Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya menangkap tiga orang yang diduga merusak kamera pengawas lingkungan atau CCTV saat kericuhan di depan Gedung DPR/MPR, 27 Agustus lalu.

Hasil penyidikan sementara, motif pelaku adalah untuk menghambat penyelidikan polisi atas tindakan perbuatan melawan hukum.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara, Muhammad Herindra, buka suara soal kerusuhan usai demo 27 Agustus 2026.

Herindra menjelaskan soal data intelijen mengenai unjuk rasa 27 Agustus lalu di Jakarta, telah dikoordinasikan antarinstansi intelijen, baik dari BIN, TNI, dan Polri. Mengenai kelompok di luar pendemo, ia bilang polisi telah menangkap para pelaku perusak fasilitas umum saat terjadi kerusuhan di malam 27 Agustus 2026.

Termasuk memburu penganiaya pedagang cermin, Bambang Setiawan.

#cctv #demonstrasi #dpr

Baca Juga Balas Serangan AS, Iran Tembakkan Rudal ke Aset Militer AS di Yordania | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/688679/balas-serangan-as-iran-tembakkan-rudal-ke-aset-militer-as-di-yordania-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/688680/tiga-pelaku-perusakan-cctv-saat-kericuhan-dpr-ditangkap-sapa-malam
Transkrip
00:01Polda Metro Jaya juga menangkap tiga orang yang diduga merusak kamera pengawas lingkungan atau CCTV saat kericuhan di depan gedung
00:10DPR-MPR 27 Agustus lalu.
00:13Hasil penyelidikan sementara motif pelaku adalah untuk menghambat penyelidikan polisi atas tindakan perbuatan melawan hukum.
00:27Yang terkait dengan pengurusakan CCTV kami sudah melakukan penangkapan terhadap para pelakunya dan saat ini sedang menjalani proses penyelidikan.
00:39Motifnya apa? Hasil pendalaman sementara mereka memahami dan mengetahui bahwa jalanan di Jakarta atau tempat-tempat di Jakarta cukup banyak
00:54tersebar CCTV atau kamera pemantau.
00:58Sehingga mereka berupaya untuk menghambat proses pengungkapan dalam proses penyelidikan terhadap perbuatan-perbuatan melawan hukum yang dilakukan tersebut.
01:14Sementara itu Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra buka suara soal kerusuhan usai demo 27 Agustus 2026.
01:22Herindra menjelaskan soal data intelijen mengenai unjuk rasa 27 Agustus lalu di Jakarta telah dikoordinasikan antar instansi intelijen baik dari
01:32BIN, TNI, dan Polri.
01:35Mengenai kelompok di luar pendemo, ia bilang polisi telah menangkap para pelaku perusak fasilitas umum saat terjadi kerusuhan di malam
01:4327 Agustus 2026 termasuk memburu penganiaya pedagang cermin Bambang Setiawan.
01:54Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad
01:55Pasti lah, kita kan ada koordinasi apa itu namanya, ya antar instansi intelijen baik dari BIN, dari TNI, dari Polri,
02:05dan itu sudah kita setelah menangkap.
02:07Tapi pola rusuhnya, kelompoknya sama enggak Pak sebetulnya kalau dibaca dari tahun sebelumnya setidaknya Pak?
02:15Sudah merilis ya beberapa pelaku-pelaku yang melakukan pindakan-pindakan yang anatis dan sekarang sudah ditangkap.
02:26Polisian
02:26Selamat menikmati
02:28Selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan