00:03Kodim 1623 Karangasem, kebut pembangunan sumur bor di Kabupaten Karangasem.
00:08Total ada 9 titik sumur bor yang dibangun di Desa Duda Timur untuk membantu warga mengatasi kesulitan air bersih.
00:18Kodim 1623 Karangasem, Bali, kebut pembangunan sumur bor untuk warga.
00:23Total ada 9 titik sumur bor yang dibangun tersebar di wilayah Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
00:32Pembangunan sumur bor untuk membantu warga mendapatkan akses air bersih,
00:36karena selama ini warga yang berada di tataran tinggi ini kesulitan air bersih apalagi saat musim kemarau.
00:43Pembangunan sumur bor dilakukan secara bergotong royong oleh TNI bersama warga setempat.
00:48Air yang sudah mengalir dari sumur kemudian ditampung dalam tandon untuk dialirkan kepada warga.
00:55Warga Desa Duda Timur mengaku sangat terbantu dengan adanya sumur bor,
00:59sehingga memudahkan warga mengakses air untuk keperluan sehari-hari.
01:04Atas bantuan sumur bor, kalau dulu kami di sini sangat kesulitan air.
01:10Untuk membuat tertius saja kami agak sulit, karena di ketinggian tempatnya.
01:14Nah, dengan adanya sumur bor yang kami usahakan dibangun atau dibuat di tempat ketinggian,
01:22hari ini kami sudah merasakan sangat terbantu dengan adanya air yang dekat.
01:29Dan air ini akan kami manfaatkan untuk di pura, kemudian untuk juga di masyarakat secara umum.
01:36Mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden dan Bapak Asad,
01:40dalam hal ini telah diberikan sumbangan berupa sumur bor dan air bersih,
01:47di mana dahulu warga masyarakat kami sangat kesulitan sekali mencari air bersih,
01:54untuk menggunakan untuk memasak, mencuci piring, dan sebagainya.
01:58Pengerjaan sumur bor oleh Kodim 1623 Karangasem dalam rangka TNI Manunggal Air
02:04sudah dilaksanakan di tujuh titik.
02:06Program ini akan terus dikebut sehingga target sembilan titik pembangunan sumur bor
02:11segera selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
02:15Tim Liputan, Kompas TV, Karangasem, Bali.
02:20Sejauh mana progres pembangunan sumur bor dalam program TNI AD Manunggal Air di Bali,
02:26kita akan bahas bersama dan Rem 163 Wirasatya, Bapak Brik Jan TNI,
02:31IDA IDewa Agung Hadi Saputra.
02:34Salam Nusantara.
02:35Bapak, boleh dijelaskan bagaimana progres pembangunan sumur bor
02:39untuk wilayah Bali, khususnya Karangasem?
02:43Baik, terima kasih. Selamat pagi, Mbak Gladys.
02:46Pada pagi hari ini perlu kami informasikan dalam menghadapi siklus El Nino ini
02:56kami selalu waspada dan memantau perkembangan yang ada di wilayah
03:01khususnya di wilayah Karangasem ini kami sudah melakukan kegiatan-kegiatan
03:08untuk membantu masyarakat terkait dengan adanya kemungkinan ancaman kekeringan
03:14yang berkepanjangan.
03:16Sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Kepala Staf Angkatan Darat,
03:20kami melakukan kegiatan pengemboran di titik-titik yang memang betul-betul
03:24membutuhkan air.
03:26Kami sudah melakukan kegiatan pengemboran di Desa Duda ini,
03:31kurang lebih ada 9 titik rencananya,
03:34dan sudah mengalir ke dalam lebih 8 titik, 1 titik sedang dalam persiapan pengemboran.
03:41Demikian, Mbak Gladys.
03:44Pemetaan untuk titik-titik sumur bor ini bagaimana, Pak,
03:47agar benar-benar tepat memenuhi kebutuhan masyarakat?
03:53Sepanjang pengetahuan bagi insya kami di lapangan,
03:57harapan kami memang betul masyarakat sangat membutuhkan air ini,
04:02sehingga dampak-dampak dari kemarauan yang berkepanjangan ini
04:06akan sangat membantu untuk kebutuhan air bersih yang ada di wilayah Karangasem.
04:13Jadi memang sudah dipetakan terlebih dahulu ya, Pak.
04:16Ini kan membantu memunculkan mata air baru begitu ya lewat sumur bor.
04:19Apakah juga ada program lain untuk bisa terus merawat sumber air
04:24untuk wilayah Karangasem?
04:27Betul, Mbak.
04:28Perlu kami informasikan,
04:30wilayah Bali ini tergantung juga sumber air bawah tanah,
04:36di mana sumber air bawah tanah ini bersumber pada 5 danau yang ada di Bali.
04:415 danau ini diantaranya Danau Batur, Danau Tamlingan, Danau Bulian,
04:49kemudian Danau Yeh Mahalat.
04:525 danau ini lah yang terus kita jaga.
04:55Kami sudah melakukan kegiatan normalisasi 2 danau.
05:01Yang pertama lah Danau Yeh Mahalat ini yang kondisinya 30 tahun yang lalu,
05:06belum pernah terbesarkan.
05:07Kemudian hari ini Danau Yeh Mahalat sudah muncul kembali
05:11dengan luasan kurang lebih 8 hektare,
05:13sudah normal kembali.
05:15Kemudian kami lanjut juga untuk
05:18pembersihan normalisasi Danau Bulian.
05:22Dalam hal ini Danau Bulian ini kurang lebih,
05:26luasnya kurang lebih 340 hektare.
05:28Dari kondisi 350 hektare ini,
05:31Danau tercemat oleh Gulma dan NC Kondok kurang lebih 8 hektare.
05:35Saat ini Danau Bulian ini sudah kondisi normal kembali.
05:43Ini semua arah dari Bapak Presiden dan Bapak Kepala Staf Akadar Darat
05:47untuk membersihkan semua Danau yang ada di Bali.
05:51Selesai Danau Bulian ini,
05:52semua peralatan yang sudah diberikan oleh Bapak Kasat,
05:56kami langsung geser ke Danau Batur
05:59dan dibantu oleh kami bekerjasama dengan BWS dan BKSDA.
06:08Alhamdulillah,
06:09Stumgara bahwa Danau Yeh Mahalat,
06:12kemudian Danau Bulian,
06:14dan nanti lanjut ke 5 danau,
06:16ke 3 danau yang lainnya akan kami bersihkan.
06:18Sehingga harapan kami,
06:20air yang ada di wilayah Bali,
06:23khususnya air bawah tanah,
06:24bisa terjaga demi keberlangsungan air yang ada di wilayah Bali.
06:30Menarik ini,
06:31jadi ada pembersihan danau untuk menjaga sumber air
06:33dan juga sumur bor ya,
06:36untuk bisa air tersalurkan ke rumah-rumah warga.
06:39Bagaimana dengan targetnya Pak?
06:40Kapan ini bisa selesai
06:42dan warga bisa menikmati air bersih?
06:46Perlu kami informasikan,
06:49saat ini kami sudah merencanakan
06:51kegiatan pengemboran sumur bor ini kurang lebih 80 titik
06:55di 3 wilayah,
06:57diantaranya Jemberana,
06:59kemudian Budeleng atau Singaraja,
07:02termasuk juga Karangsem,
07:04yang tadi sudah saya sampaikan.
07:05Dari 80 titik ini,
07:088 titik yang sudah selesai,
07:10kemudian 28 titik dalam perencanaan,
07:12dalam pekerjaan,
07:14kemudian sisanya nanti akan kami rencanakan
07:17dalam rangka menghadapi kewaspuanan kita,
07:20menghadapi kekeringan yang berkelanjutan.
07:23Ya, ini TNI hadir untuk bisa membantu masyarakat
07:27menikmati air bersih.
07:28Bagaimana imbauan Bapak
07:30agar masyarakat juga bisa lebih bijak
07:32menggunakan air di tengah El Nino?
07:38Perlu kami informasikan bahwa,
07:41dalam kegiatan pengemboran minyak air pun,
07:45kami selalu melibatkan masyarakat dalam hal ini,
07:48bekerja dengan pemerintah daerah,
07:51berkoneksi dengan pemerintah daerah,
07:53termasuk juga melibatkan tokoh-tokoh,
07:55sehingga harapan kami ke depan,
07:58apabila pengemboran minyak air ini sudah selesai,
08:03kemudian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berdampak,
08:08kami berharap seluruh masyarakat yang sudah kami lakukan pengemboran,
08:14merawat, kemudian menjaga sumber-sumber air yang sudah kami buat ini,
08:20sehingga keberlangsungan, keberlanjutan dari air ini dapat berdampak
08:27untuk mengatasi air yang ada di wilayah Karangasun dan wilayah Bari Lajang, demikian.
08:34Itu artinya juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak ya Pak?
08:37Dengan siapa saja?
08:39Betul.
08:39Kami yang terkait dengan kegiatan pengemboran ini,
08:43kami selalu berkongsi dengan pemerintah daerah,
08:46termasuk juga untuk wilayah danau,
08:48kami selalu berkongsi dengan BWS dan BKSDA.
08:52Ya, hingga saat ini pengemboran masih terus dilakukan,
08:55sembari juga menjaga sumber air,
08:57pembersihan danau-danau sebagai sumber air
09:00untuk wilayah Karangasem, Bali.
09:02Baik, terima kasih Bapak atas waktunya di Jurnal Nusantara,
09:08Bapak dan Rem 163 Wirasatnya,
09:12Brik JNTNI, Ida Idewa Agung Hadi Saputra
09:15telah bergabung di Jurnal Nusantara.
09:17Sehat selalu Bapak.
Komentar