- 2 hari yang lalu
- #eksjampidsus
- #febrieadriansyah
- #sutrimo
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kematian Sutrimo yang ditemukan di sebuah bangunan yang disebut sebagai klinik kecantikan menjadi perhatian publik karena terjadi sehari sebelum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) ditahan.
Namun, Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, menegaskan bahwa hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan belum dapat menyimpulkan penyebab kematian tersebut.
Menurut Aryanto, secara prosedural kasus tersebut masih dipandang sebagai temuan mayat yang harus didalami penyebab kematiannya.
Ia menilai kasus menjadi perhatian publik karena dikaitkan dengan seseorang yang tengah menghadapi persoalan hukum.
Aryanto menjelaskan, fokus penyelidikan polisi saat ini adalah memastikan apakah kematian tersebut terjadi secara wajar atau mengandung unsur pidana.
Ia juga menyoroti belum adanya laporan dari pihak keluarga, yang menurutnya menjadi salah satu kondisi yang dihadapi penyidik.
Meski demikian, Aryanto menegaskan polisi tetap dapat melanjutkan proses hukum apabila ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana.
Saat diminta menanggapi lokasi penemuan jenazah di bangunan yang disebut sebagai klinik kecantikan, Aryanto menyampaikan analisis awal berdasarkan kondisi tempat kejadian perkara.
Ia juga mengemukakan kemungkinan yang perlu dibuktikan lebih lanjut oleh penyidik apabila akses menuju lokasi dalam kondisi tertutup.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/XM6neCvAkpQ
#eksjampidsus #febrieadriansyah #sutrimo
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/683789/kematian-sutrimo-dinilai-janggal-penasihat-ahli-kapolri-soroti-lokasi-dan-dugaan-awal-dipo
Namun, Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, menegaskan bahwa hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan belum dapat menyimpulkan penyebab kematian tersebut.
Menurut Aryanto, secara prosedural kasus tersebut masih dipandang sebagai temuan mayat yang harus didalami penyebab kematiannya.
Ia menilai kasus menjadi perhatian publik karena dikaitkan dengan seseorang yang tengah menghadapi persoalan hukum.
Aryanto menjelaskan, fokus penyelidikan polisi saat ini adalah memastikan apakah kematian tersebut terjadi secara wajar atau mengandung unsur pidana.
Ia juga menyoroti belum adanya laporan dari pihak keluarga, yang menurutnya menjadi salah satu kondisi yang dihadapi penyidik.
Meski demikian, Aryanto menegaskan polisi tetap dapat melanjutkan proses hukum apabila ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana.
Saat diminta menanggapi lokasi penemuan jenazah di bangunan yang disebut sebagai klinik kecantikan, Aryanto menyampaikan analisis awal berdasarkan kondisi tempat kejadian perkara.
Ia juga mengemukakan kemungkinan yang perlu dibuktikan lebih lanjut oleh penyidik apabila akses menuju lokasi dalam kondisi tertutup.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/XM6neCvAkpQ
#eksjampidsus #febrieadriansyah #sutrimo
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/683789/kematian-sutrimo-dinilai-janggal-penasihat-ahli-kapolri-soroti-lokasi-dan-dugaan-awal-dipo
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:10Intro
00:24Matian jangga lelaki bernama Sutrimo di halaman klinik kecantikan
00:28Menyisakan tanda tanya
00:29Ditemukan dalam kondisi mulut dan hidung berbusa Sutrimo
00:34Disebut-sebut adalah pegawai yang bekerja di rumah pribadi ex-jampitsus Febri Adriancia
00:40Kematian Sutrimo pun lahirkan berbagai spekulasi
00:44Sebab pengusutan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang
00:47Yang menyeret majikannya tengah memanas dan menjadi sorotan publik
00:51Lalu apakah kematian Sutrimo ada kaitannya dengan kasus yang menjerat ex-jampitsus
00:56Atau ini semua adalah sekedar suratan takdir
00:59Ini adalah episode ke-83 DIPO Investigasi
01:02Saya DIPO Terbagi
01:03Saya akan menelusuri dan mencari bukti secara langsung
01:06Dari tempat kejadian perkara di Jalan Kramat Pela, Jakarta Selatan
01:23Setelah saya tiba di Jalan Kramat Pela, Jakarta Selatan
01:27Lokasi ini merupakan titik awal mula mencuatnya misteri kematian seorang lelaki bernama Sutrimo
01:35Yang diketahui merupakan pegawai dari ex-jampitsus yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka
01:44Bagian tangga paling bawah adalah tempat ditemukannya Sutrimo Terkapar
01:51Muncul berbagai macam kejanggalan karena kondisinya saat itu Sutrimo mulut dan hidung diketahui berbusa
02:02Ini digembok ya
02:04Temunya kan di sana
02:05Ini sudah lama tidak dipakai
02:07Seandainya waktu ini tertutup maka kesimpulannya pasti dia dilempar di situ kan
02:18Dan ini adalah lokasi sedara di mana Sutrimo terlihat di bawah menggunakan berangkat
02:24CCTV yang merekam kejadian tersebut segera adalah CCTV ini
02:29Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis kami, pasien sudah dinyatakan meninggal dunia atau dead on arrival
02:37PKP ditemukannya Sutrimo tewas hanya berjarak kurang lebih 400 hingga 450 meter dari kediaman pribadi ex-jampitsus
02:50Memang beliau kerja di sini?
03:01Ketika Pak Febri bangun rumah ini, Pak Sutrimo ini disuruh menjaga?
03:05Iya
03:06Berarti bisa dibilang Pak Sutrimo ini salah satu orang kepercayaan Pak Febri mungkin?
03:09Iya dia orang paling lama, yang saya kenal di sini
03:24Sebelum kejadian itu sempat pulang, terus diberangkat lagi dipanggil bosnya, katanya kemudian satu minggu dikabarkan meninggal
03:39Kematian Sutrimo ini bertepatan satu hari sebelum ex-jampitsus atau majikannya ditahan di rutan KPK
03:46Mari kita bernalar
03:48Timbunan uang beratur 100 miliar
03:51Ditambah lagi tumpukan batangan emas sekian banyak itu
03:54Hingga hari ini baru menersangkakan dua atau tiga orang saja
03:59Kita memiliki justifikasi tambahan
04:00Untuk melacak lebih jauh siapa-siapa saja yang tersangkut kasus ini
04:05Termasuk salah satu pintunya, bahkan mungkin saksinya adalah Sutrimo
04:17Setelah Jalan Keramat Pela ke Baruan Baru Jakarta Selatan
04:21Seolah telkang oleh sejumlah tragedi kontroversial
04:24Tentu kita masih ingat bahwa pada awal Juli 2026
04:28Sorotan publik tertuju di kawasan ini
04:31Sudara usai begitu banyak tentara nasional Indonesia
04:34Yang menjaga rumah pribadi dari ex-jampitsus Febri Adriansia
04:40Sebelum Febri ditetapkan sebagai tersangka
04:42Dan masih di bulan Nengsalma
04:45Ataupun tepatnya pada akhir Juli 2026
04:48Usai Febri ditetapkan sebagai tersangka
04:51Dan juga Usai Febri ditahan di rutan KPK
04:55Muncul kabar tidak sedap terkait kematian seorang lelaki
04:58Bernama Sutrimo
05:00Yang disebut merupakan pegawai dari ex-jampitsus Febri Adriansia
05:05Bahkan Sutrimo disebut-sebut tidak hanya merupakan pegawai biasa
05:09Tetapi disebut sebagai karungga atau kepala rumah tangga
05:14Di kediaman pribadi dari ex-jampitsus
05:17Lalu pertanyaannya apakah kematian dari Sutrimo ada kaitannya dengan kasus
05:21Yang menjerat ex-jampitsus
05:23Saya akan datang secara langsung tempat kejadian perkara
05:28Kronologi kematian Sutrimo masih belum terang-benderang
05:31Polda Metro Jaya melalui rilis tertulis menyebut
05:34Sutrimo ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri
05:36Di Klinik Kecantikan Morden, Jalan Kramat Pela, Kebayaran Baru Jakarta Selatan
05:41Pada 23 Juli lalu
05:44Sutrimo lalu dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit Muhammadiyah Taman Puring
05:48Namun nyawanya tak tertolong
05:49Pihak rumah sakit menyatakan Sutrimo telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit
05:55Berdasarkan formulir kononologi kondisi medis Sutrimo yang beredar luas di publik
05:59Kejadian bermula pada tanggal 23 Juli 2026 sekitar pukul setengah tujuh pagi
06:05Dalam keterangan formulir tertulis Sutrimo menelpon kerabat karena mengeluhkan sakit
06:10Lalu disusul ke lokasi sudah tidak sadar
06:13Sutrimo juga disebut mengeluarkan busa dari mulut dan hidung
06:16Lembar keterangan itu ditandatangani oleh seseorang yang bernama Febrio
06:22Usai dinyatakan meninggal dunia
06:24Jenazah Sutrimo langsung dibawa ke daerah asalnya Banyumas, Jawa Tengah dengan menggunakan ambulans tanpa proses otopsi
06:32Tiga hari usai kejadian
06:33Polisi menggelar dua kali olah TKP di klinik Morden
06:36Yang pertama pada hari Minggu malam
06:38Polisi membawa sepeda motor metik yang terparkir di halaman klinik diduga milik Sutrimo
06:44Sementara olah TKP kedua dilakukan pada Senin siang oleh puslap for Polri
06:49Sejumlah barang bukti dibawa polisi dari dalam klinik Morden
06:52Diantaranya paper bag, bantal dengan spray hijau dan sejumlah barang dalam plastik benih
07:06Setelah saya tiba di Jalan Kerawat Pela, Jakarta Selatan
07:10Jalan yang bentang di antara Jalan Barito dan juga Jalan Radio Dalam di Jakarta Selatan
07:16Lokasi ini saudara merupakan titik awal mula mencuatnya misteri kematian seorang lelaki bernama Sutrimo
07:26Yang diketahui merupakan pegawai dari Ex-Jampitsus yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka
07:33Dan ini adalah tempat kejadian perkara di mana Sutrimo ditemukan tewas meninggal dunia dengan kondisi mulut dan hidung berbusa
07:46Saya akan tunjukkan saudara, di bagian tangga paling bawah adalah tempat ditemukannya Sutrimo terkapar
07:56Kondisinya saat itu Sutrimo mulut dan hidung diketahui berbusa
07:59Dan bisa dilihat ya setelah kejadian, polisi juga sudah menyegel tempat ini ataupun sudah memasang garis polisi ya
08:07Tidak hanya di bagian pagar, tetapi juga di bagian pintu masuk dari bangunan ini
08:13Yang diketahui merupakan klinik kecantikan dan bisa dilihat ya bernama Morden Aesthetic Clinic
08:21Tidak hanya di garis polisi tetapi juga bisa dilihat ya pagar dalam kondisi tergembok
08:34Dan informasi yang kami peroleh dan juga nampak terlihat cukup jelas bahwa bangunan ini meskipun disebut sebagai klinik kecantikan tetapi
08:44dapat dikatakan tidak beroperasi
08:46Karena saya akan tunjukkan, di bagian depan bahkan ya, bagian pelafon bagian depan ini sudah jebol
08:52Sementara untuk bagian halaman ini bisa dilihat juga sangat kotor ya saudara, banyak daun-daun kering yang kemudian berserakan termasuk
08:59juga tanaman yang tidak terawat
09:01Tapi meskipun terlihat tidak berpenghuni, tapi ada satu bundukan sampah ya yang dimasukkan ke dalam plastik
09:07Tentu ini menjadi pertanyaan apakah sebelumnya ada pihak yang biasa membersihkan bangunan ini atau mungkin apakah ada pihak yang tinggal
09:15di dalam bangunan Morden Aesthetic Clinic ini?
09:22Tidak hanya satu bangunan saudara, tetapi kalau kita lihat secara lebih luas ada dua bangunan, yang pertama adalah bangunan utama
09:30yang memiliki pintu masuk utama dan saat itu juga ketika olah TKP dilakukan, polisi keluar masuk dari pintu dari bangunan
09:41utama ini saudara
09:41Ini ada satu bangunan lagi yang berada di bawah dan nampak seperti garasi, meskipun ini harus kami konfirmasi kembali saudara
09:50Ini juga ya, sudah terlihat, bagian dalamnya digembok
09:56Ketika polisi melakukan olah TKP pada tanggal 27 Juli 2026 ada sejumlah barang bukti yang kemudian dibawa oleh polisi
10:06Dan pada tanggal 26 Juli 2026 ketika polisi juga melakukan olah TKP, ada satu motor saudara yang terparkir persis di
10:15bagian halaman dari Morden Aesthetic Clinic
10:17Yang kemungkinan besar adalah milik Sutrimo
10:22Tapi pertanyaannya bagaimana Sutrimo bisa masuk ke sini dalam kondisi tergembok, apakah memang Sutrimo memiliki akses atau justru ada orang
10:30lain yang juga mengantar Sutrimo ke lokasi ini?
10:36Saya akan coba cari saksi untuk mengetahui apakah bangunan klinik kecantikan itu ditempati sebelumnya atau tidak
10:45Pernah lihat nggak bangunan klinik kecantikan itu dihuni atau tidak sih?
10:50Kosong berarti?
10:51Waktu kejadian 2-3 Juli ada jenazah ditemukan, abang tahu?
10:55Tahunya udah di luar, udah di bawah luar
10:57Polisi saat itu belum ada?
10:59Belum, belum ada
10:59Abang lihat kondisi jenazahnya?
11:02Lihat sih bang
11:02Berbusa?
11:05Bagiannya sampai tertutup semua mulut
11:11Tadi dibilang kenal sama penjaganya bang?
11:14Kalau kenal sih nggak, cuma pernah untuk lihat doang aja sih, sekedar nyapa gitu aja sih
11:20Itu orang yang meninggal atau?
11:21Orang yang meninggal
11:23Tapi artinya bangunan ini sering didatangi Sutrimo itu?
11:27Kurang lebih karena dia penjaganya, kalau nggak salah
11:30Pinjal setiap hari di situ, di dalam situ atau hanya mengontrol saja atau gimana bang?
11:35Kalau itu kita kurang ini ya, kurang begitu memperhatikan ya
11:40Oke, tapi memang sebelumnya bangunan ini sudah tidak, kan klinik kecantikan ya bang ya?
11:44Iya
11:44Sudah tidak beroperasi ya?
11:46Sudah hampir mau 2 tahun lebih ya kayaknya
11:49Setelah itu baru Sutrimo itu suka datang ke lokasi itu?
11:54Ya mungkin baru-baru sih ya
11:56Oh baru-baru juga?
11:57Ya sempat, ya sih dulu sih kayaknya kosong benar-benar kosong, nggak ada yang nempatin mas
12:01Tapi seingat bang mungkin kira-kira
12:03Bisa lebih dari 3 atau 2 bulan ya merahir ke sini cuma untuk ganti oli
12:09Sudah itu aja
12:12Meskipun dapat dikatakan bahwa sudah beberapa tahun terakhir klinik ini tutup saudara
12:16Tetapi ketika saya mencoba mengkonfirmasi dan juga mengecek melalui aplikasi penuju ke arah
12:22Tertera jelas bahwa informasi yang kemudian diberikan melalui aplikasi ini adalah
12:29Klinik, more than aesthetic klinik ini buka setiap hari
12:33Dan di aplikasi ini juga tertera satu nomor telepon
12:38Saya akan coba konfirmasi saudara
12:41Nomor yang ada 7 set yang tidak dapat dari tampon gila
12:44Untuk meninggalkan peserta
12:46Meskipun tadi tertera bahwa klinik ini buka ya saudara
12:50Di aplikasi dan juga ada nomor teleponnya
12:52Tetapi setelah saya coba nomor telepon ini tidak bisa diubungi
12:59Sudah kami mencoba untuk men-tracking siapa sesungguhnya pemilik more than aesthetic klinik ini
13:04Dan diketahui pemiliknya adalah seorang dokter
13:07Yang juga memiliki klinik di area Jakarta Timur
13:11Saya sudah mendapatkan nomornya saudara
13:12Saya akan berkonfirmasi dan men-tracking secara langsung dokter tersebut
13:16Untuk mengkonfirmasi operasional dari more than aesthetic klinik ini
13:22Yang menjadi TKP dari Sutrimo
13:24Yang tewas dengan kondisi mulut dan hidung berbusa
13:28Saya akan coba telepon saudara
13:31Ini tersambung ya
13:35Direjek saudara
13:43Saudara lalu apa yang sesungguhnya terjadi sebelum kematian dari Sutrimo
13:49Apa kaitan Sutrimo dengan bangunan yang disebut merupakan klinik kecantikan
13:55Dan apakah kematian dari Sutrimo ada kaitannya dengan kasus yang kini tengah didalami dan menjerat X Jampitsus
14:02Saya akan tanyakan secara langsung kepada penasehat ahli Kapolri Irjenpol Purnawirawan Arianto Sutadi
14:09Pak Arianto terima kasih untuk waktunya Pak
14:10Pertama saya ingin tunjukkan dulu Pak
14:12Ini adalah TKP Pak
14:13TKP ditemukannya lelaki
14:16Bernama Sutrimo
14:18Yang ditemukan tergeletak Pak
14:21Tak berdaya dengan kondisi mulut berbusa
14:24Hidung berbusa
14:25Dan ditemukan satu hari
14:27Sebelum X Jampitsus ditahan di rutan KPK
14:30Tidakkah kematian ini merupakan suatu hal yang janggal?
14:34Ya kalau publik mungkin mengatakan ini agak janggal ya
14:39Sebetulnya kalau temuan orang meninggal
14:42Kemudian dalam berbusa dan sebagainya itu
14:45Itu kan judulnya kan adalah temuan mayat
14:49Seandainya mayat ini tidak ada kaitannya dengan siapa-siapa
14:54Kasus ini tidak akan menjadi rame
14:55Masalahnya adalah kebetulan ada kaitannya dengan seseorang
14:59Yang sekarang lagi dalam masalah besar
15:01Nah di mata polisi kasus ini sebetulnya
15:04Ini kasus yang biasa
15:05Sekarang sasaran daripada penyelidikan polisi adalah
15:09Kalau ada orang meninggal seperti ini
15:11Maka polisi akan bertanya-tanya
15:13Ini matinya itu meninggal secara pacar
15:17Biasa atau patut dipertanyakan
15:20Polisi kan masih dalam penyelidikan
15:22Dan kemudian yang bersangkutan pihak yang kehilangan pun tidak melapor
15:27Di situlah saya jadi selama ini memantau ini
15:30Polisi jadi kelihatannya dalam tanda petik kebingungan ya
15:33Karena selama ini dia menunggu ada laporan
15:36Meskipun keluarga sudah menerima kematian dari Sutrimo
15:40Polisi masih tetap bisa melakukan proses hukum
15:43Seandainya nanti polisi menemukan bukti awal
15:46Bahwa ini suatu tindak pidana
15:48Dan polisi butuh menentukan kematian itu kenapa
15:53Dia pasti akan melakukan gaih-gaih mayat
15:56Kurang lebih kayak gitu
15:57Oke
15:57Pak Arianto saya ingin mengajak Anda untuk melihat Pak
16:00Ini adalah klinik kecantikan Pak
16:02Tertulis jelas more than aesthetic clinic
16:05Dan pintunya digembok
16:07Saat ini tentu sudah dipasang garis polisi
16:11Tapi pertanyaannya melihat Sutrimo yang ditemukan tewas
16:14Di klinik kecantikan
16:16Sebagai mantan penyidik
16:18Apa yang paling mencurigakan Pak
16:19Dari lokasi ini Pak
16:20Ya jadi
16:22Kalau kesimpulan pertama yang jelas
16:25Sutrimo kesininya tidak sendiri
16:28Kalau ini kan tutup
16:31Kalau ini digunjikan
16:32Dan kemudian dia
16:33Kan ketemunya kan disana
16:36Ini sudah lama tidak dipakai
16:38Kita kan tidak mengerti
16:40Ketika kesini itu
16:41Ini Pak Tutup dibuka atau tidak
16:44Jadi kalau seandainya waktu ini tertutup
16:46Maka kesimpulannya pasti dia dilempar ke situ kan
16:50Kurang lebih gitu
16:51Dalam keadaan kelengar mungkin dilempar ke situ
16:53Logika ya
16:56Artinya yang pertama
16:58Penyelidikan yang kemudian dilakukan oleh polisi
17:00Bisa dimulai dari
17:02Siapa yang membuka gemuk ini
17:04Ya semua pasti yang di situ
17:05Diambil sitik carinya dan sebagainya
17:07Yang kedua pasti polisi akan mencari
17:09Saksi mata disini
17:11Kapan orang itu dibunuhkan dalam keadaan apa
17:14Itulah saksi kunci yang kira-kira akan menunjukkan
17:17Menunjukkan si Trimo itu kesininya itu apakah dibuang
17:20Atau baga dia lagi mabok kemudian jatuh ke situ
17:23Tapi CCTV sini nggak ada ya?
17:24Di sebelah situ ada Pak
17:25Di sebelah kiri ada
17:27Dan memang sebelumnya juga polisi menyebut
17:29Mendalami CCTV
17:32Sekarang kalau CCTV ada
17:33Saya yakin pasti
17:35Kalau rekamannya masih hidup ya
17:37Masalahnya ini kadang-kadang
17:39Sudah mati
17:40Sudah nggak berfungsi lama
17:42Jadi dugaan saya CCTV pun
17:45Belum tentu ada rekamannya
17:46Kalau ini tidak beroperasi
17:50Dan yang menarik juga Pak
17:51Saya ingin tunjukkan
17:52Sudrimo ditemukan tergeletak
17:55Di bagian tangga paling bawah
17:58Dengan kondisi mulut dan hidung berbusa
18:00Dugaan kejadian apa Pak?
18:03Yang paling sering ditemukan
18:04Untuk korban-korban yang kondisinya
18:06Mulut dan hidung berbusa
18:07Kalau setahu saya tidak ahli toksikologi ya
18:11Tetapi kebiasaan kalau orang berbusa itu
18:14Pastinya dia habis minum sesuatu
18:17Sehingga baru reaksi
18:18Disitulah dia keluar itu
18:20Jadi dia tafsiran saya
18:22Dia pasti minum obat
18:24Atau apa gitu
18:26Sehingga dia keluar busanya
18:28Dan kalau kita lihat TKP ini Pak
18:30Berada persis di pinggir jalan
18:33Dan sebelumnya juga polisi menyebutkan bahwa
18:37Dalam tanda kutip
18:38TKP ini sudah rusak Pak
18:40Karena Sudrimo ditemukan tanggal 23 Juli 2026
18:44Namun polisi baru menyelidikinya
18:46Pada tanggal 26 Juli
18:47Ada kurang lebih 3 hari
18:49Apakah kerusakan TKP ini disebabkan
18:51Karena memang posisinya
18:52Berada di pinggir jalan
18:53Atau ada dugaan keterlibatan pihak lain
18:56Kalau saya menduga begitu ya
18:58Dulu ketika si TKP ketemu disini
19:00Itu kan dianggapnya seperti orang
19:02Orang dalam tanda betik
19:04Orang biasa aja
19:05Kemudian orang-orang yang sampai disini kan
19:07Saya dengar itu
19:08Kemudian langsung dibawa saja ke
19:10Pakai ambulan atau pakai apa
19:12Sampai di rumah sakit meninggal
19:14Nah saat itu orang belum
19:15Belum ada yang curiga kan gitu
19:17Nah itulah sebabnya
19:18Kesulitan daripada polisi waktu itu
19:21Berarti TKP sudah rusak
19:24TKP sudah rusak Pak?
19:25Sudah
19:25Karena polisi kan melihat kesini kan
19:28Oke saya akan lunjungan ya
19:29Tiga hari setelah itu kan
19:30Tiga hari setelah itu ya Pak?
19:32Iya
19:33Otomatis dia nggak mendapatkan TKP yang fresh
19:40Memang beliau kerja disini?
19:42Bantu-bantu aja sih
19:43Bantu-bantu aja?
19:43Bagi bagian luar
19:44Kayak ngantar-ngantar barang lah itu
19:54Jadi memang ada pasien yang diantar atas nama Sutrimo
20:00Terjadi pada tanggal 23 Juli 2026
20:03Kurang lebih waktunya diantara jam sembilanan
20:06Berdasarkan pemeriksaan oleh tim medis kami
20:09Bahwa pasien sudah dinyatakan meninggal dunia
20:13Jadi sebelum sampai di rumah sakit
20:16Pasien sudah meninggal
20:17Atau dead on arrival
20:19Mulai hari Senin 27 Juli
20:22Penyelidik melakukan olah tempat kejadian peristiwa
20:27Olah TKP
20:28Juga melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang
20:32Saksi
20:32Mengambil beberapa barang bukti
20:36Dan dilakukan pendalaman
20:50Setelah saya tiba di rumah sakit Muhammadiyah
20:53Taman Puring
20:53Jakarta Selatan
20:55Rumah sakit yang jaraknya sodara
20:57Hanya kurang lebih berjarak 2 km
21:00Dari tempat kejadian perkara
21:02Ataupun dari lokasi
21:04Sutrimo ditemukan tewas
21:06Meninggal dunia
21:07Dengan kondisi mulut berbusa
21:10Dan juga hidung berbusa sodara
21:12Saya akan coba masuk ke dalam
21:13Karena sebelumnya juga saya sudah mendapatkan konfirmasi
21:16Dari pihak rumah sakit Muhammadiyah
21:17Dan sudah diizinkan untuk melihat secara langsung
21:19Seperti apa
21:21Lokasi UGD
21:22Yang kala itu
21:23Sempat menggambarkan
21:25Sutrimo di bawah
21:26Ke rumah sakit Muhammadiyah
21:28Dan ini adalah lokasi sodara
21:30Di mana Sutrimo
21:31Terlihat di bawah
21:33Menggunakan berangkar
21:34Saat itu Sutrimo masuk
21:36Melalui jalan ini ke pintu UGD
21:38Dan menggunakan selimut
21:40Berwarna biru
21:41CCTV yang merekam
21:43Kejadian tersebut
21:44Segera adalah CCTV ini
21:45Dan terlihat juga
21:47Di dalam CCTV ada
21:48Satu orang yang kemudian
21:50Mendorong
21:50Artinya ada sejumlah pihak
21:52Yang membawa
21:52Sutrimo untuk
21:55Masuk ke UGD
21:56Dari rumah sakit
21:57Taman Puring Muhammadiyah
21:59Saya juga mendapatkan
22:01Konfirmasi
22:01Dan juga klarifikasi
22:03Yang sebelumnya sudah diberikan
22:04Oleh pihak
22:05Rumah sakit
22:07Muhammadiyah Taman Puring
22:08Jakarta Selatan
22:08Berkait dengan hal ini
22:09Saya konfirmasi juga
22:10Soal pihak
22:12Yang membawa
22:14Sutrimo itu
22:15Ke rumah sakit Muhammadiyah
22:16Karena informasi yang kami dapatkan
22:18Bahwa ambulansi itu
22:19Bukan milik rumah sakit Muhammadiyah
22:20Betul Pak?
22:21Betul sekali Pak
22:22Yang membawa saat itu berapa orang Pak?
22:24Kurang lebih 4 orang
22:25Dari mereka mungkin
22:26Apakah ada pihak keluarga?
22:29Kita tidak mengelusuri
22:31Lebih dalam
22:32Yang kita ketahui
22:33Mereka mengantarkan jenazah
22:36Kemudian diminta untuk
22:38Memastikan
22:39Apakah jenazah itu
22:41Sudah meninggal atau belum
22:42Secara fisik Pak
22:43Mungkin ada
22:43Lebang-lebang
22:44Atau temuan lain
22:45Mungkin dari
22:46Karena memang tidak
22:47Diminta oleh keluarga
22:49Maka kami tidak
22:50Memberikan secara utuh
22:51Jadi kalau secara medis
22:53Kita sudah klarifikasi
22:55Ada namanya
22:56Luka lebam mayat
22:58Mayat ini sudah mati
22:59Atau meninggal
23:00Mungkin sejam
23:01Atau dua jam sebelumnya
23:03Kalau tertulis
23:04Di dalam berita acara
23:05Jam 6.39
23:07Yang ditandatangani oleh
23:10Pebrio
23:11Itu memang
23:12Sudah ada keluhan
23:14Oleh si pasien yang dirasakan
23:17Maka dari itu
23:19Dibawa langsung ke sini
23:21Mungkin
23:21Jam 9 sampai sini
23:23Memang sudah tidak ada
23:24Nyawanya
23:25Pada juga di media sosial
23:27Ada
23:27Semacam surat ya Pak ya
23:29Berkok
23:30Rumah Sakit Muhammadiyah
23:31Dan disitu tertulis informasi
23:33Yang mengantar adalah
23:34Kerabat
23:35Dari Sutrimo
23:36Betul
23:37Bernama Febrio
23:39Informasi itu apakah
23:41Pihak rumah sakit yang menulis
23:42Atau mungkin
23:43Pihak pengantar yang mengisi sendiri
23:44Jadi
23:46Pengantarlah yang mengisi langsung
23:47Atas nama Febrio
23:49Memang tertulis
23:50Tapi kami
23:51Tidak menyebarkan
23:52Berita kronologis itu
23:54Kepada media
23:55Manapun
23:56Ya
23:56Kami tidak tahu
23:57Itu siapa yang menyebarkan
23:59Maka dari itu
24:00Kami juga
24:01Menyayangkan ya
24:02Hal itu terjadi
24:03Gitu
24:04Termasuk juga soal
24:04Kronologi yang ditulis
24:05Bahwa Sutrimo ini disebut
24:07Mengabari temannya
24:08Karena merasa sakit sebelumnya
24:10Itu juga Febrio yang menulis
24:11Betul
24:12Jadi Febrio yang menulis
24:14Kronologis itu seperti itu
24:16Oke
24:16Opsi-otopsi
24:18Tidak ditawarkan mungkin
24:20Ataupun tidak diajukan
24:21Oleh yang mengantar
24:22Betul
24:23Jadi
24:24Permintaan itu
24:25Tidak
24:26Ada di kita
24:27Kami meminta
24:29Dan berharap ya
24:30Agar
24:30Kasus ini
24:31Bisa diberikan
24:32Gambaran
24:33Yang seterang-terangnya
24:34Yang pertama
24:35Kami menyayangkan
24:37Adanya berita
24:37Yang beredar
24:38Terkait CCTV
24:40Yang keluar dari
24:42Kewenangan kami
24:43Yang kedua
24:44Terkait
24:45Kronologis
24:46Berita acara
24:46Kematian
24:47Kami sangat menyayangkan
24:49Bahwa itu beredar
24:51Begitu bebas
24:52Ke media sosial
24:57Pada hari Jumat
24:5931 Juli
25:002026
25:01Tim penyidik
25:02Telah melaksanakan
25:03Tindakan
25:03Penggeledahan
25:04Di salah satu rumah
25:05Milik saudara EPA
25:07Di daerah
25:08Radio Dalam
25:08Berdasarkan
25:09Surat perintah penyidikan
25:11Yang telah diterbikan
25:12Dalam perkara
25:12Dugaan tindak
25:13Pidana
25:13Pencucian Uang
25:14Toto PPU
25:24Sudara kejanggalan terkait
25:26Dengan kematian
25:27Sutrimo
25:27Tidak hanya terdapat
25:29Di TKP
25:30Ditemukannya
25:31Sutrimo
25:32Tidak hanya
25:33Soal ambulans
25:34Yang kemudian
25:35Mengantarkan Sutrimo
25:36Ke rumah sakit
25:36Tetapi
25:37Ada satu kejanggalan lagi
25:38Sudara
25:39Bahwa TKP
25:40Ditemukannya
25:41Sutrimo
25:41Tewas
25:42Hanya berjarak
25:43Kurang lebih 400
25:44Hingga 450 meter
25:46Dari kediaman pribadi
25:47Ex-Jampitsus
25:48Sebelumnya
25:49Pada pertengahan
25:50Juli
25:512026
25:52Saya sempat
25:53Mendatangi secara langsung
25:54Kediaman pribadi
25:55Ex-Jampitsus
25:57Dan saat itu
25:57Ada sejumlah orang
25:58Sedikitnya
25:59Ada 3 orang
26:00Di dalam
26:01Dari rumah pribadi
26:02Ex-Jampitsus
26:03Tapi
26:04Tidak ada
26:04Satupun orang
26:05Yang nampak
26:07Atau terlihat
26:08Merupakan
26:08Sutrimo
26:09Saya akan coba
26:10Konfirmasi
26:10Apakah betul
26:11Sutrimo
26:12Merupakan pegawai
26:13Di rumah pribadi
26:15Dari Ex-Jampitsus
26:16Dan juga
26:17Berprofesi
26:18Ataupun bertugas
26:19Sebagai
26:20Kepala rumah tangga
26:21Sejak tahun 2008
26:27Dan ini adalah
26:28Rumah ya
26:30Dari Febri
26:31Hadrian
26:32Yang sempat
26:32Saya datangi
26:33Rumah ber nomor 15
26:34Dan pintunya
26:36Pagar tertutup
26:37Termasuk juga
26:37Pintu bagian
26:38Dalam ini tertutup
26:40Dan cukup berbeda
26:41Jika saya bandingkan
26:42Dengan pertengahan
26:42Juli
26:43Ketika saya pertama kali
26:45Mendatangi rumah ini
26:45Tapi saya akan coba
26:46Konfirmasi
26:46Senara
26:49Misi
26:52Sangat berbeda ya
26:53Ketika
26:54Pertengahan Juli
26:56Saya datangi
26:56Ada dua orang
26:58Yang berada di kursi
27:02Di depan garasi
27:03Sebenarnya
27:03Tapi saat ini
27:04Kondisinya
27:05Betul-betul kosong
27:06Pintu
27:07Garasi juga tertutup ya
27:09Termasuk juga
27:10Pintu utama yang ada di dalam
27:14Saya sedang mencari informasi
27:16Pak
27:16Soal
27:17Pak Sutrimo
27:18Bapak kenal Pak?
27:22Pak Sutrimo saya kenal
27:24Cuma kalau masalah ini
27:25Saya nggak tahu
27:26Pak Sutrimo Bapak kenal
27:27Itu orang baru juga
27:28Oh oke
27:30Sering bertemu dengan Bapak
27:31Berarti
27:32Atau seperti ya Pak?
27:33Nggak
27:33Cuma sekali aja
27:34Oh cuman sekali
27:35Tapi Bapak tahu Pak Sutrimo yang mana Pak ya?
27:37Memang beliau
27:38Kerja di sini?
27:40Kalau saya ada kerja
27:41Kerja
27:42Cuma kerja aja
27:43Kerja ya Pak ya?
27:43Sebagai
27:44Berarti pegawai Pak Febri ya?
27:47Bantu-bantu aja sih
27:49Bantu-bantu aja?
27:49Di bagian luar
27:50Kayak ngantar-ngantar
27:51Barang
27:54Belanjaan
27:55Yang saya tahu
27:57Tapi Pak Sutrimo tinggal di sini memang?
27:59Kalau sedang bekerja gitu
28:01Mengenapnya di sini?
28:02Tidak
28:04Mengenapnya di
28:04Bapak tahu juga Pak?
28:05Dia kan sering di sini Pak
28:08Kalau yang soal klinik
28:09Bapak tahu Pak?
28:10Tidak tahu ya?
28:11Punya siapa gitu?
28:12Tempatnya pun saya nggak tahu
28:14Kalau Pak Sutrimo tinggal di situ?
28:15Saya nggak tahu juga
28:16Nggak tahu juga ya Pak ya?
28:17Karena saya sering tinggal
28:18Cuma sekali di sini Pak
28:19Itu lagi happy juga
28:21Ketawa-ketawa
28:24Hari apa itu Pak?
28:25Masih ingat nggak Pak?
28:26Itu hari
28:27Pantara Selasa dan Rabu
28:29Tidak Selasa lah
28:31Orangnya ini betul ya Pak ya?
28:32Ini betul ya Pak ya?
28:33Ini betul ya?
28:35Betul ini ya?
28:36Oke
28:37Ini foto Pak Sutrimo ya
28:39Ketika ditemukan
28:41Meninggal dunia
28:42Dengan kondisi mulut dan hidung berbusa
28:47Seluruh saya sudah
28:50Mendapatkan konfirmasi ya
28:51Dari tugas keamanan yang melekat
28:53Dari Febri Adriansia
28:54Ataupun ex-Jampitsus
28:55Terkonfirmasi bahwa
28:57Sutrimo
28:57Betul merupakan
28:58Pegawai
29:00Di rumah ex-Jampitsus
29:01Febri Adriansia
29:02Saya akan coba
29:03Cari informasi lain
29:05Sudara
29:05Karena ada
29:07Informasi yang saya dapatkan
29:08Bahwa
29:09Sutrimo juga kerap kali
29:12Berkumpul ya
29:13Ataupun bersosialisasi dengan
29:14Warga sekitar
29:20Ketika Pak Febri
29:21Bangun rumah ini
29:22Pak Sutrimo
29:23Disuruh menjaga
29:24Berarti bisa dibilang
29:25Pak Trimo ini
29:26Salah satu orang
29:26Kepercayaan Pak Febri
29:35Bila memang
29:37Keluarga korban
29:38Merasa
29:38Ada kejanggalan
29:40Terhadap
29:40Meninggalnya
29:41Saudara S
29:42Bisa
29:43Membuat laporan
29:44Kepada
29:44Polda Metro Jaya
29:46Progestusianya
29:47Lebih tepat
29:47Untuk kita melakukan
29:48Pendalaman
29:55Kematian Sutrimo
29:56Yang disebut
29:57Pernah bekerja di rumah
29:58Ex-Jampitsus
29:59Febri
29:59Adriansyah
30:00Memunculkan
30:01Berbagai spekulasi
30:02Mulai dari
30:03Dugaan keracunan
30:04Hingga keterkaitan
30:05Dengan dugaan
30:05Saksi kasus korupsi
30:07Yang menjerat
30:07Ex-Jampitsus
30:08Penyebab
30:09Kematian Sutrimo
30:10Pun belum terungkap
30:11Karena belum ada
30:12Pemeriksaan jenazah
30:13Lebih lanjut
30:14Termasuk
30:14Proses otopsi
30:16Kematian Sutrimo
30:17Menuai spekulasi
30:18Sebab Sutrimo
30:19Meninggal dunia
30:19Pada 23 Juli
30:212026
30:22Hanya berselang
30:22Satu hari
30:23Sebelum
30:24Ex-Jampitsus
30:25Febri Adriansyah
30:26Resmi ditahan
30:27Di rutan KPK
30:28Pihak keluarga
30:30Membenarkan Sutrimo
30:31Telah puluhan tahun
30:32Bekerja di rumah
30:32Ex-Jampitsus
30:33Namun terkait
30:34Kematian Sutrimo
30:35Keluarga menyebut
30:36Telah mengikhlaskan korban
30:38Saudara Sutrimo
30:40Benar bekerja di rumahnya
30:42Bapak Febri Adriansyah
30:44Jampitsus
30:46Sudah cukup lama
30:47Puluhan tahun
30:48Di rumahnya
30:49Pak Febri Adriansyah
30:51Keluarga
30:52Itu
30:53Tidak akan
30:55Menuntut apapun
30:57Dan sudah ikhlas
31:00Perhatian publik
31:02Juga tertunjuk
31:02Pada kondisi Sutrimo
31:03Yang ditemukan
31:04Tergeletak tak berdaya
31:05Dengan busan
31:06Di bagian mulut
31:07Dan hidup
31:07Dari sudut pandang medis
31:09Kondisi tersebut
31:10Dapat berhubungan
31:10Dengan beragam
31:11Gangguan kesehatan
31:12Mulai dari
31:13Serangan jantung
31:14Dan gagal jantung
31:15Pecah pembuluh darah
31:16Atau stroke
31:17Kejam berat
31:18Atau epilepsi
31:19Overdosis obat
31:20Atau narkotika
31:21Serta keracunan
31:22Bahan kimia
31:23Atau zat beracun
31:25Namun benarkah
31:26Kematian Sutrimo
31:27Terjadi secara alami
31:28Tanpa keterlibatan pihak lain
31:32Kasus dengan kondisi
31:33Mulut berbusa
31:34Pernah terjadi
31:35Dalam kasus
31:35Kematian Wayan Mirna Salihin
31:37Yang menjadi sorotan nasional
31:38Pada tahun 2016
31:40Mirna meninggal dunia
31:42Di sebuah restoran
31:43Di Grand Indonesia
31:44Sesaat setelah
31:44Meminum es kopi Vietnam
31:46Yang dipesankan oleh temannya
31:48Jessica Kumala Wongso
31:49Yang kemudian
31:50Menjadi terpidana
31:51Dalam persidangan terungkap
31:53Mirna alami kejang
31:54Dan muncul
31:55Busa dari mulutnya
31:56Sebelum akhirnya
31:57Meninggal dunia
31:58Hasil pemeriksaan
31:59Laboratorium
32:00Menunjukkan
32:00Minuman yang dikonsumsi
32:02Mirna
32:02Mengandung
32:03Senyawa Sianida
32:07Pada awal tahun
32:082026
32:09Satu keluarga yang terdiri
32:10Dari ibu
32:11Beserta dua anaknya
32:12Ditemukan meninggal dunia
32:13Di kontrakan mereka
32:14Dalam kondisi mulut berbusa
32:16Dan ruang merah
32:17Di bagian tubuh
32:18Dalam kasus tersebut
32:19Polisi menetapkan ASJ
32:21Sebagai tersangka
32:22Yang merupakan
32:23Anak dari korban
32:25Pelaku diduga
32:26Meracuni anggota keluarganya
32:27Dengan senyawa
32:28Yang biasa digunakan
32:29Sebagai racun tikus
32:30Hingga kini
32:31Kematian Sutrimo
32:32Masih misteri
32:33Belum ada upaya
32:34Eksumasi
32:34Ataupun analisis
32:35Digital Forensik
32:36Kewasa hukum
32:37Febri Adriansyah
32:38Menyatakan
32:39Belum mendapatkan informasi
32:40Terkait kematian Sutrimo
32:42Kami fokus
32:44Pada substansi perkara
32:46Karena tugas saya
32:47Surat kuasa yang diberikan
32:49Pada saya
32:49Adalah
32:50Terkait dengan penanganan
32:51Perkara di Kejaksaan Agung
32:54Penanganan perkara
32:55Dugaan tindak
32:56Pidana korupsi
32:57Dan pencucian uang
32:58Yang menjerat
32:58Eks Jam Pitsus
32:59Terus bergulir
33:00Tim 9 Kejaksaan Agung
33:01Menetapkan Nurman Herin
33:03Sebagai tersangka baru
33:04Sekaligus menjadi
33:05Tersangka ketiga
33:06Setelah Febri Adriansyah
33:07Dan Don Rito
33:09Penyidik Kejaksaan Agung
33:10Juga menggeledah
33:11Rumah Febri Adriansyah
33:12Di Jalan Radio 1
33:13Keramat Pelak
33:14Kebayoran Baru
33:15Pada 31 Juli
33:162026
33:17Dari penggeledahan tersebut
33:19Penyidik menyita
33:20Sejumlah dokumen
33:21Yang diduga
33:21Berkaitan dengan
33:22Tindak pidana
33:23Pencucian uang
33:24Hingga kini
33:25Penyebab pasti
33:26Kematian Sutrimo
33:27Masih menjadi misteri
33:28Hanya pemeriksaan medis
33:30Yang komprehensif
33:31Penyelidikan yang mendalam
33:32Serta pembuktian yang objektif
33:34Yang akan membuka
33:35Tapir
33:35Kematian Sutrimo
33:46Setelah saya sudah bersama dengan
33:48Ketua RT 003
33:50Ataupun Ketua RT
33:51Dari lingkungan
33:53Rumah Pribadi
33:54Ex Jampitsus
33:55Febri Adriansyah
33:56Dengan Pak Agus
33:56Pak Agus
33:57Terima kasih untuk waktunya Pak
33:58Pak Agus saya izin konfirmasi
34:00Soal Pak Sutrimo Pak
34:01Yang ditemukan
34:03Meninggal dunia
34:03Pada 23 Juli
34:052026
34:06Betul Pak Sutrimo itu
34:07Pegawai dari Pak Febri
34:08Betul
34:09Sudah lama kah
34:10Atau
34:10Seperti apa
34:11Sudah lama
34:13Tugasnya apa
34:15Tugasnya
34:15Pengawas
34:16Pengawas
34:17Ada gedung
34:18Lagi di
34:20Renovasi
34:21Rumah yang ini
34:23Maksudnya
34:23Iya dulu
34:24Yang rumah ini
34:24Oh artinya ketika Pak Febri
34:26Bangun rumah ini
34:27Pak Sutrimo yang disuruh
34:29Menjaga
34:29Iya
34:30Oh
34:30Ini dibangunnya tahun berapa
34:32Ini dari sebelum Pak Febri
34:33Jadi Jampitsus
34:352020
34:37Informasi yang saya dapat juga Pak
34:38Sutrimo ini
34:39Sudah lama ya
34:39Bekerja sama Pak Febri
34:41Bahkan sejak tahun 2008
34:42Pak
34:42Oh betul itu ya
34:44Sebelum meninggal dunia Pak
34:45Mungkin Bapak pernah bertemu
34:47Dengan Pak Sutrimo
34:47Ya dua hari sebelum meninggal
34:50Dia nyamperin saya
34:51Di pos security
34:52Nah tiba-tiba dia nawarin kopi
34:54Pas dateng
34:55Saya lihat sendiri pucuk tuh dah
34:56Nah pas dua hari kemudian
34:58Selain kurang anak badan
35:01Saya di rumah dapet tofong
35:02Terus-terusan pagi
35:03Ternyata
35:04Supir Bapak minta ambulan
35:07Karena saya ketua RT nya
35:08Sudah saya enggak lagu
35:09Berus karena saya kurang anak badan
35:10Siangnya saya dapet kabar
35:12Pak Trimo meninggal juga
35:14Dari Polsek
35:18Tapi Pak Trimo itu tinggalnya dimana Pak
35:20Kalau di Jakarta
35:21Di Jakarta sih
35:22Di rumah Pak Febri
35:25Oh kadang-kadang di rumah Pak Febri
35:26Tadi Pak Agus bilang
35:27Pak Trimo ini
35:29Bahkan diminta
35:31Langsung di oleh Pak Febri
35:33Untuk menjaga rumahnya ketika dibangun
35:34Iya
35:35Berarti bisa dibilang Pak Trimo ini
35:37Satu orang cendaknya mungkin
35:37Iya mungkin
35:38Dia orang paling lama
35:40Yang saya kenal disini
35:41Waktu malam kejadian Pak
35:43Bapak tau mungkin aktivitas dari Pak Trimo itu apa Pak?
35:46Pak Trimo paling nongkrong di pos
35:48Di depan rumah Bapak
35:49Ngobrol-ngobrol ketawa-ketawa
35:51Tuh jadam sama kita
35:52Ada yang memberitahu mungkin aktivitas dari Pak Trimo di klinik itu ngapain Pak?
35:56Sempat masuk kah mungkin atau seperti apa?
35:59Kebetulan yang menemukan Mas Trimo
36:02Nah dia bilang
36:04Dia habis begadang itu
36:06Dia minum vitamin C yang
36:09Apoknya gitu
36:10Habis kopi dia minum itu
36:11Setelah itu ditemukan?
36:13Ditemukan
36:14Bubu sah itu
36:16Dia menemukan Pak Trimo itu?
36:18Supir ya
36:18Supir dari Pak Febri
36:21Supir ibu ya
36:22Supir dari istri Pak Febri
36:32Ya dari naik motor
36:34Terus mungkin sakit mungkin
36:35Nampun kemennya
36:39Udah disini udah lemes gak?
36:41Lemes
36:41Ini dari rumah sakit
36:46Selain kementiannya
36:47Masa TV-nya mbak
36:51Setelah Sutrimo dinyatakan meninggal dunia
36:54Sutrimo langsung dibawa ke desa Ulahar
36:57Banyumas, Jawa Tengah
36:59Untuk langsung dikebumuikan
37:01Lalu sebenarnya siapa sosok dari Sutrimo?
37:04Saya akan tanyakan secara langsung
37:05Kepada kepala desa Ulahar
37:07Melalui sambungan Zoom
37:08Dengan Bapak Narsim
37:09Pak Narsim
37:10Terima kasih untuk waktunya Pak
37:11Ya Chef
37:12Pak, pertama saya ingin konfirmasi Pak
37:14Tanggal 23 Juli
37:162026
37:18Betul ada warga Bapak
37:19Bernama Sutrimo
37:20Yang dimakamkan di desa Ulahar Pak?
37:23Betul
37:23Ada satu kondisi yang
37:25Menurut publik janggal Pak
37:27Bahwa Sutrimo
37:28Ditemukan meninggal dunia
37:30Dengan kondisi mulut dan hidung berbusa
37:32Saat itu keluarga mengetahui kondisinya?
37:34Saat itu
37:35Kandang, mukata bersih
37:36Untuk kondisi mulut dan hidung berbusa
37:39Keluarga diberitahu mungkin Pak?
37:40Tidak ada bersih
37:42Kondisi mulutnya bersih
37:43Sudah bersih apa ya?
37:44Yang mengantarkan saat itu siapa Pak?
37:46Ada empat orang
37:47Yang dua
37:48Petugas dari mobil ambulan
37:51Dan yang dua
37:51Dia petugas katanya dari
37:54Sutrimo bekerja itu
37:56Tahu
37:56Dia bekerja di
37:58Ex Jaksa
38:00Hebre itu
38:01Setelah saya datang ke situ
38:02Menanyakan ini
38:03Meninggal di kerjanya
38:04Dimana
38:05Seperti itu
38:05Tapi sebelumnya Bapak
38:07Sering berkomunikasi mungkin dengan Pak Sutrimo
38:09Saya memang teman
38:10Kecil dulu sama Pak Sutrimo
38:12Cuman sudah
38:14Semenjak
38:14Saya jadi kepala desa pun
38:16Belum pernah ketemu
38:17Dan apalagi komunikasi belum pernah
38:19Tapi Bapak tahu Pak
38:20Apakah Pak Sutrimo ini
38:21Memiliki riwayat penyakit mungkin Pak?
38:23Atau seperti apa Pak?
38:24Saya tahu dari
38:25Lingkungan dan juga orang tua
38:27Dia memang punya riwayat penyakit
38:29Gula itu
38:30Sama asam urat
38:31Sudah pernah diamputasi
38:32Ibu jarinya
38:33Pada saat menerima jenazah
38:35Respon keluarga saat itu seperti apa Pak?
38:37Ini respon keluarga itu
38:38Ya sudah menerima
38:40Tapi Pak Sutrimo itu sendiri
38:42Bekerja di Jakarta
38:43Setahu Bapak sudah lama Pak?
38:45Menurut penjelasannya
38:46Dari adik Ipar Sutrimo
38:48Yang namanya Soim itu
38:50Katanya dari 2008
38:52Tapi keluar masuk
38:53Kadang keluar
38:54Kerja di lain tempat
38:55Terus masuk lagi
38:56Seperti itu
38:56Saya tanya dari orang tua itu
38:58Orang tuanya Sutrimo itu
39:00Katanya
39:01Kami sebelum
39:03Kejadian itu
39:05Sepet pulang
39:07Terus
39:08Diberangkat lagi
39:11Dipanggil bosnya
39:12Katanya
39:12Kemudian satu minggu
39:14Dikabarkan meninggal
39:20Apakah menjadi relevan Pak?
39:22Ketika kematian Sutrimo
39:24Dikaitkan dengan kasus yang menjerat
39:26Ex-Jampitsus?
39:34Exumasi itu
39:35Dilakukan nanti
39:37Apabila
39:38Untuk menentukan
39:39Kita mencari tahu
39:40Akibat kematian
39:41Seseorang
39:42Tahapannya nanti
39:43Itu udah tahap akhir
39:47Terus telah menyusuri
39:48Sejumlah lokasi penting
39:50Untuk menjawab
39:50Teka-teki kematian
39:51Dari Sutrimo
39:52Saya akan membedah
39:53Lebih dalam
39:53Sejumlah hal
39:55Yang masih menyisakan tanya
39:56Bersama dengan
39:57Psikolog forensik
39:58Pak Reza Indra Giri
39:59Pak Reza terima kasih
40:00Untuk waktunya
40:01Terima kasih Mas Dipo
40:02Bahwa kematian Sutrimo ini
40:03Masih menjadi sorotan publik Pak
40:04Terlebih ketika
40:05Publik mengetahui
40:06Bahwa Sutrimo
40:07Merupakan pegawai dari
40:08Ex-Jampitsus
40:10Yang saat ini
40:10Berstatus
40:11Tersangka
40:12Kasus dugaan korupsi
40:13Termasuk juga
40:14TPPU
40:15Apakah menjadi relevan Pak?
40:16Ketika kematian Sutrimo
40:18Dikaitkan dengan kasus yang menjerat
40:20Ex-Jampitsus
40:21Dengan kata lain
40:22Perdebatannya adalah
40:23Apakah meninggalnya Sutrimo
40:25Merupakan peristiwa yang terisolasi
40:27Yang terpisah
40:28Dari peristiwa-peristiwa lain
40:30Atau kan meninggalnya Sutrimo
40:31Merupakan peristiwa yang memiliki
40:33Mata rantai
40:34Dengan kasus-kasus
40:36Korupsi
40:37Yang sudah menersangkakan
40:38FA
40:40Jawaban yang paling
40:43Mutlak
40:43Yang paling definitif
40:46Akan kita peroleh
40:47Kalau
40:47Tidak ada pilihan
40:48Seandainya otoritas
40:50Penegakan hukum
40:51Melakukan otopsi
40:52Terhadap
40:53Jasad
40:53Sutrimo
40:54Karena dari
40:56Otopsi itu
40:56Akan bisa dipastikan
40:58Satu dari empat
40:59Kemungkinan
41:00Sutrimo meninggal dunia
41:01Kemungkinan pertama
41:02Natural
41:03Alami
41:04Mungkin Sutrimo
41:05Memang mengidap penyakit keras
41:06Yang tidak kunjung sembuh
41:07Sampai akhirnya
41:08Kehilangan nyawa
41:09Yang kedua adalah
41:10Kecelakaan
41:10Atau eksiden
41:11Kita bayangkan
41:13Seseorang tengah melakukan
41:14Suatu aktivitas
41:15Tanpa dia duga
41:16Tanpa dia antisipasi
41:17Dia masuk ke dalam situasi
41:19Yang berada di luar kendali dia
41:21Kemungkinan yang ketiga
41:22Yaitu suicide
41:23Kempat adalah
41:24Homicide
41:25Seseorang meninggal
41:26Akibat perbuatan orang lain
41:28Kemungkinan yang ketiga
41:29Tampaknya bisa kita kesampingkan
41:30Bahwa Sutrimo meninggal
41:32Akibat kesengajaan
41:33Atau niat dia
41:33Untuk mengakhiri hidupnya sendiri
41:35Itu bisa kita kesampingkan
41:36Tinggal tiga kemungkinan
41:38Dari tiga kemungkinan yang tersisa
41:41Yang pidana cuma satu
41:43Yaitu ketika
41:44Bisa diyakinkan
41:46Sutrimo meninggal
41:47Akibat perbuatan orang lain
41:48Itulah pidana
41:50Kalau Sutrimo meninggal
41:51Akibat yang satu ini
41:52Berarti homicide
41:53Berarti menjadi isu pidana
41:55Isu penegakan hukum
41:56Baru relevan
41:58Otoritas kepolisian
41:59Masuk lebih jauh
42:00Tapi apakah artinya
42:01Kalau berdasarkan penjelasan
42:03Dari Pak Reza
42:03Bahwa ketika polisi
42:05Ingin mengetahui
42:05Apakah kematian Sutrimo ini
42:07Wajar atau tidak
42:07Termasuk juga apakah ada
42:09Unsur pidana atau tidak
42:10Harus dilakukan otopsi
42:11Tidak bisa tidak
42:12Tidak hanya bisa lewat obrolan
42:14Lewat asumsi
42:16Tapi lewat pembuktian sentifik
42:18Tokah Polri sendiri kan
42:19Yang selalu mengatakan
42:20Polri melakukan investigasi
42:22Dengan pendekatan
42:23Sientifik
42:24Oke
42:24Apakah statement
42:26Ataupun proses otopsi ini
42:27Juga landasannya
42:29Bisa diperkuat
42:30Dengan berbagai kejanggalan
42:31Yang muncul
42:31Salah satunya adalah
42:32Kematian Sutrimo ini
42:34Bertempatan satu hari
42:36Sebelum
42:36Exjampitsus
42:37Atau majikannya
42:38Febri Adriansyah ini
42:40Muncul kehadapan publik
42:41Dan ditahan di rutan KPK
42:43Dari sejarah waktu
42:45Memang kedekatan
42:46Antara peristua itu
42:47Memberikan alasan bagi kita
42:49Untuk bernalar
42:50Ada tidaknya
42:51Kaitan antara peristiwa
42:53Meninggalnya Sutrimo
42:54Dengan langkah berikutnya
42:56Yang akan dijalani oleh FA
42:57Selaku tersangka korupsi
42:59Itu satu hal
42:59Yang kedua
43:01Saya memberikan
43:02Pemaknaan
43:03Bahwa
43:04Tiga
43:05Kasus
43:06Kelas
43:06Raksasa
43:07Yang menersangkakan
43:09FA itu
43:10Sebagai sebuah
43:11Grand corruption
43:12Definisinya apa
43:13Mengacu
43:14Transparency International
43:16Ada tiga ciri
43:18Grand corruption
43:19Salah satunya adalah
43:20Melibatkan
43:21Para petinggi
43:23Nah sekarang mari kita
43:24Bernalar
43:25Masuk akalkah
43:27Timbunan uang
43:29Beratur 100 miliar
43:30Ditambah lagi
43:32Tumpukan batangan emas
43:33Sekian banyak itu
43:34Hingga hari ini
43:36Baru menersangkakan
43:37Dua atau tiga orang saja
43:39Tampaknya
43:40Terlalu simplisis
43:42Kalau kita simpulkan
43:43Sedemikian rupa
43:44Nah berlandaskan pada
43:46Definisi tentang
43:48Grand corruption itu
43:49Maka sekali lagi
43:50Kita memiliki
43:51Justifikasi tambahan
43:52Untuk melacak
43:53Lebih jauh
43:54Siapa-siapa saja
43:55Yang tersangkut
43:56Kasus ini
43:57Termasuk
43:57Salah satu pintunya
43:58Bahkan mungkin
43:59Saksinya adalah
44:00Sutrimo
44:02Sutrimo
44:02Karena
44:03Mungkin juga tersedia
44:05Alasan bagi
44:06Otoritas Penegakan Hukum
44:07Untuk mengatakan
44:07Di kediaman FA
44:09Disitu sudah berlangsung
44:10Tidak pidana
44:11Jadi sesungguhnya
44:12Kediaman FA pun
44:13Merupakan TKP
44:15Yang notabene
44:16Sehari-hari
44:17Dijaga oleh
44:18Almarhum
44:19Sutrimo
44:22Selain kejanggalan
44:23Soal
44:24Tanggal kematian
44:25Sutrimo
44:26Dan juga tanggal
44:27Dari
44:27Ex-Jampitsus ini
44:29Ditahan di rutan KPK
44:30Ada sejumlah kejanggalan lain
44:32Mulai dari
44:32Lokasi
44:33Dari kematian
44:35Sutrimo ini
44:36Yang berada
44:36Di klinik kecantikan
44:37Tidak jauh
44:38Dari rumah
44:39Ex-Jampitsus
44:40Dan kita tahu juga
44:41Kondisi dari Sutrimo ini
44:42Mulut dan hidung
44:44Berbusa
44:44Apakah ini juga perlu
44:46Didalami oleh polisi
44:46Kita fokus pada
44:48Lokasi ditemukannya
44:49Jasad Sutrimo
44:50Dan pada pihak yang
44:52Mengantar Sutrimo
44:53Ke rumah sakit
44:55Maksimal
44:56Dua poin itu
44:57Maksimal
44:58Hanya akan berfungsi
45:00Sebagai petunjuk
45:00Petunjuk sesungguhnya
45:01Tidak terlalu
45:02Mendesak
45:03Otoritas kepolisian
45:04Untuk melakukan
45:05Langkah lebih lanjut
45:05Berbeda kalau itu
45:07Satu-satunya adalah bukti
45:07Nah
45:08Kita pindah
45:09Bicara tentang
45:10Mulut berbusa
45:12Ini boleh jadi
45:14Merupakan bukti
45:14Kalau mulut berbusa itu
45:16Adalah akibat
45:17Masuknya zat-zat
45:18Berbahaya tertentu
45:19Dalam tubuh Sutrimo
45:19Pertanyaan yang muncul
45:21Masuknya zat berbahaya itu
45:23Akibat ketidaksengajaan Sutrimo
45:25Ataukah akibat
45:26Perbuatan orang lain
45:27Ya sederhananya
45:28Meracun Sutrimo
45:29Pidana kan
45:30Arahnya
45:31Tapi apakah ketika
45:32Memang betul
45:33Ada
45:34Dugaan ini
45:35Besar kemungkinan
45:36Ada pihak-pihak
45:37Yang ingin melakukan
45:38Obstruction of justice
45:40Hanya
45:40Kalau bisa dipastikan
45:42Bahwa Sutrimo
45:44Meninggal akibat
45:45Perbuatan orang lain
45:47Maka disitulah
45:49Baru relevan
45:49Kita bicara
45:50Tentang kemungkinan
45:51Obstruction of justice
45:52Karena pemaknaan
45:53Obstruction of justice
45:54Adalah perintangan
45:55Pidana
45:56Tapi kalau Sutrimo
45:58Bisa dipastikan
45:59Meninggal bukan
46:00Akibat perbuatan orang lain
46:01Berarti bukan homicide
46:03Maka tidak relevan
46:04Bagi kita bicara tentang
46:05Obstruction of justice
46:06Namun begini
46:07Kalau saya pribadi
46:09Kita sedang menyoroti
46:11Mega korupsi
46:11Saya memilih
46:13Untuk berpikir
46:14Tanda petik
46:15Over dosis
46:16Ketimbang berpikir
46:18Di bawah dosis
46:19Artinya
46:20Saya akan menempatkan
46:21Kecurigaan
46:22Kewaspadaan
46:23Bahkan hingga
46:24Deraja tertentu
46:25Paranoia
46:25Semata-mata
46:26Demi memastikan
46:27Terungkapnya
46:28Kasus ini
46:29Sampai jumpa
46:29Terima kasih telah menonton
Komentar