Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
BLORA, KOMPAS.TV - Nasib malang dialami Jamin. Seorang lansia yang bekerja sebagai tukang tambal ban di Blora, Jawa Tengah ini, tiba-tiba dihapus dari daftar penerima bantuan sosial.

Dari informasi yang diterimanya, Jamin dikira memiliki mobil.

Jamin mengaku heran jika disebutkan memiliki mobil. Padahal penghasilannya sebagai penambal ban hanya Rp30 hingga Rp50 ribu per hari.

Jamin yang tinggal bersama istrinya, Misenah, tinggal di Kelurahan Tambahrejo.

Sebelumnya mereka masih ke dalam desil dua dan setiap tahun selalu menerima bantuan sosial.

Namun sejak datanya berubah memiliki mobil pada bulan Juni kemarin, bantuan yang ia tunggu tak kunjung tiba.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blora, meminta peran aktif masyarakat jika ada kekeliruan data.

Bagi masyarakat yang bantuannya dihapus masih bisa melakukan sanggahan melalui operator desa.

Jamin dan Misenah kini berharap, permasalahan data penerima bansos bisa segera diselesaikan, sehingga bantuan yang ia terima setiap tahun sebagai penyambung hidup bisa didapat kembali.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688688/lansia-tukang-tambal-ban-di-blora-dicoret-dari-bansos-karena-dituduh-punya-mobil-berut
Transkrip
00:00Seorang lansia yang bekerja sebagai tukang tambal ban di Blora, Jawa Tengah
00:04tiba-tiba dicoret dari daftar penerima bantuan sosial
00:07karena dituduh memiliki mobil.
00:09Korban pun merasa heran karena selama ini tidak pernah memiliki mobil.
00:17Nasib malang dialami jamin.
00:20Seorang lansia yang bekerja sebagai tukang tambal ban di Blora, Jawa Tengah ini
00:24tiba-tiba dihapus dari daftar penerima bantuan sosial.
00:28Dari informasi yang diterimanya, Jamin dikira memiliki mobil.
00:34Jamin mengaku heran jika disebutkan memiliki mobil,
00:37padahal penghasilannya sebagai penambal ban hanya 30 hingga 50 ribu rupiah per hari.
00:44Jamin yang tinggal bersama istrinya, Misena, tinggal di Kelurahan Tambarjo.
00:50Sebelumnya mereka masih ada di Desil 2 dan setiap tahun selalu menerima bantuan sosial.
00:56Namun sejak datanya berubah, memiliki mobil pada bulan Juni kemarin,
01:02bantuan yang ia tunggu tak kunjung tiba.
01:23Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blora meminta peran aktif masyarakat jika ada kekeliruan data.
01:31Bagi masyarakat yang bantuannya dihapus, masih bisa melakukan sanggahan melalui operator desa.
01:38Jadi kami berharap masyarakat berperan aktif, yang pertama apabila pasunya memang berhenti dan masih berhenti untuk mendapatkan perubahan desa,
01:50masyarakat bisa melakukan sanggahan atau menghubungi operator sekensi yang berada di desa atau kelurahan untuk melakukan groncek ulang.
02:01Jamin dan Misena kini berharap permasalahan data penerima bansos bisa segera diselesaikan,
02:07sehingga bantuan yang ia terima setiap tahun sebagai penyambung hidup bisa didapat kembali.
Komentar

Dianjurkan