00:00Salam sejahtera bagi kita semua, shalom, om swastiastu, namo buddhaya, salam kebajikan.
00:05Yang terhormat dan kami muliakan, Bapak Ketua Pimpinan Rapat Komisi 3 DPR RI,
00:13Bapak Emrano Alfad SHMH, Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI,
00:21Bapak Dede Indra Permana, Bapak Dr. Haji Ahmad Saroni,
00:28yang kami hormati dan kami banggakan, seluruh anggota Komisi 3 DPR RI,
00:34dan yang kami hormati juga, Bapak Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan PPATK,
00:43Bapak Dr. Ivan Yustiavanda SHLLM, beserta seluruh jajaran,
00:50hadir beserta kami, Bapak Kapus Kupori, Waastama Rena Kapori,
00:54beserta seluruh pati pejabat pendamping PORI,
00:57serta seluruh hadirin yang berbahagia.
01:01Mengawali kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan salam hormat,
01:05sekaligus permohonan maaf dari Bapak Kapori,
01:08beliau berhalangan hadir secara langsung,
01:11karena ada kegiatan kedinasan di waktu yang bersamaan,
01:14sehingga menugaskan kami untuk mewakili beliau pada acara ini.
01:17Bapak Ibu sekalian yang kami hormati,
01:21selanjutnya perkenankan kami membacakan naskah paparan Bapak Kapori
01:26tentang pembahasan rencana kerja dan anggaran kementerian lembaga tahun anggaran 2027.
01:33Pimpinan dan anggota Dewan yang terhormat,
01:37sebelum menyampaikan rencana anggaran tahun 2027,
01:41izinkan kami menyampaikan gambaran kinerja anggaran PORI tahun 2025.
01:48Pada tahun anggaran 2025,
01:51pagu akhir anggaran PORI sebesar Rp149 triliun
01:57dengan realisasi sebesar Rp145 triliun atau Rp97,49 persen.
02:05Dari sisi jenis belanja,
02:08realisasi belanja pegawai mencapai Rp99,74 persen,
02:14belanja barang realisasinya Rp97,44 persen,
02:19dan belanja modal Rp95,08 persen.
02:24Sementara itu, realisasi seluruh program berada di atas 95 persen.
02:31Dukungan anggaran tersebut dapat dilaksanakan secara optimal
02:35untuk mendukung tugas PORI.
02:38Memasuki tahun anggaran 2026,
02:42alokasi anggaran PORI sebesar Rp146 triliun atau baru
02:47memenuhi 84,19 persen dari kebutuhan ideal
02:54sebesar Rp173,47 triliun.
03:00Dalam alokasi tersebut,
03:02terdapat kebijakan pemenuhan direktif presiden
03:05sebesar Rp4,2 triliun.
03:08Selanjutnya, sampai dengan minggu ketiga bulan Agustus 2026,
03:13anggaran PORI bertambah sebesar Rp904,63 miliar,
03:20sehingga total anggaran menjadi sekitar Rp146,95 triliun.
03:26Sampai dengan minggu ketiga bulan Agustus 2026,
03:32realisasi anggaran PORI mencapai Rp94,33 triliun
03:40atau Rp64,19 persen dari pagu sebesar Rp146,95 triliun.
03:50Berdasarkan jenis belanja,
03:52realisasi tertinggi terdapat pada belanja pegawai
03:56sebesar 70,06 persen,
04:00kemudian belanja modal 65,96 persen,
04:04dan belanja barang 51,12 persen.
04:08Dari sisi program,
04:11realisasi anggaran sampai dengan minggu tiga bulan Agustus 2026
04:16berada pada kisaran 41,58 persen,
04:21sampai dengan 68,23 persen.
04:25Realisasi tertinggi terdapat pada program dukungan manajemen
04:30sebesar 68,23 persen,
04:33disusul program penyelidikan dan penyelidikan tindak pidana
04:38sebesar 66,49 persen,
04:47serta program modernisasi Al-Matsus dan sarana-prasarana PORI
04:51sebesar 65,49 persen.
04:56Realisasi terendah pada program Harkam Tipmas
04:59yang dikarenakan adanya alokasi anggaran
05:02untuk mendukung direktif presiden sebesar 2,4 triliun
05:06yang ditempatkan pada RO Khusus.
05:09Pimpinan dan anggota Dewan yang terhormat,
05:12seluruh anggaran PORI diarahkan
05:14untuk menghasilkan output dan outcome
05:16dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.
05:22Sampai dengan semester 1 tahun 2026,
05:26terdapat tiga indikator yang telah melampaui target,
05:30yaitu Indeks Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
05:34sebesar 105 persen,
05:36Indeks Profesionalitas SDM sebesar 101,77 persen,
05:42dan Indeks SPBE sebesar 102 persen.
05:47Sementara itu, indikator lainnya masih memerlukan penguatan,
05:51khususnya nilai kinerja anggaran
05:53yang baru mencapai 60,62 persen,
05:56sejalan dengan posisi pelaksanaan anggaran
06:00yang masih berada pada pertengahan tahun.
06:04Selain capaian kinerja tersebut,
06:07pengelolaan anggaran PORI juga memperoleh
06:10sejumlah penilaian positif dari kementerian dan lembaga.
06:14PORI kembali mempertahankan opini wajar
06:17tanpa pengecualian selama 12 tahun berturut-turut.
06:21Nilai kinerja anggaran tahun 2025 mencapai 96,75,
06:27nilai sakib sebesar 74,29,
06:31dan reformasi birokrasi sebesar 73,89,
06:36keduanya memperoleh predikat BB atau sangat baik.
06:40Sementara itu, indeks pelayanan publik
06:42memperoleh 4,57 dengan predikat A atau prima.
06:47Memasuki perencanaan tahun 2027,
06:52PORI menyelaraskan rencana kerja
06:54dengan tema rencana kerja pemerintah,
06:57yaitu PORI siap mendukung
06:59akselerasi pertumbuhan berkualitas
07:01melalui produktivitas investasi dan industri.
07:05Renja PORI diarahkan pada enam sasaran utama,
07:08yaitu penguatan sinergi dengan masyarakat
07:11dan pemangku kepentingan.
07:13Peningkatan kualitas penanganan perkara,
07:16penguatan pelayanan publik digital,
07:19peningkatan kualitas SDM,
07:22modernisasi teknologi kepolisian,
07:24serta peningkatan tata kelola organisasi.
07:28Pagu anggaran PORI tahun anggaran 2027
07:32telah ditetapkan PORI memperoleh
07:35alokasi sebesar Rp139,19 triliun.
07:40Nilai tersebut turun sekitar Rp6,86 triliun
07:44atau 4,70 persen dibandingkan
07:47alokasi anggaran tahun anggaran 2026
07:50sebesar Rp146,05 triliun.
07:55Berdasarkan jenis belanja,
07:57komposisinya terdiri atas
07:59belanja pegawai sebesar Rp61,11 triliun,
08:03belanja barang Rp30,93 triliun,
08:07dan belanja modal sebesar Rp47,14 triliun.
08:14Untuk mendukung program prioritas nasional tahun 2027,
08:19PORI mengalokasikan sebesar Rp832,15 miliar,
08:25sebagian besar anggaran tersebut
08:26berada pada program modernisasi al-matsus
08:29dan sarana-prasana PORI sebesar Rp762,06 miliar,
08:36sedangkan sisanya tersebar pada 4 program lainnya.
08:41Pimpinan dan anggota Dewan yang terhormat,
08:44pada awal proses perencanaan,
08:46kebutuhan ideal anggaran PORI tahun anggaran 2027
08:51diusulkan sebesar Rp178,69 triliun.
08:57Pada tahap penetapan pagu indikatif,
09:01PORI memperoleh sebesar Rp118 triliun
09:04atau terpenuhi sekitar 66 persen.
09:08Selanjutnya, pada tahap penetapan pagu anggaran,
09:11alokasi meningkat sekitar Rp21,19 triliun
09:16menjadi Rp139,19 triliun.
09:20Namun, kenaikan terbesar terdapat pada belanja modal,
09:25sumber rupiah murni.
09:26Di sisi lain, belanja barang operasional
09:28mengalami penurunan sekitar Rp5,05 triliun
09:32dibandingkan alokasi anggaran tahun anggaran 2025.
09:37Apabila dibandingkan dengan alokasi anggaran tahun anggaran 2026,
09:42pagu anggaran PORI tahun anggaran 2027
09:46secara keseluruhan turun Rp6,86 triliun
09:50atau Rp4,7 persen.
09:55Penurunan belanja barang tersebut
09:57berdampak langsung pada dukungan operasional PORI.
10:00Beberapa kebutuhan yang mengalami kekurangan
10:03antara lain bahan bakar minyak dan pelumas,
10:07biaya listrik, pemeliharaan gedung,
10:09dan almat sus, serta perlengkapan perorangan.
10:13Selain itu, terdapat tunggakan anggaran BMP dan listrik,
10:18kebutuhan operasional daerah otonomi baru dan satker baru,
10:23kebutuhan rekrutmen dan pendidikan personil,
10:26serta dukungan untuk penanggulangan bencana,
10:29rusuh masa, dan pengamanan VVIP.
10:32Kondisi inilah yang menjadi dasar
10:35perlunya penguatan kembali alokasi belanja barang PORI.
10:39Berdasarkan hasil pertemuan tiga pihak
10:42antara PORI, Kementerian Keuangan, dan BAPENAS,
10:45apabila kebutuhan belanja barang
10:48belum dapat dipenuhi melalui tambahan anggaran,
10:51PORI dapat mengusulkan pergeseran
10:54dari belanja modal ke belanja barang
10:57setelah memperoleh persetujuan dari DPR RI.
11:03Menindaklanjuti hal tersebut,
11:05PORI telah menyampaikan usulan kepada Menteri Keuangan
11:09dan Menteri PPN Kepala BAPENAS.
11:12Dalam forum ini, kami mengusulkan
11:14pergeseran anggaran sebesar 3,6 triliun
11:18dari belanja modal ke belanja barang.
11:21Pergeseran tersebut akan digunakan
11:24untuk memperkuat kebutuhan operasional
11:26antara lain BMP dan listrik,
11:29perlengkapan personil,
11:31satker baru, pendidikan,
11:33pemeliharaan al-matsus dan gedung,
11:35penanganan kerusuhan masa,
11:38pengamanan VVIP,
11:39serta penanggulangan bencana.
11:42Usulan pergeseran anggaran
11:44selain untuk mendukung tugas pokok dan fungsi,
11:47PORI juga berperan aktif mendukung
11:49beberapa program prioritas nasional
11:51dan direktif Bapak Presiden,
11:53baik secara langsung maupun tidak langsung.
11:56Dukungan tersebut antara lain
11:58dalam program ketahanan pangan,
12:01penanganan bencana,
12:02dan pemulihan pasca bencana,
12:05pembangunan jembatan,
12:07serta hunian sementara.
12:09Kegiatan ini juga memerlukan
12:11dukungan anggaran yang cukup besar.
12:14Apabila usulan pergeseran
12:16sebesar Rp3,6 triliun tersebut disetujui,
12:20maka total pagu anggaran PORI
12:23tahun anggaran 2027
12:24tetap sebesar Rp139,19 triliun.
12:30Perubahannya hanya pada komposisi jenis belanja.
12:35Belanja barang akan meningkat
12:37dari sebesar Rp30,93 triliun
12:40menjadi Rp34,59 triliun.
12:44Sedangkan belanja modal
12:47turun dari sebesar Rp47,14 triliun
12:51menjadi Rp43,48 triliun.
12:56Dengan demikian,
12:57usulan ini tidak menambah total pagu,
13:00tetapi hanya menyesuaikan komposisi anggaran
13:03agar lebih sesuai dengan kebutuhan operasional PORI.
13:07Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini.
13:11Kami mohon kepada pimpinan dan seluruh
13:14anggota Komisi Tiga yang terhormat,
13:17kiranya dapat menyetujui
13:20usulan penambahan
13:22atau pergeseran belanja yang kami ajukan
13:25pada penetapan alokasi anggaran PORI
13:29tahun anggaran 2027
13:31dengan mempertimbangkan kebutuhan anggaran PORI
13:34untuk mewujudkan situasi kamtip mas yang kondusif.
13:38Kami beserta seluruh jajaran PORI
13:42mengaturkan terima kasih
13:43yang sebesar-besarnya
13:45kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi Tiga
13:49yang terhormat
13:50yang selama ini
13:51telah membantu PORI
13:53dalam upaya melaksanakan tugas dan fungsi
13:55menjaga stabilitas keamanan nasional
13:58serta meningkatkan pelayanan
14:00sesuai harapan masyarakat.
14:03Sekian dan terima kasih.
14:04Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
14:08Om Santi Santi Santi Om
14:10Salam Presisi
14:11Jakarta 1 September 2026
14:15Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
14:17Dr. Andes Listio Sigit Prabowo MSI General Polisi
14:23Terima kasih Pak Astamarena
14:26Ini saya tadi belum ini
14:28kita sepakati waktu
14:30kita terlalu buru-buru gitu
14:31Jadi ini
14:33setengah dua
14:34kira-kira jam berapa
14:35mau kita selesaikan?
14:38Jam dua ya
14:39Jam dua ya
14:40kita karena ini anggaran lah ya
14:42Oke jam dua ya
14:45Tadi Pak Astamarena ada
14:48apa
14:48keinginan
14:49nanti kita
14:50setelah pandangan dari kawan-kawan praksi
14:53nanti kita akan setuju
14:55adanya pergeseran saja kan
14:57tidak penambahan bagus
14:58tapi ini tidak ada penambahan ya
15:00permohonan penambahan tidak ada ya
15:01ada
15:02tadi gak disampaikan
15:03sudah disampaikan
15:06ada ya
15:07soalnya di catatan sini
15:11berapa
15:16Oke yaudah
15:17nanti kita ini aja ya
15:18kita masuk ke
15:20kawan-kawan perpraksi dulu ya
15:21ini kan gak perlu lama-lama
15:23silahkan
15:24ya PDP silahkan
Komentar