- 2 hari yang lalu
- #penyelundupan
- #emas
- #jaringan
KOMPAS.TV - Jaringan internasional penyelundupan emas ilegal terungkap! Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar sejumlah modus penyelundupan emas yang diduga terhubung dengan jaringan India - Dubai dan Cina - Hongkong.
Ratusan kilogram emas berhasil diamankan, dengan taksiran nilai mencapai triliunan rupiah. Lantas, bagaimana jaringan ini melakukan aksinya dan benarkah ada keterlibatan "orang dalam" yang memberi lampu hijau kepada para pelaku? Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusurinya.
Di salah satu apartemen di Jakarta Utara, Dipo melihat langsung dua unit kamar yang diduga digunakan sebagai "laboratorium rahasia" dan "markas" perencanaan penyelundupan emas.
Polisi menunjukkan barang bukti berupa alat-alat pengolahan emas, zat kimia, hingga pakaian dalam yang diduga digunakan untuk menyelundupkan emas untuk mengelabui petugas bandara.
Selanjutnya penelusuran Dipo berlanjut ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta.
Di sana, Kepala Kantor Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang memperlihatkan langsung barang bukti hasil penindakan, berupa emas yang berhasil dicegah untuk diselundupkan dengan total berat mencapai angka 46 kilogram.
Sementara itu, melalui kacamata Guru Besar Kriminologi FISIP Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, ia melihat fenomena ini tak lepas dari meningkatnya permintaan emas, baik di dalam maupun luar negeri. Permintaan yang tinggi membuka celah bagi pelaku untuk mencari dan memperdagangkan emas melalui jalur ilegal.
Saksikan Dipo Investigasi, episode Bongkar! Sindikat Penyelundup Emas. Tayang setiap Senin pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#penyelundupan #emas #jaringan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/687288/terbongkar-jaringan-penyelundupan-emas-ilegal-internasional-siapa-mafianya-dipo
Ratusan kilogram emas berhasil diamankan, dengan taksiran nilai mencapai triliunan rupiah. Lantas, bagaimana jaringan ini melakukan aksinya dan benarkah ada keterlibatan "orang dalam" yang memberi lampu hijau kepada para pelaku? Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusurinya.
Di salah satu apartemen di Jakarta Utara, Dipo melihat langsung dua unit kamar yang diduga digunakan sebagai "laboratorium rahasia" dan "markas" perencanaan penyelundupan emas.
Polisi menunjukkan barang bukti berupa alat-alat pengolahan emas, zat kimia, hingga pakaian dalam yang diduga digunakan untuk menyelundupkan emas untuk mengelabui petugas bandara.
Selanjutnya penelusuran Dipo berlanjut ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta.
Di sana, Kepala Kantor Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang memperlihatkan langsung barang bukti hasil penindakan, berupa emas yang berhasil dicegah untuk diselundupkan dengan total berat mencapai angka 46 kilogram.
Sementara itu, melalui kacamata Guru Besar Kriminologi FISIP Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, ia melihat fenomena ini tak lepas dari meningkatnya permintaan emas, baik di dalam maupun luar negeri. Permintaan yang tinggi membuka celah bagi pelaku untuk mencari dan memperdagangkan emas melalui jalur ilegal.
Saksikan Dipo Investigasi, episode Bongkar! Sindikat Penyelundup Emas. Tayang setiap Senin pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#penyelundupan #emas #jaringan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/687288/terbongkar-jaringan-penyelundupan-emas-ilegal-internasional-siapa-mafianya-dipo
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:02Intro
00:03Hukum itu kurang lebih 30 kg per hari
00:06Hampir 3 triliun yang diselundupkan ke luar negeri
00:09Dan lebih parah lagi itu berasal dari kegiatan penambangan ilegal
00:16Intro
00:22Di balik ke lau emas yang memikat mata
00:25Tersembunyi jejak culas penyelundupan emas secara ilegal lintas negara
00:29Polisi dan biaya cukai membongkar aksi sejumlah sindikat internasional
00:33Yang menyelundupkan puluhan kilogram emas dengan nilai fantastis
00:37Beragam modus mereka gencarkan salah satunya dengan menyulap kamar apartemen
00:41Menjadi laboratorium rahasia hasil penambangan ilegal
00:45Lalu apa sesungguhnya pemicu kejahatan transnasional muncul di tanah air
00:49Benarkah fenomena ini terjadi karena adanya persoalan tata kelola
00:53Komoditas emas dari hulu hingga ke hilir
00:56Inilah episode ke-85
00:58Dipo investigasi
00:59Saya dipongruh bagian
01:00Saya akan menelusuri dan mencari bukti
01:02Jejak-jejak sindikat penyelundup emas ilegal
01:08Kalau ini berarti dia bentuk silinder
01:10Karena memang penyemunyiannya insenter
01:12Monoak ke dubur atau ke kemaluan
01:15Digabung seperti ini dan dimasukkan ke dalam bagian tubuh
01:19Ini mungkin bisa dikatakan emas batangan yang berhasil dicegah untuk diselundupkan
01:24Dengan berat yang paling besar ya Pak?
01:27Ya, hampir 2 puluh
01:28Hampir 5 M lah
01:29Hampir 5 miliar rupiah sudah
01:33Dengan angka yang demikian masih Pak
01:35Apakah bisa diduga kuat bahwa penyelundupan emas ini masih terjadi
01:40Karena ada keterlibatan orang lain
01:44Sebenarnya saya datang secara langsung
01:46Kawasan Padebangan Jakarta Utara
01:47Yang menjadi epicentrum dari pengungkapan kasus penyelundupan emas ilegal
01:52Dengan taksiran fantastis
01:54900 kg emas
01:56Bernilai 3 triliun rupiah per bulan
01:59Yang diduga kuat
02:00Berkaitan dengan aksi penyelundupan emas ilegal internasional
02:06Dan ini adalah tempat penjadian perkara ya
02:09Dimana tempat ini disebut sebagai laboratorium rahasia pengolahan termasuk juga penyelundupan dari emas secara ilegal
02:17Ini adalah ruangan tempat mereka melakukan kegiatan pengolahan dan pemurnian emas
02:23Kemudian mereka kirim ke tubuh
02:31Kita akan coba masuk ya
02:33Ke safe house digunakan oleh warga negara India
02:35Yang merupakan tersangkat dari penyelundupan emas ilegal
02:39Ini ada celana dalam
02:41Di dalam perangkas
02:42Kalau dipegang coba
02:44Berat
02:44Karena sudah dimodifikasi
02:46Celana dalam ini digunakan untuk
02:48Untuk membawa emas
02:50Ini mereka memang cukup besar transaksi mereka
02:53Negara tujuan mereka dikirimkan ke Dubai
02:56Kemudian ke Bangkok, Thailand
03:03Segera selain apartemen
03:05Di depan saya adalah rumah mewah
03:06Yang juga menjadi lokasi ditemukannya aksi sindika penyelundupan emas ilegal
03:13Aktivitas yang terjadi di rumah ini cukup mencurigakan
03:16Kalau malam ini pintu gerbang terbuka
03:18Ini juga terbuka
03:19Tetapi lampu dimatikan
03:21Terus mobil itu keluar masuk
03:23Keluar masuk
03:26Ini yang disebut ruko
03:27Yang digunakan oleh terduga pelaku ya Pak ya
03:30Untuk kemudian mengolah emas ilegal
03:33Ini kan tempat mereka menerima emas batangan
03:37Yang diduga dari pertambangan tanpa ikin
03:39Jadi tidak semua orang bisa masuk ke sini
03:42Memang mereka jaringannya seperti narkoba ya
03:46Jangan-jangan memang sudah ada ekosistem ya
03:48Apakah lalu bisa dijual dengan mudah di luar?
03:50Ketika permintaan itu muncul
03:52Apakah praktik penyelundupan emas secara ilegal ini juga
03:54Ada kaitannya dengan begitu banyaknya
03:57Fenomena penambangan emas tanpa izin di sejumlah daerah
04:03Saudara bak cendawan di musim penghujan
04:06Penyelundupan emas secara ilegal
04:07Marak terjadi akhir-akhir ini
04:09Bahkan dalam waktu yang berdekatan
04:11Di bulan kemerdekaan
04:13Direkturat Tindak Pidana Tertentu
04:15Barres Krim Mabes Polri
04:16Dan juga Direkturat Beacukai Kementerian Keuangan
04:19Membongkar aksi penyelundupan emas secara ilegal
04:22Di berbagai titik
04:23Pelakunya saudara diduga adalah
04:25Komplotan lintas negara
04:27Yang diduga kuat membeli
04:29Serta mengolah emas
04:31Hasil penambangan ilegal
04:32Yang kemudian dijual ke sejumlah negara
04:34Dengan cara melanggar hukum
04:36Beberapa diantaranya adalah
04:38Dijual ke negara Hongkong
04:39Dan juga Dubai
04:45Pengungkapan kasus penyelundupan emas ilegal
04:48Oleh Direkturat Tindak Pidana Tertentu
04:50Barres Krim Mabes Polri
04:51Bermula dari adanya informasi
04:53Transaksi jual-beli emas ilegal
04:55Di kawasan Jakarta Barat
04:56Sindikat ini diduga mengolah
04:59Dan selundupkan emas ilegal
05:00Sebanyak 900 kg per bulan
05:02Akibatnya kerugian negara
05:04Ditaksir mencapai
05:053 triliun rupiah per bulan
05:08Hasil penelaman polisi
05:10Sebanyak 3 orang mediator warga negara Indonesia
05:12Berinisial YD, HR, dan HD
05:15Ditangkap pada 9 Agustus lalu
05:17Mediator adalah orang yang ditugaskan
05:19Membawa emas dari jaringan penambangan ilegal
05:22Ke sindikat penyelundup
05:23Mereka membawa 3 kg emas
05:26Yang diduga akan disetor
05:27Ke jaringan penyelundupan emas
05:28Internasional India-Dubai
05:303 hari berselang
05:32Mediator lain berinisial KG
05:34Juga ditangkap
05:35Dari keterangan para mediator
05:37Polisi mendapat informasi
05:392 unit kamar apartemen
05:40Di pademangan Jakarta Utara
05:41Disulap menjadi laboratorium rahasia
05:44Pengolahan emas
05:45Dan markas sindikat penyelundup emas
05:47Polisi menggerbek apartemen itu
05:49Pada 15 hingga 16 Agustus lalu
05:52Di lokasi pertama yang dijadikan tempat pengolahan emas
05:55Polisi temukan residu hasil pengolahan emas
05:58Yang mendekati silver
05:59Sebanyak 23 keping
06:00Uang tunai sebesar 1,1 miliar rupiah
06:03Dan 3.850 USD
06:06Selain itu ditemukan juga berbagai peralatan
06:09Dan bahan kimia
06:10Yang diduga untuk mengolah emas
06:11Sementara di lokasi kedua
06:14Polisi amankan 2 warga negara India
06:16Yang diduga anggota sindikat
06:18Berinisial SR dan AJ
06:19Polisi temukan 2,6 kg emas
06:22Dalam rangkas terdiri dari 2 batangan emas
06:25Masing-masing seberat 1 kg
06:27Dan perhiasan kalung
06:28Dan gelang emas
06:29Seberat 0,6 kg
06:30Sehari berselang polisi terut menggeledah
06:33Suatu rumah mewah di kawasan Sunter Agung
06:35Yang disinyalir
06:36Jadi tempat tinggal anggota sindikat
06:38Dan tempat transaksi emas ilegal
06:40Polisi amankan barang bukti berupa blender
06:43Sejumlah buku rekening dan ATM
06:45Serta ratusan pakaian dalam
06:47Yang diduga akan dimodifikasi
06:49Untuk selundupkan emas
06:50Dari rumah tersebut
06:52Polisi bergerak menggeledah ruko emas
06:54Bernama White Classic Gold & Silver
06:55Tak jauh dari rumah mewah
06:57Yang diduga bagian dari operasional sindikat
06:59Di ruko ini polisi temukan
07:01Serangkaian alat pengolahan emas
07:02Satu keping residu emas
07:04Serta mesin jahit
07:05Dan pakaian dalam
07:06Yang dimodifikasi
07:07Polisi juga temukan paspor
07:09Yang sudah habis masa berlakunya
07:11Milik salah satu warga negara India
07:13Yang diamankan di apartemen
07:14Tak hanya oleh Baris Krimpolri
07:17Kantor Pelayanan Utama Beah dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta
07:19Juga menggagalkan 4 kasus penyelundupan emas
07:22Total seberat 46 kg
07:24Senilai 123 miliar rupiah
07:27Yang melibatkan warga negara Tiongkok
07:33Setelah saya datang secara langsung
07:35Kawasan Pademangan Jakarta Utara
07:37Yang menjadi epicentrum
07:39Dari pengungkapan kasus penyelundupan emas ilegal
07:42Dengan taksiran fantastis
07:44900 kg emas
07:45Bernilai 3 triliun rupiah per bulan
07:48Sedikitnya saudara
07:49Terdapat 4 lokasi
07:51Yang digeledah oleh Direkturat Tindak Pidana Tertentu
07:54Baris Krimabes Polri
07:55Yang diduga kuat berkaitan dengan aksi penyelundupan emas ilegal internasional
08:01Bahkan di kawasan Pademangan Jakarta Utara
08:03Sedara terdapat 2 kamar
08:05Di salah satu apartemen
08:06Yang disulap menjadi laboratorium rahasia
08:09Pengolahan emas
08:11Dan satu kamar lagi
08:12Diduga kuat menjadi markas perencanaan
08:15Dari perdagangan emas secara ilegal
08:24Setelah saya sudah tiba di lantai 28
08:27Di salah satu apartemen
08:28Di kawasan Jakarta Utara
08:30Yang diduga kuat
08:32Salah satu kamar
08:32Di apartemen ini adalah
08:34Sebuah laboratorium rahasia
08:36Untuk mengolah
08:37Serta menyelundupkan emas
08:39Secara ilegal
08:40Lalu bagaimana sindikat ini berjalan
08:42Saya akan tanyakan
08:43Secara langsung
08:44Kepada Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu
08:48Baris Krim Mabes Polri
08:49Dengan Kombes Pol Bambang Widget Narko
08:52Dan juga ada Kasublit 5
08:54Dari Direkturat Tindak Pidana Tertentu
08:56Baris Krim Mabes Polri
08:57Dengan Kombes Pol Teddy Ristiawan
09:00Bapak-bapak terima kasih
09:01Untuk waktunya
09:02Sebelum kita melihat secara langsung pak
09:04Salah satu kamar yang disebut
09:05Merupakan laboratorium rahasia
09:07Untuk menyelundupkan emas
09:09Saya ingin tanyakan dulu
09:10Bagaimana polisi mencium
09:11Tindakan kejahatan ini pada mulanya
09:13Awalnya 9 Agustus
09:15Kami mendapatkan informasi
09:17Akan ada transaksi emas ilegal
09:19Kami dapati 3 orang
09:22Yang menguasai 3 batang emas
09:25Yang diduga berasal dari pertambangan ilegal
09:28Di berbagai provinsi di Indonesia
09:30Setelah dilakukan pendalaman
09:32Ternyata mereka menyebutkan
09:34Bahwa mereka pernah melakukan transaksi
09:36Di sini
09:37Di apartemen kontana
09:38Kemudian
09:40Mereka juga pernah transaksi
09:42Di salah satu toko emas
09:44Di Sunter
09:45Dari data tersebut
09:47Kita lakukan
09:48Penggeledahan di lokasi ini
09:50Dan setelah dibuka
09:51Kami dapati ada
09:54Alat-alat untuk
09:55Melakukan pengolahan
09:56Dan pemurnian emas
09:57Ketika kami lagi
09:59Sedang merapikan barang bukti
10:01Kami mendapatkan informasi
10:03Terduga pelaku
10:04Berada di sekitar apartemen ini
10:06Akhirnya
10:07Termonitor ada
10:08Dua orang warga negara India
10:10Yang memasuki lokasi apartemen
10:12Tapi kemudian mereka
10:14Tidak ke Tower Fontana
10:16Tapi kemudian ke Tower Gloria
10:18Dari sana juga kita temukan
10:20Ternyata
10:20Dua orang warga
10:21Negara India
10:22Yang kita amankan
10:23Di Tower Gloria
10:24Ternyata mereka juga
10:26Menguasai kunci
10:27Di Tower Fontana ini
10:28Ada keterkaitan artinya?
10:29Kami berkeyakinan
10:30Bahwa dua warga negara India tersebut
10:32Terkoneksi dengan
10:33Kegiatan di
10:34Prestige Bullion
10:36Di Tower Fontana
10:37Oke sebelum kita lihat
10:38Salah satu kamar
10:38Yang kemudian disebut
10:39Sebagai laboratorium rahasia
10:41Artinya untuk
10:42Pihak-pihak yang sudah
10:43Ditetapkan sebagai tersangka
10:44Pak jumlahnya Pak?
10:45Totalnya ada enam orang
10:46Ada enam orang yang sudah
10:47Ditetapkan sebagai tersangka
10:48Betul
10:49Oke saya ingin tunjukkan Pak
10:50Ini adalah kamar ya
10:51Bernomar BF28M2 Pak
10:53Tapi sebelum masuk Pak
10:54Ada satu tulisan
10:54Prestige Bullion Pak
10:55Apa kaitannya
10:57Prestige Bullion ini
10:58Yang bisa
10:59Mungkin disebut sebagai perusahaan ya Pak ya
11:00Dengan sindikat
11:02Penyelundupan emas
11:03Secara ilegal
11:04Iya
11:04Jadi dapat saya jelaskan
11:06Bahwa data di Dijat Ahu
11:09PT Prestige Bullion ini
11:11Adalah sebuah perusahaan
11:13Yang bergerak di bidang
11:15Perdagangan perhiasan
11:17Iya
11:17Dan jam
11:18Oke
11:19Kemudian ini berdiri
11:20Sejak bulan Juni 2026
11:22Namun
11:23Kita tidak bisa kemudian
11:25Mengatakan bahwa
11:26Berarti aktivitasnya
11:27Sejak Juni 2026
11:29Karena sebelumnya
11:30Kami sudah memperoleh data
11:31Dari
11:32Tiga orang tersangka
11:35Yang sudah kita amankan
11:36Yang warga negara Indonesia
11:37Ternyata mereka sudah pernah masuk ke dalam sini
11:39Sudah pernah masuk ke dalam sini
11:40Sebelum ini menjadi Prestige Bullion
11:42Artinya bisa dikatakan
11:43Lebih lama kemungkinan
11:44Lebih lama
11:45Karena
11:46Dokumentasi yang
11:47Ada di handphone
11:48Yang tersangka
11:49Yang tiga orang itu
11:50Bahwa di dalam itu
11:52Tercantum logo
11:53SSV
11:54Ketika kita minta data
11:56Di Dijan Ahu
11:57Terkait dengan Prestige Bullion
11:58Rupanya
11:59Salah satu direktur utamanya
12:01Warga negara India
12:02Itu inisial namanya adalah
12:04SSV
12:05Ini jaringan India
12:06Yang akan
12:07Mengirimkan emas secara ilegal
12:09Ke Dubai
12:11Dan ini adalah
12:12Tempat kejadian perkara ya
12:13Dimana
12:14Tempat ini disebut sebagai
12:16Laboratorium
12:17Rahasia
12:18Pengolahan
12:19Termasuk juga penyelundupan
12:20Dari emas secara ilegal
12:22Iya
12:22Bisnis proses
12:23Di ruangan ini adalah
12:25Ketika
12:25Mediator
12:27Sudah menyerahkan
12:28Emas cukin
12:30Atau emas batangan
12:30Dari
12:31Penambangan ilegal
12:32Kemudian dibawa ke sini
12:33Kemudian diberikan di sini
12:36Lalu
12:37Akan di cek kadarnya
12:38Bisa dikatakan
12:40Sebagai
12:40Atau seperti resepsionis mungkin
12:42Iya
12:42Jadi pada saat kita masuk
12:45Ada dua berangkas besar di situ
12:50Kemudian kita masuk ke dalam
12:55Ini adalah
12:56Ruangan tempat mereka melakukan
12:59Kegiatan pengolahan
13:00Dan pemurnian emas
13:02Jadi ini ada
13:04Torch
13:05Dengan
13:06Tabung gas portable
13:08Kemudian ini
13:09Alat ini
13:09Bahan-bahan kimia
13:10Jadi
13:12Mereka melakukan
13:13Pembakaran di sini
13:14Untuk dimurnikan
13:15Setelah dimurnikan
13:16Menjadi
13:18Batangan emas yang lembek
13:20Kemudian mereka masukkan
13:21Menggunakan alat ini
13:22Rolling mill
13:23Ini rolling mill ya Pak ya
13:24Ini rolling mill sederhana
13:25Karena ini
13:26Masih menggunakan
13:27Tuas
13:28Berapa emas Pak
13:30Yang kemudian berhasil
13:31Disita oleh polisi
13:32Di tempat ini
13:33Ya kalau di ruangan ini
13:34Kita tidak
13:35Tidak mendapatkan
13:36Barang bukti emas
13:37Tapi kita mendapatkan
13:3923 keping
13:41Logam
13:42Residu
13:43Hasil
13:44Pengolahan
13:44Atau pemurnian emas
13:46Jadi setelah mereka
13:47Melakukan kegiatan
13:48Pemurnian di sini
13:49Kemudian dipisahkan logam
13:51Selain emas
13:52Kemudian mereka
13:53Cetak lagi menjadi
13:55Batangan logam
13:57Dan kalau kita lihat
13:58Secara kasat mata
13:59Ini alat-alatnya cukup
14:00Sederhana ya Pak ya
14:01Tetapi yang menarik
14:02Apa yang kemudian disampaikan
14:03Oleh di tipiter sebelumnya
14:05Dinyatakan bahwa
14:07Dalam satu hari
14:08Sindikat ini
14:09Di tempat ini
14:10Bisa memproduksi
14:11Sampai 30 kg emas
14:13Betul demikian
14:14Betul
14:14Jadi mereka menerima
14:16Setiap hari
14:17Hampir
14:18Sekitar 30 kg emas
14:20Per hari
14:21Maka satu bulan itu
14:22Ada sekitar
14:23Hampir 3 ribu
14:25Bahwa ada bahan kimia
14:27Yang digunakan
14:27Karena limbahnya kan
14:28Limbah B3 ya Pak ya
14:29Apakah ini juga berpengaruh
14:30Mungkin karena ini juga tempat
14:31Dari masyarakat tinggal
14:33Dan lain sebagainya
14:33Bagaimana mereka membuang
14:34Dari cairan kimia itu Pak
14:36Kita masih
14:37Belum bisa jawab ya Mas
14:38Tapi
14:39Mereka memilih lokasi ini
14:40Untuk dilakukan
14:43Pemurnian
14:44Karena dekat dengan
14:45Dengan
14:46Akses ini
14:47Pintu bisa dibuka
14:48Sehingga udaranya bisa keluar
14:49Oke
14:50Ini untuk
14:51Semacam sirkulasi udaranya
14:52Betul
14:57Betul
14:58Dan yang menarik juga
14:59Tadi sudah disebutkan
15:00Sebenarnya di awal
15:01Ada berangkas Pak
15:01Yang berisi
15:03Uang
15:04Kurang lebih
15:051,1 miliar
15:06Dan dolar
15:073,850
15:09850 USD
15:10Bisa ditunjukkan mungkin Pak
15:12Untuk uangnya
15:13Ya jadi ini Mas Dipo
15:14Yang kita amankan
15:16Dari salah satu berangkas
15:18Karena ada dua berangkas yang diamankan
15:20Satu berangkas itu kosong
15:22Satu berangkas berisi
15:24Uang ini
15:25Dan
15:2623 keping logam residu
15:29Ada beberapa barang bukti lain Pak
15:31Mungkin bisa dijelaskan
15:32Temuan-temuannya Pak
15:33Di lokasi ini
15:34Sebagai lokasi resepsionis
15:36Pada saat ada konsumen datang
15:38Kemudian disini ditemukan lah
15:40Ada timbangan
15:41Kemudian
15:41Kalkulator
15:43Ini
15:43Dekoder CCTV
15:44Terdapat juga buku rekening dan ATM
15:47Kemudian kalau kita lihat
15:48Ada bekas-bekas ini
15:50Ini dulu yang sebelumnya disampaikan Pak Wadil
15:52Terkait dengan logo
15:53SSV
15:54SSV
15:55Apakah bisa dikatakan juga Pak
15:57Inisial SSV ini yang merupakan
15:59Direktur utama
16:00Dari perusahaan
16:01Prestis Bullion
16:02Adalah otak
16:03Dari sindikat
16:04Penyelundupan
16:05Emas ini Pak
16:06Betul
16:07Karena dia selaku
16:08Direktur utama
16:08Kita akan kejar
16:10Kemanapun dia pergi
16:11Termasuk
16:13Beneficial owner
16:14Yang di Dubai
16:15Kita pasti akan kejar
16:24Itu sudah berada di
16:25Lantai 18 Pak
16:26Bahwa sebelumnya juga
16:27Dari Direkturat
16:28Tindak Pidana Tertentu
16:29Menyebutkan ada
16:30Dua kamar yang digunakan
16:32Satu laboratorium rahasia
16:34Untuk mengolah
16:35Dan penyelundupan emas
16:36Satu lagi
16:37Mungkin bisa disebut markas
16:38Bisa dijelaskan Pak
16:39Penggeledahannya
16:40Ya ini markas
16:41Atau safe house
16:42Mereka
16:42Safe house mereka
16:43Mereka bekerjanya
16:44Di laboratorium tadi
16:46Tapi kemudian
16:47Tinggalnya mereka
16:48Di sini
17:05Kita akan coba masuk ya
17:07Ke safe house
17:08Digunakan oleh
17:09Warga negara India
17:12Yang merupakan tersangkat
17:13Dari penyelundupan emas ilegal
17:23Boleh kita langsung masuk ya
17:25Mereka tinggal di sini
17:26Berangkas ada di sini
17:28Berangkasnya
17:29Ini berangkasnya Pak?
17:30Ya berangkasnya ini
17:31Tadi di dalam
17:32Kemudian kita geser di sini
17:34Setelah dibuka
17:34Kita ketemu
17:36Itu dua batang emas
17:38Kemudian
17:39Satu plastik klip
17:41Yang berisi perhiasan
17:43Berupa satu
17:44Kalung rantai
17:45Begitu
17:46Kemudian satu gelang besar
17:48Totalnya berat
17:49Dua kilo
17:50600 gram
17:52Selain itu mungkin Pak
17:53Apa yang kemudian didapati oleh polisi?
17:55Ini ada celana dalam
17:56Celana dalam ini di dalam
17:57Berangkas
17:57Oke
18:00Kalau dipegang coba
18:01Berat
18:02Berat sekali ya?
18:03Karena sudah dimodifikasi
18:05Celana dalam ini digunakan untuk?
18:07Untuk membawa emas
18:09Dimasukkan ke dalam sini
18:11Sehingga nanti mereka rapikan
18:13Sehingga emasnya akan mengelilingi pahanya mereka ini
18:16Ini memang secara berat
18:18Ini lebih berat ya
18:19Dari celana dalam biasa
18:20Dan
18:20Ini lapisannya cukup tebal ya Pak?
18:23Iya
18:23Saya coba
18:24Masukkan ya Pak ya
18:25Mungkin karena emas tidak ada
18:27Menggunakan handphone
18:28Mungkin Pak bisa Pak?
18:28Iya bisa
18:29Ini dimasukkan ke
18:30Mungkin bisa ditunjukkan Pak?
18:32Bisa
18:32Kedalam sini ya
18:35Oke
18:37Di dalam bisa juga?
18:40Bisa juga
18:40Di dalam ya
18:41Tidak terlihat sama sekali
18:43Mungkin seperti
18:44Bentuk
18:45Emas yang kemudian
18:47Disebunyikan di sini
18:55Ada juga temukan buku Pak
18:56Apakah ini juga catatan transaksi
18:58Dari penyelundupan emas ilegal?
19:00Baik
19:00Jadi dari deretan barang bukti yang kita amankan
19:03Ini dapat kita lihat
19:05Rekapan mereka memang cukup besar
19:08Transaksi mereka
19:08Untuk negara tujuannya mungkin Pak?
19:10Negara tujuan mereka dikirimkan ke Dubai
19:13Kemudian ke Bangkok, Thailand
19:15Ini ya?
19:15Ini yang Bangkok ya?
19:16Ini negara tujuan
19:17Oke artinya selain Dubai
19:19Tetapi yang cukup masif
19:21Diselundupkan emas ilegal
19:22Dari negara kita
19:24Menuju ke Bangkok
19:25Menuju ke Bangkok
19:28Apakah hanya dua Pak?
19:29Yang tinggal di sini?
19:30Sebetulnya kami dapati
19:32Sebetulnya harusnya tiga
19:33Yang tinggal di sini
19:34Tiga yang tinggal di sini?
19:35Artinya ada satu orang
19:36DPO?
19:37Iya
19:37Dari tiga orang ini
19:39Satu memang
19:40Terkoneksi bekerja di
19:42Tower Kontana
19:43Iya
19:44Yang satu lagi
19:45Ini mereka
19:46Dia baru datang
19:48Tugasnya
19:49Mediator untuk bawa ke luar
19:51Iya
19:51Kemudian satu lagi
19:52Yang kita cari ini juga
19:55Kemungkinan juga sebagai
19:56Mediator yang bawa keluar
19:57Dan polisi juga berhasil
19:59Mengungkap
20:00Redaran
20:00Ataupun penyelundupan
20:01Emas ilegal
20:02Tidak hanya di apartemen ini
20:03Tetapi juga ada di
20:05Salah satu ruko
20:07Di sunter
20:11Aktifitas yang terjadi di rumah ini
20:13Cukup mencurigakan
20:14Kalau malam
20:14Ini pintu gerbang terbuka
20:16Tetapi
20:16Lampu dimatikan
20:18Terus mobil itu keluar masuk
20:19Keluar masuk
20:28Selain apartemen yang dijadikan
20:30Laboratorium rahasia
20:32Termasuk juga markas
20:33Dari sindikat
20:34Penyelundupan
20:35Emas ilegal
20:36Di depan saya adalah
20:37Rumah mewah
20:38Yang tidak jauh
20:39Lokasinya masih berada
20:40Di kawasan Jakarta Utara
20:41Yang juga
20:42Menjadi lokasi
20:43Ditemukannya
20:44Aksi sindikat
20:46Penyelundupan
20:47Emas ilegal
20:48Bagaimana kemudian
20:49Modus ini berjalan
20:50Apakah masih ada kaitannya
20:51Dengan sindikat
20:52Yang berada di apartemen
20:53Saya masih bersama dengan
20:54Wadir Tipiter
20:55Bares Krimapus Polri
20:56Dengan Pak Bambang
20:58Wijangarko
20:58Pak Bambang
20:59Mungkin bisa dijelaskan Pak
21:00Awal mula
21:00Pengungkapan bahwa
21:01Ada juga
21:02Sindikat yang beroperasi
21:04Di rumah mewah ini
21:05Seperti apa Pak?
21:05Hasil pengembangan
21:06Dari empat orang
21:08Tersangka
21:09Warga negara Indonesia
21:10Yang sudah kita amankan
21:11Mereka pernah
21:12Transaksi emas ilegal
21:14Di
21:14White Classic
21:16Ada di Ruko
21:17Di Sunter
21:17Kami berupaya
21:18Mencari informasi
21:20Akhirnya mendapatkan
21:21Informasi dari
21:22Koordinator Security
21:23Perumahan ini
21:24Mereka menyampaikan
21:26Pak
21:26Di perumahan kami
21:29Ada orang
21:30India
21:31Yang menyewa rumah
21:32Yang mengaku
21:33Memiliki
21:34Toko
21:35White Classic
21:35Orang India?
21:36Iya
21:36Kemudian
21:37Menurut keterangan
21:39Koordinator Security
21:40Aktivitas yang terjadi
21:42Di rumah ini
21:43Cukup mencurigakan
21:44Seperti apa?
21:44Kalau malam
21:46Ini pintu gerbang terbuka
21:47Pintu gerbang ini terbuka
21:49Seperti ini ya?
21:50Pintu gerbang ini terbuka
21:51Ini juga terbuka
21:52Tapi lampu dimatikan
21:54Terus mobil itu keluar masuk
21:55Keluar masuk
21:57Sehingga kemudian
21:58Koordinator Security
22:00Mendatangi rumah ini
22:02Diketuk pintunya
22:04Kemudian keluar
22:05Keluar satu orang India
22:06Kemudian ditanya
22:08Berapa orang yang tinggal di sini
22:09Dua orang
22:10Sejak kapan?
22:12Sudah dua bulan
22:13Kemudian yang bersangkutan
22:14Menjelaskan
22:15Bahwa saya
22:16Usaha emas
22:17Outlet saya
22:18Tidak jauh dari sini
22:19Namanya White Classic
22:21Apakah
22:22Sindikat yang digunakan di sini
22:24Untuk jaringan India-Dubai juga Pak?
22:26Iya
22:26India-Dubai juga
22:28Tapi
22:29Kelompok yang berbeda
22:30Dengan yang di Pontana
22:31Artinya ada beberapa kelompok
22:33Yang menyelundupkan emas
22:34Untuk jalur India-Dubai
22:36Jadi jaringan India ini
22:37Ada beberapa gitu
22:38Mas Ipo
22:39Salah satunya
22:40Yang di Tower Pontana
22:43Kemudian yang di White Classic
22:45Ini
22:46Manajemennya berbeda
22:47Oke
22:47Artinya
22:48Hal itu juga menunjukkan
22:49Betapa masifnya
22:50Praktik penyelundupan emas ilegal ini
22:52Yang dilakukan oleh
22:53Warga negara asin
22:54Di negara kita
22:54Betul sekali
23:01Seperti mas Jipo lihat
23:03Ini sama seperti yang di Pontana ya
23:07Jadi ada meja resepsionis
23:10Di sini tempat mereka juga
23:11Menerima emas
23:13Kita temukan
23:13Alat timbangan emas
23:16Kemudian banyak sekali
23:17Kartu RTM
23:19Ada yang atas nama
23:20Orang Indonesia
23:22Ada yang atas nama
23:23Warga negara India
23:26Jadi untuk kartu RTM ini
23:29Ini adalah kartu RTM
23:31Yang atas nama perusahaan
23:32PT White Classic
23:34Ini tertulis ya?
23:35Tertulis
23:35Oke
23:36Tertulis
23:36Yang seperti disampaikan Pak Wadir tadi
23:38Bahwa kaitan antara rumah ini
23:39Dengan toko emas
23:41PT White Classic
23:42Tadi sangat besar sekali
23:48Kita menemukan
23:50Alat ini
23:51Mas Jipo
23:52Mesen blender?
23:53Ya mesen blender
23:54Tapi tabung-tabungnya ini
23:56Cawannya cawan stainless semua
23:59Dan ada lapisan logam kuning-kuning
24:01Kita kirim ke laboratorium forensik
24:02Untuk mengetahui
24:03Apakah itu kandungan emas atau bukan
24:06Nah kemudian disini
24:07Juga kita temukan
24:08Ada
24:10Cernal dalam yang sudah dimodifikasi
24:12Oke
24:13Modusnya artinya serupa?
24:15Serupa
24:15Kita temukan juga
24:18Cernal dalam baru
24:19Yang belum dimodifikasi
24:21Jumlahnya 140
24:22Ini belum
24:23Oke belum ada kantungnya ya
24:24Belum ada kantungnya
24:25Pakaian dalam wanita juga
24:27Belum dimodifikasi
24:35Ada satu kamar lagi ya Pak ya
24:37Iya
24:38Wah cukup banyak tempat tidurnya Pak
24:40Meskipun hanya diisi oleh
24:41Dua orang
24:43Melihat
24:43Situasi seperti ini ya
24:45Kami meyakini bahwa
24:46Ada orang India lain
24:48Yang mungkin
24:49Tidak ditinggal disini
24:51Secara permanen
24:53Tapi
24:53Dia
24:54Mobilitasnya sebagai
24:56Mediator juga
24:56Dia cari barang
24:57Terima barang
24:58Bawa kesini
25:01Kalau untuk ruangan ini
25:02Ruangan apa Pak?
25:03Ini
25:03Tempat blender ditemukan
25:05Tempat blender ditemukan
25:08Oke
25:09Ini seperti ruang kerja ya
25:11Sebenarnya ya
25:11Betul
25:12Tetapi memang tidak ada
25:13Mungkin akan mereka gunakan
25:15Sebagai ruang kerja
25:16Tapi karena lebih fokus
25:17Pekerjaan dilakukan
25:19Di White Classic
25:20Sehingga disini
25:21Belum dimanfaatkan
25:22Sama mereka
25:23Kebetulan
25:24Di lokasi
25:25Toko emas itu
25:26Juga kita temukan
25:27Blender yang lain juga
25:29Sama
25:30Sama
25:30Pasis
25:31Oke
25:31Dan itu yang
25:32Menguatkan dugaan tadi ya Pak
25:34Bahwa blender itu
25:34Akan dibawa ke
25:35Ruko yang
25:36Jarak dari rumah ke Ruko
25:38Juga tidak terlalu jauh
25:51Ini yang disebut
25:52Ruko
25:53Yang digunakan oleh
25:55Terduga pelaku ya Pak ya
25:57Betul
25:57Untuk kemudian
25:58Mengolah
25:59Kemas ilegal
25:59Betul
26:00Oke bisa ditunjukkan ya
26:01White Classic
26:02Gold and Silver
26:03Bisa dijelaskan mungkin saat itu
26:05Setelah
26:06Pengledaan di rumah
26:07Dari terduga pelaku
26:08Artinya polisi langsung kesini
26:09Betul
26:10Kondisinya kosong
26:11Kita masuk
26:12Kondisinya kosong
26:13Kemudian disini kita
26:14Banyak sekali
26:15Barang bukti
26:16Yang menunjukkan
26:17Bisnis proses mereka
26:19Sejak dari penerimaan emas
26:21Kemudian dilakukan
26:22Pembakaran
26:23Untuk pemurnian
26:24Kemudian
26:25Dirubah bentuknya
26:26Kemudian
26:27Kalau tadi kita dapati
26:2920
26:30Tanah dalam pria
26:31Yang sudah dimodifikasi
26:32Itu dibuatnya disini
26:33Semua ada disini
26:34Barang bukti
26:35Lebih letak disini
26:35Mesin jahitnya ada disini
26:36Mesin jahitnya ada disini ya
26:38Sebelum kita masuk Pak
26:38Bahwa Ruko ini berdiri
26:40Di antara
26:40Usaha-usaha lainnya
26:42Pertanyaan saya
26:43Apakah
26:43Ruko yang
26:44Menjual emas batangan
26:46Termasuk juga batangan perak
26:48Memo emas dan perak ini
26:49Legal atau ilegal?
26:51Legal karena
26:51Perusahaan mereka ini
26:52Terdaftar di
26:53Dijan Ahu
26:53Perusahaan
26:54White Classic ini
26:55Kalau kita lihat data
26:57Di Dijan Ahu
26:58Itu berdiri
26:591 Oktober 2024
27:01Oke
27:02Bisa kita masuk ke dalam Pak?
27:14Ada tulisan Dubai ya Pak ya?
27:16Jadi ini adalah afiliasi perusahaannya ya
27:21Kalau kita lihat dia pasang disini
27:23Ada di Dubai, Bangkok, Jakarta
27:25Sehingga tidak heran apabila kita temukan di TKP Gloria
27:31Di buku catatan itu
27:33Penjualannya ada ke Dubai
27:35Ada ke Manila
27:37Ada ke Bangkok
27:38Itu karena
27:40Ya mereka punya
27:42Kantor pusatnya ada di sana
27:43Dan di dalam Pak
27:45Ini nampaknya resepsionisnya juga
27:47Sama kan?
27:48Sama seperti yang kita temukan di
27:50Fontana
27:51Maupun yang kita temukan di rumah yang tadi kita datangi
27:56Ini kan tempat mereka menerima emas batangan yang diduga dari pertambangan tanpa izin
28:02Jadi tidak semua orang atau tidak semua mediator bisa masuk ke sini
28:07Mereka jaringannya seperti narkoba ya
28:09Jadi memang kalau tidak kenal mereka nggak mau
28:13Jadi barang bukti yang kita dapatkan di area resepsionis ini
28:19Ini adalah folder-folder ini berisi dokumen transaksi
28:23Kemudian di area ini juga ditemukan residu
28:26Residu?
28:27Ini adalah residu
28:29Kemudian
28:31Ada sepeda yang juga
28:33Ada emasnya juga
28:34Ada emasnya juga ya
28:35Ini residu hasil pembakaran pemurnian emasnya mereka
28:38Dan yang menarik adalah
28:40Di urungan ini kita temukan
28:43Paspor?
28:44Ya ini adalah paspor-paspor orang India yang sudah expire
28:48Oke
28:49Kemudian
28:51Orang-orang India ini
28:54Yang sama seperti yang kita temukan di Tower Gloria
28:58Oke
28:58Artinya
28:59Jaringan yang di Tower Fontana
29:02Dengan jaringan yang di White Classic
29:04Ini terkoneksi
29:05Meski berbeda sindical?
29:07Meskipun berbeda bosnya ya
29:09Paspor India ya
29:10Yang sudah tidak berlaku ya Pak ya?
29:15Ya
29:16Kalau tadi Mas Dipo kita lihat di Tower Fontana
29:23Itu ada mesin rolling mill yang sederhana
29:27Bentuknya kecil dan operatornya manual
29:30Betul
29:31Nah disini lebih besar dan menggunakan arus listrik ya
29:35Oke menggunakan arus listrik ya
29:37Ketika mereka terima emas di lantai satu
29:39Ya
29:40Kemudian mereka akan naik ke lantai empat dulu sebetulnya
29:44Oh ke lantai empat dulu
29:45Karena di lantai empat itu tempat mereka masak
29:46Oh
29:47Di situ itulah dimurnikan dipisahkan
29:51Sehingga dapat kader emas yang jauh lebih bagus
29:54Setelah jadi dibawa ke sini
29:56Dibawa ke sini kemudian masuk ke tempat rolling mill ini
30:02Dipepehkan sesuai bentuk yang mereka inginkan
30:04Karena rupanya celana dalam yang kita temukan tadi
30:07Dibuatnya kan disini
30:08Dibuat disini?
30:09Dibuat disini
30:10Oh dan ini ada mesin jahitnya ya Pak ya?
30:13Ini mesin jahitnya
30:13Ini celana dalamnya
30:15Dan ini adalah kain hitam yang sudah disiapkan sama mereka
30:20Untuk dijahitkan di celana dalam
30:21Kami berkeyakinan bahwa
30:23Yang ditemukan di perumahan tadi di blok I
30:26Itu hasil produksi dari tempat ini
30:36Ya ini di lantai empat ini adalah
30:40Ruangan yang mereka gunakan
30:43Untuk memproses
30:45Ya untuk melakukan pemurnian emas
30:49Ini cetakan emas batangan
30:51Ya ini alat untuk memurnikan juga
30:55Untuk sehari Pak apakah sama dengan yang di apartemen bisa mengolah bahkan lebih dari 30 kg emas?
31:02Ya ini bisa kemungkinan bisa lebih dari 30 kg emas
31:05Dari mana mereka mendapatkan sumber bahan baku emas yang kemudian diolah disini dan diedarkan secara ilegal?
31:11Jadi ada penambangan emas ilegal di berbagai provinsi di Indonesia
31:17Itu kemudian ada yang bertugas membawa emas tersebut sampai ke Jakarta
31:22Setelah sampai di Jakarta dilempar lagi ke mediator
31:27Mediator itu yang baru ke mereka semua ini
31:44Saudara tidak hanya polisi yang membongkar aksi penyelundupan emas ilegal oleh sindikat internasional
31:50Dalam beberapa waktu terakhir
31:51Direkturat Jenderal Bia dan Cukai Kementerian Keuangan
31:55Juga berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan kilogram emas
32:00Di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta
32:03Lalu pertanyaannya bagaimana sindikat ini melakukan aksinya?
32:07Saya akan tanyakan secara langsung kepada Pak Hengki Tomohan Perlindungan Aritonang
32:11Selaku Kepala Kantor Pelayanan Utama Bia dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta
32:16Pak Hengki terima kasih untuk waktunya Pak
32:17Saya ingin langsung tunjukkan Pak Hengki bahwa di depan kita ini sudah ada
32:22Mungkin bisa dikatakan puluhan kilogram emas
32:24Yang kemudian coba untuk diselundupkan oleh sindikat internasional
32:28Tapi pertanyaannya bagaimana awal mula Bia Cukai bisa mencium adanya
32:33Kasus kejahatan ini di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
32:36Kalau bicara penyelundupan emas itu sudah berawal dari sekitar 2 bulan yang lalu
32:422 bulan yang lalu?
32:432 bulan yang lalu kami itu sebenarnya sudah ada beberapa kasus terkait dengan penyelundupan emas
32:47Sejak kami dapat kasus yang pertama ini kami lakukan pengetatan
32:51Kaitan dengan kasus ini, ini ada 4 kasus, di depan ini total 46 kilogram ya
32:59Tapi pertanyaannya apakah 4 kasus ini sindikatnya berkaitan atau sindikat yang berbeda?
33:04Itu sedang kami perdalam ya, tapi kalau melihat modus, melihat tujuan
33:09Dan kelihatannya 4 ini, ya 4 sindikat yang berbeda ya
33:134 sindikat yang berbeda?
33:14Jadi kalau yang pertama ini, warga negara Cina ya, kemarin ada 7 orang
33:21Ini kelihatannya 1 sindikat, walaupun mereka menggunakan 2 penerbangan berbeda, tujuan Hong Kong
33:26Kemudian yang kedua kami tangkap tidak lama setelah itu, itu adalah WNI ke Dubai
33:34Kemudian yang terakhir kemarin, 2 kasus yang berdekatan, itu kami tangkap dua-duanya memang warga negara Cina
33:42Sama-sama di flight yang sama menuju Hong Kong
33:46Tapi memang modus mereka berbeda
33:50Ini salah satu bentuk emas yang kemudian diselundupkan, bukan dalam bentuk batangan
33:54Tetapi bisa dikatakan mungkin silinder
33:56Dan tidak hanya itu, ini juga ada berbentuk seperti kotak ya, bukan persegi panjang
34:03Dan yang sering kita lihat adalah yang bentuknya seperti ini
34:08Ini bahkan beratnya hampir 2 kg ya, berbentuk persegi panjang
34:13Pertanyaan saya Pak, bahwa dari bentuk-bentuk emas ini, bagaimana cara mereka untuk kemudian menyelundupkan emas
34:20Yang kemudian berhasil digagalkan oleh biaya cukai
34:22Kalau ini berarti dia bentuk silinder, karena memang penyemunyiannya inserter ke dalam tubuh ya
34:29Ke dalam tubuh?
34:30Ke dalam tubuh, dia masukkan melalui, mohon maaf, ke dubur atau ke kemaluan
34:35Pada saat kami temukan itu, rata-rata dua seperti ini
34:39Supaya lebih jelas Pak Engky, boleh saya izin keluarkan Pak?
34:42Oke, saya akan coba visualisasikan ya, bagaimana kemudian para sindikat internasional ini menyelundupkan emas
34:50Sesuai dengan yang tadi dijelaskan oleh Pak Engky
34:52Digabung seperti ini, dibalut dengan, mohon maaf, kondom dan dimasukkan ke dalam bagian tubuh
35:01Saya izin lihat sekali lagi ya Pak ya, ini yang 2 kg
35:04Boleh saya keluarkan izin Pak?
35:06Boleh
35:06Oke, saya akan coba keluarkan
35:08Ini mungkin bisa dikatakan emas batangan yang berhasil dicegah untuk diselundupkan dengan berat yang paling besar ya Pak?
35:17Ya, hampir 2 kg
35:19Hampir 5 M lah ini
35:20Hampir 5 miliar rupiah Sudara
35:28Tapi pertanyaannya Pak, ketika emas ini diselundupkan ke dalam hand carry
35:33Apakah betul melibatkan salah satu oknum di Bandara Internasional Soekarno-Hatta
35:47Kenapa tiba-tiba aktivitas meningkat?
35:50Karena kan tahun ini dikenakan bayar keluar untuk emas
35:54Sehingga mungkin mereka males bayar
35:57Yaitu coba selundup-selundup untuk membeli keuntungan
36:00Tangkanya siapa sih yang main-main itu?
36:03Pasti itu kan ada hubungan dengan pertambangan emas tanpa izin
36:07Kita akan investigasi itu terus
36:13Selain ke bagian tubuh ada lagi Pak?
36:15Kalau yang ini, Casper
36:17Ini biasanya karena memang mereka pola pembawaannya dia taruh di dalam tas seperti itu
36:25Atau yang kita bisa lihat kasus yang keempat ini
36:28Dia body strapping namanya
36:30Body strapping, ok
36:31Jadi celana yang dia modifikasi, dia masukkan emas ini
36:34Apakah ini celana yang biasa kita gunakan, celana yang dimodifikasi atau seperti apa sebenarnya?
36:42Kalau ini sudah pasti celana yang mereka modifikasi ya
36:46Ini kantong-kantong cukup banyak, nanti diisi semua di dalam
36:50Meskipun emas ini cukup berat sebenarnya?
36:53Berat, ini kita pegang aja cukup berat ya
36:55Seperti ini mungkin dia coba masukkan ke dalam ya
36:59Sampai ke dalam seperti itu
37:02Apakah ada alat khusus mungkin yang kemudian digunakan oleh biaya cukai
37:05Untuk memastikan keaslian emas termasuk juga kandungan emas di dalam batangan ini?
37:10Ya, kalau normal itu sebenarnya di lab ya
37:15Cuma kan itu memakan waktu
37:16Betul
37:17Biasanya setelah kami melakukan penindakan baru kami lab
37:20Nah, untuk uji sampel cepatnya itu kami ada alat XRF namanya
37:25Oke, boleh coba kita rakyatkan Pak?
37:29Mungkin yang pertama yang siliner mungkin? Bisa?
37:32Mungkin bisa ditunjukkan kamera ya
37:3499,99% artinya Pak?
37:37Jadinya emas murni ya
37:40Emas 24 karat atau emas 99%
37:47Tapi pertanyaannya Pak, ketika emas ini diselendutkan ke dalam hand carry
37:52Apakah betul melibatkan salah satu oknum di Bandara Internasional Soekarno-Hatta?
37:57Nah, sebenarnya kan untuk pemasukan ke dalam bandara ini sudah cukup ketat ya
38:02Kami bekerja sama dengan teman-teman AFSEC itu
38:05Sangat sering mereka bisa mendetect
38:07Hampir semuanya mereka bisa mendetect
38:09Nah, permasalahannya begitu melibatkan orang dalam ya
38:13Kalau kemarin itu kami sampaikan oknum dari ground handling
38:17Oknum ground handling
38:19Nah, ini menjadi satu permasalahan tersendiri
38:21Karena ground handling ini kan mereka hafal
38:25Liku-liku bandara seperti apa
38:28Di kasus ini ditangkap oleh AFSEC itu pada saat ground handling ini ingin memasukkan ke dalam bandara
38:35Oknum ground handling
38:42Oknum bagaimana sepanjang tahun 2026 bahkan ada 32 kasus yang diungkap
38:46Terkait dengan penyelundupan emas secara ilegal
38:49Dan dengan berat emas yang berhasil digagalkan untuk diselundupkan
38:53Mencapai 248 kg emas
38:56Dan nominal angkanya itu mencapai 800 miliar rupiah
39:00Pertanyaan saya dengan angka yang sedemikian masih pak
39:02Apakah bisa diduga kuat bahwa penyelundupan emas ini masih terjadi?
39:08Karena ada keterlibatan orang dalam
39:09Setiap penyelundupan ini kan pasti ada polanya masing-masing ya?
39:13Iya
39:13Kalau kami hanya bicara pada saat pengeluaran
39:17Itu nanti ya tadi seperti tadi yang saya sampaikan
39:20Ada yang memang dia bawa sendiri
39:22Ada yang dia coba mencari modus perhiasan, modus insert
39:26Ada yang dia masuk bodi strapping
39:28Ada yang dengan orang dalam di ground handling
39:30Seperti itu
39:31Tapi kalau secara overall ya
39:34Kami belum bisa dapat datanya secara spesifik ya
39:38Tapi memang segala macam cara pasti mereka coba
39:49Tapi pertanyaannya ketika permintaan itu muncul
39:52Apakah praktik penyelundupan emas secara ilegal ini juga
39:55Ada kaitannya dengan begitu banyaknya
39:57Fenomena penambangan emas tanpa izin
40:00Di sejumlah daerah
40:07Ratusan tambang-tambang tanpa izin
40:10Dan ada tambang-tambang yang tiap bulan keluar
40:14Ratusan miliar rupiah
40:16Emas, perak, logam-logam yang sangat mahal
40:20Sampai hari ini penyelundupan masih berjalan
40:28Maraknya penyelundupan emas ilegal tak bisa dipisahkan dari praktik pertambangan emas tanpa izin
40:33Atau petik yang masih menjamur di sejumlah daerah
40:36Dari lubang-lubang tambang tanpa izin
40:38Emas hasil eksploitasi bergerak menyusuri rantai perdagangan
40:42Hingga berujung pada penyelundupan
40:44Di balik rantai panjang emas ilegal
40:46Dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin
40:48Dan distribusi emas ilegal
40:50Terdeteksi di sejumlah wilayah
40:52Mulai dari Papua, Kalimantan Barat, Sulawesi, Sumatera Utara
40:56Hingga Pulau Jawa
40:57Dan diduga mengalir ke pasar luar negeri
41:00Sementara itu PPATK menaksir perputaran dada yang diduga kuat
41:04Terkait aktivitas pertambangan emas tanpa izin
41:06Sepanjang 2023 hingga 2025
41:09Mencapai angka 992 jeliun rupiah
41:13Besarnya angka menunjukkan pertambangan emas tanpa izin
41:16Bukan sekedar persoalan pertambangan
41:18Belainkan rantai ekonomi gelap yang terus berputar
41:21Salah satu jejaknya terbongkar di Rata Totok
41:25Kabupaten Minahan Setenggara, Sulawesi Utara
41:27Penyaksaan tinggi Sulawesi Utara
41:29Mengusut dugaan tindak pidana korupsi
41:31Dalam pengelolaan pertambangan emas tanpa izin PT HWR
41:35Yang telah beroperasi sekitar 20 tahun
41:37Sebelum akhirnya terungkap beroperasi secara ilegal
41:40Pengusutan perkara kemudian berujung pada penetapan
41:43Tiga orang tersangka
41:44Salah satunya adalah Kepala Dinas ESDM Sulawesi Utara
41:48Tahun 2019
41:49Dari pengusutan kejaksaan tinggi Sulawesi Utara
41:52Juga berhasil menyita sejumlah alat berat
41:54Logam mulia emas
41:55Dan menyelamatkan uang negara
41:57Lebih dari 15 miliar rupiah
42:14Pengusutan tak berhenti pada lokasi pertambangan
42:17Tim penyidik pidana khusus kejati Sulawesi Utara
42:20Juga menggeledah rumah ketua Kadin Manado
42:22Dari pengeledahan di tiga lokasi
42:24Penyidik menemukan dokumen pertambangan terkait PT HWR
42:27Perlengkapan pemurnia emas
42:29Dore emas seberat 89 gram
42:32Serta uang tunai sebanyak 18 miliar rupiah
42:36Jejak pertambangan emas tanpa izin
42:38Juga terungkap di Kalimantan Barat
42:40Polda Kalimantan Barat menangkap
42:42Oknum anggota DPRD Sintang
42:44Berinisial MA pada 3 Agustus lalu
42:47Penangkapan dilakukan setelah polisi
42:49Mendapat informasi terkait dugaan pengiriman emas
42:51Hasil pertambangan ilegal
42:53Saat kendaraan dihentikan dan digeledah
42:55Petugas menemukan 3 keping emas
42:57Dengan bobot masing-masing lebih dari 1 kilogram
42:59Serta uang tunai lebih dari 5 juta rupiah
43:02Dari tambang ilegal
43:05Emas kemudian bergerak ke rantai distribusi
43:07Dan tak jarang berujung pada penyelundupan
43:09Panjang tahun 2026
43:11Bea Cukai telah menindap 32 kasus penyelundupan emas
43:14Dengan total barang bukti
43:16Seberat 284 kilogram emas
43:18Upaya penggagalan ataupun penyelundupan
43:22Penyelundupan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu
43:27Ini sudah menghasilkan nilai keekonomisan sekitar 846 miliar
43:36Pemerintah mengakui praktik pertambangan tanpa izin
43:40Masih terjadi di berbagai wilayah
43:41Kementerian SDM pun menyiapkan sejumlah langkah
43:44Pak Menteri sudah membuat kebijakan untuk dilakukan IPR
43:50Ijin pertemuan rakyat
43:52Dan nantinya kita sudah mengembangkan lagi untuk izin-izin yang ada di dalam WIU
43:58Sampai dengan pendekatan paling akhir
44:00Kami juga sudah menyusun suatu kebijakan yang nantinya mungkin bermanfaat
44:04Dengan pertimbangan kearifan lokal
44:08Potensi mineral emas di Indonesia patut dikelola dengan baik dan transparan
44:12Agar memberi manfaat bagi rakyat
44:14Pertambangan ilegal dan sejumlah masalah di hulu harus dibenahi
44:18Jalur penyelundupan harus diputus
44:20Agar kekayaan yang digali tak mengalir ke sindikat penyelundup emas
44:27Setelah tindak kriminal pengolahan dan penyelundupan emas secara ilegal
44:31Belakangan ini masih terjadi
44:32Saya akan tanyakan secara langsung kepada Guru Besar Kriminologi Fisip Universitas Indonesia
44:37Prof. Adrianus Meliala
44:39Prof. Adrianus, terima kasih untuk waktunya
44:41Terima kasih
44:42Dalam waktu yang berdekatan Prof, di bulan kemerdekaan
44:45Polisi dan biaya cukai membongkar praktik penyelundupan emas ilegal
44:49Untuk jaringan India-Dubai dan juga China-Hongkong
44:53Bagaimana Anda membaca rentetan kejadian ini?
44:57Sebelum masuk ke situ
44:58Saya ingin melihat gejala besarnya atau fenomena besarnya dulu
45:04Mengenai peningkatan permintaan emas yang luar biasa
45:07Di seluruh dunia, di mana-mana orang mencari emas
45:10Ditandai dengan dua hal
45:12Pertama adalah bahwa emas itu dianggap sebagai alat tukar yang standar
45:18Alat tukar yang ajak dan universal
45:21Yang kedua adalah banyak negara-negara yang mengganti cadangan besarnya
45:26Dari yang tadinya mata uang menjadi emas
45:30Nah ini kan dibaca oleh beberapa kalangan sebagai permintaan
45:35Sebagai opportunity untuk kemudian mendapatkan emas itu
45:39Dan menjualnya dengan harga yang tinggi
45:41Maka lalu saya berpikir, jangan-jangan memang sudah ada ekosistemnya
45:44Sudah ada ekosistemnya?
45:46Jangan-jangan
45:47Makanya kemudian saya setuju
45:48Ketika teman-teman mengatakan mengenai jaringan
45:51Kalau saya juga, jangan-jangan memang tidak jauh juga dari situasi tadi
45:54Ada pihak yang setelah dengan berbagai macam cara lalu mendapatkan bongkahan mas ilegal
45:59Kemudian lo menyelunupkannya
46:01Lalu kemudian dibawa ke luar
46:03Apakah lo bisa dijual dengan mudah di luar?
46:06Nggak juga
46:06Karena pasti luar negeri juga sudah menyediakan perangkat
46:09Untuk tidak kemudian kebobolan emas-emas ilegal
46:12Maka dia juga masuk ke black market kan?
46:14Ke underground market lagi
46:16Bahwa nampaknya ada jaringan
46:18Dalam hal ini tidak hanya terputus di Indonesia
46:20Tapi Indonesia dan negara lain
46:22Tapi pertanyaannya ketika permintaan itu muncul
46:25Apakah praktik penyelunupan emas secara ilegal ini juga
46:28Ada kaitannya dengan begitu banyaknya
46:30Fenomena penambangan emas tanpa izin di sejumlah daerah?
46:33Betul juga ya
46:34Bahwa ternyata terjadi
46:36Terjadi dewasa di penambangan emas ilegal
46:38Saya kira memang kita harus bacanya dalam kacang mata luas tadi mas
46:42Apakah kemudian bisa dikatakan
46:43Penyelunupan emas ilegal ini
46:45Sudah ada orang-orang yang ditempati
46:48Dari hulu hingga ke hilir
46:49Iya dan tidak
46:51Iya dalam arti bahwa memang ini jaringan ya
46:53Artinya ada yang dari hulu
46:55Lalu kemudian menjadi middleman
46:58Lalu menjual ke pasar
46:59Itu bisa dikatakan tidak mas
47:01Karena sebetulnya
47:02Para pemain-pemain hulu adalah orang-orang lokal
47:04Mereka sebetulnya mendapatkan keuntungan terendah sebetulnya
47:07Sementara sebetulnya rente terbesarnya
47:10Itu dialami atau dinikmati
47:12Oleh mereka-mereka yang berada dalam konteks penjualan emas tersebut
47:16Terutama yang ada di luar negeri
47:17Terutama yang ada di luar negeri
47:20Terutama yang ada di luar negeri
Komentar