00:09Denny Handoko belum ditahan setelah jadi tersangka tindak pidana pencucian uang, TPPU.
00:15Badan Reserse dan Kriminal Polisi Republik Indonesia, Bares Krim Polri,
00:19tetapkan Denny Handoko tersangka TPPU, Kamis, 12 Mei 2026.
00:24Denny Handoko, pemilik perusahaan refinery emas merek Simba, PT Simba Jaya Utama, Provinsi Jawa Timur.
00:33Denny Handoko belum ditahan semenjak ditetapkan tersangka tindak lanjut penggeledahan PT Simba Jaya Utama, Kamis, 12 Maret 2026.
00:41Modus tersangka TPPU Denny Handoko, lewat PT Simba Jaya Utama legalkan ilegal mining and trading, 13 Agustus 2014-14 September
00:502022.
00:51Bares Krim Polri menetapkan VC, selaku Direktur Utama PT Simba Jaya Utama, 14 September 2022 sampai sekarang turut jadi tersangka
01:00TPPU.
01:01VC dan Denny Handoko belum ditahan, kata Syarifuddin Usman Esha, pengamat sosial Pontianak, Jumat, 22 Mei 2026.
01:10Memunculkan pertanyaan publik mengenai konsistensi penegakan hukum dalam perkara pencucian uang bernilai besar.
01:15Terutama ketika perkara menyangkut legalisasi hasil ilegal gold mining and trading dari berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2014-2022.
01:25Posisi Denny Handoko Strategis merupakan pemilik perusahaan refinery emas merek Simba, PT Simba Jaya Utama di Provinsi Jawa Timur.
01:32Dalam konstruksi perkara TPPU, refinery memiliki implikasi hukum sangat serius karena berfungsi bukan sekadar fasilitas pemurnian logam.
01:41Tetapi dapat menjadi titik pembersihan asal-usul emas ilegal agar berubah menjadi produk legal.
01:46Di mana dapat masuk ke rantai perdagangan nasional maupun internasional.
01:51Penggeledahan PT Simba Jaya Utama oleh Bares Krim Polri pada Kamis, 12 Maret 2026 menjadi penanda penting.
01:58Karena penyidik tidak hanya mengejar pelaku lapangan pertambangan ilegal.
02:02Tetapi sasar infrastruktur bisnis emas ilegal peroleh legitimasi administratif, dokumen perdagangan, hingga nilai ekonomi resmi.
02:10Implikasi hukumnya sangat besar.
02:13Dalam rezim TPPU, penyidik tidak harus membuktikan pelaku terlibat langsung.
02:17Dalam aktivitas tambang ilegal, penyidik cukup menunjukkan adanya dugaan mengetahui, menerima, menyamarkan, mengalihkan,
02:27membelanjakan, atau mengubah bentuk hasil tindak pidana agar terlihat sah secara hukum dan ekonomi.
02:33Situasi menjadi semakin kompleks karena perkara Denny Handoko muncul setelah ayahnya, Siman Bahar Lai Kinpin.
02:39Lebih dahulu menjadi tersangka TPPU oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK, pada 23 Mei 2026.
02:47Kasus Siman Bahar Lai Kinpin sendiri berangkat dari Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, PPATK.
02:54Terkait kerugian negara Rp189 triliun dalam rentang 2009-2013.
03:01Meski KPK kemudian menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan, SP3, pada 23 April 2026.
03:09Setelah Siman Bahar Lai Kinpin meninggal dunia pada minggu, 5 April 2026.
03:14SP3 terhadap individu tidak otomatis menghapus potensi pertanggungjawaban korporasi dan upaya aset recovery.
03:21Fokus terbaru KPK terhadap aset recovery korporasi terkait Siman Bahar Lai Kinpin.
03:26Termasuk PT Loko Montrado dalam kerjasama dengan PT Aneka Tambang TBK pada 2017.
03:33Memperlihatkan arah penegakan hukum modern yang menitik beratkan pada pelacakan aliran aset.
03:38Keuntungan ekonomi, dan perusahaan-perusahaan yang diduga menjadi kendaraan pencucian uang.
03:43PT Indokarya Sukses, PT Indokarya Andalan, dan PT Bumi Satu Inti jadi payung hukum aktivitas ilegal gold mining and trading.
03:51Jika dikaitkan perkara Deni Handoko, maka aparat penegak hukum berpotensi membangun konstruksi adanya pola kesinambungan bisnis,
03:59jaringan distribusi, serta mekanisme pencucian uang yang berjalan melalui korporasi berbeda.
04:05Tetapi memiliki hubungan keluarga dan kepentingan ekonomi yang saling terhubung.
04:10Implikasi hukumnya tidak hanya menyentuh pidana individu,
04:13melainkan juga membuka kemungkinan penyitaan aset korporasi.
04:16Pembekuan rekening, penelusuran beneficial OUNIP, bugatan perampasan aset, pertanggung jawaban pidana korporasi.
04:25Hingga pembuktian adanya skema pencucian uang lintas perusahaan dan lintas generasi.
04:29Fenomena ayah dan anak sama-sama menjadi tersangka TPPU dari dua institusi berbeda KPK dan Baris Krim Polri.
04:36Memperlihatkan bagaimana dugaan praktik pencucian uang sektor pertambangan telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi tersendiri.
04:42Tidak lagi bergerak secara sporadis, tetapi memakai struktur perusahaan, refinery.
04:49Perdagangan emas, hingga administrasi legal formal untuk menyamarkan asal-usul kekayaan.
04:55Perkara Deni Handoko bukan sekadar perkara individu pemilik refinery emas.
04:59Tersangka TPPU Deni Handoko, pintu masuk pembongkaran jaringan besar legalisasi emas ilegal nasional.
05:05Termasuk dugaan hubungan antara tambang ilegal, perdagangan logam mulia, perusahaan cangkang.
05:12Sistem keuangan yang memungkinkan hasil kejahatan berubah menjadi aset sah.
05:16Belum dilakukannya penahanan Deni Handoko dapat memunculkan konsekuensi persepsi hukum dan politik penegakan hukum.
05:22Sebab dalam perkara TPPU, penyidik lazim mempertimbangkan potensi penghilangan barang bukti, pengalihan aset,
05:29pengaruh terhadap saksi, hingga kemungkinan perpindahan dana ke berbagai jaringan perusahaan lain.
05:35Publik akan melihat apakah langkah baris krim Polri berhenti pada penetapan tersangka semata.
05:40Atau berkembang menuju pembuktian menyeluruh terhadap dugaan industri pencucian uang emas ilegal.
05:46Selama bertahun-tahun diduga beroperasi melalui jaringan korporasi keluarga dan fasilitas refinery.
05:57Informasi lebih lanjut hubungi website diotv.com