Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons beredarnya isu surat presiden (surpres) mengenai pergantian dirinya yang dikabarkan telah dikirim ke DPR.

Menanggapi rumor tersebut, Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa urusan pergantian pucuk pimpinan Polri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Sebagai prajurit, dirinya menyatakan siap melaksanakan apa pun keputusan Presiden.

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aris Marsudiyanto, turut angkat bicara soal isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saat ditanya soal isu surat presiden pergantian Kapolri telah dikirim ke DPR, Aris mengatakan rotasi jabatan adalah hal biasa dalam tata kelola pemerintahan. Ia meminta masyarakat menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto dan tidak berspekulasi lebih jauh.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa tidak ada surpres pergantian Kapolri yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo ke DPR.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Meski Istana dan DPR kompak membantah, isu surat presiden terkait pergantian Kapolri telanjur menggelinding di tengah masyarakat. Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan bahwa pergantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden.

Topik ini akan dibahas bersama Bambang Rukminto, pengamat kepolisian dari ISESS.

Baca Juga Kata Pengamat Kepolisian Soal Isu Penggantian Kapolri: Hanya Cek Ombak, Perang Narasi di https://www.kompas.tv/nasional/684135/kata-pengamat-kepolisian-soal-isu-penggantian-kapolri-hanya-cek-ombak-perang-narasi

#kapolri #jenderallistyosigit #surpres #polri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684151/full-mencuat-isu-penggantian-kapolri-jenderal-listyo-sigit-ini-analisis-pengamat-kepolisian-isess
Transkrip
00:00Negeri, Kapolri Jenderal Istio Sigit Prabowo menanggapi beredarnya isu surat presiden atau surpres tentang penggantian dirinya dikabarkan telah dikirim ke
00:08DPR RI.
00:09Atas rumor itu, Jenderal Istio Sigit menegaskan urusan penggantian pucuk pimpinan Polri sepenuhnya hak prerogatif presiden.
00:17Katanya sebagai prajurit, ia siap melaksanakan apapun keputusan presiden.
00:55Di lain pihak Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus
00:59Aris Marsudianto angkat bicara tentang isu pergantian Kapolri Jenderal Istio Sigit Prabowo.
01:05Saat ditanya soal isu surat presiden atau surpres penggantian Kapolri telah dikirim ke DPR,
01:10Aris bilang rotasi jabatan hal biasa dalam tata kelola pemerintahan.
01:14Ia meminta masyarakat menunggu keputusan Presiden Prabowo dan tidak berspekulasi lebih jauh.
01:42Di parlemen, Ketua Komisi 3 DPR RI Habiboh Rohman menegaskan tidak ada surpres penggantian Kapolri
01:49yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo ke DPR RI.
01:52Pihaknya mengimbau masyarakat, tidak terpengaruh isu-isu yang tidak memiliki dasar hukum jelas.
02:11Tidak benar kalau dikatakan ada surat presiden kepada DPR RI yang berisi tentang pergantian Kapolri.
02:20Kami mengimbau kepada masyarakat agar jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya.
02:29Kami benar-benar telah mengecek kepada pimpinan DPR yang juga pimpinan DPR sudah mengecek kepada pihak terkait di istana
02:38bahwa memang tidak ada pengiriman surat presiden terkait pergantian Kapolri tersebut.
02:43Jadi saya pikir ya, spekulasi terkait palsu presiden tersebut baiknya disudahi.
02:51Meski istana dan DPR kompak membantah, isu surat presiden tentang penggantian Kapolri terlanjur menggelinding di tengah masyarakat.
02:59Di sisi lain, Kapolri Jenderalistio Sigit Prabowo menegaskan pergantian Kapolri menjadi hak prerogatif presiden.
03:05Saya akan diskusikan ini bersama Bambang Rupinto selaku pengamar kepolisian dari ISS Mas Bambang.
03:10Selamat sore dengan Tifal Mas.
03:12Selamat sore Tifal.
03:13Terima kasih sudah bergabung bersama kami.
03:15Kemarin Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI Ahmad Saroni bilang,
03:20wajar beliau sudah 5 tahun karena lama orang ada yang tidak suka ya dimaklumin saja.
03:25Menurut Anda isu yang menggelinding ini wajar sekalipun sudah dibantah oleh DPR dan juga pihak istana?
03:29Ya, isu seperti ini wajar ya seperti yang sampaikan Bapak Rupinto Saroni mengingat Jenderalistio ini menjabat Kapolri sudah cukup lama.
03:41Makanya rumor-rumor terkait pergantian ini seringkali muncul karena satu faktor masa jabatan yang sudah sangat lama
03:50kemudian juga terkait dengan isu kemarin gesekan-gesekan friksi lah antara penegak hukum, antara Jambitsus dan kepolisian seperti itu.
04:03Terus yang ketiga tentu terkait dengan konsolidasi di internal pemerintahan Presiden Prabowo seperti itu.
04:10Tapi kalau secara politik keamanan ini adalah perang narasi memperebutkan persepsi di publik ya
04:20hanya sekitar cek ombak saja seberapa jauh dukungan untuk melakukan pergantian Kapolri.
04:28Yang pengen cek ombak itu siapa menurut Anda?
04:31Ya tentu ada pihak-pihak lah entah ini pihak istana atau pihak di luar
04:38tapi yang pasti dengan faktor-faktor yang tadi saya sebutkan di awal
04:43cek ombak itu seringkali dilakukan dalam sebuah pergantian isu berterkait dengan pergantian jabatan posisi yang sangat strategis
04:55yakni Kapolri seperti ini.
04:57Tetapi kan kalau kita melihat secara umum saat ini kondisi keamanan kita yang eskalasinya makin hangat lah
05:06biasanya jelang Agustus seperti tahun kemarin makin hangat isu-isu seperti itu seringkali dilontarkan
05:16tapi ini tidak menjadi masalah karena bagaimanapun juga seperti disampaikan oleh Kapolri
05:23ini adalah hak prerogasi Presiden.
05:25Tapi kalau kemudian keluar kalau disebutkan ini wajar
05:29maka akan ada ujungnya enggak kira-kira setelah ini menggelinding di publik?
05:34Pasti ada ujungnya.
05:36Dalam bentuk?
05:37Ya apa?
05:40Konsolidasi internal lah.
05:42Konsolidasi-konsolidasi.
05:43Yang selama ini terjadi ujungnya adalah konsolidasi internal
05:46entah baik di internal Kapolri maupun konsolidasi di internal pemerintahan Presiden Prabowo
05:54seperti itu.
05:55Bagaimanapun juga posisi Kapolri ini sangat strategis sekali
06:00kalau kemudian muncul ada pergantian-pergantian di saat kondisi eskalasi keamanan yang meningkat
06:09tentu ini akan menjadi kontraproduktif dengan pemerintahan Presiden Prabowo sendiri seperti itu.
06:19Ini kan sudah ada penjelasan juga dari Kepala Bapisus Aris Marsudianto yang bilang
06:23rotasi jabatan hal biasa yang meminta masyarakat menunggu keputusan Presiden
06:27dan tidak berspekulasi lebih jauh.
06:29Menurut Anda itu sudah mengklirkan masalah ini
06:31atau malah bikin spekulasinya makin menggelinding lebih jauh lagi?
06:35Ya tadi saya sampaikan bahwa ini masih cek kompak
06:38makanya ini terkait dengan perang narasi untuk memperbutkan persepsi di masyarakat.
06:44Ketika dukungan masyarakat untuk segera mengganti jendalistiosidit menguat
06:51ini tentu akan arahnya juga akan ada upaya pergantian
06:55tapi Presiden tentu juga akan mengukur keuntungan atau keuntungan strategis
07:03dari pergantian Kapolri di saat ini seperti itu.
07:06Ditambah lagi ada pernyataan kita tunggu saja.
07:09Kalau Anda menangkap konteks menunggu ini nolok-tolok ukurnya apa?
07:12arahnya mau kemana nih?
07:15Ya tetap lagi-lagi prerogatif Presiden.
07:18Semuanya bola-bola di tangan Presiden.
07:21Apakah Presiden akan melakukan pergantian di saat-saat sekarang
07:26atau masih menunggu lagi seperti itu.
07:28Makanya apa yang disampaikan oleh Ketua Tim tadi
07:35ini masih menggantung ya
07:37masih akan mengarahnya seperti apa
07:40kembali kepada keputusan Presiden nantinya.
07:45Dan perlukah ada pihak lain dari lingkaran istana
07:48yang perlu menegaskan posisi Presiden soal Kapolri saat ini?
07:51Harusnya demikian agar isu ini tidak
07:54tidak semakin memanaskan situasi ya
07:58apalagi jilang peringatan kemerdekaan ya
08:03makanya harus lebih tegas dalam menjelaskannya
08:10dan pihak istanalah yang memiliki kewenangan untuk menjelaskan itu.
08:15Kita masih menunggu penjelasan dari istana sendiri
08:18tidak bisa dimakilkan oleh pihak-pihak yang lain
08:22bahkan oleh Komisi Tiga seperti itu
08:26karena lagi-lagi pergantian Kapolri ini adalah
08:30hak berogatif Presiden seperti itu.
08:32Akan ada turbulensi nggak?
08:33Sorry saya potong mas
08:34ada turbulensi nggak kira-kira soal soliditas internal Polri
08:37dengan beredar isu ini menurut Anda?
08:39Saya rasa nggak
08:40sekarang sampai sekarang Polri sangat solid ya
08:46dengan tekanan-tekan kemarin
08:48terus ada friksi dengan penegak hukum yang lainnya
08:51saat ini malah-malah solid gitu
08:54makanya
08:55kalau pergantian ini dilakukan di bulan ini
09:01ini malah
09:03saya rasa akan malah mengganggu soliditas
09:06baik di internal Polri maupun di pemerintahan Presiden Papowo
09:10seperti itu.
09:11Oke, kalau kemudian seperti itu
09:13maka Anda menilai harus ada pihak istana yang berbicara di situ
09:17langsungkah Presiden atau dari pihak lain bisa mewakili dalam tanda kutip?
09:21Benar
09:22Presiden bisa memberikan pernyataan
09:25tapi
09:28diwakilkan dari
09:30ring satu Presiden juga tidak menjadi masalah ya
09:33tapi penjelasan dari istana itu sangat penting
09:35agar konsolidasi
09:37di internal Polri
09:39ini tidak terganggu
09:41dengan isu-isu
09:42cek ombak
09:44seperti saat ini
09:45seperti itu
09:46Oke, Mas Bambang Rukminto
09:48terima kasih sudah berdiskusi bersama saya kali ini
09:50sehat selalu ya Mas
09:50selamat sore
09:51Sama-sama
09:52selamat sore
09:53Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar

Dianjurkan