00:00Negeri, Kapolri Jenderal Istio Sigit Prabowo menanggapi beredarnya isu surat presiden atau surpres tentang penggantian dirinya dikabarkan telah dikirim ke
00:08DPR RI.
00:09Atas rumor itu, Jenderal Istio Sigit menegaskan urusan penggantian pucuk pimpinan Polri sepenuhnya hak prerogatif presiden.
00:17Katanya sebagai prajurit, ia siap melaksanakan apapun keputusan presiden.
00:55Di lain pihak Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus
00:59Aris Marsudianto angkat bicara tentang isu pergantian Kapolri Jenderal Istio Sigit Prabowo.
01:05Saat ditanya soal isu surat presiden atau surpres penggantian Kapolri telah dikirim ke DPR,
01:10Aris bilang rotasi jabatan hal biasa dalam tata kelola pemerintahan.
01:14Ia meminta masyarakat menunggu keputusan Presiden Prabowo dan tidak berspekulasi lebih jauh.
01:42Di parlemen, Ketua Komisi 3 DPR RI Habiboh Rohman menegaskan tidak ada surpres penggantian Kapolri
01:49yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo ke DPR RI.
01:52Pihaknya mengimbau masyarakat, tidak terpengaruh isu-isu yang tidak memiliki dasar hukum jelas.
02:11Tidak benar kalau dikatakan ada surat presiden kepada DPR RI yang berisi tentang pergantian Kapolri.
02:20Kami mengimbau kepada masyarakat agar jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya.
02:29Kami benar-benar telah mengecek kepada pimpinan DPR yang juga pimpinan DPR sudah mengecek kepada pihak terkait di istana
02:38bahwa memang tidak ada pengiriman surat presiden terkait pergantian Kapolri tersebut.
02:43Jadi saya pikir ya, spekulasi terkait palsu presiden tersebut baiknya disudahi.
02:51Meski istana dan DPR kompak membantah, isu surat presiden tentang penggantian Kapolri terlanjur menggelinding di tengah masyarakat.
02:59Di sisi lain, Kapolri Jenderalistio Sigit Prabowo menegaskan pergantian Kapolri menjadi hak prerogatif presiden.
03:05Saya akan diskusikan ini bersama Bambang Rupinto selaku pengamar kepolisian dari ISS Mas Bambang.
03:10Selamat sore dengan Tifal Mas.
03:12Selamat sore Tifal.
03:13Terima kasih sudah bergabung bersama kami.
03:15Kemarin Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI Ahmad Saroni bilang,
03:20wajar beliau sudah 5 tahun karena lama orang ada yang tidak suka ya dimaklumin saja.
03:25Menurut Anda isu yang menggelinding ini wajar sekalipun sudah dibantah oleh DPR dan juga pihak istana?
03:29Ya, isu seperti ini wajar ya seperti yang sampaikan Bapak Rupinto Saroni mengingat Jenderalistio ini menjabat Kapolri sudah cukup lama.
03:41Makanya rumor-rumor terkait pergantian ini seringkali muncul karena satu faktor masa jabatan yang sudah sangat lama
03:50kemudian juga terkait dengan isu kemarin gesekan-gesekan friksi lah antara penegak hukum, antara Jambitsus dan kepolisian seperti itu.
04:03Terus yang ketiga tentu terkait dengan konsolidasi di internal pemerintahan Presiden Prabowo seperti itu.
04:10Tapi kalau secara politik keamanan ini adalah perang narasi memperebutkan persepsi di publik ya
04:20hanya sekitar cek ombak saja seberapa jauh dukungan untuk melakukan pergantian Kapolri.
04:28Yang pengen cek ombak itu siapa menurut Anda?
04:31Ya tentu ada pihak-pihak lah entah ini pihak istana atau pihak di luar
04:38tapi yang pasti dengan faktor-faktor yang tadi saya sebutkan di awal
04:43cek ombak itu seringkali dilakukan dalam sebuah pergantian isu berterkait dengan pergantian jabatan posisi yang sangat strategis
04:55yakni Kapolri seperti ini.
04:57Tetapi kan kalau kita melihat secara umum saat ini kondisi keamanan kita yang eskalasinya makin hangat lah
05:06biasanya jelang Agustus seperti tahun kemarin makin hangat isu-isu seperti itu seringkali dilontarkan
05:16tapi ini tidak menjadi masalah karena bagaimanapun juga seperti disampaikan oleh Kapolri
05:23ini adalah hak prerogasi Presiden.
05:25Tapi kalau kemudian keluar kalau disebutkan ini wajar
05:29maka akan ada ujungnya enggak kira-kira setelah ini menggelinding di publik?
05:34Pasti ada ujungnya.
05:36Dalam bentuk?
05:37Ya apa?
05:40Konsolidasi internal lah.
05:42Konsolidasi-konsolidasi.
05:43Yang selama ini terjadi ujungnya adalah konsolidasi internal
05:46entah baik di internal Kapolri maupun konsolidasi di internal pemerintahan Presiden Prabowo
05:54seperti itu.
05:55Bagaimanapun juga posisi Kapolri ini sangat strategis sekali
06:00kalau kemudian muncul ada pergantian-pergantian di saat kondisi eskalasi keamanan yang meningkat
06:09tentu ini akan menjadi kontraproduktif dengan pemerintahan Presiden Prabowo sendiri seperti itu.
06:19Ini kan sudah ada penjelasan juga dari Kepala Bapisus Aris Marsudianto yang bilang
06:23rotasi jabatan hal biasa yang meminta masyarakat menunggu keputusan Presiden
06:27dan tidak berspekulasi lebih jauh.
06:29Menurut Anda itu sudah mengklirkan masalah ini
06:31atau malah bikin spekulasinya makin menggelinding lebih jauh lagi?
06:35Ya tadi saya sampaikan bahwa ini masih cek kompak
06:38makanya ini terkait dengan perang narasi untuk memperbutkan persepsi di masyarakat.
06:44Ketika dukungan masyarakat untuk segera mengganti jendalistiosidit menguat
06:51ini tentu akan arahnya juga akan ada upaya pergantian
06:55tapi Presiden tentu juga akan mengukur keuntungan atau keuntungan strategis
07:03dari pergantian Kapolri di saat ini seperti itu.
07:06Ditambah lagi ada pernyataan kita tunggu saja.
07:09Kalau Anda menangkap konteks menunggu ini nolok-tolok ukurnya apa?
07:12arahnya mau kemana nih?
07:15Ya tetap lagi-lagi prerogatif Presiden.
07:18Semuanya bola-bola di tangan Presiden.
07:21Apakah Presiden akan melakukan pergantian di saat-saat sekarang
07:26atau masih menunggu lagi seperti itu.
07:28Makanya apa yang disampaikan oleh Ketua Tim tadi
07:35ini masih menggantung ya
07:37masih akan mengarahnya seperti apa
07:40kembali kepada keputusan Presiden nantinya.
07:45Dan perlukah ada pihak lain dari lingkaran istana
07:48yang perlu menegaskan posisi Presiden soal Kapolri saat ini?
07:51Harusnya demikian agar isu ini tidak
07:54tidak semakin memanaskan situasi ya
07:58apalagi jilang peringatan kemerdekaan ya
08:03makanya harus lebih tegas dalam menjelaskannya
08:10dan pihak istanalah yang memiliki kewenangan untuk menjelaskan itu.
08:15Kita masih menunggu penjelasan dari istana sendiri
08:18tidak bisa dimakilkan oleh pihak-pihak yang lain
08:22bahkan oleh Komisi Tiga seperti itu
08:26karena lagi-lagi pergantian Kapolri ini adalah
08:30hak berogatif Presiden seperti itu.
08:32Akan ada turbulensi nggak?
08:33Sorry saya potong mas
08:34ada turbulensi nggak kira-kira soal soliditas internal Polri
08:37dengan beredar isu ini menurut Anda?
08:39Saya rasa nggak
08:40sekarang sampai sekarang Polri sangat solid ya
08:46dengan tekanan-tekan kemarin
08:48terus ada friksi dengan penegak hukum yang lainnya
08:51saat ini malah-malah solid gitu
08:54makanya
08:55kalau pergantian ini dilakukan di bulan ini
09:01ini malah
09:03saya rasa akan malah mengganggu soliditas
09:06baik di internal Polri maupun di pemerintahan Presiden Papowo
09:10seperti itu.
09:11Oke, kalau kemudian seperti itu
09:13maka Anda menilai harus ada pihak istana yang berbicara di situ
09:17langsungkah Presiden atau dari pihak lain bisa mewakili dalam tanda kutip?
09:21Benar
09:22Presiden bisa memberikan pernyataan
09:25tapi
09:28diwakilkan dari
09:30ring satu Presiden juga tidak menjadi masalah ya
09:33tapi penjelasan dari istana itu sangat penting
09:35agar konsolidasi
09:37di internal Polri
09:39ini tidak terganggu
09:41dengan isu-isu
09:42cek ombak
09:44seperti saat ini
09:45seperti itu
09:46Oke, Mas Bambang Rukminto
09:48terima kasih sudah berdiskusi bersama saya kali ini
09:50sehat selalu ya Mas
09:50selamat sore
09:51Sama-sama
09:52selamat sore
09:53Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar