00:00Pak Arianto, saya ingin mengajak Anda untuk melihat Pak, ini adalah klinik kecantikan Pak,
00:05tertulis jelas more than aesthetic clinic dan pintunya digembok, saat ini tentu sudah dipasang garis polisi.
00:13Tapi pertanyaannya melihat Sutrimo yang ditemukan tewas di klinik kecantikan,
00:19sebagai mantan penyidik, apa yang paling mencurigakan Pak dari lokasi ini Pak?
00:23Ya, jadi kalau kesimpulan pertama yang jelas, Sutrimo kesininya tidak sendiri,
00:31kalau ini kan tutup, kalau ini dikunci dan kemudian dia, kan ketemunya kan di sana,
00:39ini sudah lama tidak dipakai, kita kan tidak ngerti ketika kesini itu dibuka atau tidak.
00:46Jadi kalau seandainya waktu ini tertutup, maka kesimpulannya pasti dia dilempar situ kan,
00:52kurang lebih gitu, dalam keadaan kelengar mungkin dilempar ke situ. Logika ya.
00:59Artinya yang pertama, penyelidikan yang kemudian dilakukan oleh polisi bisa dimulai dari siapa yang membuka gembok ini?
01:06Ya, semua pasti yang di situ, diambil si carinya dan sebagainya.
01:10Yang kedua, pasti polisi akan mencari saksi mata di sini.
01:14Kapan orang itu dibunuhkan dalam keadaan apa, itulah saksi kunci yang kira-kira akan menunjukkan
01:20si Trimo itu kesininya itu apakah dibuang atau Pak Gedea lagi mabok kemudian jatuh ke situ.
01:25Tapi CCTV di sini tidak ada ya?
01:27Di sebelah situ ada Pak, di sebelah kiri ada, dan memang sebelumnya juga polisi menyebut mendalami CCTV.
01:33Oh, oke. Sekarang kalau CCTV ada, saya yakin pasti kalau rekamannya masih hidup ya.
01:40Masalahnya ini kadang-kadang sudah mati, sudah tidak berfungsi lama.
01:45Jadi dugaan saya CCTV pun belum tentu ada rekamannya kalau ini tidak beroperasi.
01:52Dan yang menarik juga Pak, saya ingin tunjukkan, Sutrimo ditemukan tergeletak di bagian tangga paling bawah
02:00dengan kondisi mulut dan hidung berbusa.
02:03Dugaan kejadian apa Pak, yang paling sering ditemukan untuk korban-korban yang kondisinya mulut dan hidung berbusa?
02:09Kalau setahu saya tidak ahli toksikologi ya, tetapi kebiasaan kalau orang berbusa itu,
02:17pastinya dia habis minum sesuatu, sehingga baru bereaksi, disitulah dia keluar.
02:22Jadi dia, tafsiran saya, dia pasti minum obat atau apa gitu, sehingga dia keluar busanya.
02:31Dan kalau kita lihat TKP ini Pak, berada persis di pinggir jalan,
02:36dan sebelumnya juga polisi menyebutkan bahwa dalam tada kutip TKP ini sudah rusak Pak,
02:43karena Sutrimo ditemukan tanggal 23 Juli 2026,
02:46namun polisi baru menyelidikinya pada tanggal 26 Juli, ada kurang lebih 3 hari.
02:52Apakah kerusakan TKP ini disebabkan karena memang posisinya berada di pinggir jalan
02:56atau ada dugaan keterlibatan pihak lain?
02:58Kalau saya menduga begitu ya, dulu ketika Sutrimo ketemu di sini,
03:03itu kan dianggapnya seperti orang-orang dalam tanda petik, orang biasa saja.
03:08Kemudian orang-orang yang sampai sini kan saya dengar itu,
03:11kemudian langsung dibawa saja ke pakai ambulan atau pakai apa,
03:14sampai di rumah sakit meninggal.
03:16Nah saat itu orang belum ada yang curiga kan gitu.
03:20Nah itulah sebabnya kesulitan daripada polisi waktu itu.
03:24Berarti TKP sudah rusak.
03:26TKP sudah rusak Pak?
03:27Sudah, karena polisi kan melihat ke sini kan 3 hari setelah itu kan.
03:333 hari setelah itu ya Pak?
03:34Iya, otomatis dia nggak mendapatkan TKP yang fresh.
03:42Memang beliau kerja di sini?
03:44Bantu-bantu aja sih.
03:45Bantu-bantu aja?
03:46Itu di bagian luar, kayak ngantar-ngantar barang lah itu.
03:49Bantu-bantu aja sih.
03:51Bantu-bantu aja sih.
Komentar