00:07Dan saudara ini adalah gedungnya, gedung yang kurang lebih memiliki 21 lantai di mana polisi berhasil menggerbek termasuk juga menangkap
00:18tangan sindikat judi online yang tengah beroperasi di lantai 20 dan juga lantai 21.
00:22Dan ini adalah satu-satunya akses bagi pejalan ganggu saudara untuk masuk ke gedung Hayamuruk Plaza Tower seperti yang tadi
00:29saya sudah sebutkan bahwa satu-satunya instrumen yang kemudian membuat gedung ini seolah berkamuflase adalah proyek pembangunan MRT Jakarta Fase
00:402.
00:42Saya lihat ya, ini satu-satunya pintu masuk. Saya akan coba masuk lebih ke dalam.
00:51Ketika 26 Januari 2026, dari perwakilan pemilik datang ke kantor pengelola dengan membawa seorang yang diakunya sebagai penyewa unit lantai
01:0621.
01:07Saat itu dari pengelola, dari pimpinan kami sempat menanyakan ke penyewa tersebut bisnisnya bergerak bidang apa?
01:18Tapi dari penyewa hanya menyampaikan hanya bergerak di bidang komputer.
01:22Yang UNA, pemiliknya di sini yang kita tahu atas nama PT Sumber Sejahtera Sumputan.
01:30Kami sampaikan bahwa yang kita kelola ialah area bersama, benda bersama, dan tangan bersama.
01:36Terkait di dalam unit merupakan tanggung jawab dari pemilik ataupun penyewa.
01:40Untuk pengelola kita, tanggal kemarin sudah diperiksa oleh pihak Bareskrim pada tanggal 11 Mei ya 2020.
01:52Ya, kedepannya kami dari pihak pengelola akan lebih hati-hati lagi ya.
01:57Terutama juga kita akan berkoordinasi dengan para pemilik di gedung sini untuk lebih cermati lagi terkait calon-calon penyewa.
02:10Lantai 20 dan 21 gedung perkantoran Hayamuruk Plaza Tower jadi jantung operasional sindikat judi online internasional.
02:18Lima hari usai polisi tanggap tangan sindikat, ruang yang jadi pusat kendali operasional judul itu terlihat kosong.
02:25Barang bukti seperti komputer hingga laptop sudah tak nampak lagi.
02:28Fasilitas mereka sejudul ini terbilang cukup lengkap, mulai dari ruang VIP, coffee corner, ruang istirahat, hingga dapur.
02:37Polisi menyebut sebelum menjadi markas judul, tempat ini pernah disewakan sebagai co-working space.
02:42Demi menjaga kerahasiaan, sindikat judul melarang anggotanya mendokumentasikan aktivitas di dalam markas.
02:49Jika melanggar, akan dikenai denda fantastis yaitu 5.000 USD atau sekitar 88 juta rupiah hingga sanksi pemecatan.
03:05WNA itu kan nginep di area perkantoran, mengonfirmasi saja sih apakah ini salah satunya juga.
03:12Sebagian ada disini, tapi udah nggak ada, udah terlalu semuanya sih.
Komentar