Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Tim Investigasi TGPF Mei 1998, Prof. Hermawan Sulistyo, menilai pencegahan kerusuhan tidak cukup hanya mengandalkan pengamanan aparat. Menurutnya, pemerintah perlu menyelesaikan akar persoalan yang menjadi pemicu keresahan masyarakat.

Hermawan mengatakan salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membantu masyarakat yang kesulitan mengakses pendidikan akibat persoalan ekonomi.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk mitigasi yang bisa dilakukan sejak awal untuk mencegah munculnya potensi konflik sosial.

Hermawan juga menyinggung adanya pihak yang mengambil keuntungan dari mobilisasi massa aksi. Namun, pernyataan tersebut disampaikan sebagai pandangan berdasarkan pengamatannya.

Sementara itu, Koordinator Dewan Buruh Nasional KASBI, Nining Elitos, membantah anggapan bahwa gerakan buruh memiliki niat melakukan kerusuhan.

Menurut Nining, aksi turun ke jalan merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa sekaligus upaya mengingatkan pemerintah agar menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar lebih peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang dinilainya semakin berat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menegaskan kepolisian tetap menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

Bhudi menjelaskan penggunaan kekuatan dalam pengamanan aksi memiliki tahapan yang diatur dalam prosedur tetap dan hanya dilakukan sesuai tingkat ancaman yang dihadapi petugas.



Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/7hstu_2I8Cw



#demo #agustus #mall



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/684182/kasbi-sebut-buruh-tak-pernah-berniat-rusuh-hermawan-ungkap-kemiskinan-akar-kerusuhan-satu-meja
Transkrip
00:00Intro
00:00Masih di satu meja di forum, saya ke Profiki kembali lagi
00:04Siapa sih yang diuntungkan?
00:05Kan fenomenanya ini kan selalu ada aksi
00:07Karena ada undang-undangnya yang memperbolehkan
00:09Ada kelompok yang ingin selalu berjuang
00:11Untuk menu titik ideal
00:12Terus kemudian ada tuntutan
00:14Tapi juga memang ada fenomena kerusuhan
00:16Di sisi terpisah dan di Indonesia pernah terjadi
00:18Kalau Anda melihat ini siapa sih sebenarnya yang paling diuntungkan?
00:21Yang paling diuntungkan harus kita lihat
00:24Yang jangka pendek nih
00:25Demo-demonya itu
00:28Itu broker
00:30Apa nih pemakanan broker dalam demo?
00:32Pengumpul masa
00:35Pengumpul masa
00:37Dulu 150 harganya sehari
00:39Kemarin itu sempat naik
00:42Sampai 250 per kepala
00:44Turun lagi sampai 200an
00:46Sampai 200an
00:47Kalau yang terbaru Profiki update gak?
00:50Terbaru hari dalam waktu dekat ini
00:52Berapa sekarang? 200an
00:54200an, 200 sudah mau karena ekonomi susah
00:56Sebelumnya ekonomi masih agak
00:58Ada hubungannya juga ya dengan ekonomi
01:00Tapi gini Prof
01:01Pas ada itu situasi fenomenanya
01:03Kan harusnya dalam konteks kita kan ingin jangan sampai terjadi kerusuhan
01:07Karena itu pasti tidak bisa dibenarkan
01:09Anda melihat gak sebenarnya sebuah pemerintahan
01:11Terutama saat ini
01:12Sebenarnya punya sumber daya yang kuat untuk mencegah hal itu tidak terjadi
01:16Sangat
01:17Gimana?
01:17Gak usah pemerintah
01:19Gak usah pemerintah
01:20Satu orang saja
01:22Mantan Jampitsus itu dibagi-bagi gak di pokok itu
01:25Bukan dalam konteks mengelola
01:27Mencegah Prof
01:46Bukan soal
01:47Perguruan tinggi negeri
01:49Yang gak bisa sudah diterima
01:51Gak bisa sekolah karena gak ada uang
01:54Ini yang sangat penting
01:55Apalagi kita bicara SMA, SMP, SD
01:58Ini yang diabaikan
02:01Ini bisa dilakukan dalam jangka pendek
02:05Proses mitigasinya
02:08Pencegahannya bisa seperti itu
02:09Jadi Prof mau bilang bahwa hal-hal yang men-trigger kerusuhan itu justru dari awal
02:12Dari awal
02:13Kemiskinan
02:14Oke oke
02:15Saya ke Mas Budi
02:16Mas Budi
02:17Waktu tanpa membuka luka lama
02:20Agustus tahun lalu kan juga kita mengalami hal yang sangat tidak kita inginkan
02:24Kerusuhan gitu ya
02:25Tapi saya waktu itu ingat betul
02:27Ini konteksnya dengan bagaimana terukur lah menghadapi itu
02:31Karena Pak Kapolri waktu itu mengatakan bahwa
02:33Haram hukumnya
02:35Mereka yang merusak kantor polisi
02:36Yang bahkan bagi yang pegang polisi silahkan tembak gitu
02:39Penjelasannya gimana sih
02:41Karena ada orang membaca
02:42Karena itu mungkin SOPnya polisi
02:44Sehingga polisi juga bisa
02:46Ini pemahaman soal terukur tindakan yang
02:49Pada dasarnya Polri itu menjamin dan melindungi hak zaji manusia Mas
02:54Dan itu sudah diakin
02:56Bagaimana kita memberikan suatu kebebasan
02:59Setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di ruang-ruang publik
03:02Ataupun di muka umum
03:03Kehadiran petugas pengamanan ini untuk menjaga
03:07Mengawal aspirasi itu tersampaikan
03:10Nah kalau disampaikan
03:11Memang ada dasar hukumnya
03:12Itu ada protab
03:14Ada perkak
03:16Kak Polri juga tentang penggunaan kekuatan
03:19Mulai dari kita melihat kalau situasi ini
03:22Damai
03:23Aman
03:24Kita juga tidak akan menggunakan kekuatan-kekuatan lain
03:27Dengan melaksanakan himbawan
03:28Ataupun mobil public address
03:30Apabila eskalasi sudah meningkat
03:32Kita juga harus memperingatkan
03:34Tidak mengeluarkan langsung seperti water cannon dan lain-lain
03:37Ada tahapan-tahapan di dalam
03:39Protokol pengambilan tindakan yang dilakukan oleh kepolisian
03:43Dan itu sampai ke menggunakan peluru
03:46Ya termasuk sampai dengan menggunakan peluru tajam
03:48Nah kita harus melihat
03:50Membedakan klasifikasi ancaman itu
03:53Apabila ancaman itu sudah
03:54Terhadap nyawa masyarakat
03:57Dan nyawa petugas itu baru kita melihat kan eskalasi yang tinggi
04:00Tapi kalau memang itu hanya
04:01Bakar ban
04:03Kita melihat oh bakal akan dorong-dorongan
04:06Ini kan eskalasi kan juga
04:07Harus kita pertimbangkan
04:08Dan melihat bagaimana
04:09Berapa jumlah aparat yang mengamankan
04:13Berapa jumlah aspirasi masyarakat yang hadir
04:15Nah perlu kami sampaikan sedikit mas
04:17Polda Metro Jaya sudah menggunakan diksi yang sangat humanis
04:21Dalam pola pengamanan maupun pelayanan
04:24Aksi penyampaian pendapat di muka umum
04:27Jadi kita sudah menghilangkan
04:29Diksi adanya demonstrasi
04:32Aksi unjuk rasa itu juga
04:33Moril anggota ini sudah harus
04:35Kembalikan netral dengan adanya aspirasi di muka umum
04:38Ataupun penyampaian pendapat di muka publik
04:40Oke
04:41Mbak Nining
04:41Mbak Nining
04:43Melihat bahwa ya bagaimanapun kan
04:45Perjuangan satu hal
04:45Kebebasan berpendapat satu hal
04:47Tapi dalam konteks menjaga keamanan
04:49Semuanya tidak hanya buruh
04:51Semuanya punya kepentingan
04:52Anda pernah gak sih dalam satu diskusi dengan teman-teman
04:55Melihat ini ada yang
04:56Kayaknya ada yang ambil untung dari aksi kita
04:58Atau pernah gak menangkap sinyal men itu
05:00Ini konteksnya adalah untuk mengkelirkan
05:01Bahwa perjuangan aksi buruh ini selalu dari awal damai gitu
05:05Ya saya ingin respon apa yang disampaikan prop
05:10Yang pasti kami sebagai organisasi gitu ya
05:14Tidak pernah satu pun kami menerima adalah sebagai
05:17Aksi masa sebagai bayaran
05:19Oke
05:20Itu pun ada ya gak bisa ditamping gitu ya gitu
05:23Tapi kalau dikatakan bahwa setiap gerakan masa itu
05:26Akan melakukan kerusuan
05:28Sampai hari ini
05:31Detik ini
05:31Saya tidak pernah mendengarkan
05:33Niat kaum buruh
05:35Apalagi dalam berbagai macam kelompok
05:37Untuk melakukan perusakan
05:39Atau kerusuan terhadap bangsa ini
05:41Yang diinginkan adalah
05:43Bagaimana ruang aman bagi masyarakat gitu ya
05:46Bagaimana tentang persoalan ekonomi masyarakat
05:49Dia bisa memenuhi kebutuhan dasarnya
05:52Bisa memenuhi persoalan pendidikan
05:53Kesehatan gitu ya
05:55Terus kemudian juga
05:56Bagaimana sumber-sumber kehidupan ini juga
05:59Kemudian menjadi jaminan oleh negara untuk masyarakatnya
06:04Nah ketika kemudian kita aksi-aksi
06:07Ini hal yang wajar menurut saya
06:09Dan kita juga dilindungi dan itu hak dasar
06:11Dan kita juga mengingatkan bahwa
06:15Bentuk kecintaan kita terhadap bangsa inilah
06:18Kemudian kenapa kita harus mengkritik
06:20Kita turun ke jalan gitu ya
06:22Untuk bahwa agar para pengurus negara ini
06:25Tidak melakukan keseunang-unangan
06:27Tidak melakukan melahirkan berbagai macam regulasi
06:30Kebijakan yang mengeksploitasi sumber daya alam
06:32Sumber daya manusia kita
06:34Sebagai sumber kerakusan segelintir orang gitu ya
06:37Dan kita memang butuh kehadiran keamanan
06:40Tapi kita ingatkan juga
06:41Keamanan ini harus sebenarnya adalah menjadi humanis
06:45Mengayomi, melindungi
06:46Bagi semua masyarakat
06:48Kan itu yang kita inginkan
06:50Nah tapi kita juga menginginkan
06:52Para pengurus negara ini
06:54Ya dibuka mata dan kupingnya
06:57Untuk mendengar apa yang menjadi
06:59Keresahan dan kegelisahan masyarakat
07:02Harus jujur
07:04Sumber daya beli masyarakat hari ini
07:07Saya sebagai pelaku dari usaha kecil menengah
07:09Rata-rata rekan-rekan saya adalah
07:12Lebih dari 50% itu adalah daya beli sangat menurun
07:17Karena dampak dari pendapatan masyarakat
07:20Ketingkatan kejahatan juga semakin tinggi
07:22Dan ini yang seharusnya menjadi prioritas
07:24Yang dilakukan oleh pengurus negara
07:26Lalu bagaimana kita sebaiknya merespon
07:29Desas-rusuh Agustus
07:31Satu menjadi forum kembali sesaat lagi
Komentar

Dianjurkan