00:00Warga Banjarbaru, Kalimantan Selatan saat ini mengaku harus menghirup udara tercemar
00:05serta terancam kecelakaan akibat jarak pandang yang terbatas
00:08disebabkan kebakaran hutan dan lahan.
00:16Warga di jalan jurusan Pelaihari bilang,
00:19dampak kabut asap yang dipicu dari karhutlah sangat dirasakan setiap pagi
00:24hingga memicu kecelakaan serta gangguan sesak nafas.
00:28Di sisi lain, Walhi Kalimantan Selatan mengungkap temuan bahwa maraknya karhutlah
00:34tak lepas dari aktivitas konsesi skala besar.
00:37Penggunaan pompanisasi air oleh perusahaan untuk kanal mereka
00:41memicu kekeringan ekstrim di luar area konsesi
00:45hingga lahan mudah terbakar dan sulit dipadamkan.
00:56Lahan atau debunya, sasak nafasnya itu
01:01ada yang anggap parah, bahkan kebuk setiap pagi
01:05kabut tebal itu tidak ada yang kecilakan, ada yang sasak nafas,
01:11makanya kebakaran di Malaya Kuta Banjir Baru ini parah itu.
01:15Terima kasih.
Komentar