00:00Ya, izin melaporkan Presiden, hotspot hari ini di Provinsi Telapung, yang terlaporkan ada 7.9, tapi yang terdapat terbakar ini
00:11ada di TNWK, di TNWK ada 2 titik hotspot dan jarak jatan.
00:18Disin saya mencapai tentang TNWK, awal jadinya melaporkan. TNWK pertama kali terbakaran hari Sumat 21 Agustus, di detik pertama, yang
00:32perlu terbakar ini bukan hutan, bukan hutan, tapi alam-halam.
00:36Saya ingin menambahkan sedikit, di TNWK ini ada 120.000 hektare, 26.000 hektare ini alam-halam. Jadi yang sering
00:46terbakar itu, kalau cuaca panas, ini alam-halam.
00:50Nah, hari Jumat 21 Agustus, berbakar di malam hari, Sabtu pagi, kami segera membuat segi gabungan, tim gabungan, antar Portopinda,
01:03Malfodam, Pori, Emda, TNW, TNW, TNW, TNW, 450 orang, dan di hari Sabtu malam, 130, tapi sudah bisa dipandangkan.
01:16Tidak lama, karena jarak dari api dan kanal, itu lumayan jauh, sampai setengah kilo.
01:26Setelah hari Jumat, Sabtu malam, 23 Agustus kemarin, hari minggu, ada titik kedua, tidak jauh dari situ, sekitar 2 km
01:34dari titik pertama, di jam 12 siang, dan ini kita sudah kendalikan di hari Jumat.
01:44Tidak lama, izin saya menampilkan.
01:49Ini titik kedua yang kemarin, Pak Presiden.
01:54Jadi kalau di strateginya ketika alam-alam terbuka dari ini, kami mencegah sampai alam-alam ini tersambar dengan pohon.
02:04Dengan pohon, ini ada kawasan petang yang di atas.
02:07Jadi, setelah pemangaran ini, 250 orang koperasi gabungan ini, kami mencoba menuntut agar tidak terhadap arah pohon dengan menghitung jarak
02:20angin dan lain-lain.
02:20Dan kebetulan, NWK di sekitarnya juga ada kanal-kanal, kami juga mengambil kawasan dari kanal-kanal.
02:28Ambatan kami, apabila api sudah terlalu kencang, airnya terlalu kencang, kita kalah, jauh, jauh cepat, pengendaliannya, juga harus putih selang
02:37yang harap.
02:38Kami hanya mengendalikan api, ini dengan kalkon dan juga pipa-pipa, dan juga selang, dan selang kami kumpulkan dari seluruh
02:50provinsi Lampung.
02:521,3,2 panjangnya.
02:58Hari, tadi malam sudah bisa dikendalikan lagi, hari pagi juga tadi Pak Pak Kolda baru kembali dari sana, juga sudah
03:05bisa dikendalikan.
03:06Dan masih ada satu titik api, cuma kami berusaha mencoba agar tidak tertinggi lagi, karena biasanya dibawa alang-alang, biasanya
03:15sering muncul lagi Pak Presiden.
03:17Dan, yang melaporkan juga, di sini banyak gajah, ada 11 kelompok gajah di Amerika, di monitor, gajah terdekat, Pak Presiden,
03:27berjarak 20, gajah kawanan gajah liar,
03:29terdekat, berjarak 27 km, dan dari peluang gajah yang Cina, ini 8 km dari hotspot.
03:38Insya Allah aman dan tidak terdampak.
03:40Kami juga mempunyai posko bersama di Amerika, dan tampaknya karena Amerika ini berpatasan dengan hampir 1 km, ada 23 desa,
03:54itu banyak sekali warga di sekitar Amerika, yang kami jaga supaya terdampak, dan kami berkontaburasi juga,
04:02dan menghadir 1 desa untuk menjaga atas titik-titik api, yang baru tidak muncul, tidak muncul, tidak muncul.
04:10Saya kira itu, Pak Ujian, kami berharap ada bantuan waterbombing, waterbombing untuk memukul air,
04:18supaya tidak terkenal, tidak terkenal kotak-kotak kayu, itu kan, dan yang kedua, kami juga berharap ada kembangan telang,
04:28pas satu setengah telang, satu setengah, ini sekitar 3 km, kita sudah cek, jarak terjauh dalam, itu juga 3 km
04:35dari katal,
04:37jadi meskipun dalam, itu terjauh, kita bisa menjelaskan lewat.
04:41Sekian, Pak Presiden.
04:45Baik, apa ada helikopter yang stand-by di Lampung?
04:50Isin, Pak Presiden, tidak ada.
04:52Kami melakukan sesuai, Pak Presiden.
04:56Sebenarnya, Pak Helikopter waterbombing dari Pertapa, kita sudah bisa, kita, kalau sudah punya titik-titik api, kita bisa langsung kubu,
05:02Pak Presiden.
05:04Saya tanya lagi, apakah ada helikopter untuk waterbombing sudah siap di Lampung?
05:11Sore ini, disedang di persiapan, Pak Presiden.
05:14Kalau kemarin belum.
05:18Sore ini, sudah ada?
05:22Dukuhan dari Presiden, Pak Presiden.
05:23Aduh, ini suaranya nggak jelas, ya.
05:28Siap, dukungan dari BNP, Pak Presiden.
05:34BNPB, kamu cek, kok ada datanya?
05:37Siap, mohon izin, Bapak.
05:38Jadi, tadi kami siang mendapat perintah dari Bapak Kepala untuk menggeser dulu satu unit ke Lampung.
05:46Jadi, sore ini sudah sampai di Lampung.
05:49Dari Palembang.
05:50Oke.
05:52Kalau begitu, kita masih ada sisa tiga, ya.
05:56Kok segera kirim satu lagi ke Lampung, ya.
06:00Segera.
06:04Dengan dua heli waterbombing, menurut Anda cukup atau tidak?
06:08Cukup, Pak Presiden.
06:10Bisa padam.
06:11Bisa segera, Pak.
06:13Oke.
06:13Tapi, saya minta ya, Panglima itu, nggak Panglima Kodam.
06:20Chris, Chris Tomai.
06:22Itu, titik apinya harus segera dipadamkan, ya.
06:27Ya, Bapak.
06:29Dengan titik hotspotnya, Anda punya hotspot berapa?
06:36Ini masih ada 79 hotspot, Bapak.
06:4079 hotspot.
06:42Kita melaporkan, Bapak.
06:43Koordinasi kami dengan Kepala BNPB, bahwa sore ini akan ada satu helikopter waterbombing yang diluncurkan dari Palembang.
06:51Dan satu helikopter waterbombing lagi dari Jawa Timur yang dikeser oleh BNPB, Bapak.
06:57Kemudian, kami juga akan mengeksipkan penggunaan drone sempur, Bapak.
07:04Kami sudah memikirkan dengan kapasitas 16 liter, kemudian 30 liter, dan 1 liter, Bapak.
07:09Yang sedang akan kami deparkan, Bapak.
07:12Oke.
07:19Sebelum kita kirim dari TNI, ya, kalau gitu, ya.
07:21Kalau kan yang dari Palembang, nggak perlu dikeser oleh BNPB.
07:25Mungkin Palembang lebih cepat, lebih cepat Palembang datang.
07:30Daripada Jawa Timur, lebih cepat dari Palembang.
07:33Ya, tapi nanti kalau sudah Jawa Pur datang, semua TNI kita datang, ini bisa kembali ke Palembang.
07:41Baik, kalau begitu, Palembang TNI mungkin tim Alfa bisa dikerahkan ke TNWK, ya.
07:50Ya, jadi saya minta titik apinya segera dipadamkan di situ, ya.
08:00Pakai helikopter atau pakai apa, di titik apinya ditutup.
08:05Jadi, mau berhenti, Pak Pak Presiden, tadi kami sudah menerima penyelitian dari Bapak Palembang TNI,
08:10bahwa tim Alfa juga besok akan masuk ke TNWK, Pak Presiden.
08:14Kemudian, Pak Pak Pak Raja Denin Tahan, masuk ke TNWK, akan masuk ke TNWK,
08:19konten ke TNWK, ini sedang kami.
08:21Ini pantatanya, Pak Pak Presiden.
08:25Baik, jadi kesimpulan.
08:30Berapa hektare yang masih terbakar saat ini?
08:37Ini, Pak Presiden, yang masih terbakar 100,75 hektare.
08:41Seluruh Lampung?
08:44Seluruh Lampung.
08:45Ulangi berapa?
08:47100 hektare yang masih terbakar hari ini.
08:52100 hektare.
08:54100 hektare?
08:55Ya, Pak Presiden.
08:57Baik, kalau bisa, saya minta 100 hektare itu segera dipadamkan ya.
09:02Ya, Pak Presiden.
09:03Sekarang saya mau tanya, Anda butuh tambahan apa untuk memadamkan dan mencegah munculnya kebakaran yang akan datang?
09:14Kami butuh selang yang, Pak Presiden, sama TNWK portable.
09:23Seperti down-down bug dari kare, portable.
09:29Oh iya, flexible tank kita sudah pesen ya.
09:32Sudah pesen banyak ya.
09:34Flexible tank.
09:35Oke.
09:37Kemudian selang ya.
09:39Selang segera dikirim.
09:41Apalagi?
09:42Pompa perlu?
09:43Pompa air?
09:45Pompa air untuk yang jauh dari kanal Pak Presiden.
09:52Untuk antisipasi ke depan ya.
09:55Berapa yang Anda perlu?
09:5810, Pak Presiden.
10:0010?
10:00Ya, cukup Pak.
10:01Bagus.
10:04Saya kirim 20 ya.
10:065, Presiden.
10:075, Presiden.
10:08Aku suka ini, Forkopim dan Lampung.
10:11Berarti dia, dia berdikari.
10:15Dia sudah mampu untuk.
10:20Pak Gubernur, kau minta bantuan Bapakmu itu di situ.
10:24Ya, Pak Presiden.
10:25Ya, Pak Presiden.
10:26Salam ya.
10:28Salam ke Bapak.
10:29Ya, Pak Presiden.
10:29Dia masih mimpin pecah silat, masih?
10:32Ya, masih Pak Presiden.
10:35Baik, terima kasih.
10:37Aku titip ya, benar-benar ya.
10:39Apa, Pak Presiden?
10:40Aku titip Lampung karena saya punya perhatian khusus ya.
10:44Anda tahu kan maksud saya?
10:45Ya, Pak Presiden.
10:46Katanya saya mau diundang untuk peresmian apa itu?
10:52Aman asional, Pak.
10:55Tanggal berapa itu?
10:56Oktober ya?
10:57Oktober, Pak.
10:58Pertengahan.
10:59Pertengahan Oktober.
11:01Ya, Pak Presiden.
11:02Oke.
11:04Ya, terima kasih semuanya.
11:06Ya, Pak Presiden.
11:07Forkopimda, ya.
11:09Pak Gubernur,
11:12Kapolda, Kajati, Panglima, ya.
11:16Semua unsur.
11:17Terima kasih kerja keras, saudara.
11:20Jaga, ya.
11:21Jaga wilayahmu, jaga kampung halamanmu.
11:26Kita atasi ini memang cuaca
11:28tidak bersahabat sementara,
11:32tapi bisa kita atasi.
11:35Selamat untuk Lampung, ya.
11:38Saya kira suatu sektor bisa kau atasi dalam waktu cepat, ya.
11:43Pangdam,
11:46kamu masih betah ya jadi Pangdam di situ, Kristomai.
11:50Siap.
11:51Pak Pak Pak, tujuh kan?
11:51Ya.
11:53Ya.
11:54Ya.
11:58Baik, saya monitor terus.
12:01Terima kasih, ya saudara-saudara.
12:03Terima kasih semuanya.
12:04Sampaikan terima kasih saya ke semua petugas di lapangan,
12:10semua di posko-posko, di pos-pos depan.
12:14Kita akan upayakan dukungan untuk semua yang berada di depan.
12:21Terima kasih.
12:21Terima kasih.
Komentar