Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan yang meluluh-lantakkan hutan di Kalimantan, turut berdampak pada orangutan sebagai salah satu penghuninya.

Di saat tim gabungan berupaya keras untuk memadamkan kebakaran, orangutan pun berjuang untuk bertahan hidup di tengah kepungan api.

Bagi orangutan, hutan adalah segalanya. Di sinilah mereka menemukan makanan, tempat berlindung, dan membangun sarang mereka.

Namun di Sungai Awan Kiri, Kalimantan Barat, hutan itu mulai berubah.

Udara pagi yang sejuk, kini digantikan panas dan bau asap akibat kobaran api yang mengubah sebagian lantai hutan menjadi lanskap tanah hangus pada 22 Juli 2026.

Petugas pemadam kebakaran dan pekerja konservasi, berjuang melawan api. Helikopter pun dikerahkan untuk pengeboman air.

Kondisi ini memberi ancaman bagi orangutan liar. Selama kebakaran hutan, seekor orangutan jantan liar yang dinamai Wak, ditemukan di perkebunan komunitas di Kuala Tolak, Ketapang.

Wak mencari makanan dan tempat berlindung setelah rumah hutannya terdampak kebakaran.

Bagi para konservasionis, orangutan yang muncul di perkebunan adalah tanda peringatan.

Bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat, YIARI dan mitra lokal mengembalikan Wak ke hutan pada 6 Agustus lalu.

Wak kembali memanjat pepohonan dan menghilang ke tempat yang seharusnya.

Kisah Wak merupakan sekilas dari masalah yang jauh lebih besar, yakni kebakaran hutan yang terus berulang karena lemahnya sistem pencegahan.

Baca Juga 19 Hari Karhutla di Kutai Kartanegara, Petugas Alami Sesak Napas dan Radang Tenggorokan di https://www.kompas.tv/regional/687003/19-hari-karhutla-di-kutai-kartanegara-petugas-alami-sesak-napas-dan-radang-tenggorokan

#karhutla #kalimantan #orangutan

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687004/karhutla-kalimantan-barat-orangutan-ditemukan-di-perkebunan-warga-kompas-siang
Transkrip
00:00Kebakaran hutan dan lahan yang meluluh lantakan hutan di Kalimantan turut berdampak pada orang hutan sebagai salah satu penghuninya.
00:07Di saat tim gabungan berupaya keras untuk memadamkan kebakaran, orang hutan pun berjuang untuk bertahan hidup di tengah kepungan api.
00:30Bagi orang hutan, hutan adalah segalanya.
00:35Disinilah mereka menemukan makanan, tempat berlindung dan membangun sarang mereka.
00:40Namun di sungai awan kiri Kalimantan Barat, hutan itu mulai berubah.
00:46Udara pagi yang sejuk kini digantikan panas dan bau asap akibat kobaran api yang mengubah sebagian lantai hutan menjadi lanskap
00:55tanah hangus.
00:55Pada 22 Juli 2026, petugas pemadam kebakaran dan pekerja konservasi berjuang melawan api.
01:04Helikopter pun dikerahkan untuk pengeboman air.
01:08Kondisi ini memberi ancaman bagi orang hutan liar.
01:12Jadi ya, situasinya sangat khawatir, terutama jika tidak ada keadaan sistematik kepada api hutan,
01:20karena kita selalu berhubungan dengan mencoba untuk menunjukkan api,
01:27sehingga menghindari api yang ada di dalam keadaan pertama.
01:31Saya pikir untuk sehingga kita tidak berkonsentrasi pada penyelidikan,
01:37kita akan kehilangan batal di antara api hutan lantai setiap kali.
01:43Selama kebakaran hutan, seekor orang hutan jantan liar yang dinamai Wak
01:48ditemukan di perkebunan komunitas di Kuala Tolak, Ketapang.
01:52Wak mencari makanan dan tempat berlindung setelah rumah hutannya terdampak kebakaran.
01:59Bagi para konservasyonis, orang hutan yang muncul di perkebunan adalah tanda peringatan.
02:30Bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat,
02:34Yari dan mitra lokal mengembalikan Wak ke hutan pada 6 Agustus lalu.
02:39Wak kembali memanjat pepohonan dan menghilang ke tempat yang seharusnya.
02:45Kisah Wak merupakan sekilas dari masalah yang jauh lebih besar,
02:49yakni kebakaran hutan yang terus berulang karena lemahnya sistem pencegahan.
Komentar

Dianjurkan