00:00Kamu punya timah di rumah, kalau kamu melempar sepotong timah ke permukaan Venus,
00:04ia akan langsung meleleh bahkan sebelum sempat menyentuh tanah.
00:09Ini bukan ilustrasi atau skenario fiksi ilmiah, ini kondisi nyata di permukaan planet yang jaraknya,
00:15hanya sekitar 108 juta kilometer dari bumi.
00:18Para ilmuwan dari badan antariksa seperti NASA dan Uni Soviet sudah mengirim puluhan wahana ke sana.
00:24Dan apa yang mereka temukan?
00:26Suhu rata-rata di Venus bisa mencapai 462 derajat Celsius.
00:32Tapi kenapa planet yang lebih jauh dari matahari daripada Merkurius justru lebih panas?
00:37Mari kita bongkar.
00:39Ini yang bikin ilmuwan bingung selama bertahun-tahun.
00:42Merkurius, planet terdekat ke matahari, punya suhu permukaan maksimal sekitar 430 derajat Celsius.
00:49Venus, yang jaraknya hampir dua kali lipat lebih jauh dari matahari, justru lebih panas.
00:55Logika sederhana bilang, makin dekat ke sumber api, makin panas.
00:59Tapi Venus membuktikan logika itu keliru.
01:02Faktanya, Venus bukan sekadar panas.
01:05Ia adalah planet terpanas di tata surya kita.
01:08Dan nanti, ada satu temuan dari wahana Magellan yang mengubah total pemahaman kita tentang planet ini,
01:14tapi kita mulai dari awal dulu.
01:17Bayangkan kamu tidur dengan selimut bulu tebal di hari yang sangat terik,
01:21lalu seseorang menumpuk lima selimut lagi di atasmu,
01:24kamu tidak bisa melepasnya, kamu tidak bisa kabur.
01:27Panasnya hanya akan terus menumpuk di dalam.
01:30Itulah yang terjadi di Venus, tapi skalanya jauh lebih besar.
01:35Venus punya atmosfer yang sangat tebal,
01:37tekanannya 90 kali lebih besar dari tekanan atmosfer bumi.
01:41Seolah-olah kamu berdiri di dasar lautan sedalam 1 km,
01:45tapi bukan air yang menekan,
01:47melainkan gas berat.
01:49Lapisan atmosfer ini terdiri dari 96,5% karbon dioksida,
01:53dan disinilah kunci masalahnya.
01:57Karbon dioksida adalah gas yang sangat baik dalam menjebak panas.
02:00Di bumi, efek rumah kaca adalah proses alami yang menjaga suhu kita tetap hangat.
02:06Tanpanya, suhu rata-rata bumi akan turun drastis ke minus 18 derajat Celcius,
02:11dan kehidupan seperti yang kita kenal tidak akan ada.
02:15Tapi di Venus, efek rumah kaca sudah lepas kendali.
02:18Sinar matahari menembus atmosfer dan memanaskan permukaan planet,
02:22permukaan yang panas memancarkan radiasi inframerah ke atas.
02:26Tapi lapisan tebal karbon dioksida di atmosfer Venus
02:29memantulkan sebagian besar radiasi itu kembali ke permukaan.
02:33Panas terjebak, terus menerus, tanpa jalan keluar.
02:37Proses ini berlangsung selama miliaran tahun.
02:39Hasilnya adalah suhu permukaan yang stabil di angka 462 derajat Celcius,
02:44cukup untuk melelehkan timah, seng, dan bahkan timbal.
02:49Bayangkan sebuah oven pemanggang roti yang selalu menyala,
02:52tidak pernah dimatikan,
02:53dan tidak punya tombol pengatur suhu.
02:55Itu adalah Venus setiap saat.
02:58Tapi panas bukan satu-satunya masalah.
03:01Awan di Venus bukan awan air seperti di bumi.
03:03Awan itu terbuat dari tetesan asam sulfat pekat,
03:06zat kimia yang bisa membakar kulit,
03:08dan melarutkan logam.
03:10Jadi kalau kamu punya pesawat antariksa
03:12yang mampu terbang di atmosfer Venus,
03:15kamu tidak hanya menghadapi panas.
03:16Kamu juga menghadapi hujan asam
03:19yang tidak pernah sampai ke permukaan
03:21karena menguap sebelum menyentuh tanah.
03:23Ini menciptakan siklus aneh di mana asam
03:26terus menguap dan mengembun di atmosfer,
03:28membentuk selimut kimia yang makin tebal.
03:31Tekanan di permukaan Venus setara dengan 900 ton per meter persegi.
03:36Untuk perspektif,
03:37itu seperti seekor paus biru dewasa
03:39menindih setiap 10 cm permukaan tubuhmu.
03:42Wahana Soviet Venera 7 yang berhasil mendarat di Venus
03:45pada tahun 1970
03:47hanya bertahan 23 menit sebelum hancur.
03:52Wahana berikutnya,
03:53Venera 13,
03:54bertahan 127 menit pada tahun 1982,
03:59rekor yang belum terpecahkan hingga hari ini.
04:03Dan sekarang,
04:04satu temuan yang sempat membuat komunitas ilmiah gempar.
04:08Wahana Magellan NASA yang mengorbit Venus
04:09dari tahun 1990 hingga 1994-44
04:15menggunakan radar untuk menembus lapisan awan tebal itu.
04:18Hasilnya?
04:20Peta permukaan Venus yang detil.
04:22Dan apa yang ditemukan sungguh mengejutkan,
04:25Venus punya lebih dari 1.600 gunung berapi besar.
04:28Itu lebih banyak dari planet manapun di tata surya kita.
04:32Bahkan hingga kini,
04:34data dari wahana Venus Express
04:35dan pengamatan radar terbaru menunjukkan
04:38bahwa beberapa di antaranya kemungkinan masih aktif.
04:41Tapi ada satu lagi fakta yang tidak kalah aneh.
04:43Venus berotasi sangat lambat.
04:46Satu hari di Venus,
04:48dari matahari terbit ke matahari terbit berikutnya,
04:50setara dengan 243 hari bumi.
04:53Dan arah rotasinya terbalik dibandingkan planet lain.
04:57Jika kamu bisa berdiri di Venus,
04:59kamu akan melihat matahari terbit
05:01dari barat dan terbenam di timur.
05:03Tidak ada planet lain di tata surya kita yang melakukan ini.
05:08Venus mengajarkan kita sesuatu yang sangat penting
05:11tentang bagaimana sebuah planet bisa berubah drastis
05:14hanya karena komposisi atmosfernya.
05:16Bumi dan Venus mungkin pernah sangat mirip miliaran tahun lalu,
05:20tapi satu planet memilih jalan yang berbeda.
05:23Kalau cerita tentang Venus ini membuatmu penasaran,
05:27coba tulis di komentar,
05:28menurutmu apa yang sebenarnya terjadi di Venus
05:31sehingga atmosfernya bisa separah ini?
05:33Apakah Venus pernah punya lautan seperti bumi?
05:36Makasih banget sudah menonton sampai akhir.
05:40Kalau video ini menurutmu bermanfaat,
05:42bagikan ke teman kamu yang suka eksplorasi tata surya
05:45dan subscribe supaya kita bisa ketemu lagi di video berikutnya.
05:49Sampai jumpa!
05:51Sampai jumpa!