Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Berdasarkan pembaruan data terbaru, terdapat perubahan jumlah korban kebakaran Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 di Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sebelumnya dilaporkan sebanyak 233 orang telah berhasil dievakuasi, dengan catatan masih terdapat 57 korban yang berada di Masalembu.

Namun, setelah dilakukan pendataan lanjutan, diketahui masih ada sejumlah korban, termasuk anak-anak, yang sebelumnya belum tercatat.

Dengan adanya pembaruan tersebut, jumlah korban yang saat ini dalam proses evakuasi dan dalam perjalanan menuju Surabaya bertambah menjadi 62 orang.

#KMPMutiara #kapaltenggelam #korbankapal

Baca Juga Detik-Detik Tim SAR Evakuasi Pria Terjebak di Gorong-Gorong Sempit di Bogor | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/683785/detik-detik-tim-sar-evakuasi-pria-terjebak-di-gorong-gorong-sempit-di-bogor-sapa-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/683804/terbaru-62-korban-kmp-mutiara-sentosa-2-dievakuasi-masih-berada-di-perjalanan-menuju-surabaya
Transkrip
00:00Terima kasih Anda masih menyaksikan Breaking News.
00:02Saudara upaya pencarian korban kebakaran KMP Mutiara Suntosa II yang terus dilakukan,
00:08tim Basarnas menyisir perairan Sumeneb.
00:10Sebelumnya pada hari Minggu, pihak perusahaan kapal mendapat info dari Nakoda
00:15jika kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 6 waktu Indonesia Barat.
00:21Dan setelah itu, Nakoda tidak dapat dihubungi kembali.
00:32Tim menggabungan pola irutpolda Jawa Timur dan Basarnas
00:36memperluas area pencarian korban kebakaran KMP Mutiara Suntosa II.
00:40Petugas mengerahkan 4 kapal dan 1 helikopter
00:44untuk menyisir perairan hingga radius 10 mil dari lokasi kebakaran.
00:49Pola penyisiran akan berkembang secara bertahap
00:52dari titik terakhir korban menuju area yang lebih luas.
00:55Metode ini digunakan untuk memaksimalkan peluang menemukan korban yang terbawa arus.
01:01Operasi pencarian dijadwalkan hingga 7 hari.
01:10Untuk mengetahui informasi terkini terkait pencarian korban KMP Mutiara Suntosa II,
01:15kita tanya langsung ke jurnalis Kompas TV,
01:17Kika Madona dan Juru Kameramis Bahul Munir di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
01:22Kika, selamat pagi. Bagaimana perkembangan terbaru pencarian korban saat ini?
01:31Ya, penyisiran masih terus dilakukan sampai dengan saat ini.
01:34Kalau informasi terbaru yang kami dapatkan, jumlah korban yang telah berhasil terevakuasi
01:38yaitu telah terupdate sebanyak 233 orang.
01:42Kita saat ini masih menunggu atau menanti kedatangan dari para penumpang
01:47yang akan dievakuasi dari Pulau Mas Alembu menuju ke Kota Surabaya.
01:50Namun sebelumnya, Saudara, kita akan berbincang langsung
01:53dengan Kepala Basarnas yang saat ini sudah berada di lokasi
01:57di Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya.
02:00Ya, Bapak, mohon izin sebentar.
02:05Mau mengonfirmasi untuk data terbaru 233 orang benar demikian atau bagaimana, Pak?
02:10Ya, kemarin kita mendeklir ada 233 orang yang sudah terevakuasi.
02:17Dengan catatan ada 57 korban yang masih berada di Mas Alembu.
02:26Ternyata ada update terakhir bahwa di sana juga ada korban anak kecil sehingga bertambah.
02:33Jadi yang dilaporkan terakhir jumlah korban yang dalam proses evakuasi perjalanan menuju Surabaya
02:40ada 62 korban mungkin itu.
02:42Pak ini, lalu kemudian sebentar.
02:47Saya sampaikan bahwa seluruh korban yang terevakuasi,
02:52ini rencana akan kita konfirmasikan kepada KSOP maupun kepada dari owner.
03:00Kalau semua data itu sudah sesuai, tentunya dengan cepat operasi bisa kita selesaikan.
03:07Saat ini memang sambil berproses kapal KN Permadi juga tetap melaksanakan operasi di seputaran lokasi.
03:15Dengan harapan andai saja masih menemukan ada tanda-tanda yang harus dievakuasi.
03:23Evakuasi kesempatan pertama bisa kita lakukan.
03:26Karena kita tahu, kayak kemarin bahwa pada saat kejadian itu memang dengan jarak yang cukup jauh,
03:34perjalanan menuju ke sana memakan waktu 8 jam lebih.
03:38Karena itu konsep operasi kita, kita memberdayakan dengan keberadaan seluruh potensi yang ada di wilayah.
03:48Basarnas Common Center broadcast informasi itu,
03:52kemudian kita juga dengan satuan radio pelayaran itu juga kita masifkan untuk mem-broadcast.
03:59Dan Alhamdulillah kapal-kapal yang ada di seputaran itu,
04:03total terakhir itu ada 11 kapal, semuanya bisa melakukan perbantuan.
04:10Itu milik Basarnas semua Pak?
04:11Saya sampaikan Basarnas hadir di sana juga terlambat.
04:15Karena memang kantor dengan posisi itu cukup jauh.
04:18Kita yang paling cepat 6 jam baru bisa sampai sana, bahkan sampai 8 jam.
04:24Unsur TNI juga sampai sana, tapi juga merapat.
04:29Tapi yang paling dekat berada di lokasi justru teman-teman nyedia layanan transportasi dari semuanya dari sibil.
04:38Apa artinya itu Pak? Artinya cuma di Sumenep Utara saja?
04:41Atau kemudian ada lokasi lain juga yang kemudian saat ini disisir ada perluasan seperti itu Pak?
04:44Iya, jadi yang saya sampaikan konsep operasi tentunya akan disesuaikan dengan bagaimana kondisi kecepatan arus,
04:54arah angin, dan itu akan kita lakukan apabila nanti hasil konfirmasi masih ada korban yang memang belum ditemukan.
05:04Namun kalau semuanya sudah bisa kita konfirmasi dengan baik, mudah-mudahan operasi bisa segera diselesaikan.
05:11Mohon izin Bapak, tadi itu ada sempat anggota keluarga yang datang ke sini untuk mencari keluarganya.
05:15Ini apa mungkin yang ingin disampaikan atau mungkin melakukan pencarian seperti apa Pak?
05:21Secara resmi sebenarnya memang terungkap.
05:24Tapi kita sampaikan bahwa jumlah 62 korban inilah nanti mudah-mudahan bisa menjawab.
05:32Karena memang ada miss 1-2 dari korban atau penumpang mungkin memungkinkan itu terjadi.
05:40Karena itu setiap informasi yang kita berikan pasti data sementara.
05:45Mungkin demikian ya.
05:46Sampai kapan Pak untuk operasi ini akan dilakukan Pak?
05:51Kita akan tentukan setelah hasil rapat konsolidasi dan saya sekarang mau menuju ke sana ya semuanya.
06:19Terima kasih ya Pak.
06:26Di lokasi kejadian atau di wilayah perairan Sumeneb Utara untuk memastikan bahwa tidak ada penumpang yang masih berada di dalam
06:34lokasi kapal.
06:36Nah, konfirmasi kedua yang juga kemudian kami dengar tadi ini adalah mengenai jumlah penumpang yang telah terevakuasi.
06:41Yaitu sebanyak 233 orang penumpang.
06:44Yang mana proses evakuasi kalau sampai dengan kemarin ini sudah berjalan sampai dengan 5 orang.
06:495 kali proses evakuasi dan hari ini informasi yang kami terima untuk proses evakuasi akan berlangsung dari Pulau Masalembu menuju
06:56ke kota Surabaya pada pukul 2 siang.
06:59Yang akan membawa 62 orang penumpang.
07:01Nah, dari data-data yang juga kemudian diterima ini nantinya akan kemudian dicocokkan kembali apakah ada perubahan atau pergerakan data
07:08dari sebelumnya yang juga kemudian diterima oleh pihak dari Basarnas Republik Indonesia.
07:13Yang mana seperti yang tadi disampaikan bahwa total jumlah penumpang yaitu sebanyak 233 yang juga kemudian dinyatakan selamat.
07:23Sementara untuk total secara keseluruhan penumpang yang telah berhasil terevakuasi yaitu sebanyak 238 orang.
07:29Lima diantaranya meninggal dunia, satu merupakan warga Tulung Agung, Jawa Timur.
07:34Dan dari lima orang korban meninggal dunia ini dengan rincian empat laki-laki, satu orang penemuan.
07:42Dan untuk jenazah dari para korban ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Jawa Timur untuk menjalani proses baik
07:48itu identifikasi dan juga kemudian penyerahan atau selamat terima kepada pihak anggota keluarga.
07:53Sementara itu yang juga kami tadi terima informasinya ini adalah melakukan upaya pencarian yang saat ini juga masih terus dilakukan
07:59penyisiran.
08:00Ini wilayahnya juga kemudian semakin diperluas.
08:02Ada beberapa hal yang juga menjadi catatan dan juga tantangan dari para tim sara yang juga kemudian bertugas.
08:07Ini adalah karena memang faktor cuaca dan juga ombak yang juga kemudian cukup tinggi di lokasi kejadian.
08:12Sehingga hal ini yang juga membuat menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas yang saat ini masih melakukan upaya penyisiran.
08:18Sejumlah peralatan-peralatan dari Basarnas ini juga dikerahkan seperti radio yang tadi juga sudah disampaikan oleh Kepala Basarnas RI
08:23bahwa peralatan-peralatan dikerahkan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi korban atau para penumpang yang masih berada di dalam kapal
08:31KM Mutiara Santosa 2
08:34yang kejadian kebakaran ini terjadi pada hari Minggu pukul 6 pagi.
08:39Kami akan ajak Anda untuk kembali pada tanggal 2 Agustus 2026 lalu
08:46di mana peristiwa kebakaran ini terjadi di wilayah perairan utara Sumeneb, Jawa Timur.
08:52Peristiwanya terjadi pada pukul 6 sampai dengan pukul 7 pagi
08:55yang mana pada saat itu Nakoda sempat berupaya untuk menghubungi pihak pelabuhan di Tanjung Perak, Surabaya.
09:01Namun pada saat dikontak kembali, Nakoda ini tidak mendapatkan respon
09:06dari pihak Nakoda, pihak pelabuhan berusaha mengontak kembali untuk Nakoda namun tidak mendapatkan respon
09:13dan itulah akhirnya tim SAR dari kota Surabaya dan juga tim gabungan
09:18ini kemudian menuju ke lokasi kejadian di mana ditemukan adanya kapal Mutiara Santosa 2 milik PT ALP
09:25ini kebakaran seperti itu pada pukul 6 pagi
09:30di mana kapal ini kurang lebih membawa lebih dari 200 orang penumpang
09:33karena memang jenis kapalnya ini adalah kapal Roro, roll on roll off
09:37dari pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya akan menuju ke pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.
09:43Kita masih akan menanti terkait dengan perkembangan data
09:46karena memang informasi sekali lagi yang kami terima
09:48hari ini sekitar pukul 2 siang akan ada lagi proses evakuasi
09:53yang membawa para penumpang dari Pulau Masalembu menuju ke kota Surabaya.
09:57Kita akan nantikan, demikian.
09:59Terima kasih Jurnalis Kompas TV Kika Madona dan Juru Kamera Misbahul Munir
10:03dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Komentar

Dianjurkan