00:04Karhutlah kembali terjadi di Rasau, Jaya Tiga Kuburaya, Kalimantan Barat.
00:10Lahan kering seluas 3 hektare terbakar dengan akses air dan lokasi yang sulit dijangkau.
00:16Api dan asap tebal masih terlihat di sejumlah titik.
00:20Lokasi kebakaran berjarak lebih dari 500 meter dari jalan.
00:24Sehingga menyulitkan pemadaman petugas, saudara, juga menyiapkan wadah air, maksud kami wadah air portable, untuk mempercepat penanganan.
00:35Kondisi kemarau membuat parit di sekitar lokasi mengering.
00:38Lahan gabut yang kering juga membuat api mudah kembali menyala.
00:43Meski sebelumnya sudah dipadamkan, saudara.
01:21Kesulitan memang alasan klise.
01:23Tetapi kita harus sebut pasti sampai dengan saat ini alasannya pertama adalah aksesibilitas.
01:28Aksesibilitas kadang-kadang banyak titik api yang jauh dari jangkauan.
01:31Yang kedua sumber air, karena memang sekarang musimnya Enino yang sangat kuat, sumber air memang sangat terbatas.
01:37Tetapi memang kita coba akali dengan pembuatan sumur bor.
01:42Beberapa sekat kanal yang ada memang sudah mulai kering, jadi kadang-kadang tidak bisa.
01:46Tapi solusi yang lainnya adalah kita mencoba meningkatkan peran-peran operasi lainnya.
01:51Seperti waterbombing, seperti modifikasi cuaca.
01:54Kalau sekarang di Kalbar cukup terpadu, apalagi dengan modifikasi cuaca yang adaptif.
01:59Jadi teman-teman BMKG dan dan lanut itu sudah mengatur ketika ada bibit awan,
02:04langsung kita tabur garam supaya segera turun hujan.
02:08Terima kasih sudah menonton!
Komentar