper itu secara struktur sangat sederhana.
01:36Bayangkan sebuah rongga kecil berbentuk kubah dengan diameter sekitar 1 hingga 5 mm.
01:41Di bagian dasar rongga ini ada membran tipis yang sangat sensitif terhadap panas.
01:47Membran ini dipenuhi oleh ribuan ujung saraf, tepatnya dari jenis reseptor yang bernama TRPA1,
01:53sebuah kanal ion yang merespons perubahan suhu.
01:55Ketika radiasi inframerah dari tubuh mangsa mengenai membran ini,
02:00membran sedikit memanas.
02:02Pemanasan sekecil itu sudah cukup untuk mengaktifkan kanal TRPA1 dan mengirimkan sinyal listrik ke otak.
02:09Tapi ini baru setengah cerita.
02:12Ular pit viper punya dua pit organ, satu di setiap sisi wajahnya.
02:16Dan posisi keduanya yang terpisah ini memungkinkan ular melakukan sesuatu yang luar biasa, triangulasi.
02:23Sama seperti kedua matamu yang memberimu persepsi kedalaman,
02:26dua pit organ memberi ular persepsi arah sumber panas.
02:30Otak ular membandingkan sinyal dari pit organ kiri dan kanan,
02:33lalu menghitung posisi mangsa dalam ruang tiga dimensi.
02:37Para ilmuwan di Wake Forest University dan Universitas Fudan di Shanghai
02:41bahkan menggambarkan sistem ini sebagai sistem pencitraan termal biologis,
02:46setara dengan kamera termal yang digunakan militer untuk operasi malam hari.
02:50Bayangkan, tubuh ular sudah punya teknologi itu sejak jutaan tahun.
02:56Dan ini yang bikin ilmuwan terus penasaran.
02:59Ular pit viper punya mata yang berfungsi normal,
03:02mereka bisa melihat cahaya dan bentuk dengan mata mereka.
03:05Tapi di kegelapan total, mata itu tidak berguna.
03:08Disitulah pit organ mengambil alih.
03:11Penelitian dengan pemindaian saraf menunjukkan bahwa sinyal dari pit organ
03:15dan masuk ke wilayah otak yang bernama Optic Tectum,
03:18wilayah yang sama tempat sinyal visual diproses.
03:21Artinya, otak ular memperlakukan informasi panas ini persis seperti informasi visual.
03:27Ketika ada cahaya, ular melihat dengan mata.
03:30Ketika gelap, ular melihat dengan pit organ.
03:32Dua sistem itu bisa bekerja bersamaan memberi ular gambar dunia yang lebih lengkap dari kebanyakan predator lain.
03:39Untuk benar-benar mengerti betapa luar biasanya organ ini,
03:43kita perlu bicara angka.
03:44Pit organ bisa mendeteksi perubahan suhu sekecil 0,3 derajat Celcius.
03:49Itu setara dengan mendeteksi panas dari tangan manusia yang berjarak 1 meter di ruangan gelap.
03:55Lebih mengejutkan lagi,
03:57reseptor TRPA1 di memberan pit organ bereaksi dalam hitungan sepersekian detik waktu respons yang sangat cepat.
04:04Itu berarti ular bisa mendeteksi pergerakan mangsa secara real time
04:07bahkan saat mangsa itu bersembunyi di balik semak atau di dalam lubang gelap.
04:12Dengan kemampuan ini,
04:14ular pit viper bisa membidik serangan dengan akurasi tinggi bahkan dalam kondisi 0 cahaya,
04:19sesuatu yang mustahil dilakukan oleh predator berbasis penglihatan seperti elang atau kucing.
04:25Selama bertahun-tahun,
04:27ilmuwan percaya bahwa mekanisme pit organ adalah termoelektrik murni,
04:31panas mengubah memberan,
04:32memberan-ngubahnya jadi sinyal listrik, selesai.
04:35Tapi penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Natur,
04:38pada tahun 2010 oleh tim dari University of California, San Francisco,
04:43mengungkap sesuatu yang tidak terduga.
04:46TRPA1,
04:47kanal ion yang sama yang ada di pit organ ular,
04:49ternyata juga ditemukan di neuron saraf sensorik manusia.
04:54Dan pada manusia,
04:55kanal ini justru mendeteksi senyawa kimia yang menyangat
04:58seperti senyawa dalam wasabi atau bawang putih.
05:01Artinya, ular pit viper mengadaptasi sistem deteksi kimiawi yang sudah ada menjadi deteksi panas.
05:08Ini bukan sekadar organ baru,
05:09ini adalah transformasi fungsi saraf dari satu domain sensorik ke domain yang sama sekali berbeda.
05:15Penemuan ini bahkan menginspirasi pengembangan sensor inframerah baru
05:19untuk robot bedah dan kamera termal generasi berikutnya.
05:23Satu organ seujung koin tersembunyi di wajah ular
05:26ternyata menyimpan rahasia tentang bagaimana tubuh makhluk hidup
05:30bisa memproses dunia dengan cara yang bahkan teknologi manusia baru mulai tiru.
05:35Di kegelapan malam, di antara dedaunan dan bayang-bayang,
05:38ada makhluk yang melihat dunia lewat panas, bukan cahaya.
05:42Dan kalau cerita ini membuatmu berpikir tentang betapa beragamnya
05:45cara makhluk hidup menghadapi dunia,
05:48tulis di komentar hewan apalagi yang menurutmu punya indera luar biasa yang belum banyak dibahas.
05:54Terima kasih sudah menonton sampai sini.
05:57Jangan lupa subscribe supaya video sains seperti ini langsung muncul di berandamu.
06:02Sampai jumpa di cerita berikutnya.