Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait adanya rombongan mobil yang menerobos kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pada Minggu (23/8/2026).

Pramono mengaku langsung menghubungi Dishub saat peristiwa itu viral di media sosial. Pramono menegaskan kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas di kawasan CFD.

"Dari kemarin begitu kejadian dan viral saya langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Saya sampaikan terkait kendaraan pribadi yang melintas di Car Free Day yang sebenarnya tidak boleh terjadi," kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026).

Video editor: Lintang

#pramono #cfd

Baca Juga Viral Mobil Fortuner dan Alphard Terobos CFD Sudirman, Pramono: Sebenarnya Sudah Dihalau di https://www.kompas.tv/regional/687153/viral-mobil-fortuner-dan-alphard-terobos-cfd-sudirman-pramono-sebenarnya-sudah-dihalau



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687269/lima-mobil-masuk-cfd-jakarta-pramono-identitas-pemilik-masih-didalami
Transkrip
00:00Kemarin itu sebenarnya sudah dihalo untuk keluar.
00:03Ada lima kendaraan yang beriringan dan salah satunya menggunakan lampu seterubu.
00:08Begitu kejadian dan viral, saya langsung berkoneksi dengan dinas perhubungan.
00:14Saya sampaikan terkait kendaraan pribadi yang melintas di Car VD yang sebenarnya tidak boleh terjadi.
00:21Sebelumnya kendaraan tersebut ketika dia akan masuk sebenarnya sudah ditutup.
00:26Dan mereka yang membuka barrier dan padahal barrier itu juga dijaga oleh Satwa PP, ada juga dari kepolisian.
00:35Melihat hal tersebut, tugas disub yang berjaga di SCBD atas nama Munajat yang disub ya.
00:43Langsung menghalo dan mengarahkan kendaraan untuk keluar dari Car VD melalui SCBD.
00:49Jadi kemarin itu sebenarnya sudah dihalo untuk keluar.
00:53Ada lima kendaraan yang beriringan dan salah satunya menggunakan lampu seterubu.
00:59Saat ini sedang dilakukan pedalaman, nanti pada saatnya akan kami sampaikan mengenai kendaraan-kendaraan dan siapa yang ada di dalamnya.
01:08Kedepan yang ini tidak boleh terulang kembali dan saya kemarin langsung melakukan peneguran kepada Satwa PP
01:16untuk bertingkat tegas dalam hal-hal yang seperti ini.
01:20Jadi itu kejadian yang ada.
01:21Nanti pada saatnya nama-nama itu akan kami dalami karena kami belum mendapatkan nama-nama yang fix.
01:28Karena nomernya itu kan pakai ZZ ya beberapa.
01:32Demikian teman-teman sekalian.
01:38Terima kasih telah menonton!
02:08Terima kasih telah menonton!
02:33Cara baru nonton di Smart TV.
02:36Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
02:42Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
02:46Cari Kompas TV melalui pencarian.
02:49Pilih aplikasi lalu install.
02:52Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
02:57Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga!
Komentar

Dianjurkan