Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap keterbatasan bibit menjadi salah satu kendala pemerintah dalam mengejar swasembada bawang putih. Padahal, pemerintah menargetkan komoditas tersebut segera mencapai swasembada dan membidik produksi 40 ribu ton pada 2027.

Amran mengatakan persoalan tersebut bukan terutama soal anggaran. Ia menyebut pihaknya bahkan telah mengirim Direktorat Jenderal Hortikultura ke sejumlah negara untuk mencari sumber bibit bawang putih yang dapat digunakan untuk mempercepat produksi dalam negeri.

"Kami upayakan swasembada secepatnya, karena kita butuh hanya 100 ribu (ton) maksimal, sedangkan padi kan 7 juta (ton). Tapi bukan karena anggarannya, kami bisa pindahkan, bukan karena anggarannya tetapi ini karena bibitnya sangat terbatas," kata Amran dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga Mentan Amran Ancam Cabut Izin Usaha Para 'Pemain' Harga Telur dan Pakan Ternak! | JMP di https://www.kompas.tv/regional/685226/mentan-amran-ancam-cabut-izin-usaha-para-pemain-harga-telur-dan-pakan-ternak-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/688728/titiek-soeharto-tanya-soal-swasembada-bawang-putih-mentan-amran-jawab-begini
Transkrip
00:00Pak Menteri dengan tambahan anggaran yang cuma segitu, sementara kita target suasembada bawang putih secepatnya, apakah cukup dengan tambahan kenaikan
00:18anggaran yang seperti ini?
00:21Pijin Bu Ketua, kami sebenarnya mau tambah lagi dua kali dupat. Ternyata ada tidak seperti padi jatuh. Ini harus ada,
00:34dia dorman, itu 8 bulan, 6 bulan.
00:38Nah, kami sudah berangkatkan di Jan Hortimana, itu ke India, ke Cina, bahkan seluruh dunia, karena memenuhi arah.
00:49Untuk bibitnya tuh, kami ingin bergerak cepat ternyata bibit itu tidak mudah. Sampai sudah ke Cina, ke India ya, sudah.
01:03Dan yang bisa kita ambil, kita ambil. Ini untuk maksimal, tapi ini kita bibitkan, Bu. Supaya 2028 bisa lebih besar.
01:13Kami upayakan suasembada secepatnya, Bu, karena kita butuh itu hanya 100 ribu maksimal. Sedangkan padi kan 7 juta.
01:20Tapi bukan karena anggaranya, Bu. Kami bisa pindahkan. Bukan karena anggaranya, tetapi ini karena bibitnya sangat terbatas.
01:31Kita kan sudah bisa juga menghasilkan bibit-bibit bawang putih yang bagus.
01:39Kemarin kita sama-sama meninjau ke Sembalun, itu bibitnya kan bagus-bagus.
01:45Nah, itu bisa diperbanyak mungkin dari di situ ya.
01:50Yang perlu juga mungkin penyiapan lahan-lahan baru, karena itu kan bawang putih di ketinggian tertentu.
02:01Jadi, sembari mencari bibit yang bagus, dapatnya bibit, lahan-lahan itu sudah dicari-cari dulu di mana kira-kiranya.
02:12Jadi, begitu ada bibit, bisa langsung tandur.
02:17Dan yang dari lokal-lokal juga diperbanyak.
02:23Itu dari BRMP-BRMP itu dikejar juga supaya mereka bisa menghasilkan bibit-bibit unggul untuk bawang putih.
02:31Saya rasa itu.
02:32Tadi saya setuju, itu saya juga banyak permintaan untuk jalan usaha tani.
02:39Itu supaya diperbanyak program-program bantuan jalan usaha tani.
02:45Karena kita kan hamparan-hamparannya kan luas-luas.
02:52Sementara yang di tengah-tengah itu nanti kalau nggak ada jalannya, mengeluarinya repot gitu.
02:57Tolong itu diperbanyak lagi.
03:09Baik, kalau tidak ada lagi tambahan dari kawan-kawan, kita sampai pada kesimpulan.
03:26Mungkin yang pertama perlu kita memberikan apresiasi kepada Kementerian.
03:35Komisi 4 memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang sudah berhasil melakukan swasembada delapan produk.
03:50Delapan produk-produk pertanian.
03:55Komoditi pertanian berhasil swasembada.
04:25Komisi 4 DPR RI memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang telah berhasil merealisasikan swasembada delapan.
04:35Suasembada delapan komoditas pertanian.
04:40Tujuh.
04:42Tujuh.
05:11Tujuh.
05:12Dan Tujuh.
05:21Tujuh.
05:230.4.12-08-2026 tanggal 5 Agustus 2026
05:31Hal Pagu Anggaran Belanja Kementerian Garis Milik Lembaga
05:35dan Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2027
05:40sebesar Rp28.019.999.355.000
05:54B. Usulan Tambahan Anggaran Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2027
06:01sebesar Rp5 triliun
06:08Setuju?
06:113. Komisi 4 DPR RI akan menyampaikan hasil pembahasan RKA
06:17Kementerian Pertanian Tahun 2027 kepada Badan Anggaran DPR RI
06:22untuk disinkronisasi
06:25Setuju?
06:26Setuju?
06:36Setuju juga kan?
06:38Katanya Pak Alex, siapa tahu poin satu keberatan
06:52Baik, demikian
06:57Sebelum menutup rapat ini kami minta untuk Menteri Pertanian untuk memberikan tanggapan ke Pak
07:19Terima kasih Ibu atas dukungannya
07:23Semua capaian ini bukan semata karena Kementerian Pertanian
07:29Tapi dukungan luar biasa dari Ibu Ketua, Wakil Ketua dan seluruh Komisi 4
07:38Hampir mustahil kita capai ini tanpa Bapak Ibu semua
07:41Yang memberi support yang luar biasa
07:44Memberi masukan selama dua tahun
07:47Terima kasih Ibu
07:48Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
07:52Terima kasih
07:53Dengan demikian berakhir suah rapat kerja hari ini
07:56Dan dengan ucapan Alhamdulillahirrahmanirrahim
07:59Rapat ini saya tutup
08:03Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar

Dianjurkan