Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menepis kabar bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk menjadi koordinator untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Prasetyo menegaskan bahwa kabar itu tidak benar.

"Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu," ujar Prasetyo di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Prasetyo menjelaskan pemerintah memang mengajak berbagai pihak untuk ikut membantu penanganan karhutla. Namun, dia menegaskan tidak ada penunjukan khusus terhadap Haji Isam sebagai koordinator.

Video editor: Vila

#mensesneg #prabowo #karhutla

Baca Juga [FULL] Mensesneg Pastikan Bencana Gempa NTT Ditangani dengan Baik di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI di https://www.kompas.tv/nasional/685946/full-mensesneg-pastikan-bencana-gempa-ntt-ditangani-dengan-baik-di-tengah-perayaan-hut-ke-81-ri



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687001/haji-isam-disebut-jadi-koordinator-atasi-karhutla-istana-tak-benar
Transkrip
00:00Ini bagi form, tidak, kewenangannya sudah disukur.
00:06Itu kita benar, kita benar.
00:07Berarti itu cuma aneh mas ya, apa isu aja ya mas ya?
00:11Enggak, siapa ya?
00:12Kan di media sosial itu kan sampai trending gitu, tapi ya memang gak ada.
00:18Terus kan banyak trending, tapi kan tempat itu yang penting dan juga jadi masalah.
00:23Oke, mas.
00:24Bahwa semua pihak diminta ikut membangku.
00:28Hmm, ini gak apa-apa.
00:33Jadi, kewenangannya sudah disukur.
00:36Dan kita pemerintah pusat sudah menghujuk beberapa pecahpunan seterikat pangkiri untuk kita berbagi wilayah.
00:46Jadi ada yang kita bagi tugas untuk atensi.
00:50Kita lakukan negara-negara, penghujungan, dan juga kita lakukan.
00:54Oke, maka menurutnya itu kan sampai ke negara-negara.
00:59Mas, ini dulu.
01:00Mas, adanya Bapak Presiden, pas rencana ke MPT, abis?
01:04Sudah di pusat kan?
01:05Tidak.
01:07Coba pas datang.
01:13Mas, asal ke hutan sampai ke negara-negara tetangga, mas?
01:15Ada komunikasi?
01:17Ke hutan itu sampai negara-negara tetangga.
01:19Apakah ada komunikasi, mas, dengan tanggung terkait dengan kebakaran hutan dan mahan gawur?
01:23Kalau setara informal, ada.
01:26Ada.
01:27Informal memang itu.
01:29Sebagai setara tetangga kan, gunungannya melalui bahan itu ada komunikasi.
01:33Jadi juga memutuskan cerita juga.
01:36Kamu.
01:51Saya kira belum ya.
01:52Karena kemarin datang dari lapangan, penanganan yang itu juga, juga koordinasi di pasukan, juga juga kuat ya.
02:04Kemudian, walaupun ada keperluan penambahan, berapa peralatan.
02:11Ya, termasuk sampai APD dan penambahan.
02:16Mas, itu kan semua sedang berjagaan dan hari ini penambahan personil dari Bidang Patel sudah juga.
02:24Terima kasih.
02:27Sama-sama kita, insya Allah, maka perlu kita.
02:32Pak Jabat Stingat Menteri itu tadi, dari mana saja mas?
02:37Yang ditunjuk untuk, apa, membantu.
02:39Ya, ada Pak Enko.
02:40Ya, Pak Enko, Polkam, ada.
02:42Pak Enko, PM, juga ada.
02:45Nah, kita bagi semua ada.
02:47Asat juga.
02:49Kita menjalankan satu wilayah.
02:51Tapi jangan juga diartikan tidak berdaun-daun-daun dengan daerah yang lain.
02:56Ini hanya membagi atensi supaya koordinasi kita.
03:00Untuk percepatan penanganannya.
03:02Oke, cukup ya.
03:16Terima kasih.
03:35Terima kasih.
03:36Terima kasih.
03:38Terima kasih.
03:39selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan