Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 17 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - DPR mencecar Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengenai melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026) siang.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, menyoroti pelemahan rupiah yang terus berlanjut.

Harris Turino mempertanyakan efektivitas intervensi Bank Indonesia terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

#dpr #rupiah #bankindonesia

Baca Juga Begini Cara Cek PIP 2026 di SIPINTAR Pakai Hp, Ini Situs yang Benar di https://www.kompas.tv/info-publik/669683/begini-cara-cek-pip-2026-di-sipintar-pakai-hp-ini-situs-yang-benar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669686/dpr-soroti-pelemahan-rupiah-perry-warjiyo-dicecar-soal-intervensi-bi-kompas-pagi
Transkrip
00:00Surutan lainnya saudara, DPR mencecar Gubernur Bank Indonesia Peri Warjio
00:05mengenai melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat
00:09dalam rapat kerja di gedung DPR di Senayan, Jakarta pada Senin siang.
00:18Anggota Komisi 11 DPR RI dari fraksi PDIP Haris Turino menyoroti
00:24pelemahan rupiah yang terus berlanjut.
00:26Haris Turino mempertanyakan efektivitas intervensi Bank Indonesia
00:31terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.
00:39Dimiliki BI sudah dilakukan, tetapi kenapa rupiah tetap berlanjut mengalami depresiasi?
00:51Kemungkinan penyebabnya adalah yang Bapak katakan di presentasi,
00:55tekanan global sangat besar.
00:57Ini memang diakui tekanan global sangat besar.
01:00Tetapi harus diakui juga bahwa ada masalah serius di domestik, Pak.
01:07Ini harus jujur diakui.
01:10Sementara itu, Saudara Anggota Komisi 11 DPR RI fraksi PAN, Primus Justisio,
01:16minta Gubernur Bank Indonesia Peri Warjiyo mundur dari jabatannya.
01:21Primus menyebut pengunduran diri sebagai sikap gentleman.
01:28Mati, kadang, kadang Pak, kalau kita mengambil tindakan gentleman, itu bukan penghinaan, Pak.
01:42Saya berikan contoh, mungkin saatnya sekarang Bapak mengundurkan diri.
01:47Tidak ada salah.
01:49Kalau selanjutnya terserah Bapak tentu saja.
01:51Tapi itu bukan sikap penghinaan, Pak.
01:56Anda akan lebih dihormati seperti di Korea ataupun di Jepang.
02:02Menanggapi desakan DPR Gubernur Bank Indonesia Peri Warjiyo berterima kasih atas kritik dan masukannya.
02:09Peri menjelaskan bahwa BI dan pemerintah akan merumuskan indikator kerja utama atau IKU
02:15berdasarkan stabilitas nilai tukar, bukan level nilai tukar.
02:19Peri memprediksi rupiah akan kembali menguat pada periode Juli hingga Agustus mendatang di kisaran rata-rata
02:2716.200 dan 16.800 di 2006.
02:32Jadi, Pak Primos, tadi kita baru bicara bagian pertama mengenai bagaimana merumuskan IKU,
02:42merumuskan program kerja, merumuskan yang itu yang selama ini kita atas dasar kesepakatan waktu
02:51RATBI 2024-2025.
02:54Kami terima kasih atas masukan-masukan tadi untuk nanti masuk bagaimana merumuskan IKU yang baru.
03:03Ya, itu yang tadi Pak Primos ya.
03:05Kami belum pada bagian yang kedua yang mengenai nilai tukar.
03:09Kami nanti beri kami kesempatan untuk menjelaskan berbagai pertanyaan mengenai nilai tukar.
03:14Langkah-langkah apa yang mendasari kenapa kami meyakini bahwa rata tahun ini nilai tukar rupiah per dolar
03:23itu masih dalam kisaran yang disepakati secara politik nasional dari APBN maupun politik yang kesempatan Pak Ketua
03:31antara Komisi 11 DPRI dengan seperti itu, itu dasar-dasar merumuskan IKU.
03:38Sampai tadi ada pertanyaan, apakah itu menjadi suatu kisaran baru?
03:42Kalau itu, makanya tadi jawaban yang singkat kepada Pak Dolphy tadi, nilai pundang-pundang berapa?
03:49Average on the year 16.500, kisaran bawahnya 16.200, kisaran atasnya 16.800, 16.800.
03:56Apakah BI yakin akan masuk-masuk?
03:58Karena sekarang 16.900, nah ya, rata ya, year to date ya, 16.900, year to date.
04:05Dan pengalaman kami, kalau April, Mei, Juni memang lebih tinggi.
04:11Nanti kalau Juli, Agustus akan menguat.
04:14Sehingga the whole year kami masih meyakini nilai tukar akan di dalam kisaran 16.200, 16.800.
Komentar

Dianjurkan