- 8 menit yang lalu
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Ada pasukan elit pimpinan Tiying, paling ahli dalam pertempuran senyap,
00:03menyerang gerbang wuyang di malam hari,
00:04membakar gerbang panging,
00:06membantai benteng cingsi.
00:07Mereka tidak pernah gagal.
00:10Aku pernah mendengar sedikit tentang pasukan ini.
00:13Pada saat mereka bertindak,
00:14pasti pada malam yang gelap dan berangin gencang,
00:16yang dilewati di bantai habis.
00:18Jika dilihat dengan keadaan ini,
00:21ruang kita untuk menang tidaklah tinggi.
00:27Namun juga tidak rendah,
00:28pasukan ini mahir serangan malam
00:30karena para prajurit memiliki pendengaran
00:32melebihi orang biasa.
00:33Karena itu, mereka memasuki tempat yang sepi
00:35di kegelapan malam.
00:38Bukannya tidak ada cara untuk memecah situasi.
00:40Jika memanfaatkan hutan bambu,
00:42pasang jebak yang lebih dulu
00:42untuk menjebak mereka saat tidak siap,
00:44lalu menyergap dengan panah dari tempat tersembunyi.
00:47Dengan begitu,
00:48mungkin bisa menambah sedikit peluang kemenangan.
00:54Suara fluid isyarat dari benteng cangung.
00:57Kamu bisa menggunakannya
00:58untuk membuat orang desa
00:59membantumu pasang jebakan.
01:00Pada saat bertindak,
01:01gunakan ini untuk komunikasi.
01:04Terima kasih banyak.
01:06Serahkan ting padaku.
01:30Terima kasih.
01:34Terima kasih.
01:49Terima kasih.
02:07Terima kasih.
02:45Terima kasih.
03:03Terima kasih.
03:18Terima kasih.
03:19Tanganmu ini sangat stabil membunuh orang, tapi gemetar saat mengobati.
03:26Aku tidak melindungimu.
03:28Tidak perlu memedulikan itu.
03:30Aku sangat memedulikannya.
03:34Dulu itu adalah perintah militer, tapi sekarang adalah tanggung jawab.
03:43Lalu masa depan?
03:47Masa depan?
03:54Bahas lagi nanti.
04:01Bagaimanapun juga, aku akan lindungi keselamatanmu.
04:12Ting mundur dan pergi. Tempat ayahmu aman.
04:17Terima kasih banyak, Bibi.
04:25Membuatmu repot menjagaku.
04:27Demi melindungiku, Benteng Changmu telah kehilangan banyak saudara.
04:32Kebaikan besar ini, Cu Chow tidak tahu cara membalasnya.
04:37Benteng Changmu berjanji melindungi keselamatanmu.
04:39Tentu harus menepati janji.
04:41Meskipun Teying mundur, Xiaonan pasti akan mengirimkan pasukan lagi.
04:47Kalian pergilah secepat mungkin.
04:50Tunggu sebentar.
04:55Ini Lian Tien Gyok pemberian ayahku.
04:57Setelah urusan ini selesai, dan aku kembalikan ibu kota,
05:00Benteng Changmu bisa andalkan Lian Tien Gyok ini untuk minta anugerah gelar padaku.
05:11Baik.
05:22Sungguh Gyok yang bagus.
05:33Ayo, minum obatnya dulu.
05:42Makan ini juga.
05:51Apa kamu sadar?
05:53Sorot matanya saat melihatmu agak aneh.
05:57Dia tidak punya niat buruk.
05:59Tapi memang aneh.
06:04Ting seharusnya melarikan diri kembali ke Xiaonan.
06:07Orang-orang Xiaoshuan pasti akan datang lagi.
06:09Tempat ini tidak cocok untuk tinggal lama.
06:11Benar.
06:12Kita pergi secepat mungkin.
06:20Kutua Benteng, setelah pertempuran ini,
06:22kita telah kehilangan tiga saudara dan tujuh orang luka parah.
06:24Tiga tempat jebakan di timur sudah hancur dan perlu dipasang kembali.
06:27Tempatkan mereka dengan baik lebih dulu.
06:29Baiklah, kulaksanakan.
06:31Ayo.
06:41Kamu bersiap untuk pergi?
06:44Kamu tidak perlu berpamitan lagi.
06:46Kamu juga sudah meminta maaf.
06:48Masih ada satu hal yang ingin kutanyakan.
06:51Dulu ayahku membahasmi bandit.
06:54Sebenarnya ada apa dengan itu?
06:57Bukankah sudah pernah dikatakan?
06:59Aku tidak percaya.
07:00Aku ingin dengar yang jujur.
07:03Benteng ini dipenuhi hasil karya ayahku.
07:06Aku tidak percaya hanya kesalahpahaman yang sederhana.
07:09Jika benar-benar kesalahpahaman,
07:11mengapa Mumian Hong tidak menjelaskannya?
07:13Malah membiarkan ayahku memaksanya lompat ke bawah jurang.
07:23Jika kalian tidak bersedia mengatakannya,
07:26aku akan menanyakannya pada ayahku.
07:28Sama saja.
07:35Kamu memahami ayahmu?
07:37Menurutmu,
07:41dia orang yang seperti apa?
07:51Ayah,
07:53dia dewa perang dinas Tichu,
07:56pahlawan perbatasan yang bisa melakukan segalanya.
07:59Semua orang menghormatinya
08:01dan memujanya.
08:03Apa juga termasuk dirimu?
08:10Kamu menyukai ayah yang seperti ini?
08:14Tidak suka?
08:18Kenapa?
08:25Itu karena dia pahlawan orang lain.
08:30Pahlawannya rakyat Yunjong,
08:32pahlawan dinas Tichu.
08:34Namun yang aku mau
08:36hanyalah seorang ayah biasa
08:38bisa ukirkan boneka kayu untukku,
08:41menemani ku melihat kembang api,
08:44mengisirkan kepang rambut yang cantik untukku,
08:48menemani ku melewati setiap
08:50momen penting di dalam kehidupan.
08:54Namun tampaknya,
08:57semua tidak bisa dilakukan.
09:00lalu
09:05bagaimana dengan ibumu?
09:07Ibuku?
09:14Ibuku seharusnya sangat baik.
09:17Ayahku bilang,
09:19dia wanita yang paling sempurna di dunia,
09:22memiliki banyak imul sastra,
09:24ahli kecapi,
09:24catur baca buku,
09:25dan melukis.
09:28Sayang aku tidak bisa melihatnya.
09:32Ibuku meninggal di usia muda.
09:35Sejak aku mulai beranjak dewasa,
09:37aku sudah tidak punya ingatan apapun
09:39tentang dirinya.
09:41Terkadang aku berpikir,
09:44alangkah baiknya jika ibu masih ada,
09:47ibu pasti akan membelaku
09:48saat ayah memarahiku.
09:50Dia akan menyisirkan rambut yang bagus untukku
09:53saat semua orang menertawakanku
09:54karena tidak bisa melakukan dengan baik.
09:57dia tetap akan menganggapku sebagai pusaka
10:00dan akan terus melindungiku.
10:04Namun sangat disesalkan,
10:06ibuku sudah tiada.
10:07Terkadang aku menyalahkan diri sendiri.
10:11Mengapa aku tidak bisa ingat semua kejadian
10:14begitu aku dilahirkan?
10:16Dengan begitu,
10:18aku baru bisa tahu seperti apa wajah ibuku.
10:26Ayahku memang bilang bahwa dia mencintai ibuku,
10:29tapi di seluruh kediaman jendral.
10:31Tidak pernah muncul selembar pun
10:33lukisan mengenai dirinya selama 19 tahun ini.
10:37Lalu seperti apa wajah ibumu dalam bayanganmu?
10:46Ayahku bilang dia gadis bangsawan ibu kotacu.
10:50Dia pasti wanita yang punya alis yang indah,
10:54mata yang sangat berkilap,
10:57dan kulit yang lebih putih dari salju.
11:06Nah,
11:09tidak peduli seperti apa wajah ibumu.
11:15Ayahmu mencintaimu,
11:18melebihi nyawanya sendiri.
11:21Hal ini tidak pernah berubah sedikitpun.
11:33Chau,
11:35kamu begitu pintar,
11:37bagaimana kamu tidak tahu
11:38bahwa ayahmu
11:39rela mendorongkan kuasa padaannya
11:41demi sepucuk
11:42surat tulisan tanganmu.
11:45Benar.
11:51Ini sudah cukup.
12:04Ibumu juga sama.
12:36Aku tidak berguna.
12:37Gagal menyelesaikan tugas.
12:39Mohon Tuhan mengampuni.
12:43Dimana pasukan kita?
12:45Lokasinya sangat aneh dan menjebak.
12:47Jebakan mekanis pemenuhi hutan.
12:48Pasukan kita
12:50sudah berkurang lebih dari separuh.
12:53Namun aku paham pertahanan mereka.
12:56Mohon diizinkan untuk menyerang kembali.
12:57Chau tidak akan sebodoh itu
12:59hanya menunggu mati di sana.
13:01Dia terburu-buru kembali ke prefektor Yoncong.
13:03Jadi tidak akan tinggal lama di benteng Changmu.
13:05Dari benteng Changmu menuju prefektor Yoncong,
13:07pasti melewati Wang Cheng.
13:09Jika benteng Changmu tidak mudah dihadapi,
13:13kita tunggu saja dia di depan sana.
13:16Benteng Changmu menguasai jalan penting.
13:18Jika mereka bergabung dengan keluarga Chu,
13:20Chu Ling akan menjadi lebih sulit dihadapi.
13:25Tiying,
13:27kirim surat ke Gurun Utara.
13:29Katakan saja aku ingin bertransaksi lagi.
13:32Dengan Raja Mereka.
13:41Selamat kepada Kaisar karena menang lagi.
13:49Menurutmu,
13:51apakah Kak Chau
13:52akan berada dalam masalah?
13:54Kaisar, jangan khawatir.
13:56Sebelum Putri Agung pergi,
13:57aku sudah lakukan ramalan.
13:58Perjalanannya akan mengubah bahaya
14:00jadi keberuntungan.
14:03Kaisar.
14:08Paman ketiga,
14:10kamu datang selarut ini.
14:11Apa ada sesuatu pada Kakak dan Paman?
14:15Ilmu bila diri Paman Yanlai sangat hebat.
14:17Dia akan menjaga Kakak Chau dengan baik.
14:19Jangan khawatir.
14:20Hanya saja Jendral Chu Ling ini
14:21membunuh putusan Gurun Utara tanpa izin.
14:24Takutnya itu akan mengundang Malapetaka.
14:26Terlebih lagi penyakit lamanya Kambo.
14:28Takutnya tidak bisa melewati musim dingin.
14:30Hari itu saat sidang istana,
14:33Guru Besar berkata,
14:34jika Jendral Chu terjadi masalah,
14:36Gurun Utara memulai peperangan.
14:38Jadi perbatasan.
14:39Perlu lakukan persiapan.
14:40Itu memang benar.
14:43200 ribu pasukan di Yonchong ini
14:44melibatkan nasib dinas Tichu.
14:46Jika Gurun Utara datang menyerang,
14:49Yu,
14:50apakah kamu berani menyambut pertempuran?
14:52Aku harus menyambut pertempuran.
14:55Dinas Tichu tidak pernah takut bertempur.
14:58Bagus.
14:59Kalau begitu Paman ketiga,
15:01bertanya satu hal lagi padamu.
15:03Jika seandainya Choli meninggal dunia,
15:05siapa yang akan memimpin
15:06200 ribu pasukan perbatasan ini?
15:10Paman Yan Lai,
15:12ilmu berat dirinya hebat.
15:19Kalau begitu, Kaisar,
15:21sebaiknya siapkan dekret lebih dulu,
15:22agar bisa membuat rencana lebih awal.
15:26Kaisar, tunggu sebentar.
15:32Tuan Si benar-benar orang yang tidak sabar.
15:36Kaisar,
15:38militer adalah urusan besar negara.
15:40Harus didiskusikan di dalam sidang,
15:42bukan dengan dihasut secara pribadi oleh Tuan Si.
15:45Apakah Guru Besar ingin mengendalikan
15:47kesempatan perang di perbatasan?
15:49Guru Besar pegang stable resmi.
15:50Jika tidak dapat dariku,
15:52kita Kaisar ini tidak sah.
15:54Menggerakkan pasukan harus diskusi bersama.
15:57Sifatmu yang mementingkan kerabat dekat ini
15:59sudah sepatutnya diubah.
16:26Sifatmu yang memerintahkan.
16:27Xiaoxun mengirimkan surat.
16:29Penyakit culing sangat serius.
16:30Pemerintahan dinas Tichu sudah kacau.
16:32Dia ingin meminjam 3.000 pasukan elit Gurun Utara,
16:34memutar prefektur Xionan,
16:36dan langsung merebut Wang Cheng,
16:37mengepung Yun Chong bersama pasukan Xionan.
16:40Setelah itu,
16:41dia akan berbagi dinas Tichu.
16:44Dia lebih terburu-buru dari siapapun.
16:47Waktu menjadi sandra politik selama bertahun-tahun,
16:50ternyata tidak bisa melatih kesabarannya.
16:53Dasar culing.
16:55Kami berdua bertarung sengit selama 20 tahun.
16:59Dinas Tichu yang kamu lindungi dengan mempertaruhkan nyawa,
17:02sudah sejak lama digerogoti hingga kosong.
17:10Para pejabat saling menindas.
17:13Bahkan seorang sandra politik
17:16sudah berani menghasut musuh asing
17:18untuk memasuki negara.
17:23Sekarang,
17:25juga sudah saatnya untuk mengambil prefektur Yun Chong.
17:29Namun jalan gunung di prefektur Xionan sempit dan berbahaya.
17:32Perlengkapan sulit untuk melewatinya.
17:34Wang Cheng,
17:35berada di bagian belakang prefektur Yun Chong.
17:39Pertahanannya biasa-biasa saja.
17:41Pasukan berkuda perlengkapan sederhana,
17:44menyerang di malam hari,
17:45taklukan dengan cepat,
17:47tidak akan jadi masalah.
17:52Pergi.
17:53Beritahu Xiaosu.
17:55Aku akan
17:56menunggunya di Wang Cheng.
18:10Nah,
18:12hal ini masih perlu dipertimbangkan.
18:15Raja Gurun Utara memiliki ambisi yang besar.
18:18Bekerja sama dengannya,
18:20sama saja dari pihak berbahaya.
18:22Selama bertahun-tahun,
18:23dia terus-menerus menguji.
18:25Ayah dari awal tidak setuju bekerja sama dengannya,
18:27karena takut menimbulkan masalah.
18:30Apa kamu bisa menjamin?
18:33Setelah orang Gurun Utara masuk ke prefektur Xionan,
18:36semuanya bisa dalam kendalimu.
18:39Jika tidak ada rencana matang secara menyeluruh,
18:45tidak ada salahnya untuk menunggu lagi.
18:48Aku paham kekhawatiran ayah.
18:50Hanya saja ada beberapa hal.
18:53Tidak bisa diatasi hanya dengan bersabar.
18:55Aku tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama.
19:00Chuling sedang sakit parah.
19:02Sekarang adalah kesempatan yang paling baik.
19:04Meminjam tangan Gurun Utara
19:05untuk beri persembahan pada bendera Xionan.
19:15Aku sudah mengerti,
19:17jika kamu sudah pikirkan dengan matang,
19:21kamu lakukan saja.
19:24Terima kasih atas persetujuan ayah.
19:28Bagaimana kalau aku mengutus beberapa saudara
19:30untuk mengantarkan kalian?
19:32Benteng camu terlibat masalah karena aku.
19:34Sudah ada yang mati dan terluka.
19:36Budi kebaikan ini akanku ingat.
19:42Kalian semua membantu dengan sepenuh hati.
19:44Jika ada yang diinginkan, katakan saja.
19:47Eh, apa yang bisa kami harapkan darimu?
19:49Eh, semoga Putri Agung bisa kembali dengan lancar.
19:52Jangan lupakan kami.
19:53Cukup sedikit penghargaan saja.
19:55Pasti.
19:58Bantu aku simpan liantin giok itu dengan baik.
20:01Tentu saja.
20:03Dari hutan camu menuju wangcheng
20:05punya jarak yang dekat.
20:06Tapi pasti ada pasukan dari Xiaonan yang mengejar.
20:09Setiap selang setengah hari akan ada
20:11prajurit dari wangcheng yang berpatroli.
20:13Kalian harus lebih hati-hati.
20:16Terima kasih atas peringatan Bibi.
20:18Kami punya cara sendiri.
20:20Baguslah.
20:26Jaga diri baik-baik.
20:31Terima kasih.
20:47Terima kasih.
20:47Terima kasih.
21:24Terima kasih.
22:08Terima kasih.
22:25Terima kasih.
22:28Terima kasih.
22:47Terima kasih.
22:56Terima kasih.
23:27Terima kasih.
23:43Terima kasih.
24:11Terima kasih.
24:14Terima kasih.
24:47Terima kasih.
24:49Terima kasih.
25:03Terima kasih.
25:11Terima kasih.
25:17Terima kasih.
25:25Terima kasih.
25:37Terima kasih.
25:49Terima kasih.
26:04Terima kasih.
26:11Terima kasih.
26:25Terima kasih.
26:47Terima kasih.
26:56Terima kasih.
27:04Terima kasih.
27:09Terima kasih.
27:29Terima kasih.
27:35Terima kasih.
27:48Terima kasih.
27:50Terima kasih.
27:53Terima kasih.
28:06Terima kasih.
28:11Terima kasih.
28:25Terima kasih.
28:29Terima kasih.
28:38Terima kasih.
28:42Terima kasih.
28:53Terima kasih.
28:56Terima kasih.
29:00Terima kasih.
29:14Terima kasih.
29:15suasana hatiku saja.
29:17Apa maksud kalian ini?
29:19Apa maksud kami? Apakah karena kami
29:21tidak beri hormat kepada nona cutang?
29:24Katakan apa yang ingin kalian katakan.
29:25Bicara menyendiri seperti ini?
29:27Untuk siapa? Baik.
29:32Kalau begitu, aku juga ingin bertanya
29:34kepada nona tang. Apa kamu tahu
29:35jika culing paman musang jenderal pengawal
29:37tidak menjaga perbatasan dengan baik,
29:39akan membuat rakyat menderita?
29:45Aku tahu, kalian berbicara
29:47tanpa berpikir karena mengkhawatirkan
29:49rakyat dan urusan negara. Ini sangat
29:51bagus. Kita para gadis di dalam rumah
29:53harus menaruh perhatian pada urusan
29:55besar negara. Dengan demikian, baru bisa
29:57tahu kesulitan dunia dan penderitaan
29:59hidup rakyat. Namun, tidak bisa
30:01hanya melihat dari kulit luar. Baru melihat
30:03sedikit sudah paling tahu. Bicara tanpa
30:05berpikir. Yang kami katakan adalah
30:07kenyataan. Apa itu kenyataan? Melihat
30:09sendiri baru nyata. Apa kamu lihat
30:11pamanku gagal dalam pertahanan?
30:13Hingga orang Gurun Utara ambil keuntungan?
30:15Kamu masih ingin berdalih.
30:19Kalian tahu seberapa besar Yun Chong?
30:21Berapa banyak perwira militer di
30:23pertempuran? Taukah di sepanjang
30:25Gurun Utara, berapa banyak orang Gurun
30:26Utara yang berada dalam jalur
30:28transportasi dagang yang kita lalui?
30:31Asalkan pengadilan istana menyelidikinya,
30:33pamanku akan ditetapkan bersalah
30:35atau tidak. Hanya saja sekarang,
30:38kalian tidak boleh menetapkan
30:39kesalahan tanpa bukti.
30:41Pertempuran dimulai banyak perubahan.
30:44Situasi sangat rumit.
30:45Perintah dari Kaisar tidak harus
30:47mutlak didengar.
30:48Lagipula, kalian tidak memahami
30:50sebenarnya apa yang terjadi di Yun Chong.
30:52Bagaimana bisa asal bicara?
30:54Ayo pergi.
30:58Ayo pergi.
31:02Tang, aku...
31:08Maaf.
31:09Suasana hati Nonatang tampaknya cukup baik.
31:12Saat ini keluarga Chu dilanda badai kekacaman.
31:14Tapi kamu masih bisa datang minum teh.
31:16Jika ingin datang melihat lelucon,
31:18silakan masuk.
31:19Di tempat Tuan Pendongeng lebih ramai.
31:21Tang, jangan bersikap tidak sopan pada Guru Besar.
31:24Guru Besar mau lihat pertunjukan.
31:26Aku sarankan pergi nonton opera.
31:27Bagaimana tidak sopan?
31:28Apa kita yang bermarga Chu langsung dihukum
31:30tanpa boleh bicara?
31:31Tentu saja boleh bicara.
31:33Nonatang bicara dengan jujur
31:34tanpa sembunyikan apapun.
31:35Itu mengagumkan.
31:36Meskipun pamanmu dinyatakan bersalah,
31:38masih ada seorang putri agung
31:39yang menjadi pendukungmu.
31:42Ucapan Guru Besar masuk akal.
31:44Aku pamit.
31:48Tang, tunggu aku.
31:56Habislah sudah.
31:57Sebenarnya apa yang kukatakan tadi.
32:00Benar.
32:01Sekarang baru merasa takut, kan?
32:03Bukankah tadi kamu begitu hebat?
32:06Sudahlah.
32:07Jangan tertawakan aku.
32:08Tadi aku itu berada di puncak amarah.
32:11Mana mungkin aku masih ingat
32:13apa yang kukatakan dan kulakukan.
32:15Saat ini setelah tersadar,
32:18aku hampir mati ketakutan.
32:25Namun masalah sudah begini.
32:26Aku sudah mengatakannya.
32:28Apa yang bisa mereka lakukan?
32:31Tang,
32:33kamu sudah berbeda dengan yang dulu.
32:38Kamu dulu tidak pernah berdebat dengan orang lain.
32:41Terlebih lagi demi Jendral Chu dan Chu Chow.
32:47Aku harap, Paman,
32:49jangan sampai dinyatakan bersalah.
32:52Lalu, Chow, cepatlah kembali.
33:03Luka di tubuhmu belum sembuh sepenuhnya.
33:06Berani menyiksa diri seperti ini.
33:07Aku tahu batasannya.
33:12Apa orang ini bisa dipercaya?
33:14Meski pangkat jabatan liancang kecil,
33:16itu juga pasukan resmi yang sah.
33:18Pasukan pribadi Xiaoshun
33:19tidak akan mencari masalah dan memeriksa.
33:21Dengan begitu,
33:22kita bisa dengan lancar menghindari
33:23pengintaian pihak Xiaoshun.
33:24Terlebih lagi,
33:26masih bisa naik kereta kuda.
33:28Meskipun tidak ada bantal empuk
33:29dan sandaran tinggi,
33:30setidaknya tidak perlu jalan kaki.
33:32Bagus kan?
33:33Sangat menguntungkan.
33:50Minta mereka berdua turun.
34:20Bekas rodanya bermasalah.
34:22Sepertinya kereta yang mengangkut
34:23jerami padi ke kota.
34:26Jerami di atas kereta,
34:27diikat dengan longgar.
34:29Biasanya kereta kuda yang diikat dengan longgar,
34:31bebannya tidak melebih 300 sampai 500 jen.
34:33Tapi kedalaman bekas rodanya
34:35melewati setengah jari.
34:36Berarti setidaknya
34:38ada 800 jen.
34:39Masih ada benda lain di atas kereta.
34:44Dilihat dari bekas roda kereta,
34:46kereta yang masuk ke dalam kota hari ini
34:48tidak kurang dari 10 kereta.
34:50Ada orang yang berupaya sebesar ini
34:52untuk menyerang Wang Cheng.
34:54Wang Cheng kota penting di perbatasan.
34:57Sandainya jatuh ke tangan musuh,
34:58maka Yun Chong
34:59akan dikepung oleh Guru Lutara.
35:03Xiaoxun mengutus orang menyemar
35:04dan masuk ke kota.
35:05Namun mau sembunyikan orang
35:07atau sembunyikan senjata,
35:08kenapa pasukan penjaga tidak periksa?
35:10Pasar ke-10 pasukan perbatasan,
35:12setiap yang memegang plat keperluan militer,
35:14semua barang yang diangkut
35:15bebas dari pemeriksaan.
35:17Dengan identitas Xiaoxun,
35:18mudah baginya mendapatkan
35:19beberapa plat yang seperti ini.
35:22Ikut aku masuk.
35:24Kalian kembali dulu.
35:27Ayo.
35:34Tuan,
35:35ada 3.000 prajurit elit
35:37sudah melewati perbatasan Singkuh
35:38tiba di Lembah Shalang
35:39dengan jarak 100 li.
35:42Minta mereka menyamar
35:43sebagai rumungan pedagang,
35:45lalu bawa dokumen izin
35:46melewati batas jelur resmi,
35:48layani mereka dengan baik
35:49di sepanjang jalan.
35:50Baik.
35:51Setelah mereka merebutkan
35:52menduduki Wang Cheng,
35:54barulah kita kerakan pasukan.
35:57Kakak!
35:58Kakak!
35:59Gawat kakak!
36:01Saudara M. Bo.
36:02Aka berberkata,
36:02di jalan resmi barat laut
36:03ke arah prefektur Xionan,
36:05ada 3.000 pasukan berkuda elit
36:06menyamar ke arah Wang Cheng.
36:08Datang dari Xionan.
36:10Wang Cheng pintuna
36:11di bagian belakang Yun Chong.
36:13Sekali jatuh ke tangan musuh,
36:15Xiaoxun bisa langsung memutuskan
36:17jalur bahan pangan.
36:18Pada saat itu,
36:19pasukan penjaga Yun Chong
36:20akan dikepung musuh.
36:21Pasukan makanan terputus.
36:23Puluhan ribu pasukan perbatasan
36:25akan menjadi target buruan.
36:28Gawat.
36:29Dilihat dari waktu perjalanan
36:30kedua anak itu,
36:32takutnya sekarang mereka
36:33sudah tiba di Wang Cheng.
36:37Melapor kepada Jendral,
36:38aku menangkap dua orang,
36:39bandit gunung benteng Chengmu
36:40di hutan Chengmu.
36:41Bandit gunung sudah biasa
36:43melakukan banyak kejahatan.
36:44Segera dipenggal.
36:46Jendral,
36:47memenggal kami memang mudah.
36:48Namun apakah pedang milik Jendral
36:50bisa setegas ini
36:51saat pasukan Gunung Utara
36:52berhasil menerobos kota?
36:59Ternyata besar sekali nyali mu.
37:02Bisa-bisanya kamu asal bicara di sini.
37:04Jika kami sungguh bandit gunung,
37:06mengapa harus menyerahkan diri?
37:07Saat masuk ke dalam kota,
37:09aku menyadari ada yang
37:10diam-diam masuk ke kota.
37:11Kedalaman bekas roda kereta
37:12pengangkut rumput
37:13melebihi setengah jari.
37:13Jelas sekali sudah sembunyikan senjata.
37:15Sekarang seharusnya
37:16bukan pemikirkan
37:17cara memenggal kepalaku,
37:18melainkan
37:19segera mengutus orang
37:20menutup gerbang kota,
37:21menggeledah kota,
37:22dan berkuat pertahanan.
37:23Diam!
37:26Hanya bandit rendahan
37:27bicara lancar
37:28mengenai urusan militer,
37:29mengasut rakyat,
37:30dan mengacaukan hati pasukan.
37:32Sekarang aku penggal kepala kalian,
37:33lalu gantung di atas tembok kota
37:35sebagai contoh.
37:36Bunuh!
37:50Tri kemenangan yang hebat.
37:52Tidak mati di bawah pedang Xiaosun,
37:53malah harus mati di bawah pedang orang sendiri.
37:55Perkataanmu salah.
37:57Orang sendiri bagiku,
37:58sejak awal sampai akhir,
37:59hanya dirimu.
38:02Memberontak!
38:03Sudah memberontak!
38:04Cepat tangkap!
38:05Kedua orang ini
38:05penggal di tempat!
38:07Siapa yang berani?
38:15Chong Cha Rong,
38:16wakil jenderal di bawah jenderal pengawal,
38:18secara khusus
38:19menyambut kedatangan Putri Agung.
38:56ay, nah, nah, nah, nah, nah.
39:27Nama
39:32Nah, sudah lama tidak bertemu.
39:35Kamu sudah tidak mengendali Paman Chong lagi.
39:40Paman Chong?
39:42Apakah ada yang telah menindasmu, ha?
39:49Kamu, pejabat sial. Kamu sudah buta, ya?
39:52Dia Putri General Chu, Putri Agung dinasti sekarang.
39:55Tadi aku mendengar kamu bilang mau menghukum siapa di tempat.
40:02Aku, aku tidak mampu menilai. Mohon Putri Agung beri pengampuan.
40:07Aku tidak mampu menilai. Saya telah menyinggung Putri Agung. Mohon Putri Agung mengampuni.
40:11Yang tidak tahu tidak bersalah. Sekarang yang terpenting tutup gerbang kota,
40:15siapkan pertahanan, periksa orang Gudun Utara yang menyelinap masuk, dan juga senjata mereka.
40:20Aku akan mempertahankan kota.
40:23Tuan Chow, topi jabatanmu ini kubiarkan sementara.
40:27Jika Wang Cheng berhasil diterobos, topi itu akan jatuh ke tanah bersama kepalamu.
40:33Aku bersumpah, saya hidup semati dengan Wang Cheng.
40:36Cepatlah pergi. Pergi bertugas.
40:44Paman Chow, bagaimana bisa datang?
40:48Ayamu khawatir padamu. Dia bersikeras menyuruhku untuk menjemputmu kembali.
40:52Baru sampai setengah jalan. Anak ini mengirimkan surat.
40:56Dia bilang kalian sudah sampai di Wang Cheng.
40:58Aku sudah berlari dua sampai tiga ratus li. Aku buru-buru berbalik dan panik.
41:02Kamu datang sedikit lebih lambat dari prediksiku.
41:04Chong, kamu harus melatih kakimu dengan baik.
41:08Tidak sopan. Apa yang kamu bicarakan?
41:12Lapor!
41:15Lapor! Pasukan pengintai menemukan.
41:17Ada tiga ribu prajurit pasukan Gudun Utara datang.
41:18Mereka dalam jarak lima puluh li dari Wang Cheng.
Komentar