00:00Terima kasih Pak Ketua. Ini pertama untuk pemerintah.
00:05Kalau dibaca apa, norma yang dimohonkan pengujian,
00:10itu kan ada peran yang harusnya dilakukan oleh pemerintah untuk melindungi konsumen.
00:17Kami mohon pemerintah menjelaskan,
00:19kira-kira apa yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyesuaikan
00:25antara ganti kerugian dengan potensi kerugian atau potensi kerugian yang dialami oleh konsumen.
00:33Karena begini, di sidang sebelumnya saya sudah mengatakan,
00:37ini kan kalau dilihat dari urayan ganti kerugian yang mungkin diterima itu kan paling besar itu Rp300.000.
00:45Kalau sudah sekian jam terjadi keterlambatan.
00:50Padahal sangat mungkin Pak, orang mengejar pesawat,
00:53dia jadwalkan merangkatnya pukul 8 pagi,
00:57sampainya di Jogja pukul 9,
01:00lalu ke kotanya,
01:02dia sudah memperhitungkan,
01:05jam 11 sudah harus ketemu dengan klien misalnya.
01:08Atau sudah harus jadi pembicara dalam sebuah seminar.
01:12Atau jadi penguji dalam sebuah forum ujian misalnya.
01:16Nah, ini kan menjadi tidak masuk akal
01:19kalau kompensasi itu hanya diberikan Rp300.000.
01:22Atau hanya diganti dengan kue saja,
01:25makanan ringan atau air mineral saja.
01:28Nah,
01:30tolong pemerintah,
01:31kalau bisa tambahkan alasan,
01:34penjelasan kepada makamah,
01:37kira-kira
01:38dalam menentukan kompensasi yang diterima oleh konsumen,
01:43seberapa pemerintah melibatkan lembaga-lembaga perlindungan konsumen,
01:47satu, atau asosiasi konsumen,
01:50penerbangan.
01:52Karena ini tidak masuk akal loh.
01:55Karena potensi kerugian dan potensi kerugian itu jauh lebih besar dibanding ini.
02:00Nah, itu yang perlu dijelaskan oleh pemerintah.
02:03Jadi,
02:05maskapai tidak bisa beralasan mengatakan,
02:07ini kan perintah undang-undang,
02:10memerintahkan ini diatur oleh peraturan yang lebih rendah,
02:13peraturan menteri.
02:14Lalu ini sudah ada peraturan menterinya,
02:16benar,
02:16tidak bisa begitu.
02:19Seperti yang dijelaskan oleh kuasa hukum terakhir.
02:22Jadi, ya sudah,
02:23perintahnya sudah benar nih,
02:24delegasinya.
02:25Tapi orang rugi tidak pernah diperhitungkan.
02:30Itu satu yang perlu pemerintah menjelaskannya.
02:35Karena sangat mungkin nanti,
02:37seperti apa yang kami lakukan untuk,
02:39apa namanya,
02:41pulsa yang tidak terpakai itu,
02:43kami akan perintahkan,
02:45setiap ada penyesuaian dalam penghitungan kerugian
02:48yang dialami oleh konsumen,
02:50harus melibatkan perwakilan konsumen
02:52dan lembaga-lembaga perlindungan konsumen.
02:55Jadi, pemerintah,
02:56jangan hanya pro kepada perusahaan penerbangan saja,
02:59konsumen yang juga harus dilindungi.
03:02Nah, itu satu yang perlu disampaikan ke pemerintah.
03:06Yang kedua,
03:09saya ini agak harus berterus terang nih dengan apa,
03:12dengan pemberi keterangan terakhir.
03:14Karena ini kan grup ya,
03:17ada lion,
03:19kemudian ada batik,
03:22ada wings,
03:23satu lagi apa?
03:26Superjet.
03:28Apa yang sering terjadi sekarang,
03:30paling tidak yang,
03:31kalau saya di bandara itu,
03:34ini karena ini satu grup,
03:35enak saja memindahkan orang dari
03:38pesawat ini ke jenisnya ini.
03:42Padahal misalnya saya beli tiketnya batik,
03:46tapi karena batik telat,
03:48karena alasan apapun,
03:49tiba-tiba dipindahkan ke super airjet.
03:52Ini contohnya saja.
03:53tolong yang kayak begini diberikan penjelasan.
03:57Kan tidak cukup dengan memindahkan seperti itu.
04:02Saya enggak tahu ya,
04:03ini rate,
04:04harga tiketnya beda atau tidak.
04:07Tapi memindahkan itu,
04:08itu kan sesuatu yang harus ada penjelasan.
04:12Jadi jangan pakai logika yang konservatif itu.
04:17Orang dulu kan kalau naik bis,
04:18telat pindah ke mobil bis ini,
04:20itu biasa saja.
04:21Bahkan memanfaatkan psikologinya masyarakat.
04:24Sudahlah,
04:25bis juga telat berjam-jam tidak apa.
04:27Tapi ini bukan bis,
04:28ini pesawat terbang.
04:31Nah tolong ini diberikan argumentasi.
04:34Kira-kira apakah ini menjadi pembenar
04:40kalau terjadi keterlambatan,
04:42kemudian air lain bisa memindahkannya
04:44kepada penerbangan lain.
04:46Jangan-jangan karena satu grup,
04:49ini menjadi alasan pembenarnya.
04:53Dari apa,
04:54karena masih dalam satu kelompok,
04:56beli tiketnya ini,
04:57tapi terbangnya dengan pesawat ini.
04:59Itu beberapa pengalaman terjadi loh begitu.
05:02Nah tolong ini diberi penjelasan Pak,
05:04dari apa,
05:05dari apa namanya,
05:06dari grup.
05:08Lion,
05:09kemudian Batik Air,
05:12Wings Air,
05:13dan yang terakhir tadi,
05:16Super Airjet.
05:18Tolong ini dijelaskan Pak.
05:20Nah,
05:21kepada pemerintah,
05:22apa yang Bapak lakukan kontrol
05:24terhadap peristua-peristua seperti ini?
05:31Jadi,
05:32yang seperti ini,
05:32nggak bisa diukur dengan uang 300 ribu loh Pak.
05:37Ada nggak misalnya,
05:40mungkin ada atau tidak laporan,
05:42tapi pasti adalah pengetahuan.
05:43Ada nggak misalnya,
05:44peringatan yang dikeluarkan oleh pemerintah,
05:46berkenaan dengan kejadian-kejadian seperti ini?
05:49Dari Kementerian Perhubungan Pak.
05:51Tolong kalau ada,
05:52kami disampaikan.
05:53Paling tidak,
05:54kami bisa melihat,
05:55ternyata pemerintah menjalankan fungsi kontrolnya.
06:02Kami minta ini penjelasan dari apa ya?
06:05Dari khususnya perusahaan yang mengasih penjelasan terakhir tadi.
06:08Kejadian-kejadian seperti ini.
06:10Ini kan soal kepastian hukum bagi konsumen.
06:16Jadi bukan soal kompensasinya berupa
06:19ada makanan, minuman, dan segala macamnya.
06:22Tapi clear,
06:23kan orang beli tiket sebuah penerbangan itu
06:26punya ratio sendiri-sendiri.
06:30Jadi kalau Anda kemudian ganti begitu saja,
06:34karena alasan ada keterlambatan,
06:37dan itu kan sesuatu yang tidak boleh terjadi begitu.
06:43kecuali Anda menawarkan ini telat,
06:45Anda boleh cari penerbangan lain yang konsumen inginkan.
06:50Nah itu jadi lain ceritanya.
06:52Ini oke, telat,
06:54ini ada apa,
06:56karena ditentukan boleh cari ke penerbangan lain.
06:59Harusnya tanya-tanya kan ke konsumen,
07:01Anda mau penerbangan yang mana?
07:04Nah yang kayak-kayak begini ini harus clear loh.
07:07Kenapa?
07:08Semakin hari,
07:10hak-hak konstitusional konsumen itu
07:12harus jadi perhatian utama.
07:18Agar apa?
07:20Agar orang merasa
07:21mengeluarkan sesuatu untuk pelayanan,
07:24dia menerima manfaat yang dia bayangkan dari pelayanan itu.
07:32Jadi pemerintah tolong ini dijelaskan,
07:35ini kalau saya tanya berapa banyak seperti ini,
07:37jangan-jangan enggak ada catatannya.
07:39Tapi kalau ada catatannya,
07:40tolong kami disampaikan.
07:42Termasuk juga dari perusahaan ini.
07:45Agar kemudian
07:46tidak memaksakan
07:48masuk ke semua rute juga.
07:50Lalu nanti di merger
07:52menjadi satu penerbangan.
07:54Nah itu yang perlu penjelasan.
07:56Terima kasih Pak Ketua.
07:58Terima kasih Pak Ketua.
Komentar