Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
"Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?"

Banyaknya fenomena pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta, Surabaya, hingga Solo mendadak viral dan memicu spekulasi publik terkait isu aksi demonstrasi besar. Namun, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan pihak Pakuwon Group menegaskan bahwa langkah ini hanyalah prosedur standar penataan akses kawasan serta peningkatan keselamatan, bukan bentuk reaksi panik terhadap potensi kerusuhan.

Polda Metro Jaya turut memastikan situasi tetap aman dan terkendali karena belum menerima pemberitahuan resmi terkait demo berskala besar. Meski demikian, kepolisian tetap menyiapkan langkah preventif guna menjaga ketertiban, sementara beberapa mal seperti Kota Kasablanka terpantau sudah mulai melepas kembali pagar tinggi tersebut.

Langkah pengamanan fisik ini juga mendapat sorotan dari Gubernur Jakarta Pramono Anung yang menilainya terlalu berlebihan dan berpotensi merusak estetika kota. Meski belum mengeluarkan larangan resmi, Pemprov DKI Jakarta mengimbau para pengelola gedung untuk tidak bereaksi berlebihan agar tidak menciptakan persepsi negatif di tengah masyarakat.

#Pagar #Mal #Kerusuhan

Creative/Video Editor: Lia/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Belakangan ini publik tengah diebohkan dengan munculnya pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan ternama di Jakarta dan Surabaya.
00:07Pemasangan pagar kokoh yang membentang luas di area mall ini mendadak ramai diperbincangkan di media sosial
00:13dan dikaitkan dengan isu rencana aksi demonstrasi besar pada Agustus mendatang.
00:18Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Alfonso Sujaya menegaskan bahwa
00:24pemasangan pagar bukanlah reaksi panik, melainkan prosedur biasa untuk memperjelas batas area dan menjaga ketertiban.
00:32Sejalan dengan itu, Polda Metro Jaya memastikan situasi Jakarta tetap aman dan terkendali karena belum ada pemberitahuan demo besar.
00:40Meski begitu, kepolisian tetap menerjunkan tim preventive strike sebagai langkah antisipasi untuk menindak tegas siapapun yang mencoba membuat kerusuhan.
00:48Berdasarkan hasil pantauan langsung dan laporan publik, berikut adalah deretan pusat perbelanjaan yang kini telah dilengkapi dengan pagar besi tinggi.
00:58Yang pertama ada kota Kesablangka atau Kokas di Jakarta Selatan yang menjadi salah satu pol yang paling banyak dipercarakan di
01:05media sosial
01:06karena memasang pagar besi abu-abu setinggi 2,5 meter dengan desain sisi miring dan ujung lancing agar tidak mudah
01:14dipanjat.
01:15Namun berdasarkan pantauan, sejak minggu 2 Agustus 2026 siang, pagar besi tersebut sudah tidak terlihat.
01:23Yang kedua ada Pakuan Mall Surabaya yang juga terlihat memasang pagar besi tinggi di area luar hingga menjadi perhatian
01:30karena sebelumnya kawasan mall dikenal memiliki area terbuka yang luas.
01:35Yang ketiga ada Tunjungan Plaza yang merupakan kompleks pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya
01:41terus menerapkan pengamanan serupa, berupa pagar besi mengelilingi sebagian area luar kompleks.
01:47Yang keempat ada Royal Plaza Surabaya yang menjadi mall berikutnya
01:51yang terlihat memasang pagar tinggi sebagai bentuk dari pengamanan kawasan.
01:56Yang kelima ada Pakuan City Mall di kawasan Surabaya Timur
01:59juga masuk dalam daftar poli yang telah menerapkan pagar besi di area perimeter gedung.
02:05Selain di Surabaya dan Jakarta, nomor 6 Agda Pakuan Mall Solo Baru juga terlihat memasang pagar besi
02:10yang mengelilingi area pusat perbelanjaan tersebut.
02:13Namun Direktur Marketing Pakuan Grup Sutandi menegaskan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengunjung
02:21sekaligus menata akses keluar masuk kawasan mall dan bukan didasari adanya informasi maupun indikasi
02:28mengenai isu kerusuhan yang jadi berbincangan di masyarakat.
02:33Menanggapi kekhawatiran publik, pihak Pakuan berharap situasi tetap kondusif
02:37dan menegaskan bahwa kerjakan papasangan pagar bukanlah hal baru
02:41seperti di Royal Plaza Surabaya yang sudah menerapkannya sejak beroperasi pada tahun 2006.
02:48Fenomena ini tidak hanya menyasar pusat perbelanjaan
02:51tetapi juga mulai diterapkan di sejumlah gedung tinggi dan kawasan perkantoran.
02:57Marahnya pemasangan pagar tinggi ini pun menyita perhatian Gubernur Jakarta Pramono Anu
03:02yang menilai langkah tersebut terlalu berlebihan dan mengganggu estetika serta kenyaparan kota
03:08yang menekankan agar para pemilik mall, properti, hingga kawasan perkantoran
03:12tidak perlu bereaksi secara berlebihan
03:14sebab keberadaan pagar-pagar tersebut justru beresiko membentuk persepsi negatif
03:20seolah-olah Jakarta sedang berada dalam situasi tidak aman.
03:25Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta hingga kini belum mengeluarkan aturan spesifik
03:29untuk melarang pembangunan pagar-pagar tinggi tersebut.
03:33Bagaimana menurut Sobat Suara di saat pemerintah menganggap pagar di mall dan perkantoran ini berlebihan?
03:38Apakah ini memang merupakan antisipasi nyata sebelum situasi memburuk?
03:43Tulis pendapat Anda di kolom komentar.
03:45Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan